BHFF Jilid 10, Bab 1

Harus belajar welas asih dari Sang Buddha, setelah kalian belajar welas asih dari Sang Buddha, apa yang harus kalian lakukan selanjutnya?

Kalian harus mengerti untuk memberikan pencerahan kepada semua makhluk hidup, yang artinya memberikan pendidikan, menggunakan ucapan dan prilaku kalian untuk membuat orang lain terharu atas perbuatan kamu.

*Membantu orang lain itu harus membuat orang lain terharu.*

Sekarang sesama orang hanya melakukan sedikit pahala, sedikit pekerjaan, kamu tak bisa membuat orang lain terharu, malah akan berbalik membuat orang lain sebal melihat kamu, lalu apa yang kamu dapat dari Dharma?

Coba kalian lihat, berapa banyak orang yang sudah saya buat terharu? Shifu mempraktekkannya langsung untuk membuat orang lain terharu.

Di acara seminar Dharma 6 tahun yang lalu, banyak orang lanjut usia datang, keadaan ekonomi mereka tidak baik, ditipu oleh Agensi travel, Shifu membiayai mereka semua, Shifu tak berkata satu kalimat, mereka para lanjut usia terharu.

Shifu sering berpikir, bagaimana jika para lanjut usia ini adalah ibu kandung saya sendiri? Jika mereka adalah nenek kandung saya? Sekarang mereka sudah bisa mendengar Dharma, keadaan ekonomi tidak baik, mereka datang dari tempat yang jauh hanya untuk bertemu Shifu, bagaimana kamu bisa membuat mereka sedih ketika mereka pulang ke kota asal mereka? Cobalah menempatkan diri kamu di posisi orang lain, belajar Dharma adalah belajar untuk memiliki sebuah hati.

Sebenarnya nasib seseorang itu berasal dari 3 kehidupan reinkarnasi sebelumnya.

Jangan kamu mengatakan nasib kamu tidak baik atau buruk, tidak perlu kamu menceritakannya, semua ini sudah ditentukan oleh Langit, karena nasib itu ditentukan dari hukum sebab akibat kamu dari 3 kehidupan sebelumnya.

Jangan mengatakan di kehidupan ini kamu telah melakukan begitu banyak perbuatan baik, lalu kamu merasa mengapa kehidupan saya masih tidak membaik, *apakah kamu tahu kehidupan masa lalu kamu?*

Sebab akibat dari 3 kehidupan sebelumnya, kamu melihat orang lain begitu kaya raya, harus dipahami itu adalah karena di kehidupan sebelumnya mereka berdana, terus melakukan perbuatan baik.

Melihat kondisi kamu yang tak memiliki uang, dan sekarang kamu masih tak rela untuk berdana, maka di kehidupan selanjutnya kamu masih akan menjadi orang miskin.

Coba lihat orang-orang yang tidak mengidap penyakit kanker hati, itu karena mereka tidak minum minuman beralkohol; Atau dulunya mereka minum bir dan sekarang sudah berhenti minum.

Para perempuan di Australia banyak yang merokok, minum alkohol sebelum melahirkan anak, dan balasan datang setelah melahirkan anak, melahirkan anak cacat, aneh, apapun ada, karena ketika mereka sedang mengandung, mereka tidak mengerti untuk mengontrolnya, tidak boleh merokok, tidak boleh minum alkohol, mereka tidak memikirkan segala akibatnya terhadap anak.

Di kehidupan masa lalu, kita tidak baik-baik melatih diri, dan menderita di kehidupan ini, Apa balasan yang akan kita dapatkan?

Di Australia, banyak anak yang terlahir cacat, bukankah itu sebuah balasan? Bukankah kamu harus menerima semua itu? Sepanjang hari memikirkan anak kandung yang autis, paru-parunya tidak baik, organ hatinya tidak baik, siapa yang menyebabkan semua ini?

 

*Jangan menyalahkan orang lain karena kehidupan kita tidak baik di kehidupan sekarang*, itu semua adalah karena sebab akibat kita dari 3 kehidupan sebelumnya, oleh karena itu harus bisa mengikis karma dari sebab jodoh dari kehidupan sebelumnya, bagaimana menguraikannya?

