[Fahui] Wejangan Master Jun Hong Lu 6 September 2019, Paris, Prancis.

*Wejangan Master Jun Hong Lu 6 September 2019, Paris, Prancis.*

Tujuan belajar Dharma adalah untuk menemukan jati diri, harus bisa melihat sifat dasar ini. Kita sebagai manusia harus mengetahui dan memahami tentang sebab akibat, Kamu tahu bahwa akibat ini datang, pasti disebabkan karena sebab yang kamu tanam.

Penderitaan di kehidupan sekarang, itu karena di kehidupan sebelumnya tidak melatih diri dengan baik. Rejeki di kehidupan ini, itu karena kumpulan berkah dan pahala dari kehidupan sebelumnya.

Orang yang tidak belajar Dharma selamanya akan selalu serakah, orang yang tidak membaca paritta selamanya akan hidup dalam peruntungan, yang membuat mereka tidak bisa memegang kendali atas nasib mereka, terus menerus timbul masalah, penderitaannya tak bisa dibayangkan.

Kita harus menemukan kelebihan dalam hidup ini, maka dia (kelebihan) akan menghilangkan kekurangan dalam hidup kamu.

Setiap orang harus melihat kelebihan orang lain, maka perlahan-lahan dia akan menghilangkan kekurangan di dalam dirinya.

Mengapa ada sebagian orang yang hidupnya sangat bahagia?

Mengapa ada sebagian orang yang hidupnya sangat menderita?

Shifu akan jelaskan kepada kalian, keserakahan hati, selalu merasa tidak cukup dan itu adalah akar dari dosa buruk.

Hanya dengan menggunakan Ajaran Dharma untuk menjalani hidup ini, barulah benar-bemar bisa mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya;

Asalkan hati terus tenang, barulah tidak akan bisa terganggu oleh keadaan eksternal. Banyak hal yang terjadi di dunia ini karena banyak orang yang hatinya serakah, termasuk serakah akan nama dan keuntungan.

Bulan juni tahun ini, di Jerman ada seorang pembunuh berantai yang sangat mematikan, ketika kalian mendengar kata pembunuh, kalian akan berpikir dia memiliki pistol atau bagaimana, sebenarnya orang ini berusia 42 tahun, namanya adalah Niels Högel, dia telah membunuh 85 pasien dan dihukum penjara seumur hidup.

*Link Niels Högel :*
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Niels_H%C3%B6gel

Dia ada seorang perawat pria yang senang bekerja piket malam, dari tahun 2000 hingga 2005 selama 5 tahun ini, ketika para rekan sejawatnya tidak memperhatikannya, diam-diam dia masuk ke unit perawatan intensif, menyuntikkan obat ke pasien yang menyebabkan jantung berhenti.

Ketika jantung orang itu berhenti, alarm di sampingnya akan berbunyi, lalu dia berpura-pura kebetulan datang kesana, melakukan pertolongan kepada pasien, dia berharap jika dia bisa menyelamatkan nyawanya maka dia bisa mendapatkan performa yang baik, membuktikan bahwa dirinya bernilai dan para rekan sejawatnya bisa menghargainya. Tapi pasien yang ditolong Niels ini sayangnya malah kehilangan nyawa.

Tak disangka setelah beberapa tahun berlalu perbuatan jahatnya terbongkar. Ketika di persidangan, dia mengakui selama 5 tahun telah membunuh 100 pasien. Kalian coba bayangkan, seorang perawat pria.

Di kehidupan jaman modern sekarang ini, banyak orang yang keinginannya terlalu banyak, apa tujuan orang ini membunuh? Karena dia ingin menjadi seorang pemimpin, ingin orang lain memperhatikan dia. Bukankah ini berarti dia mengidap penyakit fobia atau OCD?

Sudah banyak orang yang kehilangan sifat aslinya karena keserakahan kemarahan dan kebodohan, bahkan banyak dari mereka yang tidak lagi peduli tentang sebab akibat, melukai orang lain dan dirinya sendiri.

Maka dari itu, kita sebagai orang yang belajar Dharma harus bisa meninggalkan Keakuan dan merubahnya menjadi Semua orang, membantu semua makhluk hidup, melepaskan kerisauan dan permasalahan diri sendiri.

