[Fahui] Wejangan Master Jun Hong Lu 9 September 2019, Amsterdam, Belanda

5d7a2a46290af

*Wejangan Master Jun Hong Lu 9 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Menyebarkan Dharma sampai ribuan Mil,

KeBuddhaan, Persahabatan dan Semua Makhluk Hidup.

Melepaskan dunia fana dan dunia ilusi, tercerahkan dan menemukan jati diri Sifat keBuddhaanmu.

Gan En Na Mo Da Ci Da Bei Jiu Ku Jiu Nan Guang Da Ling Gan Guan Shi Yin Pu Sa Mo He Sa, Gan En Seluruh Buddha Bodhisattva dari 10 penjuru dan 3 masa kehidupan, Naga Langit Pelindung Dharma, Terima kasih kepada para tamu undangan VIP, para biksu dan para umat, sukarelawan yang datang dari berbagai negara, Selamat malam kepada kalian semua.

Benar-benar seperti sebuah mimpi, hanya duduk di bangku kereta api, lalu sudah berpindah ke negara lain, Belanda. Menyebarkan kebudayaan Tiongkok, menyebarkan esensi ajaran Dharma, agar sinar welas asih Guan Shi Yin Pu Sa menyinari Negara yang penuh dengan berbagai bunga cantik.

Terima kasih kepada Guan Shi Yin Pu Sa yang welas asih menyelamatkan semua makhluk hidup keluar dari penderitaan dan roda reinkarnasi, menyebarkan Amerta dan menghangatkan dunia manusia.

Di kehidupan sosial sekarang ini banyak terjadi bencana dan perubahan iklim tidak kekal, di Paris, Jerman, Spanyol dan berbagai negara di Eropa sedang mengalami suhu tinggi, puluhan orang meninggal. Mencairnya Gletser karena efek rumah kaca yang membuat permukaan laut menjadi tinggi. Bahkan India sudah mengeluarkan pengumuman rencana untuk pindah ibukota, karena India pernah menembus 50 derajat celcius pada bulan Juni tahun ini, lebih dari 100 orang meninggal karena suhu tinggi.

Bulan Juli tahun ini, hanya dalam 4 hari, di California terjadi 4700 kali gempa dan yang terbesar adalah 7,1 Skala Richter, menyebabkan beberap bangunan runtuh dan terjadi kebakaran, kerugian mencapai 1 Milyar USD. Walaupun tidak ada korban jiwa, tetapi telah terjadi perubahan di kerak bumi.

千里弘法万里情,佛情友情众生情。放下红尘虚幻情,开悟明心见佛情。

感恩大慈大悲救苦救难广大灵感观世音菩萨,感恩十方三世一切诸佛菩萨、龙天护法,感恩各位嘉宾、法师和来自世界各国的佛友们、义工们,大家晚上好。

真的像做梦一样,火车一坐就到了另外一个国家——荷兰了。弘扬中华传统文化,传承佛教精髓,让观世音菩萨的慈悲之光普照这个美丽的鲜花国度。感恩观世音菩萨慈航普度,甘露遍洒暖人间。

当今社会天灾人祸不断,气候变化无常,法国、德国、西班牙等欧洲国家都遭遇到高温,几十个人死亡。因为温室效应造成冰川融化,所以海平面上升。现在连印度都宣布迁都的计划,因为印度一度在今年6月份突破了50度,超过100多人因高温死亡。今年7月,仅仅在4天中,美国加州就连续发生了4700次地震,最大的一次是7.1级,造成了多座建筑失火倒塌,损失达10亿美元。人虽然没事,实际上说明地壳在发生变化。

 


 

*Wejangan Master Jun Hong Lu 9 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Dunia manusia penuh dengan ketidakkekalan, kerabat di hari ini mungkin bisa menjadi musuh keesokan harinya, persahabatan yang kuat, tapi demi kedudukan dan keuntungan, dalam sekejap bisa persahabatan itu bisa berubah.

Di inggris, sang istri bernama Teresa dan suaminya Brian telah menikah selama 22 tahun. Bulan mei tahun lalu, Terese mengajukan permohonan cerai dengan suaminya. Brian lalu melakukan rencana jahat, setiap pagi masih terus membuatkan secangkir kopi untuk istrinya, dan setiap hari di waktu ini, Teresa akan pusing, mual dan penglihatannya menjadi kabur.

Teresa pun menjadi curiga, ia pun lalu memasang kamera CCTV dan menyadari kalau sang suami telah menaruh racun di kopinya dalam waktu yang lama. Akhirnya, bulan juli tahun ini, Brian dijatuhi hukuman yang sangat berat.

2 bulan yang lalu, Victoria Averina dari Rusia yang berusia 17 tahun dibunuh dengan sadis oleh 2 sahabat dekatnya, alasannya adalah kedua sahabatnya merasa dia terlalu cantik. Karena iri dengan kecantikannya, kedua sahabatnya menggunakan pecahan kaca untuk menggores wajahnya, kemudian mencekiknya sampai meninggal.

Sekali timbul pikiran hati benci, maka akan terbuka jutaan pintu rintangan; timbulnya amarah tanpa alasan yang jelas, maka pahala akan hilang dan berubah menjadi abu.

Selamanya di duniawi ini akan terus memainkan dua peran yaitu kebahagiaan dan kesedihan, tidak ada cara bagi kita yang hidup di dunia manusia untuk menggengam nasib kita sendiri. Banyak orang yang tenggelam karena nama dan keuntungan di dalam gelombang laut yang mengerikan.

Tujuan belajar Dharma agar kita bisa tercerahkan dan melepaskan, bersikap tenang atas nama dan kedudukan, antara kehilangan dan mendapatkan, tercerahkan akan semua perselisihan dan permasalahan yang timbul.

人间充满着无常,今天的亲人可能会成为明天的仇人,坚固的友谊,因为人的名利,瞬间会化为乌有。英国的女子特雷莎和她的丈夫布赖恩已经结婚22年了。去年5月,特雷莎就跟她老公提出要离婚。这个布赖恩心机很重,每天早上还会照样坚持给她泡咖啡,每到这个时候,她就会头昏、恶心、视力模糊。后来她就开始怀疑为什么总是这样,她就偷偷地安装了一个摄像头,发现丈夫长期在她的咖啡中投毒。结果事发,布赖恩今年7月被判重刑。两个月前,俄罗斯17岁的维多利亚(Viktoria Averina)被两位16岁的闺蜜残忍地杀害,原因是两位闺蜜认为她太迷人了。因为忌妒她的美貌,她的两个小朋友将她的脸用玻璃碎片划破,然后把她勒死。

一念瞋心起,百万障门开;一把无名火,功德竟成灰。人间永远上演着悲欢离合,我们人无法把握自己的命运。很多人在人间的惊涛骇浪中为名为利沉浮,到头一场空。学佛就是让我们看破放下,一切名利得失皆坦然,纷争的烦恼需看穿。


 

*Wejangan Master Jun Hong Lu 9 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Ketidakberuntungan yang terjadi dalam hidup kita adalah karena di sekitar kita kekurangan orang yang berpikiran positif dan rajin, kekurangan orang yang berpikiran jauh dan bijaksana, yang membuat kamu terus mengeluh, berpikiran negatif, hidup dalam keluhan dan penuh masalah.

Oleh karena itu, manusia sangat menderita, jika berteman dengan orang yang baik, maka kamu menjadi baik. Tapi jika berteman dengan teman yang sepanjang hari yang terus mengeluh dan bersedih, maka kamu akan hidup dengan penuh masalah.

Jika kamu ingin memiliki kebijaksanaan, maka kamu harus berteman dengan orang-orang yang penuh kebijaksanaan, dan semakin lama kamu akan semakin bahagia;

Jika kamu ingin tidak lagi memiliki masalah, maka kamu harus berteman dengan orang yang belajar Dharma, berteman dengan orang yang melepaskan semua permasalahannya, maka kamu baru bisa terbebaskan, tercerahkan dan melepaskannya. Rajin belajar Dharma dan dekat dengan orang yang berwawasan luas dan tinggi, ini adalah dua hal penting dalam hidup.

Tinggi rendahnya tingkat pembinaan seseorang ditentukan oleh lingkungan dan teman-teman disekitar mereka. Semakin banyak lebih dekat dengan teman sedharma, semakin banyak teman sedharma yang ingin berteman dengan kamu, ini menandakan bahwa tingkat pembinaan kamu tinggi, akan banyak membantu terhadap pekerjaan, masa depan dan keluarga kamu. Karena seseorang yang tingkat toleransinya tinggi, hatinya seluas samudra.

Teman sedharma adalah salah satu benda berharga dan kekayaan yang tidak boleh tidak ada di hidup ini. Coba kalian bayangkan, jika kamu seorang diri pergi jalan-jalan ke Belanda, siapa yang menjemput kalian? Semuanya adalah orang yang tidak kamu kenal, kamu pun tak bisa bahasa mereka, tidak tahu apa yang harus dilakukan.

Coba kalian lihat, sekarang kalian semua pergi bersama Shifu keliling dunia, pergi kemana pun akan ada orang yang menjemput kalian, menyediakan makanan, bahkan ada wejangan Shifu.

Kalian jangan mengira Shifu tidak tahu, banyak orang yang setelah Acara Seminar Dharma Master selesai lalu berkata, “Sampai Jumpa Shifu”, dan setelah Shifu pergi, kalian pada pergi jalan-jalan. Tetapi balasan surat yang diterima masih bagus, berkata sambil jalan-jalan, di mulutnya sambil membaca paritta.

Karena motivasi dan bantuan dari para teman sedharma kita, barulah setiap orang bisa menjadi rajin, tekun dan giat, karena para teman sedharma, barulah kamu bisa melatih diri tanpa kekhawatiran.

Coba kalian bayangkan, dulu mana ada teman yang setulus hati membantu kamu, di setiap tempat di dunia ini, begitu kamu memulai pembicaraan, orang lain langsung akan mulai berbicara mengenai bisnis, sedangkan teman sedharma kita membantu tanpa pamrih, selalu menemani kita hingga tua nanti, mereka (para teman sedharma) mungkin lebih dekat daripada kerabat, memperlakukan kita lebih baik daripada anak sendiri.

Salah satu rahasia kunci kesuksesan dalam hidup, sebenarnya adalah setiap orang harus saling membantu. Coba bayangkan, mana ada satu orang yang sukses tidak mengandalkan bantuan orang lain? Tidak ada orang yang membantu, bagaimana kamu bisa berhasil? Oleh karena itu, kedekatan para teman sedharma bisa lebih daripada kerabat sendiri, baik-baiklah menghargai mereka, baik-baiklah menjaga rasa persahabatan diantara teman sedharma.

