[Fahui] Wejangan Master Jun Hong Lu 11 September 2019, Amsterdam, Belanda

Kesadaran akan kebenaran di dunia fana ini,

Berikrar, melepaskan makhluk hidup untuk memohon agar mengerti dan tersadarkan, membabarkan Dharma Buddha untuk kepentingan banyak umat, dengan energi positif dan giat untuk menjadi lebih baik.

Melepaskan kemelekatan duniawi dan bisa merasakan Buddha, Berhasil melatih diri di 1 kehidupan dan mendengar alunan suara Buddha

Gan En Na Mo Da Ci Da Bei Jiu Ku Jiu Nan Guang Da Ling Gan Guan Shi Yin Pu Sa Mo He Sa, Gan En Shi Fang San Shi Yi Qie Zhu Fo, Bodhisattva Pelindung Dharma Naga Langit, Terima kasih kepada seluruh tamu undangan VIP, para biksu, para umat sedharma, para sukarelawan yang datang dari berbagai negara, Selamat malam.

Terima kasih atas welas asih Guan Shi Yin Pu Sa yang telah menyebarkan amerta, acara seminar Dharma yang telah dilaksanakan kemarin telah berakhir dengan sempurna. Ajaran Dharma mengajarkan kita untuk melihat kekosongan akan ketidakkekalan duniawi, melihat kebenaran bahwa hidup ini seperti mimpi, para praktisi Buddhis pergi ke alam tertinggi, memiliki keteguhan hati, maka tingkat toleransi hatinya secara alami akan semakin luas. Jarak pandangan mata kita pun juga harus semakin jauh, dalam hati selalu dipenuhi oleh seluruh makhluk hidup, metta, karuna, mudita dan upekkha, maka dengan begitu akan mendapatkan tingkat pembinaan yang mulia dan bersuka cita dalam dharma.

Setiap orang terus menerus hidup dalam permintaan dan keinginan, maka selamanya jiwa mereka tidak akan pernah merasa puas. Kita kehilangan banyak akal sehat karena keserakahan yang kita lakukan di masa lalu. Seperti yang terjadi pada bulan lalu, Timothy Jones, 37 tahun, Amerika, karena istrinya selingkuh dengan tetangga yang masih berusia 19 tahun, hatinya timbul kebencian, dalam penderitaan dia melakukan pembunuhan. Dia membunuh 5 anak kandungnya, anak bungsunya masih berusia 1 tahun dan yang tertua berusia 8 tahun.

*Link pendukung:*
https://www.bbc.com/news/world-us-canada-48625989

Coba kalian bayangkan, iri hati dan kebencian manusia telah memasuki hati sampai berakar, yang dimana ketika hatinya dilukai, dia pun akan menyakiti diri sendiri dan menyakiti orang lain.

Master pernah mengatakan kepada kalian, Perasaan seperti sebuah pedang, jika tidak melukai orang lain, maka akan melukai diri sendiri.

Mahasiswa pascasarjana wanita Norwegia berusia 29 tahun, Cecilie Fjellhoy, ditipu oleh seorang pria berusia 28 tahun, Simon Leviev, yang mengaku adalah seorang Raja Berlian, mengalami kerugian sebanuak 200.000 USD (Setara dengan kurang lebih 2.8Milyar Rupiah), Cecile Fjellhoy mengalami depresi dan masuk Rumah Sakit Jiwa.

*Link pendukung:*
https://www.dailymail.co.uk/news/article-7001451/I-fell-love-billionaires-son-met-Tinder-swindled-200k.html

Hidup tidaklah kekal, masalah duniawi pun tidak kekal, menghadapi hidup dan mati di dunia manusia ini, banyak orang masih hidup dalam penderitaan dan penyesalan.

Orang yang belajar Dharma adalah untuk belajar seperti Bodhisattva yang merasakan sakit ketika melihat manusia menderita, kita harus melupakan semua penderitaan yang terjadi di masa lalu, harus memahami untuk menggunakan hati Bodhisattva untuk pergi membantu orang lain, berwelas asih kepada seluruh makhluk hidup, agar diri sendiri tercerahkan dan melepaskan, membantu seluruh makhluk hidup, dengan begitu barulah bisa pergi meninggalkan penderitaan dan mendapatkan kebahagiaan.

2019年9月11日荷兰•阿姆斯特丹《世界佛友见面会》开示和结束语

红尘之中禅悟行,许愿放生求精进。放下执著佛感应,一世修成听佛音。(掌声)

感恩大慈大悲救苦救难广大灵感观世音菩萨,感恩十方三世一切诸佛菩萨、龙天护法,感恩各位嘉宾、法师和来自世界各国的佛友们、义工们,大家晚上好。

感恩观世音菩萨的慈悲,甘露遍洒,我们昨天的大法会圆满成功。佛法让我们空观出人间的无常,体悟出人生如梦幻般的真谛,修行人出离,心自然坚固,心胸就会自然宽广。我们的眼光要自然地远大,心中装满了众生,慈悲喜舍,就会获得高尚的境界与超脱的法喜。(掌声)

我们每一个人在不断地索取、欲望中活着,就永远不会得到心灵的满足。过去的很多贪欲,会让我们失去很多理智。就在上个月,美国37岁的蒂莫西.琼斯,因为妻子安伯恋上了邻居19岁的“小鲜肉”,心生仇恨,痛下杀手。他杀害了5个亲生子女,最小的孩子只有1岁,最大的只有8岁。大家想想看,人这个嫉妒心,还有恨心,已经在内心深处深深地扎根了,所以一碰,他就要伤害自己,伤害别人。台长曾经跟大家讲过,感情像把利剑,放在身上很好看,只要拔出来,你动了感情这把剑,不是伤害别人,就是伤害你自己。挪威29岁的女研究生菲杰霍伊,被一名自称以色列钻石富翁的28岁男子西蒙欺骗,损失了20万美元,因此精神崩溃,住进了精神病院。

人生无常,世事无常,面对人间的生离死别,很多人都活在苦难和后悔中。我们学佛就是要学习菩萨的人伤我痛,我们要忘记过去的悲痛,要懂得用菩萨的心去帮助别人,无缘大慈,让自己看破放下,帮助众生,那才能离苦得乐。(掌声)


*Wejangan Master Jun Hong Lu 11 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Bulan mei tahun ini, saudara ipar seorang umat sedharma berasal dari kota Shan Dong tiba-tiba terdeteksi mengidap kanker paru-paru, stadium akhir, letak kanker dekat dengan organ jantung, tidak bisa dioperasi, hanya bis melakukan kemoterapi.

Umat sedharma menggunakan video totem Shifu untuk melintasi mereka sekeluarga, berikrar untuk full vegetarian, membaca 108 lembar XFZ, melepaskan 20.000 ekor ikan.

Karena waktunya mepet, mereka sekeluarga masih belum bisa membaca paritta, yang kemudian akhirnya memutuskan untuk melakukan kegiatan pelepasan makhluk hidup.

Di hari itu, mereka langsung pergi ke pasar dan menyelamatkan nyawa ikan yang akan mati dibunuh dengan pisau, terus menerus melepaskan ikan selama 4 hari, sekitar 8000 ekor ikan telah dilepaskan.

Di tengah jalan ketika mereka selesai melakukan kegiatan pelepasan makhluk hidup, sepupunya menerim telp dari rumah sakit yang mengatakan: “Gen pasien tiba-tiba berubah, penyakit kankernya telah sembuh!” (Tepuk tangan). Di dunia manusia, hasil dramatis ini mengejutkan semua orang, ini adalah welas asih Guan Shi Yin Pu Sa, mengabulkan disaat ada permohonan! (Tepuk tangan)

今年5月,一个山东佛友的嫂子突然查出了肺癌,中晚期,位置靠近心脏,无法手术,只能化疗。佛友用师父看图腾的视频度了她一家三口,许愿吃全素,发愿送108张小房子,放生2万条鱼。因为时间紧迫,一家人都还不会念经,就决定先放生,他们当天到菜市场去救刀下鱼,接连放生了四天,大约放生8000条。在放生回去的路上,她的侄女接到医院的电话说:“患者基因突然变化,癌症好了!”(掌声)在人间,如此戏剧性的结果震惊了所有人,这就是观世音菩萨的慈悲,有求必应!(掌声)


*Wejangan Master Jun Hong Lu 11 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Belajar Dharma adalah Tanda Navigasi kesadaran tentang kehidupan dan pedoman prilaku di kehidupan ini. Tidak ada kesadaran untuk menolong orang lain, maka kamu tidak akan timbul kasih sayang welas asih Bodhisattva;

Tidak memiliki kekaguman hati akan hukum sebab akibat, maka prilaku kamu akan tidak bermoral, berprilaku seenaknya sendiri.

Banyak orang yang seumur hidupnya tidak takut akan hantu, dewa maupun hukum sebab akibat, adalah orang yang melakukan terlebih dahulu baru memikirkan apa akibatnya, tidak peduli apa akibat yang akan timbul atas perbuatannya, inilah salah satu penyebab mengapa kehidupan masyarakat dan rumah tangga menjadi tidak stabil.

Tetapi, kita yang setulus hati mempercayai ajaran Dharma, memiliki keyakinan dan pikiran yang benar, maka kita sudah mengumpulkan berkah dan pahala, memiliki pondasi untuk melatih diri sendiri, dengan begitu kita akan memiliki kekaguman hati dan bisa berkontribusi dengan memberikan keharmonisan dan kestabilan kepada masyarakat, negara dan rumah tangga.

Sudah tercerahkan, inilah yang disebut dengan Menemukan jati diri dan sifat asli diri sendiri;

Jika telah melakukan kesalahan, maka perlahan-lahan kamu akan mulai jatuh.