Ada orang berkata: “Shifu, kehidupan lampau sudah berakhir, tidak ada sebab jodoh lagi, bagaimana saya menguraikannya?”

Benar, di kehidupan masa lalu kamu berhutang kepada dia, memukul dia, maka di kehidupan ini, kalian berdua menjadi suami istri, dia (suami) memukul kamu (istri) , memarahi kamu, bukankah kamu (istri) sedang membayar hutang karma? Apa yang bisa dikatakan lagi? Bayar hutangnya. Tidak ada jalan lain lagi, sambil membayar hutang, sambil membaca paritta, agar hutang karma kamu lebih cepat dilunaskan, tidak mungkin jika kamu tidak mau membayarnya, karena semua itu adalah sebab akibat, tidak ada seorang pun yang bisa merubahnya.

Belajar untuk bertobat, belajar untuk berdana, belajar untuk menjalani kehidupan ini dengan baik. Apakah kalian tahu apa yang dimaksud dengan “Menjalani kehidupan ini dengan baik?”

Artinya adalah baik-baik menjaga kesehatan diri sendiri, baik-baik menjaga mental kita, saya tidak lagi boleh menanam sebab, di kehidupan masa lalu kita sepasang suami istri tidak melakukannya dengan baik, dan berakibat di kehidupan ini setiap hari kita sepasang suami istri terus bertengkar, maka sekarang saya harus menjalani kehidupan ini dengan baik, di kehidupan sekarang saya diberikan sebuah kesempatan, agar saya bisa membayar hutang karma dengan dia (suami/istri) sampai lunas.

Maka dari itu, saya tak lagi boleh menanam sebab yang buruk, yang malah berakibat di kehidupan selanjutnya reinkarnasi kembali dan lagi-lagi membayar hutang karma, karena saya tak mau lagi datang ke dunia manusia, saya tak lagi perlu melalukan karma ini, karena di kehidupan selanjutnya saya tak mau lagi menjadi pasangan dia.

Oleh sebab itu, walaupun di kehidupan ini kamu memarahi saya, saya akan bersabar, karena kehidupan ini adalah terakhir kalinya kita bertemu, setelah hutang karma selesai dibayar, di kehidupan selanjutnya saya tidak mau lagi hidup bersama dengan kamu.

Oleh karena itu, terserah kepada kamu, marahlah jika kamu ingin marah, tapi saya tidak akan menanam sebab untuk kehidupan selanjutnya, Bukankah dengan begitu semuanya akan berakhir?

Jika di kehidupan ini kamu masih berhutang karma dengan dia, kamu masih bersikap buruk kepada dia, bahkan kamu masih bertengkar dengan dia, pukul dan marah, maka maaf, di kehidupan selanjutnya kamu akan datang kembali dan bayar hutang, konsepnya semudah itu.

Bertobat adalah bertobat akan kesalahan yang telah kita lakukan di masa lalu. Bodhisattva, saya sudah melakukan banyak kesalahan, saya tak akan melakukan kesalahan ini lagi.

Apa itu berdana? Baik-baiklah berdana dengan mengeluarkan cinta kasih, kasih Buddha, dan melepaskan makhluk hidup.

Harus bisa menjalani kehidupan ini dengan baik, maksudnya adalah menjaga kesehatan diri sendiri, karena tubuh kita ini diberikan oleh kedua orang tua kita, saya tak boleh merusak kesehatan diri saya sendiri.

Harus mengerti arti “Satu kalimat baik, satu pikiran baik”, yaitu sebuah jodoh membantu. Hari ini saya berpikir pikiran yang baik, maka saya akan mendapatkan sebuah jodoh bantuan, yang artinya jodoh untuk mendapatkan penolong.

Hari ini saya berpikir, saya akan membantu dia, kemudian dari dalam hati akan timbul sebuah bantuan jodoh, yang artinya orang lain akan datang membantu kamu, karena pikiran baik kamu menyebabkan orang lain bersikap baik dan mendapatkan jodoh bantuan.

Satu jodoh bantuan, satu pikiran baik, keduanya akan memberikan kita jodoh baik, dan kamu selalu mendapatkan penolong.

