Wenda20171119A 35:47
*[Apa perbedaan antara perbuatan baik awal dan kebaikan sejati; Permasalahan mengenai kebocoran pahala ketika bekerja sebagai Yigong]*

Telp Pria: Shifu, di buku 《BAi Hua Fo Fa》 pertama bab 11 mengenai “Perbedaan antara perbuatan baik dan pahala” berkata, “Asalkan di depan Buddha Bodhisattva pernah berikrar untuk melakukan perbuatan baik ini baru dihitung sebagai Pahala, jika tidak hanya sebatas perbuaan baik.”

Sedangkan di buku BHFF pertama bab 23, “Menjelaskan kembali tentang perbedaan perbuatan baik dan pahala” mengatakan “Melihat sifat asli adalah pahala”. Ingin bertanya Shifu, apakah perbedaan keduanya terletak di tingkat pembinaannya?

Master: Betul. Melakukan perbuatan baik karena kebaikan, maka ini disebut kebaikan awal.

Tingkat pembinaan yang setelah belajar Dharma yaitu melakukan perbuatan baik demi seluruh makhluk hidup, demi menolong dan melintasi makhluk hidup, ini yang disebut kebaikan sejati

Apa yang dimaksud dengan kebaikan sejati? Karena dia sudah melewati perbuatan baik, ini sudah dihitung sebagai pahala.

Apa yang dimaksud dengan “Sejati” melakukan perbuatan baik? Datangnya dari sifat asli. Apa yang dimaksud dengan”Sejati”? Asli seperti sifat aslinya. Darimana datangnya? Datangnya dari tingkat kesadaran sifat keBuddhaan yang ke 9.

Telp: Shifu, melakukan pahala demi pahala, apa artinya?

Master: Ini juga ada sedikit pahala, hanya saja ada kebocoran pahala.

Telp: Seberapa banyak?

Master: Berkurang banyak.

Telp: Berapa persen?

Master: Saya berikan penjelasan, barus saya akan memberitahukan seberapa besar persentasenya.

Misalnya, kamu bekerja sebagai Yigong, kamu bertugas menjaga ketertiban, mengenakan pakaian Yigong, seharusnya bisa mendapatkan 100% pahala.

Tetapi, hari ini kamu bekerja sebagai Yigong karena demi anak yang sakit karena kelumpuhan otak, maka ada kebocoran 5%, yang kamu dapatkan 95%.

Tapi jika kamu bilang “Kamu lihat saya bisa menjadi seorang Yigong, kalian tidak bisa melakukannya, kalian sudah berumur, kemudian mundur sampai ke belakang” begini dan begitu, lalu secara eksplisit, “Aih, kalian berdiri saja, kalian….” Jika seperti itu, kebocorannya 10-15%. Kamu masih mendapatkan pahala.

Telp: Shifu, jika orang yang menjadi Yigong lalu sombong dan angkuh, melakukan perbuatan yang tidak sesuai aturan, apakah masih ada pahala? Atau karena karmanya terlalu banyak?

Master: Ketika dia melakukan perbuatan yang tidak sesuai aturan, dan ada sedikit kesombongan, setidaknya 10%, paling banyak tidak sampai 20%.

Telp: Mengerti.

Master: Maka dari itu saya memberitahukan kepada kamu, asalkan bekerja sebagai Yigong, pasti ada pahalanya.

Ada beberapa kepala Yigong, yang membicarakan omong kosong, lalu kamu melihat mengapa kehidupan dia lancar, kenapa masih banyak orang yang mendengarkan dia? Walaupun ada kebocoran pahala, sangat sedikit. Asalkan kamu jangan bertengkar dengan orang lain saja.

Telp: Shifu, jika memutuskan jodoh seseorang dengan Buddha, seberapa besar karmanya akan meningkat?

Master: Pahalanya akan berkurang banyak.

Misalnya, kamu mengetahui bahwa dia masih percaya, kamu boleh membantunya. Tetapi jika dalam proses kamu membuatnya dia benci, membuat dia malu dan dia berhenti belajar, maka kamu telah mencelakakan dia karena telah memutuskan jodoh dengan Buddha, mematikan nyawa kebijaksanaannya. Dan itu bukanlah hal yang sedikit, setidaknya 50%, sangat banyak.

Maka dari itu, jika para biksu melihat orang ini tidak bisa dilintasi, dia akan berkata “Amitofo”.

Di jaman Sang Buddha berada di dunia manusia, begitu melihat orang ini tidak bisa dilintasi, beliau akan berkata “Shan Zai, Shan Zai”. Di jaman Sang Buddha semuanya berkata “Shan Zai”, disaat itu aliran Jing Tu masih belum ada, semuanya mengatakan “Shan Zai, Shan Zai”.

Telp: Baik, sudah mengerti.

https://xlch.org/index.php?a=shows&catid=105&id=29033&t=1573770211191

Wenda20171119A 35:47
初善和真善有何区别;做义工时功德有漏的问题
男听众:师父,您在《白话佛法》第一册第十一篇“善事与功德的区别”里讲,“只要在佛菩萨面前许过愿后做的善事才算做功德,否则只是做善事”。而师父在《白话佛法》第一册第二十三篇“再谈善事和功德的区别”里讲“见性是功”。请问师父,两者差别的根本是不是境界问题呢?

台长答:就是境界问题。为善而行善,此乃初善。为自己学佛后的境界,为了众生,为了帮助、救度众生而行善,此乃真善。真善什么意思?真善就是已经完全脱离了善,已经是功德了。

真正的善是什么?从本性来的。“真”是什么?真如本性。真如哪里来的?真如从第九意识佛性这里来的(师父,为做功德而去做功德呢?这是什么呢?)这也算有点功德的,只是这个功德有漏(漏多少?)漏很少(百分之多少?)

我要举个例子,我才能跟你讲百分比。比方说叫你做义工,你在那里维持秩序,穿着义工服,应该得到100%的功德。但是,你今天要做这个义工,是为了孩子的脑瘫来做这功德的,5%的有漏,你拿到95%。如果你说跟大家说“你看我能做义工,你们都不能做了,你们年纪大了,都退到后面去了”怎么怎么,然后为了显化,“哎,大家站好了,你们……”好了,那功德漏掉10%~15%。你还是有功德的(师父,如果做义工贡高我慢,没有做不如理不如法,还有功德吗?还是业障多了?)他只要不做不如理不如法的事情,他有一些贡高我慢,也就是10%,最多不到20%(明白了)所以我告诉你,只要做了义工,一定有功德。

我们有些义工的领头,在这里讲东讲西的,你看他怎么各方面还是这么顺利,这么多人还是听他的?功德就算有漏,很少。你只要不要冲上去打人就可以了(师父,如果断一个人的慧命,这个业障会增加多少?)那这个功德大损。

比方说你知道这个人还在信,你完全可以帮助他,你在帮助他的时候不恰当,让他恨了,让他觉得丢脸了、没面子了,他不学了,那么你就损害自己的慧命了,毁掉他的慧命了。那不是一点点了,至少50%没了,很厉害的。

所以很多法师度人一看度不了,他就“阿弥陀佛”了。佛陀当年在人间的时候,一看度不了的人,他就“善哉,善哉”。佛陀当年全部说“善哉”,那个时候净土宗还没出来的时候,大家一般都是“善哉,善哉”的(好的,明白)