Berharap kalian semua bisa baik-baik belajar Dharma, menemukan sifat asli keBuddhaan kita para praktisi Buddhis. (Tepuk tangan)

Di dalam kehidupan ini yang terpenting adalah melatih hati:

Melatih hati untuk bisa hidup sesuai jodoh, maka kamu akan bisa lebih terlepaskan;

Melatih hati untuk memiliki hati yang stabil, maka kamu akan bisa lebih tenang;

Melatih hati untuk memiliki hati welas asih, maka kamu akan menjadi orang yang lebih baik lagi;

Melatih hati untuk bersyukur, maka kamu akan lebih bahagia;

Melatih hati untuk memiliki hati memahami sebab akibat, maka kamu akan lebih memahami balasannya;

Melatih hati untuk bisa bersabar, maka kamu akan lebih lancar;

Melatih hati untuk bisa melepaskan, maka kamu akan lebih tenang;

Melatih hati untuk bisa menjaga sila, maka itu akan menambah kebijaksanaan kamu;

Melatih hati untuk bisa berpuas diri, maka kamu akan bertambah bahagia;

Melatih hati untuk bisa terus bekerja keras dan berkembang, maka kamu akan menjauh dari kebingungan, di satu kehidupan ini terus giat dan bekerja keras. (Tepuk tangan)

学佛是人生意识的航标,处世行为的指南。没有救人的意识,你不会产生菩萨的慈悲情怀;没有对因果的敬畏之心,你做事就会肆无忌惮、为所欲为。很多人因为一辈子不怕鬼、不怕神、不怕因果,所以他做什么事情做了再说,不管后果,所以对社会和家庭就制造了不稳定的因素。而我们虔诚的学佛信仰,拥有了正信正念,我们就具备了积福积德、修身养性的基础,这样我们就会有敬畏之心,我们就会对社会、国家和所有的家庭起到一个和谐稳定的作用。证悟了,就叫明心见性;失误了,你就会慢慢地堕落。希望大家好好学佛,找到我们学佛人的本性。(掌声)

人生重在修心:修一颗随缘的心,你会更加解脱;修一颗平常的心,你会更加从容;修一颗慈悲心,你会更加善良;修一颗感恩心,你会更加幸福;修一颗因果心,你会懂得报应;要修一颗忍让心,你会更加顺利;修一颗放下心,你会更加坦然;修一颗戒定心,你会更加拥有智慧;修一颗知足心,你会更加快乐;修一颗精进心,你会远离糊涂,一世精进。(掌声)


*Wejangan Master Jun Hong Lu 11 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Ada sebuah kuil kecil diatas gunung yang hanya ditempati oleh 2 orang yaitu sang guru dan muridnya, biksu kecil.

Suatu hari, biksu kecil bertanya kepada sang Guru: “Shifu, sepanjang hari kamu mengatakan ‘Pandangan baik buruknya terhadap suatu keadaan ditentukan oleh suasana hatinya, analisa dan imajinasi subjektif ditentukan oleh hatinya, hati adalah roh manusia’, kalau begitu sebenarnya hati manusia itu seberapa besar?”

Sang Guru tidak langsung menjawab pertanyaannya, tapi malah berkata: “Coba kamu tutup mata, lalu gunakan hati kamu untuk membayangkan sebuah gunung yang besar.”

Biksu kecil menutup matanya, tak lama kemudian, dia membuka matanya dan berkata: “Shifu, di dalam hati saya sudah selesai membayangkan sebuah gunung besar.”

Sang Guru lalu berkata: “Sekarang coba kamu membuat rumput kecil.”

Biksu kecil lalu memejamkan mata dan membayangkannya sebentar dan memberitahu sang Guru: “Sekarang, rumput kecil sudah saya buat.”

Sang Guru berkata: “Baik, sekarang kamu bayangkan masuk ke dalam pintu kuil.”

Sang biksu kecil dengan cepat menjawab: “Shifu, sekarang saya sudah sampai disana.”

“Kalau begitu, sekarang coba kamu pergi ke langit di sebelah sana.”

Sang biksu kecil dengan cepat menjawab: “Shifu, saya sudah sampai.”

Sang Guru bertanya: “Disaa kamu sedang membangun gunung besar dan rerumputan, apakah kamu menggunakan hati kamu sendiri atau membuatnya bersama dengan hati orang lain?”

Tanpa berpikir panjang, sang biksu kecil menjawab:”Semuanya menggunakan hati saya sendiri.”

“Kalau begitu waktu yang kamu gunakan untuk sampai di depan kuil atau pergi ke langit sana, mana yang lebih lama?”

Biksu kecil menjawab tanpa ragu: “Sama lamanya, Shifu.”

Untuk ketiga kalinya sang Guru bertanya: “Gunung itu begitu besar, dan rerumputan begitu kecil. Di atas gunung besar terdapat rerumputan yang tak terhitung jumlahnya, kalau begitu disaat kamu sedang membayangkan membangun gunung besar itu, apakah kamu menggunakan seluruh hati kamu, ataukah disaat membangun rerumputan kecil hanya menggunakan sebagian kecil dari hati kamu?”

Sang biksu kecil menggelengkan kepalanya dan berkata: “Tidak peduli apakah saya sedang membangun rerumputan di atas gunung atau rerumputan yang kecil, saya menggunakan seluruh hati saya.”

Akhirnya, Sang Guru sambil tertawa lalu berkata: “Di dalam hati, mau sampai ke langit maupun ke pintu kuil menggunakan waktu yang sama, ini berarti hati kita tidak cepat maupun tidak lambat.

Membangun sebuah gunung besar menggunakan sebuah hati, membangun sebatang rumput juga menggunakan sebuah hati, ini berarti hati kita tidak besar maupun tidak kecil, bisa besar bisa juga menjadi kecil, barulah bisa menyelimuti segalanya di bawah langit.”

Sebagai orang yang belajar Dharma harus mengerti, samudra begitu luas, tetapi Langit jauh lebih luas daripada samudra, dan yang lebih luas daripada langit adalah hati manusia.

Seberapa luasnya samudra maupun langit, tetap masih ada batasnya, sedangkan hati kita tak terbatas.

Di dunia yang tanpa batas ini, kita bisa menggunakan hati untuk menciptakan welas asih tanpa batas, menggunakan hati tanpa batas ini untuk merubah diri sendiri dan orang lain.

Orang di jaman modern sekarang ini tidak bersungguh-sungguh setulus hati membantu dan merubah orang lain, tetapi sepanjang hari malah saling meragukan satu sama lain, sensitif, hanya karena masalah kecil lalu menyimpannya di dalam hati, kesalahpahaman malah akan membuat orang lain terluka.

山里有一座小庙,庙里只有禅师和一个小沙弥师徒二人。有一天,小沙弥问禅师:“师父,你整天说‘境由心生,一切唯心造,心为人之灵’,那么人的心究竟有多大呢?”

禅师没有直接回答,而是说:“你闭上眼睛,在你的心里造一座大山吧。”

沙弥真的闭上了眼睛,等了一会儿,他睁开眼睛说:“师父,我在心里的大山已经造好了。”

禅师又说:“那你再造一根小草吧。”

小沙弥同样闭目想了一会儿,告诉师父说:“小草也造好了。”

禅师说:“嗯,你心里想着到寺院的门口去一下。”

小沙弥立刻就说:“师父,我已经到那里了。”

“那你就到天边去一次吧。”

小沙弥同样立刻回答:“师父,我已经到了。”

禅师问他:“你在制造大山和小草的时候,你是用自己的心还是与别人的心一起造的呢?”

小沙弥想都没想,马上说:“都是用我自己的心啊。”

“那你到寺院门口用的时间长,还是到天边用的时间长啊?”

小沙弥毫不犹豫地说:“一样长,师父。”

禅师第三次发问:“大山很大,小草很小。大山上还长着无数的小草,那么你造大山的时候,是不是用全部的心,而造小草的时候是不是用的一部分的心啊?”

小沙弥摇摇头,说道:“不管是造长满草的大山还是单单造一根小草,我都得用全部的心。”

于是,禅师就哈哈笑着说:“在心中,到天边和到门口,用的时间是一样长的,可见我们的心无快无慢。制造一座大山是用一颗心,制造一根小草我们用的也是一颗心,可见我们的心亦可大亦可小,能大能小,才能包容天下。”

学佛人应该懂得,大海很辽阔,但比大海更辽阔的是天空,而比天空更辽阔的是我们人的心。大海、天空再辽阔,毕竟有限,而我们的心是无限的。在这个无限的世界里,我们可以用心去创造无限的慈悲,用无限的心去改变自己和改变别人。现代人就是没有用心去帮助和改变别人,而每天相互怀疑,敏感,一点点小事马上挂在脸上,误解会造成对他人的伤害。


*Wejangan Master Jun Hong Lu 11 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Ada sebuah kisah nyata. Ada seorang menantu laki-laki pergi ke rumah mertua untuk makan bersama, mereka sekeluarga sambil makan sambil berbincang, suasananya sangat harmonis.

Tiba-tiba, telp genggam sang menantu yang sedang ditambah daya baterainya di ruang tamu berbunyi, pertanda ada sebuah pesan masuk.

Sang istri bertanya: “Pesan dari siapa itu?” Sang putri bernama Xiao Bei yang baru saja naik ke kelas 1 SD dengan cepat menaruh mangkok dan sumpitnya, berlari pergi dan berkata: “Saya pergi lihat.”

Mereka pun menyemangati Xiao Bei: “Xiao Bei, coba baca pesannya, apakah kamu bisa membaca isi pesan itu?”

Xiao Bei mengambil telp genggam ayahnya, sambil terbatah-batah membacanya: “Qin… Qin Ai… (Sayang… Sayangku…)”

Ketiga kata ini (Qin Ai De/Sayangku) seperti sihir yang membuat semua orang terdiam, dalam sekejap membuat semua orang disana membeku. Senyum di raut wajah nenek dan kakek menghilang, sumpit mereka berhenti di tengah udara, dengan tampang serius menatap cucu mereka Xiao Bei, menunggu Xiao Bei membacanya hingga selesai.

Disaat ini, tatapan sinis sang istri menatap tajam ke sang suami. Sang suami langsung merasa tidak nyaman, dalam sekejap, dia membayangkan semua kemungkinan orang-orang yang mengirimkan pesan ke dia. Yang dimana orang itu bisa Xiao Lu rekan kerjanya, dia tahu Xiao Lu memiliki perasaan terhadapnya; Atau mungkin mantan kekasihnya, karena beberapa waktu sebelumnya mereka bertemu di tengah jalan, sang mantan pacar masih memiliki perasaan dendam terhadap dia; Dan sudah pasti, ada kemungkinan ada sebuah rencana jahat yang dilakukan oleh rekan kerjanya. Tapi tak peduli itu siapa, pesan ini datang disaat yang tidak tepat, aura harmonis tiba-tiba berubah menjadi tegang.

