[Fahui] Banyak dari kita yang tidak dapat melepaskan kehidupan ini, mengapa kamu tidak bisa melepaskannya?

*Wejangan Master Jun Hong Lu kepada para umat, 14 Desember 2011*

[Banyak dari kita yang tidak dapat melepaskan kehidupan ini, mengapa kamu tidak bisa melepaskannya?]

Karena kehidupan masa lalu kamu telah memberikan banyak masalah, banyak bencana yang membuat kamu harus memikul banyak tekanan hidup. Sebagai contoh, di kehidupan masa lalu kamu telah melakukan banyak hal yang buruk, maka di kehidupan ini harus menerima akibatnya.

Sebelumnya Master pernah melihat seseorang yang di kehidupan masa lalunya telah menipu orang lain, maka di kehidupan sekarang ini dia akan ditipu oleh orang lain;

Banyak orang yang di kehidupan masa lalunya dalam hubungan percintaan tidak sesuai aturan, maka di kehidupan sekarang ini, mereka akan mengalami penderitaan dalam percintaan.

Oleh karena itu, disaat ini lah kamu harus ada sedikit perubahan. *Karena kamu tidak dapat melihat kehidupan masa lampau, yang bisa kamu lakukan adalah melihat kehidupan sekarang ini,* Itulah alasan mengapa kamu merasa dunia ini sangat tidak adil:

“Saya percaya pada Bodhisattva, hati saya sangat murni, tetapi mengapa saya harus sangat menderita?”

Coba kamu pikirkan, untuk banyak hal, jika tidak ada akar, maka tidak akan berakar, sama seperti darah, juga memiliki garis aliran darah; Api, pasti memiliki sumber api.

Jadi, berharap kalian bisa mengerti bahwa kita hidup di dunia ini, mengapa kita harus menerima begitu banyak penderitaan, begitu lelah menjalani hidup ini, terutama bagi kalian yang berada di dunia manusia, kamu pasti harus menderita, karena kamu tidak memiliki cara lain untuk menghentikan takdir.

Sama seperti ketika kita berada di rumah sakit, pasti akan diperiksa, disuntik, dan minum obat. Asalkan kamu reinkarnasi menjadi manusia, maka pasti harus menerima tekanan yang besar, masalah akan terus timbul dari kecil hingga tua nanti.

Master menjelaskan begitu banyak kepada kalian, sebenarnya adalah agar kalian dapat mengerti sebab akibat di tiga kehidupan.

*Karena apa yang kalian terima di kehidupan ini adalah hasil dari apa yang kamu tanam di kehidupan lalu.* Inilah alasannya.

Kamu harus mengerti bahwa apapun perbuatan yang kamu lakukan di hari ini, sebenarnya merupakan tanggung jawab kamu dan kamu harus bertanggung jawab untuk semua hal yang kamu perbuat.

Karena kita tidak mempunyai cara lain untuk mengubah takdir diri sendiri, karena takdir ini terbentuk dari kehidupan sebelumnya, dan di kehidupan ini terus melakukannya;

Saat ini terjadi, maka ini disebut “Menanam dua sebab”, maka akan terus berbuah menjadi karma tanpa henti;

Dan saat karma ini terjadi, ini adalah buah dari aktivasi karma kamu, misalnya hari ini terkena penyakit berat, besoknya terjadi kecelakaan dan lusa terjadi masalah dalam hubungan bercerai dan seterusnya. *Faktanya adalah ini disebabkan karena di kehidupan sekarang ini kamu tidak terus melakukan perbuatan baik, dan timbul balasan dari karma.*

Timbulnya karma ini disebabkan oleh apa yang kamu tanam di kehidupan sebelumnya, ditambah dengan menyulut sumbu perbuatan yang kamu lakukan di kehidupan ini.

Misalnya, di kehidupan masa lalu harusnya dengan wanita ini, atau pria ini memiliki hubungan suami istri dan memiliki kemungkinan untuk bercerai, ini akan sama seperti apa yang di ramal oleh peramal.

*Tetapi di kehidupan sekarang, kamu dapat terus melakukan perbuatan baik untuk merubah nasib, agar sumbu api ini tidak bisa membakar bubuk mesiu-nya, dan bubuk mesiu ini pun tidak akan meledak.