Membantu orang lain sebenarnya sedang menolong diri sendiri, keindahan dari belajar Dharma sebenarnya seperti “Memberikan orang lain setangkai mawar dan meninggalkan wangi harum di tangan” (Peribahasa yang berarti membantu orang lain akan meninggalkan perasaan bahagia ke diri sendiri)

我们生活中最不幸的是由于你身边缺乏积极精进的人,缺少有远见和有智慧的人,你的人生就变得抱怨、消极,在叹息和烦恼中生活。所以人很苦的,交到一个好朋友,你可能就好起来了,交到一个整天唉声叹气的朋友,你就活在烦恼当中。如果你想要有智慧,那你就要和有智慧的人在一起,你会变得越来越幸福;如果你想没有烦恼,那你就要和那些学佛学得好的人、放下烦恼的人在一起,你才能解脱、看破和放下。勤学佛,访高人,这是人生的两件大事情。

一个人境界的高低是由他周围的环境和朋友所决定的。佛友接触得越多,很多的佛友都愿意跟你交朋友,意味着你的境界很高,对你的事业和前途、家庭都会有很大的帮助。因为你的宽容大度,能够让你海纳百川。佛友是我们一生中不可缺少的宝贵财富。你们想象一下,如果你们一个人到荷兰来旅游,谁来接待你们?都是不认识的人,话也不会讲,什么也不会弄。你看看,你们现在跟着师父全世界到处跑,到了哪个地方都有人接待,还有饭吃,还有师父开示。你们很多人不要以为师父不知道,很多人安排师父法会之后,“师父再见”,等到刚刚师父一走,旅游去了。不过反馈回来的信息还算好,说一边旅游,一边嘴里还念经呢。

因为我们佛友的激励和帮助,我们每个人才会精进,因为佛友,你才没有后顾之忧地修行。大家想一想,我们过去哪有那么多朋友真心地帮你,在世界上任何一个地方,你只要一开口,别人就跟你讲经济,而我们的佛友是无私地奉献,一直陪伴我们到老,他们可能比我们的亲戚、比我们的孩子对我们还要好。人生的成功和奥妙之处——其实每一个人都需要相互帮助。想一想,哪一个成功的人不是靠别人帮助的?没有别人帮助,你怎么能够成功?所以不是亲人胜似亲人的佛友,好好地珍惜,好好地培养我们的佛情佛义吧。帮助别人其实就是救了自己,学佛的美好之处,那就在于“送人玫瑰,手留余香”。


 

IMG-20190912-WA0043

*Wejangan Master Jun Hong Lu 9 september 2019, Amsterdam, Belanda*

Di suatu hari yang terik, bunga-bunga di dalam kuil pada layu. Seorang biksu kecil berteriak: “Shifu, astaga, cepat siram bunga-bunganya.” Dia bergegas ambil seember air.

Biksu tua berkata: “Jangan terburu-buru, sekarang matahari sedang terik, sebentar panas sebentar dingin, tidak akan layu, nanti siram bunganya pada malam hari saja yah.”

Pada malam hari, bunga-bunga itu sudah kering setelah sepanjang hari terkena teriknya matahari.

“Tidak lebih cepat menyirami bunga”, biksu kecil bergumam, “Bunga-bunga ini pasti akan layu, pasti tidak akan bisa bertahan hidup.”

Biksu tua mendengar gumaman biksu kecil lalu berkata: “Jangan berbicara sembarangan, sekarang cepat siram bunganya.” Tak lama setelah bunga-bunga itu disiram, bunga-bunga yang hampir layu itu dengan cepat bermekaran lagi.

“Astaga, bunga-bunga ini begitu hebat, mereka bisa bertahan hidup disana dan tidak mati?!”

Biksu tua berkata: “Sembarangan! Mereka tidak bertahan hidup untuk tidak mati, tapi mereka baik-baik menjalani hidupnya.”

“Apa bedanya antara kedua itu?”

“Sudah pasti berbeda,” biksu tua menepuk biksu kecil dan berkata, “Saya tanya kamu, tahun ini umur saya sudah lebih dari 80 tahun, apakah saya tidak bertahan hidup agar tidak mati atau saya baik-baik menjalani hidup saya?”

Setelah kelas malam berakhir, biksu tua mengajak biksu kecil keluar kelas dan bertanya: “Bagaimana? Apakah sudah mengerti?”

“Tidak mengerti.”

Biksu tua mengetuk kepala biksu kecil “Tok”: “Bodoh! Orang yang sepanjang harinya takut akan kematian, itu disebut ‘Bertahan hidup agar tidak meninggal’;

Sedangkan, orang yang setiap hari selalu memandang masa depannya, itu yang disebut dengan “Baik-baik menjalani hidupnya”.

Mendapatkan hidup sehari, maka harus baik-baik menjalani hidupnya di hari itu. Sedangkan orang yang hidup karena takut akan kematian lalu pergi sembahyang dan bersujud kepada para Buddha, berharap setelah meninggal nanti bisa menjadi Buddha, maka mereka sudah pasti tidak akan bisa menjadi seorang Buddha.

Biksu tua tertawa dan melanjutkan pembicarannya: “Orang-orang semacam itu, di kehidupan ini harus menjalani dan melewati hidupnya dengan baik, jika dia tidak bisa menjalani hidupnya dengan baik, setelah meninggal nanti, bagaimama Bodhisattva bisa memberikan dia kehidupan yang lebih baik lagi?”

Kita para orang yang belajar Dharma menjalani hidupnya di dunia ini, tidak bisa sepanjang hari menikmati berkahnya, terkadang kita bahkan tidak mrnghargai berkah kita sendiri, dan itu pasti akan memotong berkahnya.

Coba bayangkan, mengapa ada orang yang rejekinya sangat besar dan ada beberapa orang yang rejekinya begitu kecil? Karena mereka tidak menghargai rejeki mereka sendiri.

Di sekitar kita dikeliling oleh orang yang baik, itu lah yang disebut sebagai rejeki.

Ada seseorang yang memberikan dukungan kepada kamu, itulah yang disebut jodoh;

Ada seseorang yang membantu kamu, itu adalah pahala kamu dari kehidupan masa lampau.

Baik-baiklah mengumpulkannya (pahala), asalkan kamu menghargai berkah, maka rejeki kamu akan semakin banyak.

Jika hati kamu tidak memberikan hati welas asih, kebaikan dan kebahagiaan kepada orang lain, rejeki yang kamu dapatkan bukanlah rejeki, tetapi hanya sebuah kekayaan saja. Oleh karena itu, kita sebagai orang yang belajar Dharma harus mengucapkan perkataan yang baik, tidak boleh mengucapkan kata-kata yang menyakiti perasaan orang lain, merendahkan orang lain, menonjolkan kekuatan diri sendiri dan mengungkapkan kekurangan orang lain, membicarakan tentang kesalahan orang lain, Ingatlah, semua ini akan menghilangkan rejeki kamu, memotong berkah kamu. Inilah alasan mengapa ada orang yang rejekinya besar dan ada beberapa orang yang rejekinya kecil.

有一个大热天,禅院里的花都被晒枯萎了。

小和尚喊着:“师父,天呐,快浇点水啊。”马上去提了一个桶过来。

老和尚说:“不要着急,现在太阳太大了,一冷一热,非死不可,等晚一点再浇水吧。”

傍晚,那盆花已经被晒得像梅干菜了。

“不早浇水”,小和尚嘴巴里咕咕囔囔地说,“这个花一定死透了,怎么也活不了了。”

老和尚听他一讲:“少啰嗦,赶快去浇水。”水浇下去没多久,已经垂下去的花居然全部站立起来。

“天哪,这些花怎么这么厉害,憋在那儿撑着不死吗?”

老和尚:“胡说!不是撑着不死,是它们好好地活着。”

“这有什么不同呢?”

“当然不同,”老和尚拍拍小和尚说,“我问你,我今年八十多了,我是撑着不死,还是我好好地活着?”

晚课结束,老和尚把小和尚叫到面前问:“怎么样?想通了吗?”

“没有。”

老和尚“咚”敲了小和尚一下头:“笨呐!一天到晚怕死的人,那就叫‘撑着不死’;每天向前看的人,那才叫‘好好地活着’。”得一天寿命,就要好好地过一天。那些活着的时候天天为了怕死而烧香拜佛,希望死后能成佛的人,他们绝对是成不了佛的。

老和尚笑笑,又跟他说:“那些人,今生应该好好过,他连今生都没有好好过,死后菩萨怎么会给他更好的日子呢?”

我们学佛人活在世界上,不能天天造福,有的时候又不惜福,所以一定会折福。想一想,为什么有些人福气这么大,而有些人福气这么小?因为他们没有珍惜福气。身边有很好的人,就叫有福分。有一个人搀扶你,那是你的缘分;有一个人帮助你,那是你自己前世的功德。好好地积累,只要你惜福,福气就会越积越多。如果你心中没有慈悲、善良和喜悦给别人,你得到的福并不是福,只是财富而已。所以,我们学佛人要经常口吐莲花,不能说一些刻薄的话去刺激别人、贬低别人,显示自己的长处,揭别人的短处,谈别人的过失,记住了,这些都会让你失去福气,折你自己的福。这就是为什么有些人福气大,而有些人福气越来越少。


 

*Wejangan Master Jun Hong Lu 9 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Ada seorang suami yang temannya sedang jatuh sakit, istrinya sangat hebat. Sang suami berkunjung melihat temannya di rumah sakit, setelah kembali sang suami tidak mengatakan apapun, dia pun lalu memasak dan mencuci piring, bahkan dia masih membersihkan toilet.

Istrinya bertanya: “Ngapain? Tiba-tiba kamu berubah menjadi orang lain, apakah terjadi sesuatu ketika kamu berkunjung melihat teman kamu yang sakit?”

Suami berkata: “Istriku, Jika suatu hari saya diantar ke rumah sakit, kamu jangan terburu-buru mencabut semua alat kesehatan. Kamu lihat kan, sekarang saya sedang masak, cuci piring, mengepel lantai, kamu minta dokter untuk menyelamatkan saya yah.”

Karena sang suami melihat istri temannya tidak membiarkan dokter menyelamatkan nyawa suaminya.

Orang yang belajar Dharma harus mengerti, hubungan antara panjangnya umur kita dan kumpulan perbuatan kita sehari-hari tidak bisa dipisahkan. Sama seperti kesehatan kita, jika setiap hari kamu berolahraga maka kesehatan kamu akan lebih kuat.

Jika setiap hari kamu ribut dengan istri, maka siapa tahu suatu hari nanti istri tidak akan mempedulikan kamu lagi; Jika setiap hari kamu bertengkar dengan suami, maka siapa tahu suatu hari nanti suami tidak akan mempedulikan kamu lagi. Ini adalah balasan hukum karma yang ada di dunia ini.

Oleh karena itu, tekad seseorang yang ingin berhasil, maka harus melewati kumpulan usaha sehari-hari, harus sering melihat ke dalam hati kamu, asalkan hati selalu memiliki perasaan welas asih, maka itu akan bisa menambah rejeki kamu, setelah ada rejeki maka baru bisa mendapatkan pahala, memiliki hati welas asih bisa menambah berkah kamu.

Oleh karena itu, di dunia orang yang memiliki berkah, maka dia pasti adalah orang yang welas asih. Menggunakan kebijaksanaan Bodhisattva untuk merasakan penderitaan manusia, maka itu berarti kamu ada seorang yang melatih diri di aliran Mahayana.

Berharap setiap orang dari kita
yang belajar Dharma bisa berwelas asih dan baik hati dan berubah menjadi pahala yang tak terhingga.

Orang di jaman sekarang saling membohongi satu sama lainnya, perbuatan seperti ini sangat susah untuk memiliki hati toleransi dan rajin untuk berjalan di jalan ajaran Dharma.

有一个老公,他的朋友生病了,他的老婆非常厉害的。他到医院里去看望他的朋友,回来之后老公就没讲话,又做饭又洗碗,还要在家里拼命打扫卫生。他老婆说:“咋啦?跟变个人似的,是不是到医院去看过别人受到什么刺激了?”老公说:“老婆,如果我哪一天被送进医院,你千万别急着拔管子啊。你看在我现在做饭、洗碗、拖地板的份上,你让医生再抢救抢救我。”因为他看见了朋友的妻子让医生不要抢救先生。

学佛人要明白,我们生命的长度和平时的累积是分不开的。就像我们的身体一样,你每天锻炼身体,那么你的身体就会强壮。如果你每天跟太太吵,哪一天说不定太太就不理你;你每一天跟先生闹,哪一天可能先生就不理你了。这就是世界上讲的因果报应。

所以一个人的愿力要想成功,必须经过平时的累积,要经常看到自己的心,心中只有慈悲,才会增加自己的福报,有了福报才能得到功德,慈悲能够让自己变得更加有福气。所以这个世界上有福气的人,他一定是一个慈悲之人。要用菩萨的大智慧去感受别人的痛苦,你就是在行大乘佛法。希望我们每一个学佛人要学会慈悲善良,化成功德无量。现代人之间骗来骗去,这样很难在学佛的路上拥有精进和圆融包容之心。


 

*Wejangan Master Jun Hong Lu 9 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Suatu hari, seorang biksu Zen tua sedang berjalan-jalan di pegunungan, tiba-tiba dia melihat ada seorang anak muda sedang berdiri di atas tebing, dia terlihat sedang bersiap-siap untuk lompat ke bawah. Setelah Biksu Zen melihatnya, tiba-tiba dia tertawa dan bertepuk tangan.

