Wenda20200124 10:16
*[Harus bersabar mendidik anak untuk belajar Dharma dan membaca paritta; Melatih hati adalah proses pencerahan diri sendiri dan orang lain]*

Telp Wanita: Anak teman sedharma mengikuti teman sedharma belajar Dharma dan membaca paritta, bervegetarian, kemudian seiring umurnya bertambah, sang anak tak lagi ingin membaca paritta, bervegetarian dan juga tak lagi sembahyang kepada Bodhisattva.

Apakah ini dikarenakan cara yang dipakai oleh teman sedharma tidak tepat, metode yang dipakai kurang kuat, atau memang jodoh Buddha sanga anak tidak dalam?

Untuk kondisi seperti ini, cara apa yang harus dilakukan untuk membantu anak kembali belajar Dharma dan membaca paritta lagi?

Master: Proses pendewasaan seseorang itu perlahan-lahan, terkadang pemahaman akan suatu hal itu membutuhkan waktu. Maka dari itu, menggunakan metode apapun, belajar Dharma, sebisa mungkin harus memiliki kesabaran, perbanyak membacakan dia paritta Xin Jing, agar pikirannya tercerahkan, tersadarkan dan mengerti.

Sebenarnya proses pelatihan diri itu adalah proses membuat orang lain dan diri sendiri tercerahkan.

Telp: Sekarang kondisi anak sudah seperti ini, Paritta apa yang harus dibaca untuk membantu sang anak agar kembali membaca paritta dan belajar Dharma?

Master: Sama seperti yang saya sampaikan barusan, Harus bersabar. Obat sudah kamu makan, tapi penyakitnya belum kunjung sembuh, Bagaimana? Teruskan pengobatannya.

Telp: Baik, Terima kasih atas wejangan welas asih Shifu.

📣📣📣教孩子学佛念经要有耐心;修心就是让别人和自己开悟的过程🙏🏻🙏🏻🙏🏻

女听众:同修的孩子开始都跟着同修学佛念经、吃素了,后来随着年龄的增长,小孩子不愿意念经、吃素,也不拜菩萨了。是同修指导孩子学佛的方法不恰当,还是同修表法不力,或是孩子本身的佛缘不深?像这种情况下,应该怎么帮助孩子重新学佛念经?

台长答:一个人的成长过程都是一点点来的,有时候对一个事物不了解,都是有一定的时间的。所以能够表法也好,学佛也好,尽量要耐心,多给他念经,让他能够开悟、想通、想明白。

实际上修心的过程,本身就是一个让别人和自己开悟的过程(现在孩子已经这样了,那他应该怎么再帮助孩子重新学佛念经?)就是我刚刚讲的,要有耐心啊。已经吃药了,病还没好,怎么办?继续吃药啊(好的,感恩师父慈悲开示)
Wenda20200124 10:16