Shuohua20160506 15:21
*[Perbedaan antara ketekunan (Jing Jin) dan keras kepala/sifat memaksa (Zhi Zhuo)]*

Telp Wanita : Shifu bilang harus mengikuti jodoh, tetapi saya merasa saat membabarkan Dharma, terkadang harus memiliki ketekunan, apakah ini akan menimbulkan sifat memaksa, bagaimana cara kita untuk mengontrol ini?

Shifu: Tidak, ketekunan dan sifat memaksa adalah dua konsep yang berbeda, jangan bingung. Ketekunan adalah semacam energi positif, didalam proses pembelajaran Dharma, ini bukan disebut keras kepala;

Sifat memaksa ada sedikit keterbalikan, ini energi negative, dinamakan keras kepala. Misalnya: saya mengejar sebuah rumah, mengejar seorang wanita, mengejar kenikmatan duniawi, inilah yang dinamakan memaksakan

Kita hari ini mau menjadi seorang Buddha, sekuat tenaga terus melakukan dan melakukan, Ini berubah menjadi sebuah energi positif, jadi jangan menggunakan kata memaksa, hanya ketekunan, jangan menyimpang sudah sangat baik.

Saat membabarkan Dharma, jika keluarga masi belum bisa menerima dia untuk keluar dan membabarkan Dharma, maka dia harus mengikuti jodohnya?

Hanya bisa begitu, di dunia ini banyak hal yang harus mengikuti jodoh, hal diluar kemampuan kita hanya bisa mengikuti jodoh.

shuohua20160506 15:21

精进力和执著的区别
女听众:师父讲随缘,但是我觉得弘法的时候,有时候真的要有一种精进力。这样会不会又造成一种执著,怎么样能够把控呢?
台长答:不会,精进力和执著完全两个概念,不要混淆。精进力是在正能量的情况下、在积极努力学佛当中,它不叫执著;执著是有一点负面的东西、负能量的东西,它叫执著。比方说我去追求一个房子,去追求一个女人,追求人间的人天福报,这种才叫执著。你说我今天要成佛,拼命地去做啊做啊,这里边是正能量的东西,就不应该用执著来讲它了,只是说精进,不要走偏就好了(在出去弘法过程中,如果家人还没有能够配合到可以让他出去的时候,他也就只能随缘了?)就是这样,世界上很多事情只能随缘,你做不到的事情就随缘。

https://xlch.org/index.php?a=shows&catid=105&id=23377&t=1547517702584