Begitu anak muda mendengar suara tepuk tangan, dia membalikkan badan dan bertanya: “Kamu adalah seorang biksu, penderitaan saya sudah sampai pada puncaknya dan kamu masih tertawa besar dan bertepuk tangan. Ingin bertanya, sebagai seorang biksu, ada kebahagiaan apa yang kamu lihat dari saya?”

Biksu Zen tua berkata: “Saya disini sudah 20 tahun lebih, tapi sekalipun tidak pernah melihat setan, akhirnya pada hari ini saya melihat seorang setan, oleh karena itu saya tertawa keras dan bertepuk tangan.”

“Setan? Siapa yang kamu maksud dengan setan?”

“Kamu lah orangnya! Bukankah kamu seorang setan yang bernyali kecil?”

“Saya setan bernyali kecil? Demi cinta saya berani mengorbankan nyawa saya, bagaimana kamu bisa mengatakan saya adalah seorang setan kecil?”

“Iya, ketika kamu menghadapi kesulitan yang besar, kamu memilih untuk mengakhiri hidup kamu, tapi tidak berani menghadapi kehidupan ini. Di dunia ini, kematian adalah hal yang paling mudah, menutup kedua mata, mengira sudah lewat seratus tahun. Sedangkan untuk hidup — terutama hidup demi orang lain, itu sangatlah susah. Kamu menyerah pada kesusahan dan memilih kemudahan, jika kamu itu tidak disebut seorang setan bernyali kecil lalu disebut apa? Kemudian, setelah kamu lompat, kamu pun akan menjadi setan loh.”

Anak muda berkata: “Tetapi jika hidup, masalah saya terlalu banyak.”

Biksu Zen tua berkata: “Hidup mengikuti perubahan situasi dan lingkungan maka kamu akan mendapatkan kedamaian, dengan begitu semua masalah akan hilang.”

“Shifu, bagaimana hidup mengikuti jodoh?”

“Seluruh masalah dan benda yang ada di dunia ini, semuanya adalah jodoh. Ada jodoh yang disebut Jodoh bertemu; Ada juga yang disebut mengikuti jodoh; Ada juga yang disebut Jodoh cocok, bisa saling beradaptasi; Ada juga jodoh bahagia, yaitu merasakan bahagia ketika bersama. Semua ini ada kemungkinannya. Mungkin ada jodoh; Jika untuk masalah ini tidak bisa dilakukan, maka ini disebut tidak berjodoh.”

“Shifu, apa yang dimaksud dengan Hidup sesuai jodoh?”

“Jika ada jodoh maka bisa berkumpul, jika tidak berjodoh maka akan pergi, Angin sepoi-sepoi bertiup membawa awan pergi (Peribahasa yang berarti hidup sesuai jodoh)”

“Shifu, Anda mengatakan untuk selalu merasa puas dengan keadaan sekarang yang tanpa keinginan dan persyaratan apapun, saya tidak memiliki jodoh dengan wanita itu, lalu tidak perlu memohon jodoh?”

“Bagaimana bisa menjalani hidup tanpa keinginan? Ketika permohonan itu dikabulkan, maka saya bahagia; Tapi jika permohonan itu tidak dikabulkan, maka saya akan bersedih — hanya dengan Mengikuti jodoh antara kebahagiaan dan kesedihan, mengikuti jodoh antara keuntungan dan kerugian, seperti itu saja.”

Oleh karena itu, kita hidup di dunia ingin jangan terlalu berharap akan sesuatu.

*Kalian semua harus ingat satu kalimat dari Shifu, Jika kalian memohon suatu hal, dan itu dikabulkan, maka itu adalah jodoh kamu;*

*Jika walau bagaimana pun kamu memohon untuk masalah ini dan tidak dikabulkan, melakukan cara apapun dan tidak berhasil, inilah yang disebut “Tidak berjodoh”.*

Oleh karena itu, kita harus selalu bermental terus menanam, yang dengan kata lain, di dunia manusia ini, kita harus bekerja keras sekuat tenaga terus menanam; Dan bermentalkan mendapatkan segala balasannya setelah kematian, dengan kata lain yaitu “Perencanaan dilakukan oleh manusia dan hasilnya diatur oleh Langit.”

Biksu Zen tua melanjutkan pembicaraannya dengan anak muda. Biksu Zen tua berkata: “Kamu masih sangat muda, perempuan itu pergi meninggalkan kamu, itu pertanda kamu tidak berjodoh dengan dia, untuk apa kamu meninggal demi dia, kemelekatan hati kah? Sesuatu yang dipaksakan tidak akan mendapatkan hasil akhir yang baik, baik-baiklah menjalani hidup. Anak muda, cari lah yang berjodoh dengan kamu, bukankah dengan begitu masalah akan hilang? Hahaha.”

Anak muda berkata: “Shifu, maksud Anda adalah jangan memohon perjodohan yang tidak berjodoh, dan tidak meminta imbalan balik atas kasih sayang yang telah diberikan?”

“Benar sekali, benar seperti itu. Sama seperti sebuah pohon, kita harus mengerahkan sepenuh hati dan tenaga untuk memberi pupuk dan air, tidak boleh malas, dan mengenai berapa banyak buah yang kita dapatkan, itu harus melihat jodohnya.”

“Kalau begitu, walaupun hidup mengikuti jodoh bisa menghilangkan seluruh masalah kita, tapi sangat susah untuk melakukannya di hidup ini, Shifu.”

Biksu Zen tua tertawa: “Maka dari itu, yang termudah adalah menjadi seorang setan bernyali kecil!”

Setelah Biksu Zen tua selesai mengucapkan itu, dia pergi sambil tertawa kencang. Anak muda menjadi malu, dia langsung tercerahkan lalu berjalan pulang ke rumah.

Jodoh, sebenarnya ini adalah keterikatan yang tak bisa dilepaskan di dunia ini, hidup di dunia ini, jika tidak bisa melepaskan maka itu adalah sebuah “Jodoh”.

Setelah kita bertemu, maka selanjutnya akan mengikuti jodoh, dengan kata lain berarti, hari ini kamu berjodoh dengan orang ini, maka kamu bisa bersama-sama dengan dia, ini yang disebut Jodoh bertemu;

Setelah menjalani jodoh untuk beberapa waktu, maka akan saling beradaptasi, ini yang disebut Jodoh cocok; Saling mencocokan diri, setelah jodohnya matang, maka dimulailah saling bahagia, yaitu perlahan-lahan mereka akan merasa bahagia ketika bersama;

Setelah bersama-sama merasakan kebahagiaan sampai waktunya berakhir maka akan saling berpisah — perlahan-lahan akan pergi, tidak ada jamuan perpisahan (Peribahasa yang berarti suatu hari pasti akan berpisah); Setelah saling berpisah untuk beberapa waktu, maka jodoh ini perlahan-lahan akan semakin sedikit, berubah menjadi saling hilang, yang artinya kehilangan.

*Sebenarnya semua ini adalah proses Jodoh.*

Oleh karena itu, Sang Buddha sudah menjelaskan 12 sebab jodoh kepada kita semua, hidup ini sebenarnya adalah berjalan mengikuti jodoh. Jika bisa melihat jelas akan 12 sebab jodoh, lalu melepaskannya, maka kamu pasti akan bisa terbebaskan dari perputaran reinkarnasi di 6 alam, lalu pergi ke 4 alam suci. Datangnya jodoh hanyalah sebuah bentuk jodoh, Perginya jodoh juga adalah sebuah bentuk jodoh, lepaskanlah, melihat dengan jelas bentuk jodoh ini, maka itu akan membuat kamu terbebaskan dari kehidupan duniawi.

有一天,老禅师漫步在山溪之间,突然之间看见一个少年站在山崖顶上,那个样子就是准备跳下去。老禅师看见之后,突然之间拍掌大笑。

少年一听到有掌声,莫名其妙回头问道:“你这个和尚,我已经痛苦至极,你还要鼓掌大笑。请问,你这位和尚,什么事让我惹你如此高兴?”

老和尚说:“我在此山已经二十年了,都不曾见过鬼,今天我总算见到鬼了,所以我鼓掌大笑。”

“鬼?你说谁是鬼?”

“你啊!你不就是个胆小鬼吗?”

“我是胆小鬼?我为了我自己的所爱敢于舍弃生命,你怎么能说我是胆小鬼呢?”

“是啊,你在人生难题面前,选择的是放弃人生,却不敢以应有的态度去面对人生。世界之上,唯死最易,双目一闭,以为一了百了。而活着——尤其是为别人活着,却最难。你弃难而择易,不是胆小鬼又是什么?再说,你跳下去之后,就变成鬼啰。”

少年说:“可是活着,我太烦恼。”

老禅师说:“随遇而安,烦恼即去。”

“师父,那何为缘呢?”

“世间万事万物都是有缘的。有的是相聚的缘分,叫相遇缘;有的叫相随缘;有的叫相适缘,就是‘适应’的‘适’;还有相乐缘,就是快乐在一起。都有可能性。有可能就是有缘;这件事情没有可能,就叫无缘。”

“师父,何谓随缘呢?”

“有缘聚,无缘去,一任清风送白云。”

“师父,您是说无欲无求,我与她无缘,不求缘?”

“人生岂能无求呢?求而得之,我之所喜;求而不得,我亦无忧——苦乐随缘、得失随缘而已。”

所以我们活在人间不要去强求。你们记住师父一句话,如果你们去求一件事情,成功了,就是你有缘分;这件事情怎么都求不到,怎么做都不行,那叫“无缘”。所以我们要以入世的态度去耕耘,也就是说,我们在人间,要尽自己的努力去耕耘;以出世的态度去收获,也就是说“谋事在人,成事在天”。

老和尚继续跟这个小青年讲话。老和尚说:“你这个小青年啊,你女朋友既离你而去,说明你跟她无缘,你又何必为她而死,去攀缘呢?强扭的瓜不甜,好好地活着。小伙子,找个有缘的,烦恼不就去除了吗?哈哈哈。”

少年说:“师父,你是说无缘不求,不求付出感情的回报?”

“正是,正是。正如种树的时候,我们要尽心尽力,施肥浇水,毫不懈怠,至于收获的果实多少,只是看缘分了。”

“那随缘的境界虽然可以解脱烦恼,可是做到很难啊,师父。”

老禅师笑道:“所以还是做胆小鬼最容易啊!”

老禅师说完,哈哈大笑离开了。少年满脸羞愧,看似顿悟,原路返回。

缘分,其实就是人间的牵绊,活在世上,放不下的就是一个“缘”。我们相遇了,接下来就会相随,也就是说,今天跟这个人有缘分了,就会跟他在一起,叫相随;相随一段时间之后,就会相互适应,叫相适;相互适应了,缘分成熟了,开始相乐,也就是慢慢地,大家一起快乐;一起快乐之后,到了一定的时候就相离——慢慢地要离开的,没有一个不散的筵席;相离一段时候,这个缘分就会慢慢地越来越少,变成相失,就是失去了。其实就是一个缘分的过程。

所以,佛陀早就把十二因缘告诉我们,人生就是在走着缘分。十二因缘如果能够看破、放下,你一定能够超脱六道,共攀四圣。缘来是一种缘分,缘去也是一种缘分,放下、看破缘分,就会使你的人生得到解脱。


 

*Wejangan Master Jun Hong Lu 9 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Jodoh adalah suatu bentuk dari berdana, belajar untuk berdana maka kamu akan memiliki jodoh.

