[Buku] BHFF Guang Bo Jiang Zuo 1 Bab 5 Memohon Sifat Dasar 3 Pusaka, Mendapat kebijaksanaan sebagai imbalannya

*Buku 《BHFF Guang Bo Jiang Zuo 1》*
*Bab 5 Memohon Sifat Dasar 3 Pusaka, Mendapat kebijaksanaan sebagai imbalannya*

Banyak pendengar yang sangat tertarik kepada acara BHFF, karena ini adalah salah satu cara yang terbaik untuk menginspirasi kebijaksanaan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ada beberapa Biksu besar menyebut BHFF sebagai salah satu pendidikan penting Tiongkok. Master sangat senang menceritakan tentang Bahasa Dharma sehari-hari kepada kalian. Sebenarnya, Apakah ajaran Dharma dijelaskan dengan Bahasa Dharma sehari-hari maupun Bahasa Tiongkok, disaat kamu tidak memahaminya, Ajaran Dharma itu ibarat seperti seorang pematung, karena Ajaran Dharma bisa merubah patung pikiran kita menjadi apa yang kita butuhkan sehari-hari, poin ini sangat penting, harap kalian ingat.

Disini, Master akan menjelaskan konsep kehidupan, karena dalam kehidupan sehari-hari kita akan menghadapi banyak permasalahan, setiap hari pasti akan ada pikiran serakah, pikiran marah dan melakukan perbuatan yang bodoh, oleh karena itu kita harus menggunakan ajaran Dharma untuk menuntun kita dalam berpikir dan prilaku.

Ambil contoh sederhana, disaat seseorang menjadi bodoh, dia akan berkata, XX bersikap tidak baik kepada dia, dia ingin membunuh XX. Tapi jika menggunakan esensi ajaran Dharma untuk menjelaskan kepada dia, bahwa semua musibah dan penderitaan yang dia alami di kehidupan sekarang, pasti karena telah menanam sebab buruk dikehidupan lampau. Siapa yang menerima akibat di kehidupan ini, dia juga yang pelakunya di kehidupan lampau, setelah dia mengerti konsep ini, maka dia tidak akan melakukan perbuatan bodoh lagi.

Jika kamu ingin mengetahui apakah di kehidupan selanjutnya baik atau tidak, maka kamu bisa melihat apa yang kamu perbuat di kehidupan ini.

Jika ingin memiliki kehidupan baik di kehidupan selanjutnya, maka kamu harus melatih diri dengan baik di kehidupan sekarang.

Oleh karena itu, Ajaran Dharma bisa diibaratkan sebagai seorang pematung, kita bisa memahat patung diri kita sendiri seperti yang kita inginkan di kehidupan selanjutnya.

Jika seseorang yang emosinya besar, sangat membenci diri sendiri, mengatakan beberapa kalimat dan langsung bertengkar, banyak orang yang ingin menahan emosinya tapi tidak bisa. Jika disaat itu dia belajar Ajaran dharma, maka dia bisa menahan emosinya, dan dia akan bisa memahat patung dirinya sendiri seperti yang dia inginkan.

Seseorang yang ingin merubah dirinya sendiri, cara yang terbaik adalah belajar Dharma. Setelah belajar Dharma, kita bisa merubah emosi kita, menahan keinginan, menguraikan permasalahan diri sendiri. Ketika mental seseorang bahagia, ini adalah simbol dari kekuatan.

Jika pikiran seseorang terbuka, jiwanya bahagia, maka akan menimbulkan kekuatan yang tak terbatas. Tapi jika dia putus asa dan sedih, orang ini tidak memiliki kekuatan.

Oleh sebab itu, disaat mental seseorang bahagia, apapun pekerjaan yang dia lakukan dia akan merasa bahagia, sebuah kekuatan yang tak terlihat akan mengalir keluar dari dalam.

Kita harus menjadi seseorang yang memiliki kebijaksanaan, disaat dia mendapatkan kebijaksanaan, maka dia akan memiliki keseimbangan, Walaupun dia mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan maupun hal yang menyeramkan, hal pertama yang akan dia pikirkan adalah *Ini adalah saat dimana dia mendapatkan pembalasan, asalkan membaca paritta, melakukan perbuatan baik, melakukan perbuatan pahala, membayar ganti rugi, meminta maaf dan lain-lain sebagainya, baru bisa menguraikan semua permasalahan yang tidak baik ini.*

Oleh karena itu, orang yang benar-benar memiliki kebijaksanaan, selamanya tidak akan bingung ketika dia mendapatkan kesulitan, bahkan tidak akan berhenti untuk terus berjalan maju walaupun ada rintangan yang menghalanginya.