Saya beritahu kalian, “Viriya Paramita” (Mengerti dan tersadarkan, membabarkan Dharma Buddha untuk kepentingan umat banyak dan dengan energi positif serta ulet untuk menjadi lebih baik) adalah sebab untuk menjadi Buddha, setelah kalian menanam benih “Viriya Paramita” ini, maka kalian baru bisa mendapatkan akibat menjadi Buddha.

Di dunia ini, orang yang memiliki tujuan, berarti dia sedang berlari, sedangkan orang yang tidak memiliki tujuan berarti dia sedang tidur;

Orang yang memiliki tujuan sedang berterima kasih, sedangkan orang yang tidak memiliki tujuan dia sedang mengeluh, karena mereka merasa semua orang di dunia berhutang kepada mereka.

Orang yang belajar Dharma tidak bisa tidur, karena terus berpikir sedang balap dengan ketidakkekalan;

Orang yang tidak memiliki tujuan, tidak bisa bangun dari tidurnya, dan waktu hidupnya sedang berlalu begitu saja.

Hidup ini akan cerah jika terlepas dari segala permasalahan, di dunia ini selain hidup dan mati, semuanya hanyalah masalah kecil.

Oleh karena itu, tidak peduli terjadi masalah yang segawat apapun, masalah yang begitu rumit, sebagai orang yang belajar Dharma harus memahami, untuk tidak menunggu kemuliaan, hanya dengan pergi meninggalkan keputusasaan, melepaskan dan terbebaskan, barulah seorang yang belajar Dharma bisa mendapatkan hari yang indah keesokan harinya.

学佛就是要明心见性,这个本性一定要见到。我们人要知因懂果,你知道这个果报来了,一定是你种的因。今世之苦,缘于上一世没有好好地修,今世的福报,因为你上一世的积福积德。不学佛的人永远会贪,不念经的人永远会活在侥幸当中,所以他就不能掌握自己一生的命运,烦恼不断,痛苦不堪。要找到生活当中的优点,它会排除你生活当中的缺点。每一个人要看别人的优点,他就会慢慢去除他身上的缺点。为什么有的人活得很幸福?为什么有的人活得非常痛苦?师父告诉你们,贪心、不知足,那就是罪恶的根啊。

只有用佛法的智慧人生,才能真正地获得幸福;只有内心的如如不动,才能不为外面环境烦恼所缠绕。世界上很多事情就是因为很多人的贪心,包括贪名、贪利。

在今年的6月份,德国有一个最致命的连环杀手,你们一听到杀手总是觉得他有枪啊怎么样,实际上这个人42岁,叫尼尔斯•赫格尔,他谋杀了85名病人,被判终身监禁。这个人是非常爱值夜班的男护士,他居然在2000年到2005年这5年当中,常常趁着那些同事的不注意,独自进入重症监护室,向那些患者注射导致心脏停跳的药物。很多人心脏一停跳,边上警报就响了,他马上假装碰巧过来,对患者实施急救,他希望通过在一次次的急救当中亮眼的表现,证明自己存在的价值,获得同事们的赞赏。但被这个尼尔斯急救过的患者,大都因此丧命。没想到几年之后他的行为最后露馅。在审判中,他承认5年中谋杀了100名病人。你们想想看,一个男护士。现代社会很多人的欲望膨胀,这个人杀人的目的是什么?要想自己出人头地,让别人来关注他。是不是有恐惧症或者有强迫症?

太多的人在贪瞋痴慢疑中失去了他们的本性,甚至很多人不顾因果,伤人伤己。所以我们学佛人要舍去小我,成全大我,帮助众生,解除自我的烦恼。

告诉你们,“精进”是成佛的因,你们种下了精进的因,才能得到成佛的果。在这个世界上,有目标的人,他在奔跑,没有目标的人在睡觉;有目标的人在感恩,没有目标的人在抱怨,因为他们觉得全世界的人都是欠他们的。学佛人睡不着,因为想着和无常在赛跑;没有目标的人睡不醒,生命的时光在流逝。人生只有走出烦恼才会精彩,世界上除了生死,一切都是小事。所以,不管人间发生了什么多糟糕、多烦恼的事情,学佛人要知道,没有等待的辉煌,只有失去的绝望,只有放下和解脱,学佛人才会拥有美好的明天。


*Wejangan Master Jun Hong Lu 6 September 2019, Paris, Prancis*

Ada seorang perempuan yang tidak bertoleransi, Di tengah malam dia terbangun karena bunyi telp, ternyata malah salah sambung.