Coba kalian semua bayangkan, kamu berdana Cinta, bukankah orang lain akan bersikap baik kepada kamu?

Jika kamu berdana kekayaan, bukankah orang lain akan bersikap lebih baik lagi kepada kamu?

Bukankah itu adalah sebuah jodoh? Kamu berdana tenaga (Seperti pengetahuan atau ucapan, dll sbagainya) untuk menbantu orang lain, kamu berdana perasaan dan benda, pada akhirnya akan mendapatkan balasan berlipat ganda

Banyak para ibu-ibu, yang anaknya begitu berbakti kepada mereka? Karena sejak kecil para ibu sangat menyayangi anak-anaknya, membesarkan anak sampai besar dalam kesusahan dan penderitaan, oleh karena itu banyak anak yang berbakti sekarang ini, apalagi anak-anak yang belajar Dharma akan menjadi lebih berbakti lagi, bukankah ini yang disebut dengan Jodoh? Bukankah ini disebut sebagai suatu balasan?

Hari ini kamu berdana uang, dan kamu akan mendapatkan balasannya kembali dari orang lain berupa uang dan benda;

Jika hari ini kamu berdana kebahagiaan, maka orang lain akan membalasanya dengan membuat kamu bahagia.

Saya ambil sebuah contoh, Shifu senang memberikan sebuah cerita lucu, saya sering berdana kebahagiaan kepada kalian, kalian menjadi bahagia kan? Lihat lihat, begitu saya menceritakan kebahagiaan, saya pun juga merasakan kebahagiaan itu.

Tapi jika saya seorang diri di rumah, tidak ada kalian semua, dan saya menceritakan cerita lucu ini sendirian, lalu saya tertawa “Haha”, dengan cepat saya akan pergi diantar ke suatu tempat, betul tidak?

Oleh karena itu, kamu harus berdana kebahagiaan, maka orang lain juga akan membuat kamu bahagia.

Master ambil sebuah contoh sederhana, walaupun kalian tidak memiliki sebuab cerita lucu, tapi kalian bisa terus tertawa kepada mereka, “Hahaha” terus menerus tertawa…. saya tidak tahu apakah kalian sudah mencoba hal ini di tempat kerja kalian apa belum, berkata “Mari kita semua ketawa bersama-sama”, pada akhirnya, orang disebelah kamu akan ikut tertawa debgan kamu. Inilah yang disebut dengan “Mempengaruhi”, benar tidak? Kalian tidak percaya, jika disini semua orang menangis serentak, tak lama kamu pun juga akan menangis. Karena terpengaruh oleh aura.

Ingatlah, kamu berdana welas asih, maka orang lain akan membalas kamu dengan hati bersyukur;

Kamu berdana kedamaian, maka orang lain akan membuat kamu damai;

Jika kamu berdana ketidakdamaian, kebencian, kemarahan dan kesedihan kepada orang lain, maka kamu pasti akan mendapatkan balasan kebencian, kemarahan, kesulitan dan kesedihan dari mereka.

Oleh karena itu, kamu memberikan apa, maka kamu akan mendapatkan apa.

Kamu bersikap baik kepada istri, maka istri akan lebih bersikap baik kepada kamu;

Kamu bersikap baik kepada suami, maka suami akan memperlakukan kamu seperti kesayangannya.

Saya sering menjelaskan hal ini ketika melakukan kegiatan penyebaran Dharma, ada seorang ibu yang menuliskan sebuah surat kepada putrinya ketika dia menikah, isi surat itu: “Anakku, jika kamu memperlakukan suami kamu seperti seorang karyawan, maka dia akan memperlakukan kamu seperti seorang pembantu;

Jika kamu memperlakukan suami kamu seperti seorang pelayan, maka dia akan memperlakukan kamu seperti orang yang sedang mencari makan diluar;

Jika kamu memperlakukan suami kamu seperti seorang Raja, maka dia akan memperlakukan kamu seperti seorang putri.

Bersikap baik kepada orang lain, sebenarnya itu adalah untuk kebaikan diri sendiri. Belajarlah untuk bersikap baik kepada orang lain, maka orang-orang ini memiliki kebijaksanaan. Jangan berharap akan mendapatkan balasan. Ketika hari perayaan festival kue bulan tiba, sangat normal untuk memberikan kue bulan ke orang lain kan? Setelah mengirimkan kue lalu tunggulah balasan dari mereka. Kamu mengirimkan 4 kue bulan di satu kotak, lalu kamu menunggu balasan dari mereka 8 kotak, menurut kamu bukankah ini sebuah penderitaan?

Maka dari itu, jangan mengharapkan balasan ketika memberikan sesuatu kepada orang lain, membantu orang lain sepenuh hati dan tenaga, maka orang-orang pasti akan berterima kasih.

Ingatlah, ada beberapa orang yang tidak bisa membalasnya disaat ini, jika suatu hari dia berhasil, maka dia pasti tidak akan melupakanmu.

Oleh karena itu, semakin kita tidak berharap akan mendapatkan balasan, maka balasan itu akan semakin besar, ini adalah sebutan yang di dalam ajaran Buddha sebagai “Hanya mementingkan untuk terus menanam, dan tidak bertanya apa balasan yang akan didapatkan.”

缘分也是布施的一种,学会布施,你就会有缘分。大家想一想,你布施出爱,别人会不会对你好?你布施出财,别人会不会对你更好?是不是很有缘分呢?你布施出自己的无畏去帮助别人,你布施出去的任何感情和事物,终将成倍地回报到你们身上。很多妈妈,为什么她的孩子特别孝顺呢?妈妈小时候对孩子多爱啊,付出了多少艰辛和苦难把孩子抚养大,所以现在孝顺的孩子特别多,而且学佛的孩子更孝顺,这难道不叫缘分?这难道不叫回报吗?

你今天布施金钱财物,你就会从别人那里得到钱财和物质;如果你今天布施了欢喜心,别人就会让你快乐。我举个例子,师父经常讲笑话,我布施这种欢喜心给你们,你们快乐了吧?你看看,我讲得快乐,我自己更快乐。如果我一个人在家里,没有你们在,我一个人讲个笑话,最后“哈哈”,我很快就要进某个地方了,对不对?所以你布施欢喜心,别人会让你快乐。台长举个简单例子,你们就算什么笑话都没有,就冲着家里人笑,“哈哈哈”不停地笑……你们大家在单位里不知道试过没有,说“大家一起笑”,笑到最后,边上的人会跟着你一起笑的。这叫感染,对不对?你不信,我们这里所有的人一起哭,看看你们过一会儿会不会哭。它有气场影响的。

要记住,你布施出慈悲心,别人会回报你感恩心;你布施出安定,别人会回报你心安;如果你布施给别人不安、瞋恨、怒气和忧愁,你一定会得到别人给你的瞋恨、怨气、烦恼和忧伤。所以你给什么,你就会得到什么。你对老婆好,老婆对你更好;你对老公好,老公把你当个宝贝。我曾经在弘法中讲过,犹太人母亲在女儿出嫁的时候写了封信给女儿带着,说:孩子,你把你先生当成一个工人,他会把你当成个佣人;你把你的先生当成一个使唤的仆人,他会把你当成一个外面要饭的人;如果把你先生当成一个国王,他会把你当成公主。”

对别人好,实际上就是对自己好。学会对别人好,这些人就非常非常有智慧。不要期望获得回报。中秋节到了,送一盒月饼给人家,很正常吧?送完之后等着人家回送。你送他一盒只有4个,你等他回送8个,你说你难受不难受?所以给别人,不要求回报,帮助别人尽心尽力,别人一定从心里感恩你。记住了,有的人现在不能够回报你,有一天他成功了,他一定不会忘记你。所以,我们越不期望获得回报,回报就越大,这就是佛法界讲的“只管耕耘,不问收获”。

 



 

*Wejangan Master Jun Hong Lu 9 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Di zaman dulu, ada sebuah kuil yang ramai dikunjungi oleh banyak orang, ada seekor laba-laba yang sangat besar, yang memiliki aura keBuddhaan
(Karena laba-laba ini berada di dalam kuil, laba-laba ini memiliki aura keBuddhaan).

Suatu hari, Sang Buddha dari langit sedang lewat dan melihat kuil yang ramai ini, lalu masuk ke dalam dan melihat sang laba-laba penuh aura keBuddhaan. Kemudian Sang Buddha bertanya: “Laba-laba, apakah kamu tahu, di dunia ini hal apa yang paling layak untuk di hargai?”

Sang laba-laba menjawab: “Apa yang tidak bisa didapatkan dan sesuatu yang sudah hilang.”

Sang Buddha berkata: “Setelah 3000 tahun nanti, saya akan kembali kesini dan bertanya pertanyaan yang sama” lalu Sang Buddha pun pergi.

Setiap hari, sang Laba-laba berdoa untuk orang-orang yang datang untuk membuat permohonan dan tersentuh oleh cerita emosional di dunia. 3000 tahun kemudian, Sang Buddha kembali datang ke kuil and bertanya kepada laba-laba : “Laba-laba, apakah kamu tahu, di dunia ini hal apa yang paling layak untuk di hargai?”

Laba-laba menjawab: “Apa yang tidak bisa didapatkan dan sesuatu yang sudah hilang.”

Sang Buddha berkata: “Baiklah, 3000 tahun nanti, saya akan kembali kesini dan bertanya pertanyaan yang sama.” Faktanya, laba-laba ini sudah dalam tingkat pertapaan.

Suatu hari, datang hembusan angin dan ada setetes nektar. Setetes nektar ini jatuh di jaring laba-laba. Laba-laba sangat menyukai Nektar itu. Dia memandangi nektar setiap hari dan merasa sangat bahagia, merasa waktu berlalu dengan cepat. Tetapi suatu hari, hembusan angin datang lagi membawa Nektar pergi. Laba-laba kehilangan nektar itu dan merasa sedih.

3000 tahun kemudian, Sang Buddha datang lagi ke kuil ini. Dia lagi-lagi bertanya kepada Sang laba-laba, “Laba-laba, apakah kamu tahu, di dunia ini hal apa yang paling layak untuk di hargai?”

Laba-laba masih menjawab: “Apa yang tidak bisa didapatkan dan sesuatu yang sudah hilang.”

Sang Buddha berkata: “Baiklah, sekarang kamu ikuti saya untuk pergi ke dunia manusia.”

Laba-laba mengikuti Sang Buddha dan pergi ke dunia manusia, Sang Buddha dengan lembut melambaikan tangannya untuk membantu laba-laba itu bereinkarnasi.

18 tahun telah berlalu, sang laba-laba telah bereinkarnasi menjadi seorang anak perempuan di keluarga pejabat, yang bernama Pearl.

Tanpa diduga, pada saat ini, Nektar yang dulu pernah berada di sarang laba-labanya juga telah reinkarnasi dan menjadi seorang pria dewasa yang gagah perkasa.

Pada suatu jamuan akbar di istana, Pearl dan Nektar bertemu lagi. Nektar dimasa ini, terlihat sangat elegan dan penuh sopan santun, dan tentu saja disukai oleh putri kaisar, bernama Putri Changfeng.

Pearl tidak terburu-buru karena dia tahu bahwa jodoh dengan Nektar adalah sebuah takdir yang sudah ditentukan oleh langit.

Suatu hari, Pearl pergi ke kuil untuk sembahyang dan kebetulan dia bertemu Nektar yang sedang menemani ibunya untuk sembahyang.
Dia berjalan mendekati dan Nektar bertanya kepadanya, “Nona, apa yang sedang kamu lakukan?”