Banyak orang yang tidak percaya akan kemampuannya sendiri, tidak percaya ada sebuah lampu Buddha di dalamnya, tidak percaya ada sebuah mercusuar di dalam dirinya sendiri, dan diluar sana malah memohon ini dan itu, mencari ini dan itu, hari ini mempercayai ini, besok mempercayai itu, menggunakan kebiasaan dan kepercayaan kuno untuk menyembah Bodhisattva, bahkan masih mempercayai kepercayaan kuno yang berabad-abad lamanya.

Sebenarnya kita tidak perlu mempercayai aturan adat istiadat duniawi, karena banyak dari aturan duniawi itu diturunkan dari para leluhur, ada yang buruk dan ada yang baik, kita harus menggunakan pikiran sendiri, memiliki kepercayaan benar, pemikiran benar, sifat dasar dan hati nurani untjk memilah mana yang buruk dan baik, dan dengan begitu kita bisa menilai apakah perbuatan yang kita lakukan benar atau salah.

Misalnya, kita sedang berdiri dibawah lampu jalanan, dimana tempat itu disinari oleh lampu, maka disana akan terang.

Jika kita mempercayai kepercayaan ini, ini ibarat seperti bergantung kepada lampu orang lain. Disaat kamu berdiri dibawah cahaya lampu, baru akan terang, dan ketika pergi menjauh dari lampu, maka hanyalah ada sebuah kegelapan, harus memakai sebuah senter di tangan, hanya dengan cara seperti inilah, cahaya akan selalu mengikuti kita, kemana pun kita berjalan, cahayanya akan menyinari arah itu.

Ini adalah alasan mengapa Master mengajarkan kalian belajar Dharma harus memiliki sifat keBuddhaan tiga pusaka, memohon untuk diri sendiri, di dalam hati ada Buddha, dan jangan memohon cara orang lain.

Master ada seorang pendengar, juga adalah seorang teman internet, dia adalah seorang Guru yang baik. Guru ini sangat menyayangi murid-muridnya, asalkan dia melihat ada setan di tubuh muridnya, dia akan membantu menangkapnya, akhirnya dia pun meninggal lebih cepat, dan setan yang ada di tubuh murid itu masih tidak bisa tertangkap seluruhnya.

Kalian harus mengerti, *siapa yang melakukan kesalahan, dia sendiri lah yang harus menyelesaikannya*. Jika ingin menghilangkan karma dan arwah di tubuh kalian, harus mengandalkan diri kalian sendiri, dan bukan Master yang membantu kalian menangkap arwah ini.

Hanya kamu sendiri yang benar-benar menyelesaikan permasalahan ini lah, maka masalah ini baru benar-benar terselesaikan, tidak bisa mengandalkan kemampuan orang lain untuk menyelesaikan masalah.

Setiap pikiran yang timbul, semua ini akan menciptakan sebab jodoh bereinkarnasi di 6 alam. Coba kalian bayangkan, bukankah konsepnya seperti ini?

Hari ini kamu melakukan sebuah perbuatan baik, maka kamu akan merasa bahagia. Kamu melakukan perbuatan buruk, hati kamu akan menderita. Sebenarnya, di dalam dunia manusia inipun sudah ada perputaran reinkarnasi 6 alam.

*Orang yang dipenjara, hidup bagaikan mati, tidak ada kebebasan, maka dia sudah berada di alam neraka. Disaat kita membantu orang lain, maka kita berada di surganya dunia manusia.*

Belajar dari Guan Shi Yin Pu Sa menolong semua makhluk hidup, maka kita akan berada di atas langit. *Setiap hari Master membantu kalian, maka setiap hari Master hidup di atas langit. Disaat kita menolong orang lain, itu pertanda tingkat pembinaan kita sudah meningkat.*

Hanya dengan benar-benar menolong orang lain, berpikir akan semua makhluk hidup, maka tingkat pembinaan kita baru akan meningkat, disaar kita berwelas asih, hati dan jiwa baru akan merasakan ketenangan, memiliki kestabilan jiwa, berbahagia dalam Dharma.

Master menjelaskan kepada kalian semua ini, adalah demi membantu kalian semua tekun dan giat dalam mempelajari Dharma, jangan lagi bereinkarnasi di 6 alam.

Sekarang setiap hari kita sedang belajar Dharma, jangan menjadi serakah, memohon untuk menjadi terkenal, memohon rejeki, memohon agar mendapatkan sebuah jabatan. Belajar Dharma bertujuan agar kalian melepaskan semua benda duniawi, jika masih mengejar nama keuntungan dan kekayaan, lalu bagaimana orang ini bisa belajar Dharma dengan baik.

Melepaskan diri sendiri, menolong sesama, adalah satu-satunya tujuan agar bisa meningkatkan pembinaan.

