Wenda20140601B 43:23
*[Pertanyaan mengenai bagaimana cara pembagian XFZ]*

Telp Wanita: Terima Kasih Shifu, Terima kasih Bodhisattva, besok adalah hari bacang, sebelumnya ingin mengucapkan selamat hari bacang kepada Shifu, agar sehat selalu!

Master: Terima kasih.

Telp: Karena sekarang banyak teman sedharma yang terus memberikan XFZ untuk penagih hutang karmanya untuk diri, keluarganya, rumah, dan anak keguguran, setiap kali harus membaca begitu banyak yang akhirnya menbuat dia kebingungan, ingin bertanya bagaimana cara pembagian XFZ ini?

Mengapa dia membaca begitu banyak XFZ, tapi masih terus bermimpi tentang anak kecil atau penagih hutang karma lainnya?

Master: Sangat mudah, jika bermimpi anak kecil ini berarti anak kecil ini masih belum cukup.

Telp: Masih belum cukup?

Master: Itu sudah pasti.

Telp: Ada seorang teman sedharma yang disaat bersamaan memberikan XFZ untuk penagih hutang karma diri sendiri dan juga untuk anak keguguran, dia ingin bertanya, apakah anak keguguran bisa tetap mengambil XFZ atas nama penagih hutang karma diri sendiri?

Master: Jadi seperti ini, jika sudah selesai membakar XFZ untuk anak keguguran dan masih belum cukup, maka anak ini ada hak untuk mengambil “XFZ de Yao Jing Zhe”

Telp: Oh, apakah ini juga termasuk untuk orang yang sudah meninggal?

Master: Sama.

Telp: Jadi dia ingin memintanya lagi karena belum cukup?

Master: Benar. Sangat mudah, misalnya hari ini kamu memberikan untuk orang yang sudah meninggal XXX 21 lembar, tetapi dia masih merasa tidak cukup, maka XFZ yang kamu baca untuk penagih hutang karma diri sendiri, dia (arwah) boleh mengambilnya.

Tetapi kamu jangan mengira dia memiliki hak untuk mengambilnya terus menerus, setelah dia selesai mengambil dalam jumlah tertentu maka akan berhenti, alam bawah pun juga memiliki ada aturannya.

Telp: Oh. Karena ada teman sedharma berpikir “Saya hanya ingin membaca untuk penagih hutang karma diri sendiri, saya tidak ingin membeda-bedakan untuk dibagi ke siapa, pasti Bodhisattva akan membantu untuk membaginya” , tetapi sebenarnya arwah bisa mengambilnya dan anak keguguran pun juga bisa mengambilnya…

Master: Tapi harus ingat, jika arwah memiliki hak untuk itu, dia boleh mengambilnya;

Jika arwah tidak ada hak, berarti dia tidak boleh mengambilnya. Sama saja.

Telp: Jodoh hutang dia atau hutang dia atau hutang uang dia?

Master: Benar, asalkan kamu sudah menulis nama yang jelas, orang lain tidak bisa menyentuhnya, tidak bisa mengambilnya, karena tertulis jelas untuk dia, mungkin mereka akan mengantri untuk mengambilnya, oleh karena itu dia merasa kenapa terus membaca dan tidak ada habis-habisnya.

Telp: Benar, banyak teman sedharma yang merasakan seperti ini.

Master: Oleh karena itu, tulis namanya, maka dia akan berakhir, misalnya kamu sudah membaca sebanyak 49 lembar, setelah itu berakhir. Mengerti?

Telp: Baik, terima kasih atas wejangan Shifu.

wenda20140601B 43:23  
小房子如何分配的问题
女听众:感恩师父,感恩菩萨,明天端午节,提前祝师父节日快乐、法体安康!(谢谢)因为现在很多同修都要给自己的要经者、给自己家里人的要经者,还有房子的要经者,还有自己打胎的孩子念小房子,每次都要念很多,她有点迷惑,想问一下,这个小房子是怎么分配的?为什么她念了很多小房子,还是不停地梦到小孩子还有其他的要经者?
台长答:很简单了,梦见小孩子说明小孩子没拿足啊(还不够?)那当然了(有的同修同时给自己名字的要经者还有自己名字的孩子送小房子,她想问一下,她念的要经者的小房子,她的小孩子能不能拿到?)是这样的,如果小孩子的小房子念完了烧下去不够了,这个小孩子就可以有权力拿这个“要经者的小房子”(哦,包括亡人也是吧?)一模一样的(他之所以会来要,还是不够?)对。很简单,比方说你今天给家里的亡人某某某21张,但是他觉得不够,你念下去的要经者的小房子,他就继续可以拿。但是你不要以为他一直有权力拿的,他拿到一定的数量就停掉了,地府都有规矩的(哦。因为有的同修想“我只念给我的要经者,我也不分那么清楚,我一直念给自己的要经者,菩萨应该会给安排的”,但是实际上他亡人也会来要,小孩子也会来要……)但是要记住,如果亡人有权力来要,他可以拿;亡人没权力的话,他就不能拿。一样的(欠他的缘分或者欠他的债或者欠他的金钱?)对,你只不过写了名字的人家不能碰、不能动,指明是给他的。但是要小房子的话,他如果欠了很多人的,大家有可能排个队就拿,所以他就觉得怎么一直念不完的(对的,很多同修都有这种体会)所以把名字写上去,他可以结束,就比方说念了49张了,结束了。明白吗?(好的,谢谢师父开示)

https://xlch.org/index.php?a=shows&catid=105&id=7549&t=1557068795022