Pearl dengan muka pucat berkata: “Apakah kamu tidak mengenaliku? Saya adalah Pearl, sang laba-laba dari 2.000 tahun yang lalu.”

Nektar bertanya dengan tidak jelas: “Maaf Nona, saya pikir kamu salah mengenali orang, saya tidak mengenalmu, saya tidak tahu apa yang kamu bicarakan.” Nektar mengandeng ibunya, lalu pergi.

Pada saat ini, Pearl merasakan rasa sakit yang tak tertandingi rasanya. Dia tidak mengerti, mengapa jodoh yang sudah ditakdirkan dari langit, tetapi begitu sulit untuk bertemu di dunia manusia?

Beberapa hari kemudian, ketika Pearl masih tenggelam dalam kesedihan, dia mendapatkan dua berita: satu, bahwa kaisar menjodohkan Putri Chang Feng ke Nectar sang pria gagah perkasa; Kedua, Kaisar menjodohkan Pearl dengan putranya sendiri bernama Gan Cao. Setelah mendengar berita ini, Pearl akhirnya tidak bisa menahan kesedihannya dan jatuh sakit.

Ketika pernikahan antara Pearl dan Gan Cao semakin dekat, Gan Cao mengetahui bahwa Pearl sakit berat dan dia sangat bersedih. Dia datang ke tempat tidur Pearl dan menatap Pearl yang sedang tertidur dan berkata, “Pearl, tahukah kamu? Sejak pesta itu, saya telah jatuh cinta pada pandangan pertama, maka dari itu saya meminta ayah untuk menjodohkanmu kepadaku. Jika kamu mati, bagaimana aku melanjutkan hidupku di kehidupan selanjutnya? ”

Pada saat ini, Pearl sudah tidak bisa mendengarnya karena rohnya perlahan-lahan meninggalkan tubuhnya, dia melihat Gan Cao diam-diam menangis di sampingnya, seperti ada sebuah pisau yang sedang mengiris hatinya.

Pada saat ini, Sang Buddha pun muncul. Beliau bertanya kepada Pearl: “Apakah sekarang kamu bisa memberitahu saya, di dunia ini hal apa yang layak untuk dihargai?”

Pearl menjawab sambil menangis, “Apa yang tidak bisa didapatkan dan sesuatu yang sudah hilang.”

Sang Buddha berkata: “Apakah kamu masih belum mengerti? Nektar hanyalah seseorang yang lewat dalam hidupmu. Dia (Nektar) dibawa oleh angin (Putri Chang Feng) dan dibawa pergi juga oleh angin (Chang Feng), maka dari itu dia (Nektar) adalah milik Putri Chang Feng.

Sedangkan, ketika kamu menetap di kuil itu untuk waktu yang lama, Gan Cao yang selalu berada di bawah jaring laba laba mu, telah mengawasi kamu dengan diam-diam, mencintai kamu, tetapi dia tidak memiliki keberanian untuk memberi tahu kamu, dan kamu juga tidak pernah menurunkan kepala bangsawanmu.”

Pada saat ini, Pearl sudah menangis dengan mendalam. Dia menganggukan kepalanya dan memandang Gan Cao disampingnya dan berkata, “Di dunia ini, hal yang paling layak untuk dihargai adalah orang yang berada di sebelah kamu.”

Kisah ini memberi tahu kita bahwa *kita jangan suka pergi mencari ke mana-mana, jodoh kita berada di sebelah kita, ada banyak orang di sekitar kita yang telah membantu kita tanpa pamrih and kita setiap hari mengabaikan mereka, itulah mengapa jodoh kita yang sebenarnya mungkin akan hilang dengan begitu saja.*

*Oleh karena itu, selalu hidup di saat ini, pertama-tama harus tahu untuk selali menghargai semua jodoh yang berada di sekitar kita, dengan begitu kamu baru bisa memiliki saat ini dan menggengam masa depanmu.*

Menjadi manusia di dunia ini, harus belajar untuk mengetahui cara untuk mengubah diri sendiri.

Banyak orang menikah lalu mereka berpikir hidupnya akan sangat indah, tetapi setelah dilalui untuk waktu yang lama, semuanya berubah, dia tidak siap secara mental, itulah mengapa pada akhirnya pernikahannya berakhir.

在很久很久以前,有一个香火很旺的寺庙,有一只非常大的蜘蛛,它染上了佛性(因为它在庙里,这个蜘蛛有佛性了)。

有一天,佛从天上路过,看见了这个香火很旺的寺庙,往里面一看,看见这只蜘蛛非常有佛性,然后佛就问:“蜘蛛,你知道什么是这个世界上最值得珍惜的吗?”

蜘蛛回答:“得不到的和已经失去的。”

佛说:“我三千年后再来问你这个问题。”佛走了。

蜘蛛每天为前来许愿的人们祈祷,并为人间的情感故事所感动。三千年后,佛又来到了这个寺庙,他又问这个蜘蛛:“蜘蛛,你知道什么是这个世界上最值得珍惜的吗?”

蜘蛛回答:“得不到的和已经失去的。”

佛说:“好,那我三千年后再来问你这个问题。”实际上这个蜘蛛等于在修炼了。

有一天,一阵风刮来了一滴甘露,这滴甘露就落在了蜘蛛的网上,蜘蛛非常喜欢这滴甘露,它每天都看着它,觉得自己很幸福,觉得时间过得很快。但是有一天来了一阵风,把甘露带走了。蜘蛛失去了甘露,非常地伤心。

三千年后,佛再一次来到了这个寺庙。他又问蜘蛛:“蜘蛛,你知道什么是世界上最值得珍惜的吗?”

蜘蛛还是回答:“得不到的和已经失去的。”佛说:“好,那你现在就跟我一同到人间去一次吧。”

蜘蛛随着佛来到了人间,佛轻轻地手一挥,帮蜘蛛投胎转世。十八年过去了,那只蜘蛛投胎成了一个官宦之家的大小姐,取名叫珠儿。没想到这时候,曾经在她网上的那个甘露也投胎转世,成了金科状元。在一次皇宫的大宴上,珠儿和甘露又一次相遇了。这个时候的甘露仪表堂堂,举止文雅,自然也得到了皇帝的女儿长风公主的青睐。珠儿不着急,因为她知道,她和甘露的缘分是上天注定的。

有一天,珠儿去寺庙里烧香,恰巧遇见了陪母亲来烧香的甘露。她走过去。甘露问她:“小姐,你有何贵干?”珠儿当时脸色苍白:“你难道不认识我了吗?我是珠儿啊,就是二千多年前那只蜘蛛啊。”

甘露不解地问:“对不起小姐,我想你认错人了,我并不认识你,我也不知道你说的到底是什么。”甘露扶着母亲走了。

这个时候,珠儿进入了无比的痛苦之中,她不明白缘分就算天地注定,为什么在人间这么难相遇?几天之后,当珠儿还沉浸在悲痛当中的时候,她得到了两个消息:一个是皇帝把自己的女儿长风公主许配给了金科状元甘露;二是皇帝把珠儿许配给了自己的儿子甘草。

听到这个消息,珠儿终于坚持不住,从此一病不起。在珠儿和甘草大婚快到的时候,甘草得知珠儿大病不起,非常地伤心。他来到珠儿的床边,看着昏迷之中的珠儿说:“珠儿,你知道吗?自从在父皇的大宴上,我看见你那一刻起,已经深深地爱上了你,所以我请求父王把你许配给我。如果你死了,下辈子让我怎么过啊?”这个时候珠儿已经听不见了,因为她的灵魂已经慢慢地离开了她的身躯,她看着自己身边默默流泪的甘草,感觉像有一把刀一样在狠狠地挖她的心。

正在这时,佛出现了,他问珠儿:“你现在能告诉我什么是世界上最值得珍惜的吗?”

珠儿含着眼泪说:“得不到的和已经失去的。”

佛说:“难道你还不明白吗?甘露在你的生命当中只是一个过客,他是被长风带来的,也是被长风带走的,所以他属于长风公主。而你长期在寺庙生活的那段日子,在你网下的甘草,一直默默地注视着你,爱着你,只是他没有勇气告诉你,你也从来没有低下你高贵的头。”

这时候,珠儿早已经是双眼含泪,她点点头,看着自己身边的甘草说:“在这个世界上最值得人们去珍惜的,就是现在你身边拥有的。”

这个故事就是告诉我们,人不要到处去找,我们的缘分就在我们的身边,在我们身边有很多人默默无闻地帮助了我们,而我们每一天都忽视了他们,真正的缘分也可能就这么走失了。所以活在当下,首先要懂得珍惜你身边所有的缘分,这样你才会拥有现在和掌握你的未来。一个人活在世界上,就是要学会懂得怎么样来改变自己。很多人结婚的时候,他以为这么美好,但是时间长了一切都会改变,他没有思想准备,所以到最后婚姻才会破裂。

 


 

*Wejangan Master Jun Hong Lu 9 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Ingat, ada empat belas cara untuk meningkatkan pelatihan diri:

Pertama-tama, *Setiap hari harus belajar Buddha Dharma dan membaca buku.*

Kedua, *Belajar bahasa baru.*

Ketiga, *Mengubah ruang pikiran kamu.*

Artinya, setiap hari harus hidup di saat ini, harus dapat mengubah banyak pemikiran kuno yang selama ini berada di pikiran kamu.

Keempat, *Belajar untuk mengatasi ketakutan diri sendiri.*

Karena setiap orang juga memiliki rasa takut, orang yang mempunyai rasa takut tidak dapat mencapai pencerahan sempurna. Orang yang belajar Buddha Dharma harus memiliki keberanian.

Kelima, *Harus selalu meningkatkan tingkat kebijaksanaan kamu.*

Terus tingkatkan tingkat kebijaksanaan kamu, jangan hidup hingga usia lanjut nanti dengan kebijaksanaan kanak-kanak.

Keenam, *tulislah surat untuk diri sendiri di masa depan.*

Apa yang kamu ingin lakukan nanti? Hari ini kamu hidup untuk apa? Apa yang kamu ingin lakukan di masa depan?

Ketujuh, *belajarlah untuk mengakui kesalahan dan kekurangan diri sendiri.*

Ini sangatlah penting, karena setiap kali kamu mengakui kekurangan kamu sendiri, maka itu berarti kamu sedang maju; Setiap kali kamu mengakui kesalahan kamu sendiri, itu berarti kamu sedang berusaha keras.

Kedelapan, *Segera bertindak, jangan menunggu.*

Kesembilan, *Belajarlah dari orang-orang yang kamu kagumi.*

Kesepuluh, *kurangi waktu yang dihabiskan untuk mengobrol di dunia maya (online).*

Karena waktu berlalu begitu cepat, apakah kalian menyadari bahwa sekarang ini waktu lebih cepat berlalu dibandingkan dulu? Tahun demi tahun, kamu lihat di tahun 2019 ini, baru kita lalui beberapa bulan tetapi sekarang sudah mau memasuki akhir tahun, sebentar lagi hari Natal, sebentar lagi bulan desember, benar-benar tidak terpikirkan, waktu begitu cepat berlalu.

Kesebelas, *Selalu melatih diri untuk membuat sebuah kebiasaan baru.*

Merasa bahwa hal ini tidaklah baik, kemudian buatlah sebuah kebiasaan baru dan mengubah kebiasaan lama.

Keduabelas, *Hal yang telah berlalu, biarkanlah berlalu.*

Setiap hari berpikir “Untuk apa memikirkan hal yang sudah lewat? Yang sudah berlalu artinya telah berlalu, apa yang telah berlalu, bukan milik kamu lagi. Apa yang telah berlalu, sudah menjadi PAST TIME, berarti “Sudah lewat”. Maka dari itu, harus selalu melihat ke depan, dan jangan melihat ke belakang.

