[Surat Tanya Jawab No. 337, 1 Oktober 2019] Wejangan Master Jun Hong Lu

Tidak peduli sedang berada dimana, yang terpenting adalah hati kita terus mengikuti Bodhisattva, kemana pun kita pergi harus mengandalkan welas asih Guan Shi Yin Pu Sa.

Ada berbagai macam masalah yang timbul di hidup ini, dengan menggunakan Bodhi, kebijaksanaan dan welas asih, semua masalah bisa terselesaikan.

Hidup setiap hari, maka setiap hari pun harus terus melawan karma buruk di tubuh kita, setiap hari harus berpikir untuk terus merubah diri sendiri, setiap hari harus dengan ketat menjaga pikiran, perbuatan dan ucapan, jangan memanjakkan diri sendiri, harus terus berhati-hati dalam setiap ucapan, perbuatan dan pikiran.

Jangan terus mengandalkan dan bergantung kepada orang lain, mereka semua tidak bisa diandalkan, hanya bisa mengandalkan diri sendiri.

Jika mengandalkan orang lain, itu pertanda kebijaksanaan, keberanian dan kemampuannya tidak cukup, yang membuat dia akhirnya mengandalkan orang lain. Tapi jika mengandalkan Bodhisattva itu sudah pasti benar, jangan mengandalkan orang lain di duniawi ini. Hanya kepada mereka yang tidak memiliki keinginan, kamu boleh mengandalkam mereka;

Tetapi jika mereka juga mempunyai kepentingan pribadi yang sama dengan kamu atau berharap sesuatu imbalan dari kamu, orang-orang semacam ini tidak bisa diandalkan.

Cara yang terbaik adalah mengandalkan kekuatan diri sendiri, mengandalkan welas asih Bodhisattva, harus memiliki keberanian, kepercayaan diri dan kemampuan.

Setiap orang dari kita sedang melewati rintangan satu demi satu, setelah selesai melewati rintangan jasmani, selanjutnya harus berpikir bagaimana melewati rintangan rohani, dan cara untuk melewati berbagai permasalahan di kehidupan sosial.

Tidak mudah bagi manusia menjalani hidupnya, seumur hidupnya, jika sudah selesai menyelesaikan masalah ini, maka masalah itu akan timbul, tidak akan berhenti, inilah yang disebut dengan reinkarnasi tanpa akhir.

Mungkin setelah setahun berlalu dan kamu sedang memikirkan masalah kemarin, lalu kamu akan merasa itu adalah hal lucu, sangat bodoh, merasa bahwa itu adalah hal yang normal.

Sama seperti kejadian yang kita alami sejak kecil, yang jika kita ingat sekarang, semua masalah itu adalah normal, tetapi pada saat itu kita tidak bisa menerimanya, karena kita belum pernah mengalaminya, tetapi setelah kita sudah mengalami hal itu, maka kita harus bisa merubah mental kita untuk beradaptasi dengan masalah dan menyelesaikan masalah itu.

Belajar Dharma adalah sebuah proses untuk berubah. Bodhisattva sangat welas asih menyelamatkan kita semua, asalkan kita setulus hati bertobat, pasti akan bisa mengikis karma di tubuh kita.

Hidup hanya sebuah proses, sebuah perjalanan, apa yang tak bisa dilepaskan? Masalah apa yang bisa membuat kita susah? Tersenyumlah ketika menghadapi masalah, maka sifat Bodhi kita akan timbul. Jika bisa melepaskan dan mengalahkan semua masalah, maka itu berarti kamu memiliki Bodhi. Banyak orang yang tidak bisa mengalahkannya yang membuat mereka setiap hari berada di dalam penderitaan.

Berharap kepada kalian semua untuk baik-baik belajar Dharma, baik-baik membaca paritta, berusaha dengan baik untuk berubah, berhasil melatih diri di satu kehidupan.

台长语:

不管在哪里,最重要的是心要跟着菩萨,我们到哪里都要靠观世音菩萨慈悲。人生会有各种各样不同的烦恼生出来,烦恼即菩提,用智慧、用慈悲,就都能解决。每一天活着,每一天要和自己身上的业障做斗争,每一天要想着改变自己,每一天都要严格管住自己的思维、行为、语言,不能放纵自己,讲话要当心,做人要当心,思维要当心。任何一个人,靠别人,都是靠不住的,只有靠自己。靠别人说明自己智慧还不够、勇气还不够、能力还不够,所以才想靠别人。当然靠菩萨是肯定对的,但在人间靠别人是靠不住的。只有对你没有需求的人,你靠得住;只要和你有利益冲突的,或者想从你身上得到什么的,都靠不住。最好的方法是靠自己的努力,靠观世音菩萨的慈悲,要有勇气、有信心、有能力。
每个人都在越过一个一个的障碍,身体上的障碍越过了,要懂得怎样越过心理上的障碍,以及在社会上碰到的各种障碍。人活着不容易的,一辈子这个事情解决了,那个事情又来了,没有停息过,所以叫无止境的轮回。可能一年之后你再想想今天的这个事情,会觉得很可笑、很傻,觉得是很正常的事情。就像我们小时候发生的一些事情,现在想想是很正常的,但当时不能接受,因为当时没有接受过、没有经历过,现在你接受了、经历了,就必须改变自己的心态来适应它、来改变它。学佛就是一个改变的过程。菩萨大慈大悲地救我们,我们只要真心忏悔,一定会消掉自己身上很多的业障。
人间只是一个过程,只是一个旅途,有什么放不下的?有什么事情可以难倒我们的?笑着迎接烦恼,你的菩提就来了。能够放下烦恼、战胜烦恼,就是有菩提。很多人战胜不了,所以天天在痛苦之中。
希望大家好好学佛,好好念经、好好修心,好好地努力改变,一世修成。

卢台长开示解答来信疑惑 (三百三十七)2019-10-01