Sang menantu berdiri dan berkata: “Xiao Bei, berikan telp genggamnya kepada saya.”

Sang istri menaruh sumpit diatas meja dan berkata: “Tidak bisa! Xiao Bei, lanjutkan membaca!”

Hati sang suami berdegup kencang “Dag Dig Dug”.

Xiao Bei membacanya perlahan-lahan yang membuat orang disekitarnya tak sabaran: “Qin Ai De….(Sayangku…)”

“Cepat baca!”

“Iya, Qin Ai De… (Sayangku…)”

Dia berdeham, mengambil nafas dan menelan ludah, lalu membaca: “Pelanggan telp selular yang terhormat, pulsa anda tidak mencukupi.”

Dalam sekejap, aura ketegangan dirumah itu langsung menjadi harmonis kembali. Sang kakek sambil tersenyum lalu berkata: “Mari mari mari, makan lagi, ayo makan lagi.” (Tepuk tangan)

有一个真实的故事。有一个女婿到丈母娘家去吃饭,一家人有说有笑,气氛非常融洽。突然,女婿放在客厅充电的手机响了一下,收到了一条短信。妻子问:“是谁啊?”刚上一年级的女儿小贝立刻放下了碗筷,跑过去,说:“我去看看。”于是大家都鼓励他的女儿:“小贝,去念一下,看看你认不认得这些字。”小贝拿着父亲的手机,看了一会儿,磕磕巴巴地念道:“亲……亲爱的……”这三个字就像定身法一样,一下子把房间所有的人全部定住了。岳父岳母的笑容消失了,他们的筷子停在了半空中,表情严肃地看着他女儿小贝,等着她念下文。这个时候就看见他的妻子狠狠地用眼睛瞪着她的老公。女婿心里一阵发虚,一刹那,他脑子马上闪出了所有很有可能发这条短讯的人。有可能是单位的小卢,他早就看出来她对他有意思;还有可能是前女友,因为前段时间他在上街的时候碰到她,他的前女友还是用那种幽怨的眼神看着他;当然,也有可能是他单位里那些死党的恶作剧。但不管是谁,这个短讯在这个时候出现是多么不合适,刚才其乐融融的气氛一下子变得紧张起来。女婿站起来说:“小贝,把手机给我。”他妻子把筷子往桌子上重重地一放,说:“不行!小贝,继续念!”女婿的心“扑通扑通”在跳。小贝不急不慢的语调快把人急死了:“亲爱的……”“快念啊!”“嗯,亲爱的……”她清清嗓子,又喘了一口气,咽了一口吐沫,念道:“亲爱的移动用户,你的余额不足。”顿时,紧张的气氛一下子变得融洽起来。岳父笑呵呵地说:“来来来,吃饭吃饭,大家吃饭。”(掌声)




*Wejangan Master Jun Hong Lu 11 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Jika orang tua memilih untuk melakukan perbuatan salah, maka keturunannya juga akan turut mendapatkan balasannya.

Ada sebuah cerita pendek yang lucu yaitu mengenai “Bonnie dan Clyde” (Apakah kalian semua tahu apa yang dimaksud dengan “Bonnie dan Clyde”? Sang pria bernama Bonnie, dia adalah seorang pencuri. Clyde adalah istrinya itulah megapa dinamakan “Bonnie dan Clyde”.)

Mereka berdua adalah pencuri ulung dan mempunyai seorang putra. Ketika anaknya berusia setahun, mereka meminta anaknya untuk memilih salah satu benda, tujuannya adalah untuk memprediksi pekerjaan apa yang akan dia lakukan di masa depan.

Misalnya, jika dia mengambil salah satu barang, ini pertanda setelah dewasa anak ini akan menyukai pekerjaan apa.

Tanpa diduga, sang putra tidak tertarik dengan barang yang sudah di persiapkan oleh kedua orangtuanya, tetapi dia terus memegang ibunya dengan erat dan tak ingin melepaskannya.

Sang ibu sangat gembira dan berkata, “Aiya, bagus sekali, kamu benar-benar anak kandung saya, senang berdekatan dengan ibu, kamu anak baik.”

Ayahnya dengan muka yang dingin berkata: “Jangan lupa bahwa kita adalah pencuri, memegangi kamu dengan erat itu berarti dia sedang menangkap pencuri, itu berarti setelah dewasa anak ini ingin menjadi seorang polisi.” (Tepuk tangan)

父母选择了错误,连生出的孩子都会受到牵连。这里有一个小笑话说的是“雌雄大盗”(大家知道什么叫雌雄大盗吗?男人是雄的,是一个偷东西的人,雌的是老婆,所以叫“雌雄大盗”)两个人都是大盗贼,生了一个儿子。周岁的时候,他们让儿子抓阄,预测他将来的职业。比方说,他拿了什么东西,说明这个孩子以后大起来喜欢什么。不料,儿子对他们准备的东西没有一样看得上,只是紧紧地抓着他妈妈不放。妈妈高兴地说:“哎呀,太好了,果然是亲生的娃,这么黏着妈妈,真乖。”一旁的爸爸却冷着脸说:“别忘了咱们是贼,抓你就是抓贼啊,这小子将来想当警察。”(掌声)


*Wejangan Master Jun Hong Lu 11 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Dahulu kala, di kaki gunung bersalju Himalaya, ada seorang biarawan tibet yang melewati harinya dengan melatih diri dengan tenang di sana.

Suatu hari, ketika biarawan ini keluar rumah, tiba-tiba dia melihat seekor tikus kecil sudah membeku terbaring di depan pintu. Kemudian, dia memeluk dan membawanya ke dalam rumah, menggunakan kedua tangannya untuk menghangatkan tubuh sang tikus kecil. Sang tikus kecil itu pelan-pelan tersadarkan dan tubuhnya pulih kembali, dan sejak saat itu, dia pun tinggal bersama dengan biarawan.

Di siang hari, dia menjemur tubuhnya dan bermain diluar dan ketika malam tiba, dia kembali ke rumah, berbaring di atas selimut wol yang hangat dan mendengarkan Lama bercerita. Menjalani hidupnya dengan bahagia. *(Lama adalah gelar bagi seorang guru Dharma yang berasal dari Tibet.)*

*Link pendukung “Lama”:*
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Lama_(Tibet)

Tetapi di dalam rumah Lama, ada seekor kucing, meskipun kucing tidak menyakiti tikus ini, tetapi tikus merasa sangat takut setiap kali melihat sang kucing.

Maka dari itu, suatu hari sang tikus kecil itu berkata kepada Lama: “Praktisi yang penuh welas asih, saya sangat teramat senang tinggal bersamamu, tetapi saya ingin meminta bantuan untuk satu hal.”

Lama tersenyum dan berkata:
“Apakah itu? “

“Ketika saya melihat kucing di rumah, saya merasa ketakutan yang sulit untuk dijelaskan, bolehkah kamu menggunakan kekuatanmu untuk merubah saya menjadi seekor kucing”

Lama menyetujui permintaannya, dengan cepat merubah tikus ini menjadi seekor kucing.

Setelah tikus kecil itu berubah menjadi kucing, dia mengira semuanya akan baik-baik saja, “Kita semua adalah kucing”, ketika baru saja keluar dari rumah, dia melihat seekor anjing. Anjing yang ganas itu membuatnya ketakutan dan dia bergegas kembali ke dalam rumah.

Kemudian dia pun memohon kepada Lama dan berkata:
“Bisakah kamu merubah saya menjadi seekor anjing?”

Lama menyetujui permintaannya lagi dan sang tikus kecil yang telah menjadi seekor anjing ini berjalan gagah keluar rumah.

Tetapi tiba-tiba ada seekor harimau yang melewati dan berjalan di sampingnya, dia sangat ketakutan dan berlari pulang. Dia berkata kepada Lama dengan sangat frustasi: “Tolong kamu rubah saya lagi menjadi seekor harimau.”

Lama yang telah melatih diri dengan baik dan bijaksana menyetujuinya. “Bang” berhasil mengubahnya menjadi seekor harimau.

Tetapi ketika tikus kecil yang telah berubah menjadi harimau ini melihat kucing di dapur, dia berteriak dan berlari ketakutan ke arah Lama.

Tikus kecil itu bingung dan berkata kepada Lama: “Lama yang sangat welas asih, mengapa saya masih saja takut kepada kucing setelah saya menjadi seekor harimau?”

Lama tertawa dan berkata kepadanya: “Tubuh dan penampilan kamu bukanlah yang terpenting, yang penting adalah apa yang ada didalam hati kamu, karena hati yang kamu miliki masih hati seekor tikus, bagaimana mungkin seekor tikus kecil tidak takut kepada kucing?”

Kisah ini memberi tahu kita bahwa kita sebagai praktisi Buddha, tidak peduli bagaimana cara kalian merubah penampilan luar, yang terpenting adalah hati saat melatih diri.