Jika terus memikirkan tentang kelebihan dan kebaikan seseorang, bukankah akan ada banyak orang yang mau berteman dengan dia?

Jika teman kamu banyak, bukankah penolong kamu semakin banyak?

Jika kamu tidak memiliki temab, siapa yang akan menjadj penolong kamu?

Jika di keluarga totalnya ada 3 orang “Penolong”, yaitu kamu, istri dan anak membuat orang lain tidak nyaman, egois dan pelit kepada orang lain, dan kalian sekeluarga bertiga akan dimasukan ke dalam sebuah lemari menjadi “Ju Ren”, siapa yang akan membantu kamu?

Ada satu kejadian di DFT, ada satu anak kecil yang memiliki batu ginjal dan air seni berdarah, kemudian dia membaca paritta, melakukan pahala, dan batu ginjal itu hilang.

Tidak menemukan apapun ketika melakukan ultrasonografi, bahkan Dokter mengatakan tidak perlu lagi melakukan operasi, dia sangat bahagia, lalu dia pun menjadi malas, akhirnya batu ginjal pun kembali menutup saluran kencingnya, dokter mengatakan akan mengoperasi dan menaruh selang di sebelahnya, kasihan apa tidak melihat kejadian ini. Dengan cepat dia pun memulai membaca paritta dan berbuat pahala.

Sebelum melakukan operasi, sang dokter memeriksanya lagi dan batu ginjalnya pun menghilang, dia sangat kaget dan menangis terharu di depan Shifu.

Menurut kalian apakah Guan Shi Yin Pu Sa tidak akan mengabulkan permintaannya? Sudah pasti akan mengabulkannya, setelah itu kalian harus baik-baik terus membaca paritta, melatih hati.

Coba beritahu Shifu, jika ini bukanlah karena kewelas asihan Guan Shi Yin Pu Sa, apakah masih ada penjelasan yang lainnya? Apa yang perlu dijelaskan? Apakah XLFM itu tidak bagus? Semua ini adalah nyata, *apakah karena orang lain berkata tidak bagus lalu itu berarti tidak bagus?*

Apakah mungkin akan ada dimana tidak ada orang yang tidak akan iri kepada seseorang atau aliran Dharma?

Bahkan sesama saudara kandung pun akan memiliki rasa iri satu dengan yang lainnya, ketika kakak perempuan lebih baik, apakah adik lelaki tidak akan iri? Adik perempuan tidak akan iri? Ini bukanlah sesuatu yang bisa ditangani.

Terus bertahan akan konsep keBuddhaan, perbanyak membantu orang lain, maka kamu akan berhasil, harus membantu orang lain lebih baik lagi.


 

 

要学佛陀的慈悲,你们知道学了佛陀的慈悲之后你 们要干什么吗?学佛陀的慈悲之后,你们要懂得教化众 生,就是去教育、去感化众生。帮助别人,要感动别人 啊。现在人跟人之间就是做了一点功德,做一点工作, 你不能让人家感动,人家还讨厌你呢,那你怎么学佛啊? 你们看看,师父让多少人感动啊?师父是用实际行动感 动别人,早在六年前的法会,很多老伯伯老妈妈来了, 经济条件不好,被旅行社骗了,师父全部贴他们的,那 个时候师父没说一句话,那些老伯伯老妈妈很感动啊。 师父就经常想,这些老妈妈如果是我的妈妈呢?是我的 奶奶呢?他们现在闻到佛法了,家里条件不好,还这么 千里迢迢地来看师父,你怎么能让人家就这么难过地回 去呢?将心比心啊,学佛就是学的一颗心。

人的命运实际上是带着三世因果轮回的。你不要去 讲你的命好不好,你用不着讲的,这是天定的,因为它 是三世的因果啊,不是说你这辈子做了很多好事,你觉 得自己怎么还不好啊,你知道你的前世吗?三世因果, 看着人家有钱,要知道那是人家前世在布施、在做好事。 看看你现在没钱,你现在都不舍得布施,那你下辈子还 是穷。看看人家不生肝癌,因为人家不喝酒;或者人家 原先喝酒的,现在戒酒了。澳大利亚的女人生孩子之前, 抽烟、喝酒,生孩子的时候报应来了,畸形儿、怪胎, 什么都有,因为她们在怀孕的时候,她都不知道要节制, 不能抽烟、不能喝酒,他们不为孩子着想。那我们上辈 子就是没有好好修,我们这辈子已经吃苦了,我们应该 怎么受报啊?澳大利亚的那些母亲生了畸形孩子不是受 报吗?要不要受啊?天天看着自己的傻儿子,肺不好, 肝不好,那是谁造成的?