Ketigabelas, *Membantu orang lain akan menumbuhkan kebijaksanaan dan keberanian kamu.*

Bagaimana mungkin orang yang membantu orang lain tidak memiliki keberanian dan kebijaksanaan? Dia membantu orang lain, apakah membantu mengeluarkan sedikit ide?
Dia membantu orang lain, “Saya bantu mengantarkan kamu pergi kesana”, dia mempunyai keberanian kan?

Untuk orang yang tidak memiliki keberanian akan berkata, “Saya tidak mau pergi, saya tidak berani” dia tidak berniat membantu orang lain.

Keempat belas – ini juga adalah salah satu hal yang paling penting- *Kalian semua harus ingat – beristirahat dengan baik.*

要记住,提升自我修养有十四个方法:

首先,要每天学佛,要读书。

第二,要学习新的语言。

第三,要改变你的心灵空间。也就是说每一天要活在当下,要能够改变自己很多陈旧的观念。

第四,要学会战胜你的恐惧。因为每个人都有害怕的心理,害怕的人是不能够证得无上正等正觉的。学佛的人有勇气。

第五,要经常升级你的智慧。智慧要升级,不能把像小孩子的智慧用到晚年。

第六,给未来的自己好好地写封信:你到底未来想干什么?你今天活着为什么?你以后想干什么?

第七,学会承认自己的错误和缺点。这个非常重要,因为当你每一次承认自己的缺点,你就在进步;你每一次承认自己的错误,你就在奋进。

第八,要立刻行动,不要等。

第九,向你佩服的人学习。

第十,减少在网上闲聊的时间。因为时间过得这么快,你们有没有发现,现在时间是不是比过去过得快?一年又一年,你看我们今年2019年刚刚没几个月,已经到年尾了,马上就要过圣诞节了,马上要到年底了,真的想都想不到,时间真的快。

第十一,经常培养自己一个新的习惯。觉得这个事情不好,培养一个新的习惯,把过去的习惯改掉。

第十二,过去的事情就让它过去了。每一天想“已经过去了有什么好想的?”过去了就是过去的,过去的就不是你的,过去的已经是pasttime,就是“过时了”。所以永远要向前看,而不能往后看。

第十三,帮助别人,你会增长智慧和勇气。帮助别人的人怎么会没有勇气、没有智慧?他帮别人,要帮人家出点子吗?他帮别人,“我帮你去”,他有勇气吗?胆子小的人,“我不去,我不敢”,他不肯帮别人。

第十四——也是最重要的一点,大家一定要记住了——好好休息。


 

*Wejangan Master Jun Hong Lu 9 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Di masa dulu, semua orang tahu bahwa ada buku tradisional Tiongkok berjudul 《Yi Jing》, Buku 《Yi Jing》 sangat bagus dan memiliki banyak teori yang mendalam.

*Link Pendukung:*
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Yi_Jing

Kalimat pertama adalah *”Disaat sedang berbahagia bisa mengucapkan perkataan yang salah”*,

Disaat seseorang sedang berbahagia maka akan mudah menyinggung orang lain dengan ucapannya atau pasti ada kesalahan saat Anda berkata lebih banyak.

Kamu coba lihat, banyak orang yang ketika sedang minum minuman keras, “Aiyo saya akan membantu kamu, tidak ada masalah, sudah pasti! Ayo, bersulang!” Ketika seseorang sedang bahagia, dia akan bersemangat karena dia ingin berbagi kebahagiaan dengan orang lain.

Buku 《Yi Jing》 mengajarkan kita untuk selalu bersikap tenang, karena jika terlalu bahagia, seringkali salah berbicara.

Kedua, di dalam buku 《Yi Jing》 mengatakan *”Kemarahan besar bisa membuat kehilangan kesantunan”*

Disaat seseorang sangat marah dan tidak bahagia, pasti dia akan kehilangan akal sehat dan kesopanannya.

Coba kamu pikirkan, bukankah seperti itu? Ketika kamu sedang marah, apakah masih mempedulikan penampilan kamu?

Banyak wanita yang setiap pagi menghabiskan tiga atau empat jam untuk merias mukanya, lalu pergi bekerja dan bertengkar dengan rekan kerja mereka. Coba kamu lihat? Bagaimana penampilan mereka?

Orang-orang berkata: “Cobalah mmbil cermin dan berkaca, rambut kamu kusut dan berantakan.”

Karena kata sopan santun ini mengandung makna penampilan luar gerak-gerik tubuh. Jadi cara terbaik adalah “Mengontrol emosi.”
Ketika kita masih kecil, kita menonton film 《Lin Ze xu》. Di kantornya, terdapat dua kata yaitu “Mengontrol emosi”. Berharap kalian semua bisa mengendalikan emosi ketika menghadapi masalah. Kalian harus ingat: kemarahan akan membuat kita melupakan kesantunan.

Banyak orang yang karena emosi besar lalu mengatakan kata-kata kasa yang tak bisa ditarik kembali, apa yang harus kamu lakukan? Setelah mengucapkan kata-kata kasar itu, apakah kamu akan mengatakan “Maaf, bukan saya yang mengatakan kata-kata kasar itu, itu adalah si brengsek….”? *Maka dari itu paling baik adalah untuk jangan marah.*

Ketiga, *“Panik bisa kehilangan kendali akan diri sendiri”*

Ketika tiba-tiba panik, maka sifat asli orang ini akan terlihat.

Dulu, jika ingin menguji apakah orang ini memiliki kultivasi diri atau tidak, apakah dia bisa menjadi seorang pejabat tinggi, yaitu dengan cara dengan sengaja menyuruh bawahannya terus memberikan laporan kepada dia, seperti “Lapor Perdana Menteri, bla bla bla.” Setelah melakukan ini, lalu dia menjadi panik, maka ini berarti orang ini tidak memiliki kebijaksanaan. “Lapor Perdana Menteri, ada sebuah paviliun di pinggir jalan rusak….”

Raut wajah Zhu Geliang…. (Tetap tenang) kalian lihat kan? Sedangkan untuk orang kebanyakan….. (Panik), Oleh karena itu tidak boleh panik.

Saya ceritakan tentang seorang pahlawan bernama Liu Bei. Apakah kamu tahu apa alasan Liu Bei bisa menjadi raja terkenal, karena pada saat itu, ketika mereka sengaja memberikan sebuah ujian untuknya, dia (Liu Bei) sebenarnya seseorang yang memiliki kemampuan , tetapi dia berpura-pura panik dan terkejut, karena dia memahami buku 《Yi Jing》 mengenai *“Panik bisa kehilangan kendali akan diri sendiri”.* Dia sengaja panik dan menjatuhkan sumpit yang ada di tangannya.

Lalu mereka yang berada di ruangan itu melihat sikap Liu Bei seperti itu berpikir, “Aiyo, Liu Bei ini adalah orang yang tidak berguna, nyalinya kecil, apakah mungkin dia bisa menjadi seorang Kaisar?” Mereka tidak mengindahkan Liu Bei. Tapi pada akhirnya dia menjadi seorang Kaisar.

Jadi ingatlah, jangan mudah panik, begitu panik wajah kamu akan menjadi pucat, ratu wajah berubah, dan terlihat semua sifat asli kamu.

*”Kesedihan yang mendalam bisa membuat penampilannya buruk”*, artinya, seseorang tidak boleh terlalu bersedih.

Kesedihan yang mendalam, kesedihan ini adalah penderitaan. Ketika manusia menghadapi penderitaan dan kesedihan yang mendalam, maka penampilan mereka akan berubah menjadi buruk.

Apa yang dimaksud dengan kehilangan tampilannya? Orang ini telah berubah menjadi orang lain, “Saya tidak mau, saya tidak mau ah….” Sang kekasih pria atau wanita meninggalkannya.

Kalian semua tahu, ketika ada kerabat yang meninggal, ada satu pepatah yang disebut “Jie Ai Shun Bian”, sebuah pepatah yang berarti untuk terus mengendalikan kesedihan dan mengikuti perubahan ini, dan jangan membiarkan diri sendiri menjadi seseorang yang “bersedih lalu kehilangan penampilannya”.

Banyak orang penampilannya menjadi buruk, memperlihatkan kesedihannya di depan banyak orang. “Aiya… aku tidak mau…”

Hidung dan matanya penuh berair. Yang awalnya penampilan dia sangat indah, lalu tiba-tiba penampilan dia berubah menjadi buruk.

—-

*”Terlalu bahagia membuat kita kehilangan pengamatan”*, Disaat kita bahagia, melihat semua berjalan lancar, maka tidak dapat melihat hal yang tidak baik.

Misalnya, seorang pria ini, pertama kali melihatnya, kamu merasa dia sangat menyebalkan, tidak menyukainya, tetapi begitu dia mengatakan beberapa cerita lucu lalu kamu pun tertawa dan melihatnya kembali lalu berpikir, “Ternyata dia lumayan lucu juga yah” dan kebijaksaan kamu pun hilang.

Apa yang saya katakan adalah mengenai duniawi, kalian harus mengerti hal ini. Yaitu, setelah seseorang tertawa, itu disebut “Terlalu bahagia membuat kita kehilangan pengamatan”

Kamu lihat ada atasan yang suka bercanda. Ketika dia bercanda dengan kamu, jangan berpikir bahwa dia benar-benar bercanda. Ketika dia menceritakan lelucon dan begitu kamu tertawa “Haha” dan berpikir itu adalah masalah kecil. Sudah jelas dia adalah seorang Direktur Zhang, lalu kamu berlari kearahnya dan menepuknya dan berkata, “Aiii, Tuan Zhang… ” dan setelah 2 hari kamu kehilangan jabatan kamu, Apakah kamu mengerti?

Inilah yang dimaksud dengan kehilangan pengamatan, yaitu kemampuan untuk membedakan kamu menurun.

Ketika seseorang sedang bahagia, kemampuan untuk menyelesaikannya masalah akan berkurang, dan pemikiran logisnya menjadi menurun.

Sebenarnya kejadian ini harus dilakukan seperti ini… coba kamu lihat banyak agen rumah sangat pintar, ketika dia menjual rumah dan sang agen mempergunakan hati kamu agar kamu cepat-cepat membelinya.

Padahal kamu baru saja mengatakan: “Sepertinya aura rumah ini tidak begitu baik”

“Rumah ini sekarang adalah milikmu, kamu lihat kuncinya ada disini, besok saya bisa memberikan kuncinya.”

Kamu pun tidak lagi memeriksa rumah apakah rumah ini baik atau buruk, sangat bahagia — “Rumah ini adalah milikku”.

Maka dari itu harus belajar untuk terus berpikir logis. Karena ketika kamu bahagia, kamu mungkin perlahan-lahan kehilangan pemikiran kamu yang menyeluruh, kemampuan untuk meneliti dan pengamatan akan menurun.

Kamu liat, di masa lalu, ada banyak pria yang rupanya buruk, tetapi banyak gadis cantik selalu mengikutinya? Karena sepanjang hari menceritakan lelucon sepanjang hari. “Ai yo, suamiku sangat menyenangkan, walupun wajahnya buruk, tapi saya tidak merasa dia tidak baik.”

Maka dari itu kalian lihat banyak sekali orang… Hubungan antar sesama manusia, pada kenyataannya, pandangan mereka dapat diubah, tidak ada konsep wajah cantik atau buruk, hanya ada konsep suka dan tidak suka.

Saya bertanya kepada kamu, apakah anjing itu cantik? Mengapa begitu banyak orang memelihara anjing lalu mengendongnya, tidur bersamanya, menciumnya, dan mengelus kepalanya? Menurut kalian, apakah anjing itu cantik? Lalu mengapa banyak yang menyukainya? Ini masalah konseptual, bukan hanya tentang cantik atau buruk saja.