Ada orang terlihat sangat agung, tetapi hati mereka tidak dilatih dan tidak ada tingkat pembinaan;

Ada orang yang tingkat pendidikan, uang, dan reputasi mereka berubah, tetapi hatinya tidak berubah. Ini adalah salah satu alasan mengapa banyak orang menghormatinya;

Tetapi ada orang yang setelah ketenaran, kekayaan dan kedudukan berubah, lalu membuat hatinya melupakan jati diri yang sebenarnya, timbul ketamakan hati, kecemburuan, kebencian, dan ketidaktahuan,
Penampilan luarnya terus berubah dan penampilan dalam juga harus ikut berubah. (Tepuk tangan)

很久很久以前,在喜马拉雅山的雪山脚下,有一位西藏的僧人在那里过着平静的修行生活。有一天,这位僧人出门的时候,突然发现门口躺着一只冻僵的小老鼠。于是,他就把它抱进了屋子里,用双手来温暖它。小老鼠渐渐地苏醒过来,恢复了健康,从此和僧人生活在一起,白天到外面晒太阳、玩耍,晚上回到屋子里,躺在温暖的羊毛毯上,听这位慈祥的喇嘛僧讲故事,生活还算愉快。

但是喇嘛家里有一只猫,虽然猫不伤害这只老鼠,但是这只老鼠每次看见猫的时候,它会非常惊恐害怕。于是有一天,小老鼠就对喇嘛说:“慈悲的修行者,我和你生活在一起感到非常非常地快乐,但是有一件事情我想求你帮忙。”喇嘛微笑着说:“那是什么事情?”“当我每次看到你家里的猫的时候,我都感到莫名的恐惧,我想请求你,能不能用法术把我变成一只猫呢?”喇嘛答应了它的要求,一下子把这只老鼠变成了一只猫。

小老鼠变成猫之后,以为万事大吉了,“我们都是猫”,刚一出门,碰上了一条狗,凶猛的狗吓得它连滚带爬地回到屋子里。然后对着喇嘛祈求说:“麻烦你能不能把我变成一条狗?”喇嘛又答应了它的要求,这下变成了狗的小老鼠大摇大摆走出了家门。但突然来了一只老虎经过它的身旁,它吓得拼命跑回家,非常沮丧地对喇嘛说:“请您再把我变成老虎吧。”这个喇嘛修心非常有道,就答应它了,“轰”一下把它变成了一个老虎。可当变成了老虎的小老鼠一见到厨房里的猫,尖叫了一声,惊恐万状地跑回到喇嘛的身边。

小老鼠百思不得其解,困惑地对喇嘛说:“慈悲的喇嘛,我为什么变成老虎以后,还会害怕猫呢?”喇嘛哈哈大笑起来,然后对它说:“重要的不是在于你有什么样的身体和外观,重要的是在于你的心,因为你的心还是小老鼠的心,小老鼠怎么会不害怕猫呢?”

这个故事就是告诉我们:我们学佛人要知道,外面不管怎么改变,内心的修行是最重要的。有的人样子非常冠冕堂皇,但是内心没有修为、没有境界;有些人虽然自己的学历、钱财、名誉都在改变,但是他的心没有改,这就是很多人受人尊敬的一个原因;而有些人名利、钱财、地位的改变,使他的内心忘记了本然的实相,伴随着贪心、嫉妒心、瞋恨心、愚痴心,他的外观在变,内观也在改变。(掌声)


*Wejangan Master Jun Hong Lu 11 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Dalam kitab suci agama Buddha, di India kuno terdapat metode meditasi kuno yang disebut Vipassana.

*Link Pendukung:*
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Vipassana

Pada saat itu, 2500 tahun yang lalu, Sang Buddha Sakyamuni yang agung menemukan metode Vipassana ini. Vipassana sebenarnya adalah proses mengamati bentuk asal dan sifat asli dari sebuah objek, melewati proses pengamatan tubuh dan pikiran untuk memurnikan tubuh dan pikiran seseorang.

Mengamati perubahan karakteristik tubuh dan pikiran. Misalnya, kamu sekarang takut pada satu hal yaitu takut “Naik pesawat”, tetapi ada beberapa orang yang tidak takut. Ini berasal dari dalam hati kamu.

“Apakah hari ini saya takut?”

“Takut.”

“Mengapa saya bisa takut? Karena saya dulu pernah naik pesawat dan ada goyangan yang sangat kuat; Saya mendengar dari orang lain mengatakan bahwa pesawat itu tidak aman.”

Perasaan hati seperti ini membuat kamu takut, maka kamu harus mengamati hal ini, setelah kamu mengamatinya, baru kamu mengubahnya:
“Karena di pesawat selalu akan ada guncangan, karena ada orang yang menaiki pesawat yang tidak nyaman, tapi seperti kita yang memiliki perlindungan dari Bodhisattva, seharusnya sebagian besar pesawat yang dinaiki akan sangat aman.”

Dengan terus mengamati tubuh dan pikiran kamu dengan cara seperti ini, maka kamu akan terus merubah karakteristik kamu – yang dari dulu merasa ketakutan lalu berubah menjadi tidak takut lagi, kamu telah mengalami penderitaan akan ketidakkekalan, yang dengan kata lain adalah mengalami realita universal dari sifat manusia.

Yang juga memberi tahu kalian bahwa *selama kamu masih menjadi manusia maka kamu pasti akan menderita, jika kamu datang ke dunia ini dan tidak ingin menderita, maka kamu jangan menjadi manusia. Jika hari ini kamu berada di atas langit, maka kamu tidak akan menderita;*

Tetapi asalkan kamu dilahirkan menjadi manusia, maka kamu akan merasakan ketidakkekalan duniawi. Karena tidak ada yang abadi di dunia manusia ini, inilah realitas universal.

Jadi “Vipassana” adalah pemahaman semua proses pemurnian tubuh dan pikiran. “Vipassana” dalam ajaran Dharma sebenarnya adalah suatu kebijaksanaan untuk melihat akar dari semua masalah.

Kita harus bisa melihat mengapa kita bisa merasakan perasaan khawatir.

Di saat suami istri bertengkar, maka akan timbul kekhawatiran, maka kamu harus mulai ber -“Vipassana”, kamu harus berpikir, “Ternyata hubungan suami dan istri adalah karena ikatan karma, asalkan saya terus memelihara ikatan baik dan perlahan lahan menghilangkan ikatan buruk, maka hubungan suami istri kami akan berjalan dengan lancar.”

Berpandangan seperti inilah yang disebut dengan melihat jelas kebijaksanaan, maka kamu tidak akan lagi merasa khawatir dan bisa menyingkirkan hambatan untuk pelatihan diri.

Menggunakan metode Vipassana kamu sendiri untuk menguraikannya, itu adalah proses perangkaian kebijaksanaan batin dan pembukaan kewelasasihan hati. (Tepuk tangan)

在佛经里,古印度有一种古老的禅修方法叫内观。当时2500年之前,伟大的佛陀释迦牟尼佛发现了这个内观法。内观其实就是观察事物真正的本相和本来面目,透过观察自己的身心来净化身心的一个过程。

观察身和心不断变化的特性。比方说,你们现在对一件事情“坐飞机”很害怕,但是有些人不害怕。那么就是你的心。“我今天害怕吗?”“害怕。”“我怎么会害怕的?因为我曾经坐过飞机,晃得很厉害;我听到人家说飞机不安全。”这种心使你害怕,那么你就观,观了之后,你再改变它:“因为飞机都会晃的,因为有人坐飞机不好,像我们有菩萨保佑,大部分的飞机应该都是非常平安的。”那你这样观察自己的身体和心,那么你不断变化的特征——从过去害怕到不害怕,你体验了无常苦,就是体验人本性的普遍性的实相。

也就是告诉你们,只要做人就会吃苦,你今天到人间来,不想吃苦,那你就不要做人。你如果今天在天上,你可以不受苦;但是你只要呱呱落地,做一个人,你就会体验到人间的无常苦。因为在人间没有一件事情是可以永久的,这就是普遍性的实相。

所以“内观法”就是要了解你身心净化的整个过程。佛法中的“内观”,其实是智慧地洞见一切烦恼的根源。我们要看到我们怎么会烦恼的。夫妻之间吵架,有烦恼了,你内观,就是想到“原来夫妻都是冤结,我只要把善缘扬出来,把恶缘慢慢地消除,我们夫妻就会平平安安地一直走下去”,你这样的内观就叫智慧洞见,所以你就不会有烦恼,就会解脱修行的障碍。用自己的内观法来化解,它就是开展内心智慧和开启内心慈悲的一个过程。(掌声)


*Wejangan Master Jun Hong Lu 11 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Bagi orang yang melatih diri, kita harus menghadapi segalanya dengan sikap yang tenang. Karena kita sudah datang ke dunia manusia untuk menjadi manusia, maka kamu harus menghadapinya dengan tenang:

Masalah selalu akan terus timbul, pertengkaran adalah hal yang normal, terkadang akan memiliki perasaan benci, tidak bahagia, ini semuanya normal.

Kemudian kamu menggunakan Vipassana sebagai sebuah obat untuk mengobati penderitaan tubuh dan hati:

“Saya tidak mau lagi berpikir seperti itu, tidak apa-apa menderita, siapa suruh saya menjadi manusia? Di kehidupan selanjutnya saya tidak mau menjadi manusia lagi tetapi ingin menjadi seorang Bodhisattva, dengan begitu saya tidak akan menderita lagi.”
Sudah ber-Vipassana kan, bukankah masalah ini sudah teruraikan?

Terkadang, orang ini bersikap tidak baik kepada kamu, lalu kamu berpikir : “Apa lagi yang perlu saya pikirkan? Hubungan saya dengannya juga tidak mungkin akan berlangsung selamanya, teman kerja di perusahaan ini juga bersikap tidak baik kepada saya ….”

Atau

“Apa yang sudah berakhir biarkanlah berakhir, ikatan buruk antar saya dan dia sudah datang sekali, maka itu berarti telah berkurang sekali dan bukan datang sekali dan malah bertambah satu kali.

Hubungan ikatan buruk antara dua orang akan terurai sekali dan berkurang sekali, seumur hidup akan terus begini”.

Jika kamu terus berpikiran seperti itu – Vipassana: “Baiklah, lepaskanlah, lepaskanlah.”

Dengan begitu, ini akan terlepaskan. Memang manusia harus seperti itu, harus bisa berpikiran terbuka.

Lalu, bagaimana caranya agar membuat hati kita menjadi murni? Adalah dengan memiliki hati yang penuh cinta kasih dan welas asih terhadap semua makhluk hidup.

Belajar esensi dari Buddha Sakyamuni, menggunakan Vipassana, bisa membuat semua makhluk hidup menjadi murni dan mengatasi kesedihan.

Sering melakukan Vipassana lalu berpikir: “Sebenarnya, saya sudah mengambil banyak keuntungan, saya masih ada jodoh dengan dia, dia pun juga mengambil keuntungan dari saya, saya pun juga begitu, ya sudahlah, ini adalah jalinan jodoh.” Sekarang sudah ber-Vipassana kan? Setelah diamati, pikiran pun terbuka: “Sudahlah, saya tidak ingin bertengkar lagi dengannya.”

