Wenda20161211A 06:42
*[Telah berikrar besar untuk tidak menikah, Apa solusinya jika orang tua memaksa untuk menikah]*

Telp pria: Master, orang-orang jaman akhir dharma semuanya datang untuk membalas, suami istri juga seperti itu, ada teman sedharma menghadapi rintangan dalam belajar dharma , banyak sekali teman sedharma yang masih muda bertekad untuk tidak menikah, ataukah ini sudah diatur oleh Pu Sa, menunggu sampai bertemu teman sedharma yang memiliki tekad yang sama untuk bersatu dan berbakti.

Tetapi banyak sekali orang tua yang memaksakan anaknya untuk menikah, teman sedharma yang sudah bertekad untuk menjaga sila harus bagaimana? Di satu pihak orang tua tidak belajar dharma, di satu pihak lagi adalah tekad diri sendiri, ingin bertanya bagaimana cara menengahinya?

Master: Ingat, ketika seseorang sedang menghadapi banyak masalah, ada dua cara, pertama adalah dengan tenang menanganinya, yang artinya jangan menyentuh permasalahan ini, jangan membicarakan masalah ini.

Orang tua boleh memaksakan kehendak kepada anaknya untuk menikah, tetapi ketika orang tua masih menjadi anak-anak, apakah mereka juga mendengar perkataan orang tuanya?

Sifat buruk manusia adalah suka memaksakan kehendaknya ke orang lain, pada saat muda apakah mereka juga bersedia mendengarkan nasehat orang tuanya.

Dan saya berkata seperti ini bukan berarti mendengarkan semua perkataan orang tua adalah benar semua, ada beberapa orang tua yang mendidik anaknya ke jalan yang salah, mengajarkan untuk menjadi pelit, mengajarkan menjadi egois.

Ada beberapa anak perempuan yang orang tuanya meminta mereka untuk menikahi orang yang kaya, dan hasilnya mereka menikah sampai 3x, semua pernikahannya dengan suami kaya lalu dipukuli, dimarahi, direndahkan…. Mama mengambil kulit anaknya untuk ditukar dengan uang, apakah tidak kasihan, tidak sengsara?

Kamu harus mengerti orang yang punya banyak uang, apakah dia bisa memandang perempuan miskin? Dia mengetahui dengan jelas bahwa perempuan ini ingin uangnya, dia hari ini memukul kamu,”Saya beri kamu uang”, sang perempuan tidak berani berkata apa-apa, apakah dia ada harga dirinya??

Apa yang Master katakan walaupun sangat menyakitkan, tetapi saya beritahu kamu, saya berbicara tentang rasa sakit.

Banyak sekali Mama sedang menjual anak perempuannya, mahar,”Walaupun kamu adalah seorang yang sudah berumur saya juga ingin menikah” apakah kamu bukan sedang menyakiti anak perempuan kamu sendiri? Apakah kamu akan mendengar perkataan orang tua yang seperti ini?

Kita belajar Dharma harus mengikuti peraturan yang berlaku, harus mengetahui apa yang boleh dilakukan, bukan mendengar kata siapa, harus mengikuti dharma bukan mengikuti orang.

Hari ini Master berkata benar kalian baru akan mendengarkannya, jika berkata salah apakah kalian juga akan mengikutinya? Apa yang Master katakan kepada kalian adalah perkataan yang sungguh-sunguh dan yang benar, dan kalian harus menggunakan kebijaksanaan kalian untuk menilai perkataan Master benar atau salah, jika benar kalian dengar, semudah itu.

Papa mama membesarkan kamu lalu kenapa, ada berapa banyak orang tua yang merusak anaknya sendiri, ada tidak, kamu beritahu saya?

Telp: Ada

Bodhisattva meminta kita untuk berbakti kepada orang tua bukan berarti berbakti kepada mereka yang tidak baik, orang tua seperti ini apakah masih pantas untuk berbakti? Jangan bilang “Ai ya, harus berbakti karena telah membesarkan” atau apalah, saya beritahu kamu, Bodhisattva adalah orang yang terkuat, kamu sendiri belajar dharma itu adalah pilihan kamu, kamu akan menjadi lebih kuat.

Sang Buddha ketika itu bukankah dilarang oleh orang tuanya sendiri? Dia adalah pangeran, apakah itu berarti Sang Buddha tidak berbakti? Harus menjadi pangeran di dalam istana? Setelah 2500 tahun, sudah berapa banyak orang yang di tolong oleh-Nya, berapa banyak Pangeran dari jaman kuni dulu, dan ada berapa banyak diantaranya yang bisa seperti Sang Buddha? Kamu lihat ada berapa banyak pangeran yang kita tidak kenal, dan mereka sudah meninggalkan apa untuk kita? Apakah sekarang kamu mengerti apa yang disebut berbakti??

Telp: Mengerti.

Master: Berbakti kepada orang yang lebih tua– disebut orang tua, dan bukan yang melahirkan kita membesarkan kita.

Orang tua yang melahirkan dan membesarkan kita juga harus berbakti, tapi dalam keadaan sekarang mereka yang tidak mengikuti aturan yang berlaku, tidak peduli, tidak ada pencerahan, kamu harus membuat pilihan tepat, lalu pelan-pelan memberikan mereka pencerahan, untuk mengikuti kamu, untuk membantu kamu, dan membuat diri sendiri tercerahkan.