Perempuan ini berpikir: Saya lagi enak-enaknya tidur, lalu dibangunkan oleh dia, dan dia juga seorang perempuan. Tak disangka perempuan yang menelepon itu mengatakan sesuatu kepada orang yang menjawab telp : “Suamiku, kamu masih belum pulang juga ke rumah?” Dia hanya bertanya satu kalimat ini.

Perempuan ini langsung marah dan menjawabnya dengan satu kalimat :”Oh, Hari ini dia tinggal di rumah kami dulu.”

Setelah selesai mengatakan itu, dia menutup telpnya, kemudian membuat telp itu tidak berbunyi, dan meneruskan tidurnya.

Di pagi hari, dia melihat ada 147 panggilan telp yang tidak dijawab. Dia berkata: “Ini baru benar, kamu berani membuat saya tidak bisa tidur, maka saya selanjutnya yang akan membuat kamu tidak tidur semalaman.”

Coba bayangkan, tingkat toleransi manusia jaman sekarang. Sebenarnya penderitaan dan kebahagiaan itu semuanya akan berlalu, tapi kita malah malah berlarut dalam perasaan, hanya ingin terus bahagia dan melupakan penderitaan. Ajaran Buddha mengatakan, Pikiran kita lah yang menentukan semua perbuatan yang kita lakukan. Mengerti arti ketidakkekalan, memahami sebab akibat, barulah kamu bisa mengambil kendali atas kehidupan, dan melanjutkan hidupmu.

有一个女人平时气量很小,晚上大半夜被电话吵醒了,结果没想到是打错了。这个女人心想:我睡得正香呢,被她吵醒了,而且还是个女的。没等到这个女人说话,对方电话里已经讲了:“老公,你还不回家?”就问她一句。这个女人一生气,就直接接了一句:“哦,他今天在我们家住了。”说完就把电话挂了,然后把电话调静音,继续睡觉。早上起来一看,有147个未接电话。她说:“这就对了,你敢让姐们儿睡不好,姐就让你睡不着。”

想想看,现在人的气量。其实快乐和痛苦都会失去,而我们却在现实的生活当中感知它,想留住快乐,想忘记痛苦。佛法说,决定我们一切行动的是我们的思维。懂无常,知因果,你才能驾驭生活,延续你的生命。


*Wejangan Master Jun Hong Lu 6 September 2019, Paris, Prancis*

Ada seorang biksu terkemuka bertanya: “Menurut kamu lebih baik sebuah batang emas atau setumpuk lumpur?”

Sang biksu menjawab: “Sudah pasti emas.”

Sang biksu terkemuka: “Haha, tapi kalau misalnya kamu adalah sebuah benih?”

Cerita di atas menceritakan kepada kalian semua, emas dan lumpu, jika kamu adalah sebuah benih dan kamu memilih emas, sebanyak emas yang kamu miliki tetap tidak akan bisa membuatnya tumbuh berkembang;

Kamu adalah sebuah benih, maka kamu baru akan memilih lumpur, karena lumpur bisa membuat kamu menghasilkan lebih banyak lagi.

Maka dari itu, di dunia ini tidak ada yang benar atau salah, harus ingat, yang cocok dengan kamu, maka itu lah yang terbaik.

Kita yang belajar Dharma pun juga demikian, 84.000 aliran, semua jalan menuju ke jalan Buddhis, Ajaran Dharma mengajarkan kita untuk bisa terbebaskan dan melepaskan, Belajar Dharma adalah untuk mencari aliran yang paling cocok dengan diri sendiri, yang bisa membuat kamu berubah sekarang juga, harus segera berubah.

Bisa membuat kamu semakin lama semakin welas asih, tidak membunuh, tidak mencuri, tidak serakah, tidak membenci, tidak bodoh, maka itu adalah aliran yang bisa merubah kamu, adalah sebuah peluang bagi kamu untuk belajar ulang dari awal.

Berharap kalian semua bisa memahami Belajar Dharma mengandalkan pencerahan dan bukan mengandalkan peruntungan.

Cara belajar Dharma bisa berubah, tapi jangan merubah Sifat keBuddhaan.

Ajaran Dharma yang bisa membuat kamu terlepas dari penderitaan dan mendapatkan kebahagiaan, membuat kamu bisa melepaskan, membuat kamu bisa terbebaskan dari segala masalah, maka itu adalah aliran yang paling cocok dengan kamu.