Banyak hal telah dilepaskan. Dengan begitu maka kamu akan terlepas dari penderitaan, mempraktikkan kebenaran, dan membuktikkan Nirvana.

Apa itu Nirvana? Nirvana artinya sepenuhnya berpikiran terbuka. Kalian harus ingat, jangan mengira “Nirvana” artinya meninggal.

Banyak orang mengatakan “Dia meninggal, lalu berarti telah mencapai Nirvana”, Apakah kamu memiliki kemampuan untuk mencapai nirvana? Nirvana adalah pencapaian pencerahan terbesar, pencerahan tingkat tertinggi.

Orang di zaman sekarang, saat mendengar kata “Nirvana”, maka akan berpikir akan mencapai Nirvana dan akan segera meninggal.

Bagaimana cara Bhikkhu yang sudah berumur untuk mencapai Nirvana? Dia hanya duduk disana dan meninggal dalam posisi terduduk. Setiap malam dia duduk disana, terus menerus duduk dan saat mereka berusia tua, mereka tetap duduk dan akhirnya di suatu hari mereka meninggal — Meninggal dalam posisi terduduk (ke-Buddhaan).

Banyak orang yang meninggal dengan tenang dan tanpa sakit, itu merupakan sebuah berkah.

Jika kamu mempunyai kemampuan, maka di saat meninggal jangan dioperasi bagian kiri, operasi bagian kanan, operasi otak kiri maupun kanan, tangan kiri diinfus, tangan kanan terikat…. jika kamu sedang tertidur di dalam rumah dan meninggal tanpa rasa sakit, maka kamu adalah orang yang mempnyai berkah.

Banyak yang bilang “Meninggal dengan cara yang baik”, tapi di saat ini banyak orang yang “Meninggal dengan cara yang tidak baik” (tepuk tangan)

Oleh karena itu, terkadang melatih diri dengan baik bukan hanya dilihat dari penampilan luar, tetapi dari dalam hati.

Sama seperti kisah yang baru saja Shifu ceritakan, jangan melihat penampilan dia seekor harimau, tapi dia tetap memiliki nyali seperti seekor tikus. Banyak orang yang berpenampilan dengan sangat mirip, tidak ada cara lain.

Karena itu, hal yang terpenting adalah hati kita, seperti perkataan “Hati tenang maka secara alami akan damai dengan sendirinya.”

Jika seseorang berkata, “Aiyo, cuaca sanga panas.” Orang ini sangat takut panas. Terkadang jika kamu menenangkan hati sebentar, memikirkan sesuatu, maka hatimu akan menjadi tenang.

对修行的人来说,我们要以安详的心态去接受它,既然你到人间来做人了,你就必须要有安详的心态:烦恼是免不了的,争吵是正常的,有时候恨、不开心,很正常。然后你用内观对治身心痛苦的一剂良药,就是看自己的内心:“我不要这么去想,苦就苦了,谁叫我是做人呢?我下辈子不做人,我做菩萨不就不苦了吗?”内观了吗?是不是化解烦恼了?有时候,这个人对你很不好,你心想“想什么?跟他又不可能永远的,单位里的同事对我这么不好……”或者“这件事情过了就过了,我跟他的恶缘来一次、少一次,又不会来一次、增加一次的。两个人的冤结化一次、少一次,一辈子就是这样的。”你这么一想——内观:“好,放下吧,放下吧。”放下了。人就是这样的,要想通。

那么怎么样使自己的内心达到净化呢?就是对一切众生要充满着爱和慈悲。学习佛陀教导的精髓,运用内观,可以使众生清净,克服忧愁。经常内观,经常想一想:“其实我也占了不少便宜了,跟这个人也就是缘分,他也占我便宜,我也占他便宜,算了,大家都是缘分。”内观了吧?观完之后,想通了:“算了,不要跟他搞了。”很多事情放下了。所以这样你才能灭除痛苦,践行真理,体证涅槃。

涅槃是什么?涅槃是彻底想通。你们要记住,不要以为“涅槃”就是死了。很多人说“吓死了,涅槃了”,你有这个本事涅槃吗?涅槃是大彻大悟,证得无上正等正觉。现在的人一听到“涅槃”,不得了了,要涅槃,要走掉了。很多老法师怎么涅槃的?他坐在那里就坐化了。他天天晚上坐在那里,就这样坐,到了年纪大的时候,天天坐,坐到最后,哪一天就走掉了——坐化。很多人晚年无疾而终,那就是福气啊。有本事你死的时候不要被人家左一刀、右一刀,左开脑、右开脑,左一个强心针、右一个手上绑得……你不痛不苦,在家里睡一觉就走掉,你这个人就叫有福气,人家说“有好死”,现在很多人“不得好死”。(掌声)

所以,有的时候真正的修行不在于外表,而是在于内心。就像我刚才讲的故事一样,别看他了,化了个老虎的样子,还是个老鼠的胆子啊。很多人装得很像,没办法的。所以内心最重要,就犹如“心静自然凉”。一个人说“哎哟,现在天热啊”,这个人很怕热的。有的时候你心里静一下,想到一些事情,你心里也会冷静下来。


*Wejangan Master Jun Hong Lu 11 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Ada satu cerita lelucon kecil, menceritakan tentang resep untuk meredakan panas.

Ketika kamu merasa sangat panas,
Pertama, bayangkan orang yang kamu sukai, hatimu akan terasa sejuk;

Kedua, bayangkan gaji bulanan kamu, hatimu akan terasa dingin dan segar;

Ketiga, bayangkan tentang umur kamu dan kamu akan merasa ada tiupan angin sejuk di punggungmu.

Teman ini pergi mencobanya dan dia berkata: “Ternyata hasilnya lumayan.” Teman itu baru saja memeriksa uang yang ada di kartu banknya. Setelah memeriksanya, diam-diam dia mengenakan selimut lalu menyambungkan selimut elektrik dan tidur.

Melatih hati, yang dilatih adalah hati kamu ini. Melatih diri dimulai dari hati. Di dasari oleh hati dan di bantu dengan tindakan, disaat kamu merubah hati barulah kamu bisa melihat cahaya (Tepuk tangan).

Saat ini, banyak remaja yang sinis, melihat kondisi masyarakat yang tidak adil lalu menulis puisi tentang perbedaan antara orang terkenal dan manusia biasa:

Barang yang habis digunakan oleh orang terkenal disebut warisan budaya, sedangkan barang yang habis digunakan orang biasa disebut sampah;

Ketika orang terkenal yang minum alkohol disebut “Hao Yin” (Minum sebanyak-banyaknya sesuai kemampuan minum dia), sedangkan ketika orang biasa yang minum alkohol disebut kecanduan alkohol;

Ketika orang terkenal berjabat tangan dengan orang biasa ini disebut ramah tamah, sedangkan ketika orang biasa berjabat tangan dengan orang terkenal disebut cari muka;

Ketika orang terkenal berbicara tanpa alasan yang jelas disebut pandai berbicara, sedangkan ketika orang biasa berdebat untuk kebenaran disebut berdalih;

Ketika orang terkenal melakukan hal bodoh disebut fakta kehidupan, dan ceritanya akan diteruskan, sedangkan ketika orang biasa melakukan suatu kesalahan disebut bodoh dan diejek;

Orang terkenal yang terlihat berantakan disebut bergaya artistik, sedangkan orang biasa yang tidak mempedulikan penampilan disebut preman;

Ketika orang terkenal marah disebut memiliki kepribadian, sedangkan ketika orang biasa marah disebut sifat buruk;

Orang terkenal yang berbicara omong kosong, disebut sebuah komentar, sedangkan orang biasa saat berbicara dengan hati-hati, disebut omong kosong;

Ketika orang terkenal bergosip disebut pedoman, sedangkan ketika orang biasa yang mengatakan fakta, disebut ocehan;

Sebenarnya, humor puisi ini mengekspresikan keadaan yang tidak adil di zaman modern ini. Para praktisi Buddha mengatakan bahwa karena perspektif setiap orang tentang suatu masalah berbeda dan itulah yang menyebabkan pemahaman yang berbeda pula.

Ajaran Dharma mengatakan bahwa tidak ada ketidaksetaraan di dunia ini, yang ada hanyalah sebab dan akibat.

Keberhasilan dan kegagalan setiap orang, memiliki alasan sebab akibat di dalamnya.

Oleh karena itu, jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain. “Jika membandingan satu orang dengan lainnya, maka bisa membuat orang lain marah”. (Tepuk tangan)

有一个小幽默,说的是一个解暑的良方。你热得不得了的时候,第一,想一想你喜欢的人,你心凉了半截儿;第二,你想一想自己的月收入,你心哇凉哇凉的;第三,你想一想自己的岁数,背后嗖嗖地穿凉风。这个朋友去试了一下,他说:“果然效果不错。”朋友刚刚又查了一下银行卡的余额,查完后他默默地盖上被子,插上电热毯睡觉。

修心修心,修的是你这颗心。修行是由心开始的,心为主,行为辅,改变你的内心,才能看到光明。(掌声)
现在很多年轻人愤世嫉俗,看见社会,心理很多不平衡,写了一篇对有名的人和平凡人的差别的打油诗:
有名的人用完的东西叫文物,平凡的人用完的东西叫废物;
有名的人喝酒称为豪饮,平凡的人喝酒叫贪杯;
有名的人跟平凡的人握手叫亲切,平凡的人跟有名的人握手叫巴结;
有名的人强词夺理叫雄辩,平凡的人据理力争叫狡辩;
有名的人做蠢事,叫轶事,传为佳话;平凡的人做错事情叫犯傻,遭人耻笑;
有名的人蓬头垢面叫艺术气质,平凡的人不修边幅叫流里流气;
有名的人发脾气叫有个性,平凡的人发脾气叫劣根性;
有名的人无稽之谈叫名言,平凡的人谨慎之言叫废话;
有名的人空话叫指导,平凡的人说实话叫唠叨。
实际上这篇打油诗表现了现代人的不平心理。我们学佛人说,每一个人看问题的角度不同,才会产生对一件事物的不同理解。佛法界讲,世界没有不平等,只有因果。任何人的成功,任何人的失败,都有他的因果在里面。所以,不要和人比,“人比人,气死人”。(掌声)


*Wejangan Master Jun Hong Lu 11 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Ada seorang Miliarder yang ajalnya sudah dekat, ketiga putranya bertengkar hebat demi mendapatkan warisan.