我们今世自己不好不要去怪别人,那是我们自己的 三世因果轮回,所以一定要化解前世的因缘,怎么样化 解呢?化解前世的因缘,有人说:“师父啊,前世已经 过了,没因缘了,我怎么化解呢?”对,上辈子你欠他 的,打他,这辈子,你们做夫妻了,他打你、骂你,你 不就是在还债了吗?有什么话好讲的?还。没有办法, 一边还债,一边念经,让它还得更快,不还是不可能的, 因为是因果,谁都动不了。

要学会忏悔,学会布施,要善用人生。人生要善用 啊,你们知道什么是善用人生吗?善用人生就是好好地 对待自己的这个身体,好好地对待自己的心灵,我不能 再去造因了,上辈子我们做夫妻不圆满,让我们这辈子 做夫妻天天吵架,我要善用人生,今生给我这个机会, 让我和他把债还清,所以我不能再造不好的因,让我下 辈子再来还债,因为我不想再到人间来了,我没有必要 再去造这个业,因为我下辈子不想再跟他做夫妻,所以 这辈子你就是骂我,我忍了,因为我跟你下辈子再见了, 还完了,我不想再跟你下辈子了,所以,我就随你,你 要骂就骂,不造下辈子的因,不就结束了吗?如果你这 辈子在还债,你还对他不好,然后你又跟他吵架、打骂, 那么对不起,你下辈子再来还吧,道理就是这么简单。

忏悔就是忏其前愆,忏悔我们过去做错的事情。菩 萨啊,我做错很多事情了,我不能再做错事情啊。布施 什么啊?就是好好地布施出自己的爱心、佛心,好好地 放生。要善用人生,就是我要当心自己的身体,身体是 父母亲给的,我不能糟蹋自己的身体。

要懂得“一句善言、一个善念”就是一个助缘,我 今天动了一个善的脑筋,我就得到一个助缘,就是帮助 你的缘分啊。我今天脑子里想,我帮帮他吧,好了,你 心中就会产生一个助缘,就是别人就会来帮助你,因为 你的善念引起了别人对你的善和助缘。一个助缘、一个 善念,都会成就我们的善缘,你就会拥有贵人。多把人 家往好的地方想的人,这个人是不是别人都愿意跟他交 朋友啊?你的朋友多了,是不是贵人就多了?你没有朋 友,谁来做你的贵人呢?你们家里一共有三个“贵人”, 你一个,老婆一个,孩子一个,对人家抠得不得了,对 人家自私得不得了,对人家小气得不得了,你们家三个 人就是装在柜子里的“柜人”了,谁会来帮你啊?

东方台最近刚发生一件事情,那个小男孩最早的时 候是肾结石、尿血,后来坚持念经、做功德,石头不见 了,B超都找不到了,医生说不要动手术了,他开心得不 得了,然后他不大努力,不精进了,好了,石头一下子 又堵住了他的尿管,医生说要开刀放一个管吊在身边, 可怜不可怜啊。他马上又开始念经、做功德,准备开刀 前,医生一检查,石头像变戏法似地又不见了,他一激 动,又在师父面前,感动得不得了。你们说观世音菩萨 灵不灵?灵啊,灵验之后,自己要坚持念经、修心。你 们告诉师父,这些灵验不是观世音菩萨慈悲,你们还有 别的解释吗?有什么可以解释的?心灵法门好不好,绝 对真的,人家说不好就不好了?任何一个人、任何一个 法门不被人家嫉妒,那可能吗?就是同一个爸爸妈妈生 出来的兄弟姐妹,相互之间都会嫉妒的,姐姐好了,弟 弟不会嫉妒的?妹妹不会嫉妒的?这是没有办法的事 情。坚持自己的佛性理念,要多帮助别人,自己成功了, 要更好地帮助别人。