Jalan bagi orang yang baik hati semakin lama akan semakin lebar, sedangkan jalan bagi orang egois akan semakin sempit.

Ada seorang Guru Zen melihat seorang buta sedang berjalan membawa lentera, dia lalu menghampiri dan bertanya, Orang buta berkata : “Saya mendengar ketika langit sudah gelap, orang-orang akan sama seperti saya, tidak bisa melihat apapun, inilah alasan mengapa saya menyalakan lentera untuk menerangi jalan mereka.”

Guru Zen berkata: “Amitofo! Ternyata kamu menyalakan lentera demi mereka semua, kamu sangat baik hati.”

Orang buta berkata: “Sebenarnya saya menyalakan ini demi diri sendiri, karena setelah menyalakannya, orang-orang baru bisa melihat saya dalam kegelapan, dengan begitu mereka tidak akan bisa menabrak saya.”

Satu demi semua, semua demi satu, kebaikan hati kamu selanjutnya akan berubah menjadi sebuah rejeki!

有一位高僧曾经问:“你觉得是一颗金子好,还是一堆烂泥好?”求道者说:“当然是金子了。”高僧:“哈哈,那假如你是一颗种子呢?”这个例子也就是告诉大家,金子和泥土,你如果是一颗种子,你选择了金子,它也不会再多,再给你长大发芽;你是一个种子,你就会选择泥土,因为它会让你得到更多。所以在这个世界上没有绝对的好和坏,要记住,适合你的,那就是最好的。我们学佛人也是这样,八万四千法门,条条大路通佛道,佛法就是让我们解脱放下,学佛就是要找到最适合自己的法门来学,能够让自己现在就改变,要马上改变。能够让自己变得越来越慈悲,不杀生、不偷盗,不贪、不瞋、不痴,这就是让你改变的法门,让你重新学佛的契机。

希望大家要懂得学佛靠悟性,不是靠侥幸。学佛的方法可以改变,佛性不要改变。能让你离苦得乐的佛法,让你放下、让你解脱烦恼,那就是最适合你的法门。善良的人路越走越宽,自私的人道越来越窄。有一位禅师见到一个盲人打着灯笼就询问缘由,盲人说:“我听说天黑以后,世人跟我一样,什么都看不见,所以我才点灯,为他们照亮道路。”禅师说:“阿弥陀佛!原来你是为了众人才点的灯,你很有善心。”盲人说:“其实我也是为自己点灯,因为点了灯,在黑夜里别人才能看见我,就不会撞到我。”我人人为,人人为我,你的善良必将成为自己的福报啊!


 

*Wejangan Master Jun Hong Lu 6 September 2019, Paris, Prancis*

Kita sesama teman sedharma, di antara sesama kelompok harus terus bersatu, harus saling membantu dan menjaga satu sama lain, mau bagaimana pun juga, *kamu tidak boleh membuang dan meninggalkan dia*, dan mencari ranah lainnya, *harus membawa mereka bersama-sama menemukan jejak kaki Bodhisattva.*

*Sama seperti Shifu yang hari ini bersama-sama dengan kalian semua, ada banyak orang yang tingkat pelatihan dirinya masih rendah, ada banyak orang yang tubuhnya penuh dengan penyakit, saya harus membawa mereka semua kembali ke Alam Sukhavati.*

Jangan hanya karena diri sendiri lalu pergi melupakan orang lain, orang yang belajar Dharma tidak boleh memiliki hati sombong, karena hati itu akan membuat kamu mempunyai hati yang membedakan, akan membuat kamu merasakan penderitaan.

我们佛友之间、我们僧团之间必须要团结,必须要相互帮助照顾,再怎么样,你也不能舍弃他,去寻找另外一个境界,要带着他们一起寻找菩萨的足迹。就像师父今天跟你们一样,有很多人修得很差,有很多人身体带着病,你们好好学学你们的师父吧,我没有一个放弃他们的,我要一直把他们带到西方极乐世界。不能因为自己就忘记了别人,学佛人不应该起傲慢之心,因为它会让你生起分别心,会让你承受痛苦。

*Wejangan Master Jun Hong Lu 6 September 2019, Paris, Prancis*

Ada seorang filsuf dari Singapura, dia mendengar ada sebuah sekolah SMP di Los Angeles, Amerika yang mengharuskan setiap murid memelihara seekor kuda, ada 200 anak murid yang berarti juga ada 200 ekor kuda.