Sebelum meninggal, dia memberi ketiga putranya masing masing 100 Yuan dan mengatakan kepada mereka: “Siapa yang dapat menggunakan uang paling sedikit tapi bisa mengisi rumah ini paling banyak, maka dia akan mewarisi semua warisan saya.” Kemudian, ketiga putra mengambil 100 yuan itu, berpikir keras dan keluar rumah.

Yang pertama kali pulang ke rumah adalah putra pertama, dia menghabiskan 100 yuan untuk membeli semobil yang dipenuhi dengan kapas dan dia pun bersusah payah menyeret kapas yang mengembang itu ke dalam rumah, dan kapas ini hanya memenuhi setengah rumahnya. Samg Miliarder itu kecewa dan menggelengkan kepalanya: “Sini, kamu berdiri di samping.”

Kemudian, putra kedua kembali. Dia menghabiskan 100 yuan untuk membeli satu tabung gas. Dengan penuh percaya diri membawa tabung gas ini ke dalam rumah dan membuka katup gas, dalam sekejap aroma gas telah memenuhi seluruh rumah. Pada saat ini, tabung gas ini membuat seluruh ruangan berbau gas.

Pria kaya itu tersenyum puas dan memberikan petunjuk, kalau dia sudah boleh menutup katup gas dan membuka jendela agar udara dapat bersirkulasi.

Disaat putra kedua belum sempat membuka jendela dan mematikan katup gas, putra ketiga bergegas masuk ke rumah dengan lilin yang menyala dan dengan semangat berkata: “Ha ha ha, saya hanya menghabiskan uang sebanyak…” “BOOM”

Sebenarnya dia bermaksud membeli sebatang lilin yang dapat menerangi seluruh ruangan, tetapi karena di dalam rumah ada aroma gas, akhirnya…..

Menjalani kehidupan tanpa kebijaksanaan, maka itu akan membuat kamu kehilangan segalanya.

Kita para praktisi Buddha, jangan hanya berkata “Saya akan pergi melakukan hal ini” tetapi harus melakukannya dengan hati, harus menggunakan kebijaksanaan dalam menjalani hidup di dunia ini.

Karena itu, ajaran Dharma selalu mengatakan untuk harus memiliki kebijaksanaan, “Tidak ada kebijaksanaan artinya tidak mendapatkan apa-apa.” (Tepuk tangan)

有一个亿万富翁快要不行了,他的三个儿子为了争夺遗产打得不可开交。临终前,他给三个儿子每人100块钱,并告诉他们:“谁能花最少的钱买来一样东西,可以填满整个屋子,谁就能继承全部的财产。”于是,三个儿子每人拿了100块钱,若有所思地出了门。首先回来的是大儿子,他花了100块钱买来一车棉花,吃力地把蓬松的棉花拖进了屋子,棉花只占了屋子的一半——二分之一。富翁失望地摇了摇头:“来,你站到边上去。”接着,二儿子回来了,他花了100块钱买来了一个煤气罐。他自信满满地把煤气罐扛进了屋子,打开开关,瞬间,煤气的味道弥漫着整个屋子。这时,这个罐子让房间里整个都拥有煤气了。富翁欣慰地笑了,示意他可以关掉开关,开窗通通风。二儿子还没来得及开窗和关掉煤气罐,三儿子手捧着一支点燃的蜡烛冲了进来,兴奋地说:“哈哈哈,我只花了……”“嘭——”就是说本来他买一支蜡烛可以照亮整个房间,但是结果因为房间里有煤气……

不用智慧的人生,生活会让你一无所有。我们每一个人学佛不要单单说“我去做这件事情”,要用心来做,要用你的智慧活在这个世界上。所以佛法界讲一定要有智慧,“无智亦无得”。(掌声)


*Wejangan Master Jun Hong Lu 11 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Jangan membiarkan kenangan masa lalu menempati kamu di hari ini. Banyak orang yang menderita karena sepanjang hari berpikir “Kemarin saya…”

“Dulu kehidupan saya begitu indah.”

“Betapa cantiknya saya ketika saya masih muda.”

“Saya bagaimana bagaimana..”

Semua itu telah berlalu, mengisi hatimu dan membuatmu sengsara.

Sebagai praktisi Buddhis, kita jangan berjalan di jalanan yang pernah dilalui orang lain, karena jika kamu sering berjalan di jalanan yang dilewati orang lain, maka kamu akan mengabaikan kedua kakimu sendiri.

Keserakahan manusia adalah kemiskinan yang sesungguhnya. Asalkan orang ini tamak, maka dia akan miskin. Coba kalian pikirkan, bukankah seperti itu?

Seseorang yang tidak serakah maka dia akan merasa sangat puas, “Saya mau ini, saya mau itu”, ketika tidak bisa mendapatkan hal yang dia inginkan, maka dia akan merasa miskin.

Sebenarnya, Merasa puas adalah kekayaan yang sesungguhnya.

Dalam mempelajari Dharma dan melatih diri, seberapa jauh perjalanan jalan ke depan, setapak demi setapak harus terus kita lalui sampai tiba di tujuan;

Seberapa pendek jalan yang penuh dengan keinginan, terus menerus melangkahkan kedua kakimu, tetap kamu tidak akan bisa sampai di tujuan, karena keinginan itu tidak ada habisnya.

Orang yang pernah merasakan penderitaan, adalah orang yang bisa mengerti apa rasanya bahagia;

Orang yang pernah merasakan betapa dinginnya udara, adalah orang yang mengerti hangatnya matahari;

Orang yang telah mengalami betapa sulitnya hidup, adalah orang yang dapat memahami seberapa berharganya sebuah kehidupan;

Hanya orang yang pernah mempelajari Dharma, barulah dapat memahami welas asihnya Guan Shi Yin Pu Sa Bodhisattva. (Tepuk tangan)

不要让太多的昨天占据你的今天。很多人的痛苦就是因为整天想着“我昨天……”“我过去多好。”“我年轻的时候多漂亮。”“我怎么我怎么……”那都是过去了,占据着你的心里,让你痛苦不堪。学佛人不要重复别人走过的路,因为你经常走别人走过的路,你会忽视你自己的双脚。

人的贪婪是最真实的贫穷。一个人只要贪了,他就贫穷了。你们想一想,是不是这样?一个人不贪,他觉得很满足,“我要这个、我要那个”,要不到的时候就觉得自己很贫穷。另外,满足是最真实的财富。学佛修心,再长的路,我们一步一步地把它走完;再短的欲望之路,拼命地迈开你的双腿,你也无法达到,因为欲望是无休止的。吃过苦的人,才知道什么是甜;经受过严寒的人,才知道太阳的温暖;饱尝人生艰辛的人,才懂得生命的可贵;只有学过佛的人,才能懂得观世音菩萨的慈悲。(掌声)


*Wejangan Master Jun Hong Lu 11 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Orang harus mempunyai toleransi. Orang yang mempelajari Buddhism harus dapat belajar bagaimana untuk melepaskan.

Budaya Tradisional China mengatakan:
Toleransi setiap orang tidaklah sama, tidak bisa mengukur berkah dan toleransi yang besar, hati toleransi yang besar dimana bisa merangkul segalanya.

Setetes tinta hitam jatuh ke dalam segelas air putih, maka akan segera berubah warna dan tidak dapat di minum; Setetes tinta hitam melebur ke dalam lautan, dan laut masih tetap berwarna biru.

Mengapa?

Karena kedua komposisi ini (toleransi) tidaklah sama. Demikian pula, seseorang yang tingkat toleransinya besar, pandangan dia akan luas, tidak bisa menjadi seseorang yang tersinggung dan tidak sopan layaknya “tinta hitam” yang membuat wajah memerah hingga ke bagian leher. (Marah besar)

Di dinasti utara dan selatan Tiongkok, seseorang bernama Chen Lin Shi adalah orang yang memiliki tingkat toleransinya yang sangat tinggi, dia bisa memahami semua orang.

Ada suatu kali, ada seorang tetangga bersikeras bahwa Chen Lin Shi lah yang memakai sepatu miliknya yang hilang beberapa hari lalu.

Chen Li Shi berkata: “Jadi, Apakah ini sepatu kamu?”

Chen LinShi dengan segera melepaskan sepasang sepatunya dan memberikan kepada tetangga tersebut, dia pun berjalan kaki tanpa sepatu.

Tak beberapa lama, tetangga menyadari bahwa dirinya lah yang sudah melakukan kesalahan, lalu langsung mengembalikannya kepada Chen Lin Shi.

Orang lain berpikir bahwa pasti Chen Lin Shi pasti akan memarahinya, tapi inilah yang dikatakan oleh Chen Lin Shi: “Ini bukan sepatu kamu?”

Sembari tertawa, sembari mengambil dan mengenakannya kembali.

Su Dong Po sangat mengapresiasi kebesaran toleransi Chen Li Shi, menyadari: “Hidup ini harus dijalani seperti Chen Lin Shi.”

Kita sebagai manusia haruslah memiliki tingkat toleransi yang besar.

人要有肚量。学佛人要学会看破放下。中华传统文化话讲:肚量每人不一样,量大福大不可量,海纳百川包万象,地藏万物生无疆。一滴墨汁落在一杯清水里,这杯水立刻变色,不能喝了;一滴墨汁融在大海里,大海依然是蔚蓝色的大海。为什么?因为两者的肚量不一样。同样,人的肚量大就会看得宽,不会被别人一点点的冒犯和不敬的“墨汁”染得脸红脖子粗。

在中国南北朝的沈麟士就是一个非常有肚量的人,凡事看得穿。有一次,邻居一口咬定沈麟士脚上穿的就是他早几天丢失的那双鞋。沈麟士说:“这么说,是您的鞋了?”他立刻把自己的鞋子脱下来给别人,自己光着脚走路。过了不久,邻居发现是自己搞错了,又将鞋子送回给了沈麟士。别人会想沈麟士一定会说什么话,这个沈麟士说:“这个不是你的鞋啊?”笑着,又拿过来穿在脚上。苏东坡对沈麟士的肚量非常赞赏,认为“处世当如沈麟士”。我们做人就是要气量大。


*Wejangan Master Jun Hong Lu 11 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Pasangan suami istri di jaman sekarang saling tidak mau mengalah satu sama lain.