Maka dari itu, harus mengajari kalian mengenai hal ini, agar kalian lebih memahami sedikit mengenai kebudayaan Tiongkok. Kamu lihat buku 《Yi Jing》 sangat bagus kan, kalian harus mempelajarinya.

*“Ketakutan yang berlebihan akan menghilangkan integritas”*,

[Integritas adalah adalah konsistensi dan keteguhan yang tak tergoyahkan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan keyakinan]

Seseorang yang memiliki rasa ketakutan berlebihan, maka itu berarti tidak memiliki cukup integritas.

Misalnya, jika ada orang yang menakut-nakuti kamu: “Sekali lagi kamu melakukan hal ini, saya beritahu kamu, akan seperti ini dan ini….”

(Lalu kamu menjawab dengan)
“Aiyo… saya mohon, saya mohon….” – Bukankah ini seperti tidak mempunyai integritas?

(Atau contoh lainnya seperti)
“Jika kamu tidak menurut… maka…..”

“Aiyo… Mama…”

Maksudnya adalah, dibawah ketakutan dan bujukan, maka seseorang bisa kehilangan integritasnya, yang dengan kata lain, rasa ketakutannya akan menghilangkan ketegasannya. Misalnya, “Saya takut, saya sangat takut.” Menurut kamu, apakah orang seperti ini adalah orang yang tegas? Orang yang tegas tidak memiliki rasa takut.

Kita jangan membahas yang lain, mari kita bahas tentang topik arwah, misalnya di tempat ini ada arwah, dan banyak orang akan ketakutan kan? Lalu Shifu berkata “Saya datang”, dan kalian semua tidak akan merasa takut lagi kan? Karena ada arwah, biar Shifu yang maju duluan.

Ketujuh, *“Berpikir terlalu banyak maka akan kehilangan cinta”*,

Berpikir terlalu banyak dan rumit, akan membuat kamu kehilangan cinta. Kamu berpikir terlalu rumit, berpikir terlalu panjang dan merasa takut, “Saya mencintainya, tetapi saya takut kehilangan dia”, maka kamu akan benar-benar kehilangan cintanya.

Banyak orang yang terlalu banyak berpikir seperti “Saya takut anak saya tidak lulus ujian” dan hasilnya malah benar-benar tidak lulus ujian. Bukankah kamu hanya perlu baik baik membantunya,

(Atau contoh lain seperti)
“Apakah pria ini akan meninggalkanku? Mengapa dia bisa mencintai saya?” Ini semua karena di kehidupan lampau kamu ada jodoh dengan dia.

Janganlah kamu berpikir “Saya miskin, wajah saya pun tidak cantik, mengapa suami ini sangat menyukai saya?” Alasannya adalah karena jodoh di kehidupan sebelumnya.

Harus memiliki rasa percaya diri sedikit, jika kamu terus merasa ketakutan, maka dia akan pergi. Kamu saja takut dia akan pergi dari kamu, apakah kamu pikir dia masih akan terus bersama kamu?

Selanjutnya, *”Mabuk-mabukan akan kehilangan moralitas”,*

Seseorang yang mabuk-mabukan, bukankah dia telah kehilangan moralitasnya? Memarahi orang, menangis, melakukan apapun seenaknya, bahkan melakukan hal yang memalukan, benar tidak?

Saat seseorang mabuk, bukankah dia akan mulai berbicara omong kosong? Dan mulai berbohong? Dan melewati batasnya.

Orang berkata, “Meminum sedikit alkohol itu bisa membuat hati bahagia”, tidak masalah meminum sedikit minuman beralkohol; Jika minum alkohol secara berlebihan maka akan merusak kesehatan, dan bisa lebih mudah kehilangan moralitas kamu. Karena seseorang yang mabuk, dia berani memarahi dan berkata sembarangan kepada orang lain.

Dulu ada pepatah yang berbunyi “Setelah meminum minuman alkohol maka akan menjadi tidak waras.” Mengapa sekarang ini tidak memperbolehkan menyetir setelah minum minuman alkohol? Karena jika kamu minum maka akan terjadi masalah.

Kesembilan, *“Omong besar bisa menghilangkan kepercayaan”,*

Saat seseorang berbicara besar, seperti disaat dia mengatakan kepada kamu seperti, “Jangan khawatir, serahkan semuanya ke saya, pasti tidak akan salah”, saya beritahu kalian, disaat itu lah kalian harus khawatir.

Tetapi jika orang ini berkata, “Saya akan berusaha sekuat tenaga untuk mencobanya, saya pernah mengerjakan hal ini sebelumnya, seharusnya tidak ada masalah, saya pasti akan memikirkan cara agar berhasil”, dan orang seperti ini bisa dipercaya.

Tetapi jika berkata, “Jangan khawatir dan serahkan semuanya ke saya, 100% bisa. Beli beberapa lembar tiket kereta api”, Apakah bisa dipercaya? Beli beberapa lembar tiket pesawat, “Biar saya yang mengantri sendiri.”

Kata-kata yang diucapkan oleh seseorang itu memiliki makna dan sebelum kamu menjaminnya, pikirkan apakah kamu memiliki kemampuan untuk menyelesaikan hal ini. Jika kamu tidak memiliki kemampuan untuk menyelesaikannya, maka itu adalah sebuah kebohongan.

Kesepuluh, *“Keinginan terlalu besar bisa kehilangan nyawa”*

Seseorang yang keinginannya yang terlalu besar, maka orang ini lebih mudah kehilangan nyawanya.

Misalnya, orang ini ingin sekali membeli sebuah rumah di pinggir pantai, tapi dia tidak mempunyai uang, bekerja lima sampai enam pekerjaan, bekerja terus tanpa henti, bukankah pada akhirnya dia akan kehilangan nyawa Walaupun kamu berhasil membeli rumah itu pun, rumah itu juga bukan milikmu, akan diahli wariskan.

Maka dari itu, keinginan yang besar akan mudah kehilangan nyawa, orang meninggal karena uang, burung meninggal karena makanan, beberapa orang memiliki keinginan yang berlebihan dan telah kehilangan nyawanya. Coba kalian perhatikan, sudah berapa banyak orang yang telah kehilangan nyawa karena uang? Banyak orang yang karena sedikit uang lalu melakukan penyelundupan, melakukan hal seperti menjual obat-obat terlarang, dan akhirnya kalian bisa lihat sendiri, nyawanya hilang.

Maka dari itu, Orang yang tidak memiliki keinginan, maka dia adalah orang yang kuat dan tegas.

Kalian harus baik baik belajar dari Shifu, apakah kalian masih ingat semboyan Shifu? Yaitu
*”Tidak ada keinginan, secara alami hati akan mengalir seperti air.”*

Ingatlah, semua berkah berasal dari hasil pelatihan diri kita, dan bukan hasil dari perebutan;

Kebijaksanaan manusia berasal dari hasil pelatihan diri, dan bukan hasil dari perebutan.

Semoga kalian dapat melatih diri dengan baik, sepenuh hati, maka kalian pasti dapat berhasil melatih diri di satu kehidupan.
过去,大家知道中国传统里有《易经》,《易经》非常好,有很多玄机。

第一句话叫“大喜易失言”,一个人一开心就容易语言冒犯别人,或者言多必失。这个人一开心了,他就失言了。你看看,很多人一喝酒,“哎哟,我帮你做,没事情的,肯定的!来,干杯!”人在高兴的时候,他因为希望分享给别人,所以就亢奋。《易经》教导我们,讲话要沉着稳定,太开心,讲话很容易失言。

第二,《易经》里讲“大怒易失礼”。一个人非常愤怒、非常不开心的时候,一定会失去理智和礼貌。你们想想,是不是这样?你发脾气的时候,还管自己形象吗?很多女孩子早上化妆花了三四个小时,跑到单位里跟同事一吵架,你看看她还有样子吗?人家说:“你拿个镜子照照看,披头散发的。”因为“礼”有内涵的“礼”和外表的“礼”,外表的“礼”就是你的肢体动作。所以最好的方法叫“制怒”。小时候我们看过一个电影《林则徐》,他的办公室里有两个字“制怒”。希望你们碰到什么事情,控制好你们的怒气。你们记住:大怒易失礼。很多人就是因为发脾气的时候把话讲过头了,收都收不回来,你怎么办?刚刚讲过的话,你讲过头了,你跟他说“对不起,刚刚不是我讲的,是混蛋讲的……”?所以最好不要大怒。

第三,大惊易失态。如果突然之间一惊,这个人本相就出来了。所以过去要试探一个人有没有修养,能不能做一个高官,就是经常叫下面的人有意地去通报他,“报告丞相,怎么怎么”。一弄,傻掉了,这个人没智慧。“报告丞相,街亭失守……”诸葛亮……看见了吗?而一般的人……所以不能大惊。过去论天下英雄刘备,你看刘备他能够做这么大的一个皇上,当时有意地弄他一下,他其实很有本事,他假装一吓、一惊,因为他懂《易经》的“大惊易失态”,他就一惊,把自己手上的筷子都弄掉下来了。结果一看,“哎哟,这个刘备没用的嘛,胆子小成这样,他还能做皇上?”不把他当回事。他做皇上了。所以记住了,人不能大惊,大惊失色,脸色都变了,本相就出来了。

“大哀易失颜”,就是一个人不能太悲哀。大哀,哀就是痛苦。人面对着痛苦,在宣泄心底的苦和痛的时候,有时候容易失颜。失颜是什么?整个人变样了,“我不要啊,我不要啊……”女朋友离开他了,或者男朋友离开她了。大家知道,当家里有人过世的时候,有一句话叫“节哀顺变”,就是要节制你的哀,顺着这个变化,不要让自己“大哀失颜”。很多人的颜面就失掉了,当着这么多人的面一痛苦,“哎呀,我不要啊……”鼻涕眼泪一大把,本来在单位的形象很好的,突然之间“大哀易失颜”。

“大乐易失察”,大乐就是快乐,就是人高兴的时候,看什么都是很顺利的,那就看不出什么东西不好了。比方说这个男的,你第一眼看他觉得他很讨厌,不喜欢,他过一会儿跟你讲几个笑话,你一笑之后再看他,“蛮可爱的嘛”,没有智慧了。我跟你们讲的都是人间的东西,你们要懂啊。一个人一笑之后,叫“大乐易失察”,“察”就是“观察”的“察”。你们看有些领导,他很喜欢讲笑话,他跟你们一讲笑话,你不要以为真的,他一讲笑话,你“哈”一笑,跟他无所谓了,人家明明是张局长,你冲着他拍拍“哎,老张啊……”你过两天处长都没得做了,听懂了吗?你这样的话叫失察,你的分辨能力会减低。一个人一开心,分辨能力会减低,逻辑思维会淡化。明明这个事情这样……你看很多卖房子的agent[注:代理]就很厉害,他卖房子,他用你的心,你很快想买。明明这房子你刚刚说“感觉不是太好嘛。”“这个房子就是你的了,你看钥匙在这里,我明天就可以给你了。”你就不去再检查这个房子好坏了,开心了——“这房子是我的了”。所以要学会逻辑思维。因为你一开心,可能就会慢慢地放下自己严谨的思维,你的考察力、观察力都会下降。你去看,过去有很多男的长得很难看,但是为什么很漂亮的女孩子跟着她?整天讲笑话。“哎哟,我的老公可好玩了,一看那样子,没觉得他不好。”所以你们看看很多人……现在人跟人,其实他的观点都可以变化,没有好看难看的概念,只是喜欢和不喜欢的概念。我问你们,狗好看吗?为什么这么多人养狗,还抱在身上,还睡觉,还亲亲,还摸摸头?你说狗好看吗?那为什么这么喜欢?是一种概念性问题,并不是真的好看难看。所以人跟人是靠感情的,不是靠你脸好看难看。所以要教你们这些东西,让你们懂得一些中国的传统文化。你看《易经》多厉害,所以为什么要学啊。

“大惧易失节”,一个人恐惧过头了,气节就不够了。比方说人家吓你:“你再这样,我告诉你,怎么样怎么样……”“哎哟,求求你啊”——没有气节了吧?“你再不听我的话,我告诉你了……”“哎哟,妈妈……”所以,它的意思就是恐惧和诱惑之下,人会失掉他的节——气节,也就是他的刚强,害怕了就会失去刚强。比方说,“好害怕,我好害怕”,你说你这个人还会刚强吗?刚强的人不怕。我们不说其他的,我们就说灵性,这个地方有灵性,很多人不吓得贼死啊?师父说“我来了”,你们怎么就不怕了?因为有灵性,师父先上去。

第七,“大思易失爱”,想得太多,想得太复杂了,你会失去你的爱。你想得太复杂,想啊、害怕啊,“我喜欢他,但是我怕失去他”,你就会失去他的爱。很多人就是“我害怕我的儿子考不上”,真的考不上了。你好好帮帮他就好了,有什么好想的?“这个男人会不会离开我?他怎么会爱我的呢?”他跟你前世有缘分的。你不要以为“我又没钱,我长得也不好看,为什么这个老公这么喜欢我?”上辈子的缘分啊。要有点自信,你这么恐惧的话,他当然跑掉了。你自己都害怕他跑掉,他不跑?