Bahkan dia masih mendengar murid-murid yang lulus dari sekolah ini semuanya berprestasi dan diterima di berbagai universitas ternama di Amerika.

Dia merasa aneh, mengapa sekolah ini harus memelihara kuda, dan hal ini tidak mungkin bisa dilakukan di sekolah SMP Singapura. Selain itu, mengapa harus memelihara kuda dan tidak memelihara binatang lainnya? Misalnya kambing, ayam, anjing dan yang lainnya.

Suatu kali ketika dia berada di Los Angeles, secara khusus melakukan perjalan untuk mendatangi sekolah ini dan bertemu langsung kepala sekolah. Dia bertanya kepada kepala sekolah : “Pak kepala sekolah, apakah bisa memberitahu saya, mengapa kamu membuat para murid memelihara kuda?”

Kepala sekolah berkata: “Oh, apakah kamu tahu perbedaan antara kuda dan anjing? Anjing adalah binatang yang menyenangkan orang, sedangkan kamu lah yang harus menyenangkan kuda. Jika kamu tidak memberi makan kuda, tidak membawa dia jalan-jalan, tidak menyikat tubuhnya, kuda tidak akan menuruti kamu.”

Ternyata kepala sekolah menggunakan cara ini untuk melatih para murid tentang kesadaran untuk melayani, melatih murid untuk mengembangkan kesadaran anak untuk mengubah diri agar beradaptasi dengan lingkungan sosial, agar paa murid memahami bagaimana berhubungan dengan dunia luar dan berbagai macam orang.

Maka dari itu, kita sebagai orang yang belajar Dharma harus selalu memikirkan orang lain, jika tidak bekerja keras beradaptasi dengan lingkungan, maka kamu akan susah tercerahkan dan masalah malah akan semakin banyak. Banyak orang sering mengatakan orang lain tidak baik, sebenarnya kamu sendiri lah yang tidak bisa melepaskan diri sendiri.

新加坡有一位哲学家,他听人说起美国洛杉矶有一所中学,要求每一个学生必须养一匹马,学校里有200多个学生,就有200多匹马。他还听说这个学校的毕业生个个都非常优秀,很受美国大学名校的欢迎。他很奇怪,这所学校为什么要学生去养马,这在新加坡中学是不可能发生的事情。另外,为什么要养马而不去养其他的动物?比如羊啊,鸡啊,狗啊之类的。有一次在洛杉矶的时候,他就专门安排行程去拜访了这所学校的校长。他问这个校长:“校长,能否告诉我,你为什么让学生都要去养马呢?”校长说:“哦,你知道狗和马的区别是什么吗?狗是来讨好人的,而马是要你去讨好它的。如果这匹马你不喂它、不带着它去散步、不给它刷身体,马就不会顺从你的。”原来校长用这样的方式培养孩子的服务意识,培养孩子改变自己去适应社会环境的意识,让孩子懂得如何和外界、和各种各样的人打交道。

所以我们学佛的人要处处为别人想,不努力去适应社会,你就很难得到解脱,你的烦恼就会越来越多。很多人经常说都是别人不好,实际上就是你解脱不了自己。

*Wejangan Master Jun Hong Lu 6 September 2019, Paris, Prancis*

Banyak orang mengatakan kehidupan itu sebenarnya adalah 1 kata “Susah” saja. Ketika Master melihat mereka yang mengatakan “Susah”, ada beberapa yang saya dukung, ada beberapa yang saya merasa itu adalah humor, dan ada beberapa yang saya merasa tingkat pembinaannya masih kurang. Hari ini saya akan sampaikan kepada kalian semua, agar kalian pun juga bisa mengindetifikasikannya sendiri.

Ada orang berkata,

Yang paling susah untuk diajak bernegosisasi adalah Bos,

Yang paling susah dilepas adalah orang yang kita cintai,

Yang paling susah dijaga adalah Mulut,

Yang paling susah dikurangi adalah berat badan,

Yang paling susah ditinggikan adalah tinggi badan,

Yang paling susah dinaikkan adalah pendapatan,

Yang paling susah diunifikasikan adalah Kaliber (peluru senjata tajam),

Yang paling susah dipraktekkan adalah yang ideal,

Yang paling susah dirubah adalah keadaan,

Yang paling susah dikontrol adalah menahan perasaan,

Yang paling susah dihadapi adalah hubungan,

Yang paling susah dilayani adalah istri.