Ada seseorang yang baru saja kembali liburan dari Korea Selatan, teman-teman dia berkata: “Kakak, kamu bukannya habis jalan–jalan dari Korea Selatan? Mengapa muka kamu sedikit lebam?”

Saudara dia berkata : “Karena saya tidak ada oleh-oleh.”

“Ah? Apakah pemandu wisata tidak resmi itu yang memukuli kamu?”

“Bukan, saya tidak membeli oleh-oleh, dimarahi oleh istri, tidak di kasih tidur.“

Seperti kata pepatah, “Ratusan orang, ratusan marga, ratusan emosi” yang artinya di dalam 100 orang memiliki 100 nama keluarga dan 100 macam emosi.

Selalu ada perbedaan di antara setiap orang, kamu tidak bisa membuat orang lain merubah tingkat toleransi mereka, itu tidaklah realistis. Jadi, harus menyadari bahwa setiap orang berbeda, dengan begini, kamu baru bisa mentolerir orang lain.

Menjadi manusia di dunia harus mau bertoleransi, sopan santun, menghadapi setiap kritik, kesalahpahaman atau pelanggaran yang terjadi dengan wawasan yang luas harus bisa ditolerir, dengan keanggunan dari rasa toleransi.

Jadi, jika anda seorang Buddhis, maka anda harus belajar memaafkan orang lain, bertoleransi terhadap semua makhluk hidup.

Berharap semua praktisi Buddhis memiliki tingkat toleransi yang tinggi, dapat menghindari banyak lubang parit yang dalam di jalan kehidupan.

Dengan begitu berkah akan datang dengan sendirinya tanpa perlu melakukan permohonan, tidak terjadi malapetaka tanpa perlu melakukan permohoban, seumur hidup tenang dan damai seperti permohobabbya, toleransi dan sabar adalah jaminan akan aman dan damai! (Tepuk tangan)

现代人夫妻间为一点小事不相让。有一个人从韩国旅游回来了,他的哥们说:“哥哥,你不是去韩国旅游了吗?怎么回来脸有些肿啊?”他的兄弟说:“因为我没有购物。”“啊?那些黑导游打你的?”“不是,没买东西,被老婆骂的,不给睡觉。”

俗话说“百人百姓百脾气”,也就是说,100个人有100个姓,有100种脾气。人总是有差别的,你不可能让人人都变成大肚量,那不现实。所以,首先要承认人人不同,这样你才能宽容别人。处世为人要有肚量,要有气度,对别人的批评、误会或者冒犯都要看得宽,有容人之雅量。所以学佛人一定要学会原谅别人,包容众生。希望我们每一个学佛人肚量大,看得穿,可以避开人生路上很多的深沟险坑。这样的人往往无心求福福自来,不求避祸却无祸,一生平安何所求,宽容忍辱保平安!(掌声)


*Wejangan Master Jun Hong Lu 11 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Ada seorang pria muda yang belajar di Royal College of William di Inggris. Sebagian besar orang yang belajar disini adalah anak-anak kaya, tetapi pria muda itu memakai b

aju compang-camping, sambil mengenakan sepasang sepatu usang ukurannya lebih besar daripada kakinya.

Ketika anak-anak kaya melihatnya mengenakan pakaiannya, mereka tidak hanya mengejeknya, tetapi juga memfitnahnya dengan menuduh kalau dia telah mencuri sepasang sepatu kulit ini.

Suatu hari, ketika pengawas senior memanggilnya ke kantor terus memandangi sepasang sepatu kulit tua yang dia kenakan.

Pria muda itu menyadari apa yang sedang terjadi, dan mengambil selembar kertas lalu menyerahkan kepada pengawas sekolah (pengawas sedang mengawasi siswa).

Ini surat yang di tulis oleh ayahnya untuk dia. Surat itu berisi: “Anakku, mohon maaf, kuharap dalam satu atau dua tahun mendatang, sepasang kulit sepatuku yang usang ini tidak akan kebesaran bagi kakimu lagi, aku memegang terus harapan ini;

Jika benar suatu hari kamu telah berhasil, saya akan bangga, karena perjuangan anak saya untuk terus bekerja keras sampai berhasil sambil mengenakan sepatu usang milik saya ini.”

Sang pengawas sekolah tersentuh setelah selesai membacanya. Kemudian, pada tahun 1915, pemuda itu memenangkan hadiah nobel dalam Fisika. Dia adalah William Prague. (Tepuk Tangan)

有一位青年在英国威廉皇家学院求学,这里读书的人大多是富家子弟,很有钱,可这位年轻人衣衫褴褛,拖着一双比他的脚大得多的破旧皮鞋。那些富家子弟看见他这套装束,不仅讥讽他,而且污蔑他这双破皮鞋是偷来的。有一天,老学监把他招到办公室,两眼死死地盯着那双破皮鞋。那位青年明白是怎么回事,从怀里掏出了一张小纸片递给了学监(学监就是管学生的)。这里是他父亲写给他的一封信。上面是这么写的:儿啊,真抱歉,但愿再过一两年,我的那双破皮鞋,你穿在脚上不再嫌大,我抱着这样的希望;果真你一旦有了成就,我将引以为荣,因为我的儿子正是穿着我的破皮鞋努力奋斗成功的。”老学监看完之后深深地被他感动了。后来,那位青年在1915年就荣获了诺贝尔物理学奖,他就是威廉·布拉格。(掌声)


*Wejangan Master Jun Hong Lu 11 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Sebagai seorang praktisi Buddhis harus memahami untuk terus murni, sama seperti seorang Biksu yang tidak memiliki apapun, tetapi mempunyai kebijaksaaan tinggi dan tingkat pembinaan yang mulia.

Kesabaran juga bisa membuat kita untuk terus tekun dan giat, asalkan orang itu memiliki dan memahami arti dari kesabaran, ini sama seperti di dalam salah satu “6 Paramita” mengenai kesabaran dan ketekunan.

Oleh karena itu, dalam perjalanan pelatihan diri, orang yang bisa bersabar dan memahami arti sebenarnya dari kesabaran itu, itu merupakan dasar dari kesuksesan.

Tidak ada satu orang pun di dunia yang bisa memiliki perjalanan hidupnya lancar, kesabaran adalah meditasi, kebingungan adalah prajna. ( Tepuk Tangan)

我们学佛人懂得自己两袖清风,就像法师一样一无所有,但是他们有崇高的智慧和美好的境界。忍辱也会精进,任何人只要忍辱了,就是佛传授于我们“六波罗蜜”中的忍辱精进。所以在修行的路上,能够忍耐的人,能够忍辱的人,那就是成功的基石。没有一个人可以在人间一帆风顺,忍辱就是禅定,烦恼就是般若。(掌声)


*Wejangan Master Jun Hong Lu 11 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Ada seorang anak muda meminta nasihat dari Biksu: “Guru, beberapa orang mengatakan bahwa saya cerdas, juga ada orang yang memarahi saya mengatakan saya bodoh, menurut pendapat anda, apakah saya seorang yang cerdas atau bodoh?”

Guru itu bertanya balik: “Bagaimana kamu melihat diri kamu sendiri? “

Ekspresi sang anak muda menunjukkan bahwa dia kebingungan, Biksu tua berkata:
“Misalnya setengah kilogram beras, menurut pengusaha roti, itu adalah roti chapati, menurut pedagang anggur itu adalah anggur, dan menurut pengemis, itu adalah makanan untuk bertahan hidup. Beras masihlah sebuah beras” Tiba-tiba pikiran pemuda itu menjadi terbuka.

Sebagai seorang praktisi Buddhist harus memahami, cara mereka melihat diri sendiri menentukan nilai mereka dalam kehidupan.

Sama halnya, jika kamu melihat diri kamu sendiri sebagai seorang yang jahat, maka kamu tidak akan melakukan perbuatan baik;

Jika kamu melihat diri kamu sendiri sebagai seorang yang baik, makabkamu akan melakukan perbuatan baik setiap hari;

Jika kamu melihat diri kamu sendiri sebagai seorang Bodhisattva di masa depan, maka setiap hari kamu akan melakukan metta, mudita, karuna dan upekkha. (Tepuk Tangan)

Jadi, Shifu meminta kalian semua untuk melihat diri sendiri sebagai seorang Buddha di masa depan, maka kalian tidak akan melakukan perbuatan kotor di duniawi ini.

有一个青年向法师求教:“师父,有人说我是天才,也有人骂我是笨蛋,依您看,我到底是天才还是笨蛋呢?”这个法师反问道:“那你自己如何看待你自己的呢?”青年一脸茫然,老法师说:“比如一斤米,在饼家的眼里那是烧饼,在酒商的眼中那是酒,在乞丐那里,就是救命的一顿饭。米还是那个米。”青年豁然开朗。
学佛人要明白,看待自己的方式决定了自己的人生价值。同样,你把自己看成一个坏人,你一定不会多做好事的;如果你把自己看成是一个好人,你天天在行善;如果你把自己看成是个未来的菩萨,那你每天做的就是慈悲喜舍。(掌声)所以师父让你们每个人把自己都看成未来的佛,你们就不会做那些乱七八糟的人间肮脏事。


*Wejangan Master Jun Hong Lu 11 September 2019, Amsterdam, Belanda*

Sang Buddha pernah berkata : Penderitaan bukanlah penderitaan, kebahagiaan bukanlah kebahagiaan, itu hanya pemikiran sesaat.

Artinya adalah penderitaan di duniawi bukanlah penderitaan, kebahagiaan bukanlah kebahagiaan, itu hanya sebuah pemikiran yang melekat pada saat itu saja.