Kalian semua harus belajar mental maha welas asih Guan Shi Yin Pu Sa yang menolong sesama, kita semua sudah merasakan kewelasasihan tanpa jodoh-nya Guan Shi Yin Pu Sa, disaat kita memohon untuk anak, memohon untuk kesehatan diri sendiri, ini disebut Permohonan yang benar, tidak masalah. Karena setelah kesehatan membaik, bisa menolong lebih banyak lagi orang lain, bisa memiliki banyak waktu untuk berbakti kepada orang tua, bisa menyebarkan Dharma menolong sesama.

Jika memohon kekayaan, nama dan keuntungan, maka ini adalah permohonan menyimpang.

Master pernah menjelaskannya kepada kalian, Kekayaan berasal dari pelatihan kehidupan lampau, kekayaan datang dan pergi, duniawi pun juga datang dan pergi, hari ini ada uang, mungkin besok tidak ada uang.

Kekayaan adalah benda diluar tubuh jasmani, harus bisa melepaskannya, jangan memohonnya. Lalu permohonan apa yang harus kita lakukan?

Kita harus memohon Bodhisattva memberikan kita kebijaksanaan, perasaan dan hati welas asih, memohon Bodhisattva memberkati kesehatan kita. Karena setelah memiliki kesehatan dan kebijaksanaan, baru lah bisa mengatasi segala permasalahan, baru bisa memahami dan mendapatkan pencerahan dari Ajaran Dharma.

Barusan Master menjelaskan bagaimana belajar Dharma, harus memiliki perasaan sukacita seperti apa untuk belajar Dharma, bagaimana menerangkan tubuh dan hati kita, dan jangan meminjam cahaya dari luar.

*Selanjutnya, Master akan menjelaskan hal yang harus diperhatikan mengenai bervegetarian dan melepaskan makhluk hidup.*

*Banyak orang bertanya kepada Master, Apa manfaat dari melepaskan makhluk hidup?*

Pertama-tama, melepaskan makhluk hidup adalah sedang menciptakan hati welas asih diri sendiri. Disaat seseorang melepaskan makhluk hidup, maka dia sedang mengeluarkan kewelas asihan hatinya, disaat yang bersamaan akan mempercepat matangnya sebab jodoh.

Master pernah menjelaskan kepada kalian, perbanyak mempersembahkan buah untuk Bodhisattva, maka buah karma yang didapatkan akan semakin cepat.

*Ada seorang pendengar bertanya kepada Master, misalnya seseorang yang buah karma buruknya akan tiba, lalu mempersembahkan buah, apakah balasan buruknya juga akan lebih cepat juga? Master menjawab Sudah pasti. Dengan lebih cepat berbuahnya karma buruk ini, akan lebih baik daripada pembalasan datang di kemudian hari.*

Kalian semua harus mengerti, walaupun pembalasan datang sekarang, misalnya: Menjadi sakit, tapi karena umur kita masih muda, maka pemulihan tubuh kita akan lebih cepat. Tapi jika waktu pembalasan datang di usia senja, pemulihan akan lebih berat, dan disaat itu ajal pun sudah dekat, beragam dosa dikumpulkan dan dihitung menjadi satu, mungkin bisa turun ke neraka.

Oleh karena itu, pembalasan yang datang lebih cepat jauh lebih baik daripada datangnya nanti, jika pembalasan datang di kehidulan sekarang, setelah selesai menerimanya maka sudah berakhir.

Misalnya, seseorang memiliki hubungan tak baik dengan atasannya, jika tidak bisa menguraikan perbedaan jarak ini, maka dia akan selalu merasa tidak bahagia dalam pekerjaannya.

Dan disaat kamu benar-benar sudah memahami permasalahannya, atasan mengajak kamu membicarakan hal ini, maka hati kamu pun akan bahagia, perasaan akan menjadi lebih nyaman.

Inilah alasan mengapa Master meminta kalian untuk membaca paritta Li Fo Da Chan Hui Wen, karena melakukan pertobatan dengan paritta, masalah besar bisa menjadi kecil dan masalah kecil bisa dihilangkan, agar buah karma bisa lebih cepat datang, dapat meredakan kecemasan batin dan kecemasan tentang masa depan.

*Master berharap kalian memperbanyak melepaskan makhluk hidup dan mempersembahkan lebih banyak buah-buahan.*

Sudah banyak pendengar yang bervegetarian, Master jelaskan kepada kalian, melatih hati adalah menggabungkan pelatihan hati dan tubuh, disaat membaca paritta, di waktu yang bersamaan pula harus bisa merawat tubuh. Disaat kesehatan membaik, maka kesehatan mental juga akan baik. Begitu juga sebaliknya.

Contohnya, orang yang sering meluapkan emosinya, disaat dia sudah melatih hatinya dengan baik, pasti dia tidak akan marah-marah lagi, tekanan darah juga tidak akan tinggj, kesehatan pun juga akan membaik.