Orang bijak melihat kebijaksaannya.

很多人说生活实际上就是一个“难”字。台长看了有人说的“难”字,有的我表示赞同,有的我觉得很好笑,有的我觉得他的境界还不够。今天拿来给大家听一听,让你们也鉴别一下。

有人说,最难商量的是老板,最难脱手的是情人,最难管住的是嘴巴,最难减少的是体重,最难提高的是身高,最难增加的是收入,最难统一的是口径,最难实践的是理想,最难改变的是待遇,最难控制的是感情,最难处理的是关系,最难伺候的是老婆。仁者见仁,智者见智。


 

*Wejangan Master Jun Hong Lu 6 September 2019, Paris Prancis*

Ada sekelompok pemburu yang pergi ke atas gunung untuk berburu, salah seorang pemburu tidak berhati-hati dn terjatuh ke jurang yang sangat dalam. Tangan kanan dan kedua kakinya patah, hanya tangan kiri yang masih berfungsi dengan baik.

Jurang ini sangat dalam dan tebingnya sangat curam, orang yang berada di atas tidak berdaya, hanya bisa berteriak dari atas.

Untungnya tebing jurang ini ada tumbuhan merambat, sang pemburu ini menggunakan tangan kiri memegang dinding jurang dan menggunakan mulutnya untuk mengigit tanaman merambat, perlahan-lahan memanjat naik ke atas.

Orang yang berada diatas tidak bisa melihat ke bawah karena sinar tidak bisa masuk ke dalam jurang, hanya bisa berteriak menyemangati dia “Cepatlah kamu naik ke atas”.

Disaat mereka sudah bisa melihat dengan jelas bahwa dia sedang dalam kondisi berbahaya, melihatnya sedang mengigit tanaman merambat dan memanjat ke atas, mereka pun tak bisa menahan diri dan mengeluarkan komentar : “Ai yah, dengan kondisi seperti dia ini pasti tidak akan bisa naik k atas.”

Orang itu berkata : “Situasinya sangat bahaya, kamu lihat tangan dan kakinya patah, tidak bisa digerakkan.”

“Ai yah, rerumputan kecil itu tidak bisa menahan berat badannya.”

“Sangat kasihan, jika dia terjatuh dan meninggal, maka dia tidak bisa lagi menikmati kekayaannya.”

“Ai yah, bagaimana dengan ibu dan istrinya?”

Orang yang terjatuh ke jurang tidak bisa menahan dirinya setelah mendengar semua percakapan mereka, dia membuka mulutnya dan berkata : “Kalian semua diam.”

Pada saat dia membuka mulutnya, melepaskan gigitan ke tanaman, dia terjatuh lagi ke dalam jurang.

Sesaat sebelum dia meninggal karena terjatuh, dia masih mendengar suara : “Sudah saya katakan kan, menggunakan mulut untuk memanjat jurang, pasti tidak akan berhasil.”

Cerita di atas ini memberitahu kita dua hal : Disaat situasi sulit, hanya kebaikan hati dan kepedulian yang bisa menolong orang. Melihat orang lain sedang jatuh dan susah, melihat orang lain sedang dalam kondisi susah, kita harus memiliki kebaikan hati dan sikap peduli.

Melihat orang lain sedang sakit, harus lebih memperhatikan dan mempedulikannya, barulah kamu bisa menolong orang lain.

Jika di dalam keadaan sulit, kamu malah berargumen dan memarahi orang lain, itu malah akan membuat dia terjatuh lebih dalam lagi.

Kedua, disaat kita sedang mengalami kondisi sulit dan rintangan berat, tidak seharusnya kita mempedulikan apa yang orang lain katakan, kita harus kuat, terus memanjat ke atas, menggunakan seluruh stamina dan ketekunan untuk menghadapi segala permasalahan, karena disaat kamu menyerah, itu adalah saat yang paling menakutkan.