Ketika kamu bersikeras akan pemikiran ini, lalu kamu berpikir kamu bahagia, bukankah kamu akan bahagia;

Ketika kamu bersikeras akan pemikiran ini, saat itu kamu merasakan penderitaan, maka kamu akan merasakan penderitaan itu melalui pikiran.

Jadi di dalam kitab suci Buddha meminta kita untuk melepaskan semua pikiran, begitu kamu membersihkan pikiran, memurnikan pikiran, mengosongkan pikiran, secara alami akan timbul sinar dari dalam hati. (Tepuk tangan)

Ingatlah, semua benda berubah seiring perubahan hati. Sebagai contoh sederhana: Hari ini, pot bunga ini indah, ini hanyalah bunga, sebuah benda.

Jika saya merasa pot bunga ini bisa selamanya mekar, begitu indah, saya sangat senang;

Jika saya berpikir dalam beberapa hari bunga ini akan layu dan membuangnya ke tempat sampah, lalu ketika saya melihat pot bunga ini, dari dalam hati akan timbul kekesalan.

Ini sepenuhnya berdasarkan pandangan anda tentang benda ini, oleh karena itu, tingkat pembinaan berasal dari hati.

Ada beberapa hal dan orang yang harus bisa kita lepaskan di duniawi ini, kemudiannada beberapa hal yang bisa didapatkan dan tak bisa dimohon, bisa didapatkan itu berarti milik kamu, jika memohon dengan paksa maka belum tentu itu adalah milik kamu.

Dan jika memang demikian, kita harus bersikap toleransi dan biarkan alam yang menentukannya. (Tepuk tangan)

佛曾经说过:苦非苦,乐非乐,只是一时的执念而已。就是告诉我们,人间的苦并不是苦,快乐也并不是快乐,是你当时执著的一个意念而已。执著了这个意念,你觉得很开心你就开心了;执著了这个意念,你当时觉得痛苦了,你就受困于一念。所以佛经上叫我们万念放下,一念清净,清净、无念自然就会在你的心中发扬光大。(掌声)
记住了,物随心转。举个简单例子:今天这盆花很漂亮,这是花,是一个物质。如果我觉得今天这盆花它可以永远开放,这么美丽,我就很开心;如果我想到它过几天枯萎了,扔在垃圾桶了,再去看到这盆花的时候,就会烦恼由心生。完全是你对这个物境的看法,所以境由心造。有些人、有些事情在人间要放下,又是可遇不可求的,遇到了就是你的,强求来的不一定是你的。既然这样,就要放宽心态,顺其自然。(掌声)


*Wejangan Master Jun Hong Lu 11 september 2019, Amsterdam, Belanda*

Joe Girard (Joe Girard https://g.co/kgs/M82FSW) adalah penjual yang sangat hebat di dunia, kehidupan masa lalunya sangat kacau, dan dia harus pindah rumah dan berganti pekerjaan hampir setiap beberapa bulan. Dia selalu merasa bahwa desa-desa dan masyarakat di mana dia tinggal sebelumnya memiliki masalah seperti itu, seperti moralitas rendah dan ketidakpedulian tetangga, terlalu banyak pelaku kejahatan, atau perusahaan yang Anda peras dengan saya, saya peras Anda, terlalu banyak penjahat, membuat dia tidak bisa menunjukkan bakatnya.

Seperti biasa, suatu hari Joe Girard berlari di jalan lagi, dan kemudian memarkir mobilnya yang bobrok di sebuah pompa bensin di US Highway 5 untuk mengisi bahan bakar.

Selama periode itu, Joe Girard bertanya kepada seorang anggota staf yang lebih tua: “Pak Tua, dapatkah Anda memberi tahu saya penduduk desa, kota atau komunitas terdekat yang lebih baik dalam moral, yaitu, kualitas moral mereka lebih baik dan mereka semua baik. Tidak ada orang jahat, jadi saya bisa tinggal di sana.”

Pria tua itu perlahan-lahan melepaskan alat bensin dari tangannya, dan berkata kepada Joe Girard, ” Saya telah bekerja di sini selama 15 tahun, dan hampir setiap hari orang yang bergerak melewatiku. Beberapa dari mereka menghadap ke barat dan ada pula yang menghadap ke timur, bahkan semua desa dan komunitas di Amerika Serikat adalah sama, ada orang jahat dan orang baik, Tuhan tidak akan menempatkan semua orang jahat di desa, dan juga tidak semua orang baik akan ditempatkan di desa lain.”

Kata-kata pria tua itu membuat Joe Girard tersadarkan. Setelah mengucapkan selamat tinggal kepadanya, ia segera memutuskan untuk menetap di kota kecil yang paling dekat dengan jalan raya dan menemukan sebuah pekerjaan di perusahaan penjualan mobil kecil sebagai salesman.

Tahun itu dia berusia 35 tahun, ia mulai bekerja sebagai penjual mobil di depan kantor kecilnya sendiri. Dia mulai belajar untuk tidak mengeluh tentang usia tuanya dan pendidikan yang rendah, tidak mengeluh tentang kondisi buruk dari perusahaan penjualan mobil, ketidakpedulian bos, penghinaan dan penolakan dari teman kerjanya yang masih muda dan pelanggan yang memiliki beragam sifat maupun penolakan dari para pembeli.

Tak lama, dengan semangat tidak mengeluh dan kegigihan ini, Joe Gillard menjual mobil pertamanya dan sejak itu, mobil itu terjual semakin banyak dan kemudian secara ajaib memenangkan “World Guinness Records sebagai salesman dengan penjualan nomor 1.” Dia telah menjual rata-rata enam mobil sehari selama dua belas tahun berturut-turut, dan tidak ada yang berhasil memecahkan rekor penjualan ini.

Kisah ini memberi tahu kita bahwa kita harus mengubah pola pikir kita dan memupuk pikiran yang selaras dengan orang-orang — kebijaksanaan psikologis.

Coba perhatikan, ketika sedang berkomunikasi dengan orang lain, kamu katakan apa yang mereka suka dengar, inilah yang disebut kebijaksanaan psikologis.

Misalnya, kamu bisa melihat dari ekspresi wajahnya bahwa dia tidak bersedia mendengarkan apa yang Anda katakan.

Ketika kamu berkomunikasi dengannya, berbicara dengan hati bahagia, tapi jika dia seperti ini, atau dia merasa tidak sabaran, dia tidak akan mau mendengarkan, Anda harus cepat mengganti topik pembicaraan atau berhenti berbicara.

Dan sekarang ada beberapa orang yang hanya berbicara sendiri, terlepas dari apakah orang lain ingin mendengarkannya atau tidak, walaupun ekspresi wajah kita sangat jelek, dia masih akan tetap berbicara.

Bahkan sampai Anda memberi tahu dia, “Oke, ganti topik pembicaraan, jangan bicara lagi, oke?”

“Anda tunggu saya menyelesaikan bagian ini, baru saya akan mengganti topik pembicaraan lainnya.”

Seseorang yang bisa mengubah pola pikirnya, maka semua adalah surga untuk pekerjaan dan hidupnya.

Diri sendiri lah yang memilih kamu akan menjadi orang seperti apa, Jika Anda menghormati orang lain, maka orang lain akan menghormati Anda, dan orang lain akan memperlakukan Anda sebagai bangsawan;

Sepanjang hari, anda tidak bisa bergaul dengan orang lain, terus memarahi orang lain, dan mengeluh, maka Anda telah memilih untuk membuat orang lain memandang rendah kepada Anda.

乔吉拉德是世界上非常伟大的销售员,过去的生活一直是颠沛流离,几乎每过几个月就要搬一次家、换一次工作。他总觉得自己之前所住的村镇和社区有这样那样的问题,比如邻居的品德低下、冷漠无情,作恶之人太多,要么就是公司里相互你挤我、我挤你,小人太多,让他无法施展才华。和往常一样,有一天乔吉拉德又奔走在搬家的路上,然后将自己破旧不堪的二手车停在美国5号公路一个加油站上加油。

期间,乔吉拉德问一个年长的工作人员:“老先生,你能告诉我附近哪一个村或者镇或者社区的居民的德行会好一点,就是他们的道德品质好一点,都是善良的,没有恶人,我好住到那里去。”老先生慢悠悠地放下了自己手中的加油枪,对乔吉拉德说:“我在这工作15年了,几乎每天都有搬家的人经过我这里。他们有的朝西,有的向东。其实,美国所有的村镇和社区里的人都是一样的,都有恶人还有善人。上天不会把所有的恶人都放在一个村镇里,也不会把所有善良人都放在另一个村子里的。”

老先生的这番话让乔吉拉德顿时有了醍醐灌顶的感觉。他告别老人家之后,立即决定在离公路最近的一个小镇上安下家,然后迅速地找到了一个小的汽车销售公司。那年他35岁,在自带的一个小办公室前,开始干起了汽车销售工作。他开始学着不抱怨自己年龄大、学识低,不抱怨汽车销售公司条件差、老板的冷漠、年轻同事瞧不起和客户的种种刁难、拒绝。

不久,靠着这种不抱怨的精神和坚持力,乔吉拉德卖出了自己有生以来第一辆车,并且从此越卖越好,之后,更奇迹般地荣登“世界吉尼斯记录大全世界销售第一”的宝座,他连续十二年,平均每天卖六辆车,这个销售记录至今无人打破。

这个故事就是告诉我们,做人必须要改变心态,培养与人相融的心智——心理的智慧。你们去看,和别人打交道,别人喜欢听什么,你就说什么,就叫心智。比方说,你讲的话他不愿意听了,你可以从他的脸部表情里看出来的。你跟他讲,讲得很开心的时候,他如果这样,或者他觉得很不耐烦,他就是不要听了,你赶快要换话题或者不要讲了。而现在有的人只管自己讲,根本不管别人要听不要听,你就是表情再难看,他照样讲。你跟他说:“好了,换个话题,不要再讲了,好吗?”“你等我把这段讲完,我再换话题。”

一个人把心态转变了,所有的地方都是他工作和生活的天堂。人的高低贵贱实际上都是自己选择的,你尊重别人,别人会尊重你,别人就把你看成高贵;你整天跟别人过不去,天天骂别人,天天去抱怨别人,那你就是选择了让别人看不起你。