Terkadang bubuk mesiu ini dapat terus berada di tingkat kedelapan alam kesadaran manusia untuk seumur hidup, tidak ada aktivitas dan tidak aktif, hanya saja akan membuat hidup kamu sedikit menderita, sangat menyedihkan, tetapi tidak bisa dikikis.

*Meskipun tidak ada balasan karma yang besar tetapi balasan kecil akan datang terus menerus.* Maka dari itu, para Praktisi Buddhis yang memiliki kebijaksanaan dan memahami dengan benar, *dia harus belajar untuk menghilangkan sebab yang kita tanam di kehidupan sebelumnya.*

Mengapa banyak orang yang walaupun sudah berumur tetapi masih memiliki masalah dalam hubungan percintaan?

Banyak orang yang begitu terlahir di dunia manusia kemudian tidak membaca paritta, tidak melepaskan makhluk hidup, tidak melakukan perbuatan baik, makanya tidak memiliki pahala, maka buah karma buruknya akan tumbuh, berkembang dan jika dibiarkan terus, akhirnya buah karma buruk akan meledak.

Maka dari itu, sebelum tanah tempat bertumbuhnya karma buruk berbuah, kamu harus menggunakan segala cara untuk melakukan perbuatan baik, melepaskan makhluk hidup, berikrar, dab mengumpulkan pahala, sehingga karma buruk ini tidak mendapatkan nutrisi, dan (Buah Karma) akan layu sebelum matang.

Jika kita terus berlatih diri, maka benih yang baik dapat dengan cepat tumbuh hingga matang dan berbuah menjadi buah yang baik.

【我们很多人在生活当中就是放不下,为什么放不下呢】❓

因为我们的前世给我们带来很多麻烦,很多灾难,使我们今世承受很多压力。比方说上辈子做了很多不好的事情,那么这辈子就一定要承受这个压力。

台长以前抛光有人前世欺骗过人家,今世就要被人家欺骗;还有很多人前世在感情上不是太正,这辈子在感情上就一定会受到很大的磨难。所以,人在这个时候 就要有些转变。因为你看不到前世,你就看到今世,所以你就觉得这个世界为什么这么不公平:我这么相信菩萨,我心里这么纯洁,为什么我还要这么受苦啊?

你想想看,很多事情,没有一个根,哪一个根,就像血一样,也有一个血缘;火,它必定有个火种。所以希望 你们要明白,我们活在这个世界上,为什么会受受这么多的苦,受这么多的累,尤其到了人道,受苦是必须的,因为你没有办法阻挡命运。就像我们到了医院里,一定会 给你检查,打针,吃药一样。只要投胎为人,就要承受很大的压力,就要从小一直烦到老。

台长跟大家讲这么多,实际上就是要让大家懂得三世因果,因为你今生受什么罪,就是你上一世种什么因,都是这个道理。要明白,我们今天所有做的事情,实际上 我们都有责任,我们要对自己所做的一切负责。

因为我们没有办法来改变自己的命运,因为这些都是前世所造成的命运,而前世所造成的命运,今生继续再造;今生继续造的时候,变成“种双因”,才会不断有果报出来; 而这个果报出来,是业力激活的表现,比方今天生重病,明天撞车,后天感情破裂,离婚,等等一切,实际上又是由于你今生没有继续做善事,而产生的果报。

这个果报的产生,是由你前世造的因,再加上今世把这个导火线点燃,才造成的。诸如前世应该跟这个女人,或者这个男人做夫妻会有离婚的可能,这个就像算命算出来 的一样,但是你完全可以在今生不断的做善事来弥补,让这个火苗烧不着这个火药,这个火药就不会爆发。

有时候这些火药可以载入你的八识田中载一辈子,不发生不激活,只不过让你在生活上受点痛苦,很难过,但是,也消不掉。虽然没有大报应,但是小报不断 ,所以真正懂得有智慧的人学佛,要学会消掉自己前世种下的因。为什么很多人年纪很大了,还有感情问题呢?很多人到人间不念经,不放生,不做善事, 就没有功德,他的恶果就有成长的土壤,发展积累下去就会恶果爆发。

所以我们今天要在恶果成长的土壤成分变化前,就拼命地做善事,放生,许愿,积功德,从而让这个恶果得不到养分,在还没有成熟之前就枯萎掉;如果我们继续修行,就 可以让善的种子迅速成长到成熟,而且结成善果。

-《欲中离欲火中生莲-卢台长给佛友的开示》