有一群人到山上去打猎,其中有一个猎人不小心掉进了很深的坑洞里,他的右手和双脚都被摔断了,只剩下一只健全的左手。这个坑洞非常深,而且峭壁非常陡,地面上的人束手无策,只能在地面上冲着他喊叫。幸好坑洞的墙壁上长了很多的藤和草,那个猎人就用左手撑住洞壁,以嘴巴咬住那些草,慢慢地向上攀爬。地面上的人借着微光看不清洞里,只能大声地为他加油“你赶快爬出来”。等到他们看清他身处险境,咬着小草在攀登的时候,他们那些人又忍不住地议论起来:“哎呀,像他这样一定爬不上来的。”那个人说:“情况非常糟糕,你看他的手脚都断了,不能动了。”“对呀,这些小草根本不可能撑住他的身体。”“真可惜,他如果摔下去死了,那么还有家产就无法享用了。”“哎呀,那么他的老母亲和妻子怎么办?”这个丢在坑洞里的猎人听了他们讲这些,实在忍无可忍了,他张开嘴巴:“你们全给我闭嘴。”就在他张开嘴巴的刹那间,他松开了咬住草的嘴巴,再度掉入了坑洞。当他摔到洞底即将死去之前,他听到洞口的人还在异口同声地说:“我就说嘛,用嘴巴爬坑洞,那是绝对不可能成功的。”

这个故事就是告诉我们两个道理:在困境中只有慈爱和关怀可以救人。看见别人落难了,看见别人不好了,我们要有慈悲和关怀。看见别人生病了,要多关心和关怀他,你能救人。如果在困境当中,你天天去议论和批评别人,只会使别人陷入更深的绝境。第二,在自己面对困境和难关的时候,我们不应该在意别人的议论,我们要意志坚强,向上攀爬,用毅力和恒心来战胜困难,因为当你自己放弃的时候,那才是最可怕的堕落。

 


 

*Wejangan Master Jun Hong Lu 6 September 2019, Paris, Prancis*

Hidup sederhana adalah sebuah kebahagiaan. Manusia harus mengerti untuk merasa puas dan bertoleransi, jangan memikirkan suatu hal sampai sangat rumit.

Disaat mental kita terbebani, maka kamu akan frustrasi, hanya mengeluh kepada langit dan menyalahkan orang lain.

Kita harus belajar untuk menghapus semua ingatan buruk, melupakan semua kejadian yang tidak menyenangkan.

Penderitaan hidup hanyalah sementara, jangan terlalu melekat kepada Nama dan kedudukan, dengan menjalani hidup secara sederhana, barulah benar-benar bisa melatih diri.

Sebenarnya, kehidupan ini tidak ada gladi resik, setiap hari adalah siaran langsung.

Jika kehidupan benar-benar adalah sebuah permainan elektronik, setelah permainan berakhir, bisa memilih untuk mengulangnya kembali, tetapi jika kita salah memilih jalan dalam hidup ini, berlalunya waktu maka akan hilang selamanya, hari-hari yang sudah berlalu tidak akan bisa kembali lagi, maka dari itu, harus belajar untuk menghargai setiap waktu, untuk berbakti kepada kedua orang tua kita, welas asih kepada seluruh makhluk hidup, bersabar dan tekun, memperlakukan dengan baik setiap orang yang membantu kamu, maka inilah yang disebut Bodhisattva di dunia manusia.

简单的生活才能幸福。人要知足、宽容大度,不要把什么事情都想得非常复杂。当你的心灵负荷重了,你会怨天尤人。我们要学会定期地删除不好的记忆,忘掉那些不快乐的事情。人生苦短,不要太执著于这个名和利,简简单单的生活才是真正的修行。其实,人生没有彩排,每一天都是现场直播。如果人生真是一场电子游戏,游戏玩坏了,可以选择重来,但是我们生活如果选择了错误,时光流逝一去不复返,每一天过去的都不能再追回来了,所以就要学会珍惜每一寸光阴,去孝顺父母、去慈悲众生、去忍辱精进,善待每一位帮助过你的人,这才叫人间菩萨。

 


 

*Wejangan Master Jun Hong Lu 6 September 2019, Paris, Prancis*

Menjelang ajal, kita sebagai manusia harus bisa menyempurnakan sebab jodoh kita. Bagaimana menyempurnakan sebab jodoh?

