[Kutipan Fahui]
Disaat seseorang merasa dia tidak ingin meninggal muda, ingin ada keluarga yang mengantarkan ketika dia berpulang nanti, tidak lagi ingin menderita, akan timbul sebuah tekad kuat bagi orang seperti ini

*Kutipan Master Jun Hong Lu menjawab pertanyaan dari umat seluruh dunia 17 Mei 2017*

Setiap hari harus merasa bahwa waktu tidak cukup untuk digunakan! Maka tekad pun timbul. Merasa sehari demi sehari mendekati kematian, 30.000 hari itu adalah 60 tahun, sudah berapa banyak yang kalian habiskan? Umur kalian sekitar 30an, 40an, sudah hilang setengahnya, setiap hari membuang waktu sehari, tak lama lagi nyawa akan berakhir, bahkan sangat sedikit orang yang bisa hidup sampai 80 tahun, sekarang anak 80 tahun itu seperti sosok astronomi, banyak orang meninggal di usia 50-60tahun, berapa sisa umur kalian?

Jika kamu menghitung berdasarkan hari, mengapa kamu tidak memiliki tekad? Jangan buang waktu lagi, setiap hari harus rajin, setiap hari harus bisa melampaui batas kemampuannya sendiri! Jika kamu membuang waktu sehari, maka kamu sedang mendekati kematian sehari, entah kapan kamu akan tertidur dan tak bangun lagi, bukankah itu berarti meninggal? Kamu masih berani malas? Jika kamu terus memiliki pemikiran seperti, maka kamu tidak akan berani untuk malas seharipun, setiap hari harus terus bergerak.

Ingat, setiap orang yang sedang membuang waktunya, itu berarti sedang membuang sebuah nyawa kecilnya, meninggal artinya tidak ada waktu lagi. Ketika seseorang berbaring, sesaat menjelang ajalnya, menurut kamu, apakah dia memiliki waktu untuk membaca paritta? Apakah dia memiliki waktu untuk melakukan perbuatan pahala? Sama seperti orang yang sedang sakit, lalu dia berkata, saya ingin bekerja untuk membayar uang pengobatan, darimana uang dia berasal? Bukankah harus mengandalkan akumulasi yang setiap hari dilakukan? Pahala itu didapat dari akumulasi.

Harus setulus hati dan memiliki tekad, lalu lakukanlah. Caranya adalah dengan setiap hari bangun lebih pagi, tidur lebih larut untuk membaca paritta. Sehari tidur 6 jam, 8 jam, paling banyak 8 jam. Untuk keadaan kesehatan normal 8 jam sehari, semakin tua 7 jam, semakin tua lagi 6 jam. Coba kalian hitung waktunya, jangan menyia-nyiakan waktu kamu sehari. Jangan sampai musibah datang lalu baru menangis.

Dari mana tekad itu datang? Karena tidak ingin meninggal, tidak ingin tidak ada anggota keluarga yang memperhatikan kamu, tidak ingin membuang waktu di dunia manusia, tidak ingin menderita di dunia manusia, dan saat itulah tekad itu datang.

《不想死,不想自己走掉家里没人依靠,不想在人间受苦,愿力就来了》

要觉得天天时间不够用啊!愿力就出来了。觉得一天一天接近死亡,三万天就是八十岁,你们已经用掉了多少了?你们三十岁左右,四十岁左右,一半已经没有了 ,每天浪费一天,很快就没命了,而且很多人根本活不到八十岁,现在八十岁已经是一个天文数字,很多人五十岁六十岁就死了,你还有多少岁可以 活?你按天来计算,你怎么不要发愿?每天不许浪费时间,每一天必须要努力,每一天要超越自己!你浪费一天时间,你就接近死亡一天,你哪一天睡的醒不过来, 不就死了?你还敢懈怠吗?你有这个概念,你每一天就不敢懈怠,每一天都有行动。

记住,任何一个人浪费时间,就是浪费自己一条小命,死了就没时间了。等到一个人躺下来,快死之前,你说他哪有时间念经啊?他哪有时间做功德啊?就像 一个人已经生病了,他说我来多赚点钱来付医疗费,他哪来的钱啊?不是靠平时积累的吗?功德靠积累的。

要发心发愿,然后自己有行为。行为就是天天早上早点起来,晚上念经念的晚一点。一天睡6个小时,8个小时,至多8个小时。正常的身体8个小时,上了年纪了 7个小时,再上点年纪6个小时。自己算好时间,不要浪费每一天。不要等到难过的时候才来哭。

愿力怎么来的?不想死,不想自己走掉家里没人担心,不想在人间浪费时间,不想在人间受苦,愿力就来了。

-摘录台长回答世界佛友问题2017-05-17