Telp: Master, anda berkata seperti ini, saya menjadi paham.

Master: Banyak sekali orang tua menghalangi, menjadi kaget…. orang macam kamu ini belajar dharma apa?

Hari ini orang tua Sang Buddha berkata kepada Sang Buddha : Kamu tidak boleh keluar, kamu harus menjadi pangeran ; kamu tidak boleh menjadi Biksu, kamu tidak boleh melatih diri.”

Jika hari itu Sang Buddha “Berbakti”, masih di dalam istana, apakah akan ada Dharma hari ini? (Benar benar)

Sekarang banyak sekali orang, papa mama-nya menghalangi dia, lalu dia menjadi takut, tidak ada tekad, apa orang ini bisa belajar dharma dengan baik? Tidak ada masa depan!

Pekerjaan papa mama kamu adalah membunuh ikan, menangkap ikan,”Anakku, kamu harus berbakti kepada orang tua, kamu harus meneruskan pekerjaan ini.” Dan kamu juga menangkap ikan?? Pekerjaan orang tua kamu berburu, dia meminta kamu untuk meneruskannya, meminta kamu untuk berburu, apakah kamu juga akan membunuh makhluk hidup? Ini yang disebut berbakti??

wenda20161211A  06:42  

许了大愿不结婚,当不学佛的父母着急逼迫时如何做到中庸

男听众:师父,末法时代与众生冤冤相报,夫妻更是如此,有的学佛师兄面对自己的另一半阻碍学佛而身心疲惫,很多年轻的师兄发愿不结婚了,或者是求菩萨安排,等待有同样愿力的师兄共结连理,行孝道。可是到父母逼迫着急的情况下,那些许了大愿并真心持戒的师兄该怎么办呢?一方面是不学佛的父母,一方面是自己的愿力,请问如何做到中庸?

台长答:记住,如果一个人碰到很多的麻烦,有两种处理方法,一个叫冷处理,冷处理就是说你先不要去碰它,不要去谈这个事情。父母亲可以逼着孩子这么做,但是他们自己做孩子的时候,他们买不买自己父母亲的账,听不听父母亲的话?人的毛病是喜欢把自己的观念强加在别人身上,自己当年又不愿意听爸爸妈妈的话。当然我并不是说听爸爸妈妈的话都是对的,有的父母亲把孩子教坏了,教得小气了,教得自私了。有好几个女孩子,爸爸妈妈叫她要嫁就嫁有钱人,结果她换了三次婚姻,全部被有钱的老公打、骂、侮辱……妈妈拿了女儿的这些皮肉钱,心疼不心疼,难过不难过?你要知道任何一个有钱人,他会看得起一个没有钱的女孩子吗?他很清楚你是冲他的钱来的,他今天打你了,“我给你一笔钱”,你都不敢讲话,你有没有尊严?很多人就是一辈子为了钱,有什么女人尊严?师父讲话虽然厉害,但是我告诉你,我讲到痛处。很多妈妈就是在卖女儿,要嫁妆,“哪怕你是个老头子我也嫁”,你不是在害女儿吗?这种父母亲的话你能听吗?我们学佛人要如理如法,知道对的就去做,不是听谁的,依法不依人。今天师父讲得对了你们就听,讲得不对你们也要听吗?师父就是自己都是这么认认真真、干干净净跟你们讲的,你们用你们的智慧来评定师父讲得对不对,对了你们好好听,就这么简单。爸爸妈妈生你养你又怎么样,多少父母亲把孩子害了,有没有,你告诉我?(有)菩萨叫我们孝顺父母并不是孝顺那些厚颜无耻的,像秦桧这种父母亲,难道你们也应该孝顺吗?不是说“哎呀,养育之恩”什么什么的,我可以告诉你,菩萨是一个最刚强的人,你自己要学佛是自己选择的,你很刚强。佛陀当年的爸爸是怎么阻止他学佛的?他是太子,难道佛陀出来学佛就是不孝顺了?应该在皇宫里做太子了?2500年以来,你看看佛陀的佛法救了多少众生,自古以来有多少太子,有几个能像佛陀这样流芳百世的?你看有多少太子我们知都不知道的,给世人留下了什么?现在知道什么叫孝顺了吗?(明白了)孝顺天下年纪大的都叫父母,并不是生我养我的。生我养我的父母亲也得孝顺,但是在他们不如理不如法、不知情、不懂得开悟的情况下,你要做出正确的决断,然后慢慢地让他们开悟,来跟着你,来帮助你,来让自己开悟(师父,您今天这么一讲,弟子也很明白)很多的父母亲一阻碍,马上吓得……你这种人学什么佛?今天佛陀爸爸跟佛陀说:“你不能出去,你要做太子的;你不能出家,你不能去修。”佛陀如果今天还在“孝顺”,还在宫里边,我们哪有学佛的今天啊?(对对)现在很多人,爸爸妈妈阻挠他,他一点骨气、决心都没有,这种人学得好佛的?这叫没出息!你爸爸是杀鱼、打鱼的,“孩子,你要孝顺父母亲,你要继承我的衣钵,继续跟我打鱼。”你也打鱼吗?你爸爸是猎人,他叫你继承他的衣钵,叫你去打猎,难道你要去杀生吗?这叫孝顺吗?