Pertama, harus benar-benar percaya, ini yang disebut dengan Setulus hati percaya;

Kedua, Qie Yuan (切愿, Yaitu bertekad untuk meninggalkan dunia fana dan pergi ke Alam Sukhavati), yaitu memiliki tekad yang kuat — “Saya benar-benar ingin terlepaskan, saya tidak ingin lagi menjadi manusia, di kehidupan ini saya pasti akan berhasil melatih diri di satu kehidupan”;

Ketiga, melafalkan nama besar Buddha, yaitu harus berbicara kepada Bodhisattva : “Bodhisattva, saya pasti akan benar-benar melatih diri, saya pasti akan sampai ke Alam Sukhavati.”

Sebenarnya, ketiga poin diatas bisa menyempurnakan sebab jodoh kamu.

Maka dari itu, setiap orang yang selalu ingin untuk berhasil melatih diri di satu kehidupan, maka dia harus setulus hati belajar Dharma melatih hati, barulah dia akan berhasil melatih diri di satu kehidupan.

临命终时,我们做人必须因缘具足。因缘怎么具足呢?第一,要真的相信,叫真信;第二,要切愿,就是非常迫切的愿力——“我真的要解脱,我真的不想再做人了,我一定要这辈子一世修成”;第三,就是念佛,就是要跟菩萨讲:“菩萨,我要好好地修,我一定要到西方极乐世界。”其实真信、切愿加上念佛,就能成就你因缘具足。所以任何一个想一世修成的人,就要真诚地学佛修心,才能一世修成。


 

*Wejangan Master Jun Hong Lu 6 September 2019, Paris, Prancis*

Keyakinan, itu adalah sebuah cahaya terang yang menuntun orang ke cahaya, ini adalah satu-satunya yang bisa kita andalkan.

Daripada memohon kepada orang lain, lebih baik mengandalkan diri sendiri, melindungi hati adalah sama dengan Buddha Bodhisattva. Ingatlah, setiap orang memiliki Sifat keBuddhaan di dalam diri kaljan, sebenarnya setiap orang itu sangat pintar, semuanya memiliki kebijaksanaan prajna, hanya saja tidak menggali kebijaksanaan itu lebih dalam lagi.

Berharap kalian semua belajar welas asih, jangan berpura-pura menjadi orang baik. Welas asih yang sebenarnya adalah dengan tidak munafik dan menggunakan kata-kata indah saja, tetapi kuncinya adalah menggunakan Hati Buddha untuk menolong orang lain, untuk memperbaiki kehidupan kamu yang salah.

Harus menjaga perasaan hati yang tenang, menghargai dan mengalami kehidupan yang menyakitkan, harus belajar untuk memahami arti kehidupan, barulah kamu bisa benar-benar memiliki kekuatan Bodhisattva, baru bisa benar-benar terlepaskan, baru benar-benar bisa menikmati balasan berkah manusia langit.

Terkadang manusia tidak tercerahkan, tidak memahami apapun, setelah tercerahkan baru bisa mengerti segalanya. Kebijaksanaan selalu berada di dalam diri kamu, hanya saja kamu tidak membuka pintu untuknya.

Oleh karena itu, berharap setelah kalian semua belajar Dharma, membuka kebijaksanaan kalian. Kalian harus ingat, *Kunci untuk membuka kebijaksanaan kamu adalah paritta Xin Jing*; *Menambah kekuatan kamu adalah Da Bei Zhou*; *Yang bisa membuat kamu menyelesaikan semua permasalahan hidup adalah Zhun Ti Shen Zhou, karena paritta ini bisa mengabulkan apa yang berada dipikiran kamu.*

Wejangan di Paris 6 September 2019

信心,那是明灯,唯有自己最可靠,求人不如求己,自心的保障跟佛菩萨是一样的。记住了,你们每一个人都有自性佛在身上,其实每一个人都很聪明,都很有般若智慧,没有去挖掘它。希望你们学会真慈悲,不做假善人。真正的慈悲不是花言巧语,而是关键的时候用佛心来帮助别人,来纠正自己错误的人生。要保持淡泊的心情,欣赏和体验痛苦的人生,要学会感悟人生,你才能真正拥有菩萨的能量,才能超然解脱,才能拥有人天福报。

人有时候真的不开悟,什么都搞不清楚,开悟的时候才能搞得清楚。智慧在你们这里,只是没有把它打开。所以希望你们学佛之后,打开你们的智慧。你们记住,打开你们智慧的钥匙,那就是心经;增加你们能量的,那就是大悲咒;能够让你们解脱烦恼的,那就是准提神咒,因为它心想事成。

—2019年9月6日巴黎开示