接下去,“大醉易失德”,一个人喝醉之后是不是没有道德?骂人、哭,什么样子都出来了吧,丢人的事情都来了吧,对不对?大醉,一个人一喝醉之后,嘴巴里是不是胡说八道?是不是妄语就来了?所以会出格。人家说“小酒怡情”,喝一点点小酒还没有问题;酗酒的话伤身体,更容易失去你的道德。因为一个人喝醉酒之后,他敢骂,他敢说,过去有句话叫“借酒撒疯”。为什么现在开车都不能喝酒?因为一喝酒你就闯祸了。

第九,“大话易失信”,一个人说大话,只要他跟你说“你放心,包在我身上,肯定不会错”,我告诉你,你就要当心了。如果这个人跟你说“我尽我的能力去试试看,我过去做过的,应该不会出事,应该不会有什么问题,我一定去想办法”,那这个人可以相信他。如果说“你放心吧,包在我身上,百分之一百的。买几张火车票”,还了得啊?买几张飞机票,“我自己排队去。”人一言九鼎,拍胸脯之前,先掂量掂量你的心量和能量,有没有这个能力去做这个事情。你没有能力你去做,肯定是妄语。

第十,“大欲易失命”。欲望太大,这个人容易失去命。比方说,这个人一定要买一个海边的房子,然后自己没钱,打五份工、六份工,不要命地打工,到最后命是不是没了?房子买好了都不是你的,遗产啊。所以大欲易失命,人为财死,鸟为食亡,有些人欲望无度,命都没了。你看有多少人不是为了钱把命都搭掉了?很多人为了一点钱走私,搞那种乱七八糟的什么贩毒,你看看命都没了。所以跟你们说了,要无欲则刚,没有欲望的人一定是很刚强的,没有欲望。你们好好学学你们师父吧,师父的座右铭大家还记得吗?“无欲自然心如水。”

记住了,福报都是修来的,不是争来的;人的智慧都是修来的,不是争来的。希望你们好好修行,好好用心,你们一定能一世修成。


 

*Wejangan Master Jun Hong Lu 9 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Mari kita bahas mengenai strategi untuk bertahan hidup. Ada sebuah perusahaan besar yang ingin mempekerjakan seorang supir, setelah berhasil melewati berbagai macam tes, akhirnya tersisa 3 orang kontestan yang memiliki kemampuan paling baik.

Petugas penguji bertanya kepada mereka: “Jika di pinggir tebing ada sebuah emas, lalu kamu mengambilnya sambil menyetir, menurut kalian seberapa dekat jarak ke tebing agar tidak bisa terjatuh ke bawah?”

Orang pertama menjawab: “2 Meter.”

Orang kedua menjawab: “Saya bisa menyetir hingga 50cm dari tebing.”

Orang ketiga menjawab: “Sebisa mungkin saya akan berusaha menjauh dari tebing, semakin jauh semakin baik.”

Akhirnya, perusahaan itu memilih orang ketiga. Mengapa? Coba kalian bayangkan, jangan mengambil resiko di hidup ini, Strategi untuk bertahan hidup — jangan mudah tergoda lalu menjadi lemah, semakin jauh semakin baik. Manusia harus menjauh dari berbagai godaan, tidak peduli apakah dalam hal perasaan, atau nama ataupun kekayaan, kita harus bisa membuat jarak semakin jauh.

Maka dari itu, orang-orang yang memiliki kebijaksanaan, dari cara dia berbicara, melakukan sesuatu atau pun cara berpikirnya memiliki ciri khasnya sendiri.

Sebagai manusia, dalam hal apapun, jangan mengira bahwa “Saya bisa melakukan, saya mampu melakukannya.” Semakin lama semakin dekat.

Kalian harus memahami bahwa jangan terlalu dekat dengan godaan, semakin jauh semakin baik, maka dengan begitu kamu tidak akan terperangkap di dalam godaan.

我们讲一个生存之道吧。有一个大公司准备高薪雇佣一名汽车司机,经过层层筛选考试之后,只剩下三名技术最优良的竞争者。主考官问他们:“如果悬崖边有块金子,你们开着车去拿,你们觉得距离悬崖多近,而不至于掉落下去?”第一位说:“两公尺。”第二位说:“我可以开到半公尺。”第三位说:“我会尽量远离悬崖,越远越好。”结果这家公司选中了第三位。为什么?大家想一想,人生不要冒险,生存之道——不要和诱惑较劲儿,离得越远越好。人对所有人间的诱惑要学会离远一点,不管在感情、在名誉还是在钱财上,我们要能够敬而远之。所以一个真正有智慧的人,他讲话、做事情,思维都是有自己独特的一面。我们做人不要什么事情都以为“我能,我可以”,接得这么近。这就是告诉大家,要懂得,不要去接近诱惑,离得越远越好,你就不会陷入欲望之中。


 

*Wejangan Master Jun Hong Lu 9 September 2019, Amsterdam, Belanda (Bagian Akhir)*

Ada seseorang yang sangat pandai berbicara. Dia menemani rekan kerjanya untuk pergi berkenalan dengan seorang wanita yang dijodohkan, kemudian setelah bertemu dan ingin duduk, tak disangka sang rekan kerja ini bersin. Mengucapkan salam seperti ini sangat tidak sopan. Disaat keadaannya menjadi kaku, dia hanya melihat rekan kerjanya selesai bersin dan mengangkat kepalanya, lalu berkata kepada wanita itu: “Maaf, maaf, saya agak alergi kepada wanita cantik, dalam sekejap saya tak bisa menahannya.”

Pandai berbicara kan? Untuk satu hal yang sama, apakah bisa membuat orang lain tertawa, juga bisa membuat orang lain melompat, itu semua bergantung kepada diri sendiri.

Ada seorang paman dari teman yang keluar negri selama setahun, sang paman menelepon ke istrinya dan berkata bosnya memberikan dia hadiah sebesar 500.000. Sang istri dari paman ini sangat bahagia, kemudian sang paman berkata: “Jika ditukar ke Yuan itu hanya 300 Yuan (Sekitar 600.000 Rupiah)”

Cerita lucu ini memberitahu kan kepada kita semua bahwa segala sesuatu di dunia ini selalu berubah dan tidak kekal, agar orang-orang bisa merasakan semua hal terus berubah.

Coba kalian bayangkan, Nilai tukar mata uang, hati manusia maupun lempengan bumi, semuanya terus berubah.

Oleh karena itu, disaat kamu tercerahkan dan terbebaskan, maka disaat itu lah hati kamu menjadi sempurna, karena kamu terus berubah di dalam perubahan itu.

Harus terus menjaga agar hati tetap tenang, jangan tidak mempermasalahkan apakah kamu sedang berbohong atau melakukan kesalahan, karena sebagai manusia itu harus melatih hati untuk merubah nasibnya.

Orang yang benar-benar menjadi seorang Buddha, semuanya memiliki tingkat pembinaan yang luas, sikap hati yang tenang dan kebijaksanaan yang luas.

Orang yang tidak memiliki hati nurani dan tidak bertoleransi, maka perasaan hati dia akan terus bergejolak.

Oleh karena itu, sebelum melakukan sesuatu, berbicara maupun berpikir, coba kamu bayangkan dan tenangkan diri terlebih dahulu; Apakah seorang Bodhisattva akan mengucapkan perkataan ini? Dengan berpikir seperti itu, kamu tidak akan ada rasa penyesalan.

Maka dari itu, harus berterima kasih kepada Bodhisattva, harus bersyukur akan segalanya, maka hati tidak akan ada rasa benci; Terus menjalani hidul dengan rasa syukur, maka hidup kamu semakin lama semakin bahagia.

Berharap kepada kalian semua untuk terus belajar Dharma, terus melatih hati. Sebenarnya, manusia hidup di dunia ini, jika berpikir sederhana maka kamu akan disederhanakan; jika terlalu rumit, maka akan dirumitkan; Jika ingin bahagia, maka kamu akan semakin bahagia; Jika sedih atau banyak masalah, maka kamu akan memberikan lebih banyak masalah ke diri kamu sendiri.

Yang sudah lewat biarlah berlalu, karena kita orang yang belajar Dharma selalu ada Bodhisattva yang terus melindungi kita, dari hari ke hari dan dari tahun ke tahun kita akan semakin lama semakin baik.

Berharap kalian semua harus terus giat, tekun dan bekerja keras melatih diri, naik ke 4 alam suci, kembali ke pelukan Guan Shi Yin Pu Sa Ma Ma.

Terima kasih semuanya.

有一个人真的很会讲话。他陪同事去相亲,结果见面刚坐下,没想到这个同事就打了一个大喷嚏。这样打招呼非常不礼貌。正在尴尬的时候,只见那个同事打完喷嚏抬头之后,就跟这个女孩子讲:“对不起,对不起,我这个人对漂亮比较敏感,一下子没忍住。”会讲话吗?同样一件事情可以把人家讲得笑起来,也可以把人家讲得跳起来,完全是靠你自己。

有一个朋友的姨父出国一年,打电话告诉姨妈,说老总奖励了她50万。这个姨妈高兴的劲儿刚上来,姨父在电话里又说了:“换成人民币大约300多块。”这个笑话告诉大家,世界的一切都是变数无常,让人们有时候感觉到什么事情都在变化。你想想看,汇率啊、人心啊、地壳啊,全部都在变化。所以,你开悟、解脱的时候,你的心是最圆满的,因为你在变化当中。

随时保持一颗清静的心,不要说谎,做错了也无所谓,因为人本身就是在修心改命。真正成佛的人,都是有宽容的境界、平衡的心态、宽容的智慧。没有无量心和包容心的人,他的情绪起伏就特别大。所以,在一个行动要做出来之前,在一句话要说出口之前,在一个思维要形成之前,你想一想、静一静:菩萨会讲这个话吗?这样你就不会后悔。所以要感恩菩萨,一切都在感恩中,心中就不会有恨;一切活在感恩中,你会越活越幸福。

希望大家好好学佛,好好修心。其实,人活在世界上,想简单,你自己就会很简单;想复杂,你就会变得很复杂;想法喜,你就会变得很法喜;想忧愁、烦恼,你自己给自己找很多的麻烦。过去一定会过去,因为我们学佛人有菩萨保佑,我们一定会一天比一天好,一年比一年好。希望你们好好地精进努力修行,共攀四圣,回到观世音菩萨妈妈的怀抱。谢谢大家。