*Mohon perhatian para pendengar: Mengapa tidak boleh mengkonsumsi 5 macam bawang dalam bervegetarian?*

Karena bawang, daun bawang, bawang putih dan lain-lainnya memiliki aroma merangsang, bisa membuat mental dan tubuh manusia mengalami sedikit perubahan, yaitu merangsang organ dan indra manusia.

Inilah alasan mengapa Bodhisattva tidak membiarkan para manusia yang melatih hati untuk memakan ini.

Selain itu, aroma manusia itu juga sangat penting, disaat seseorang membaca paritta, jika mulutnya penuh dengan aroma bawang putih, coba bayangkan, apakah Bodhisattva masih akan datang? Disaat yang bersamaan, bawang putih, daun bawang bisa merangsang hormon manusia, tubuh akan mengeluarkan reaksi, dan membuat manusia berpikiran tidak baik, ini tidak baik bagi orang yang melatih hati dan merasat kesehatannya.

Inilah alasan mengapa orang yang bervegetarian tidak boleh memakan 5 macam bawang-bawangan. Juga harus mengurangi makanan pedas.

Sebagai orang yang melatih hati, harus sering mengoreksi sifat dan kekurangan kita, oleh karena itu, orang yang belajar Dharma, melatih hati, orang yang bervegetarian, harus berhati-hati dalam setiap hal.

Karena keterbatasan waktu, hari ini sampai disini dulu.

5、求自性三宝,得智慧果报

很多听众对白话佛法节目很感兴趣,因为这是启迪人们生活智慧的最好方式之一。有些大法师也把它称之为中国教育的一个很重要的宗旨。台长很喜欢跟大家谈谈生活中所必须学的白话佛法。其实,佛法不管是以白话文还是文言文的形式表达出来,抑或还是在你没有了解的时候,它都是一个雕塑家,因为佛法可以把我们的思想雕塑成一个我们自己所需要的人,这一点是非常重要的,请大家要记住。在这里,台长跟大家讲的道理是,因为我们在生活中会碰到很多的挫折,每天都会有贪念、嗔念和做着愚痴的事情,所以我们需要用佛法来指导我们的思维和行为。

举个例子,当一个人愚痴的时候,他会说,某某对他不好了,他想把某某杀掉。如果用佛法的精神告诉他,他今生今世所遭受的灾难和痛苦,一定是因为前世种下了不好的因,正所谓今生受者是,前世做者是,等他明白了这个道理后,他就不会做这种傻事和愚痴的事情了。如果你想知道自己死后下辈子好不好,就是说欲知来世果,今生做者是。如果想来世好,今世就要好好修。所以说佛法像一位雕塑家一样,可以把我们塑造成我们自己所需要的人。如果一个人脾气很大,很恨自己,和别人没讲几句话就会吵起来,很多人想压住自己的脾气就是压不住,如果那个时候他学了佛法,他就会管住他的脾气,他就可以把自己塑造成一个他所需要的人。

一个人要想改变自己,最好是学佛。学佛之后,我们可以改变自己的脾气,克制自己的欲望,化解自己的问题。一个人精神的喜悦,就是力量的象征。如果一个人在思想上想通了,在精神上愉快了,就会产生无穷无尽的力量。如果一个人精神颓废、萎靡不振,这个人就没有力量。所以,当一个人精神愉快的时候,他做任何事情都会很开心,一股无形的力量也会从内心深处流淌出来。我们要做一个有智慧的人。当一个人有了智慧之后,他就有了他自己做事的天平,即便碰到了不顺心、险恶的事情,他首先想到的会是,现在到了他受业报的时候,只有念经、做善事、做功德以及赔礼道歉等才能够化解这件不好的事情。所以说,真正有智慧的人,永远不会被困难所迷惑,更不会因为前行路上的障碍而停下向前迈进的脚步。

很多人不相信自己的能力,不相信自己心中有一盏佛灯,不相信自己心中有一座明亮的灯塔,而总是在外面求这求那,找这找那,今天信这,明天信那,把一些过去的风俗习惯也当菩萨来拜,还虔诚地信奉一些古时候遗留的经过历代人为改良过的习俗。其实我们不必信奉外在的世俗法则,因为很多世俗法则是古人留下来的,有糟粕,也有精华,我们要用自己的思维、正信、正念、本性和良心来辨别哪些是糟粕,哪些是精华,从而可以辨别我们所做的事情是对还是错。犹如我们站在马路的街灯下面,当有灯光照射的地方,才是明亮的。如果信奉了其它的法则,就好比依靠在人家的灯光下。当你站立在灯光之下,才是明亮的,当你离开了灯光,就是一片昏暗。所以学佛学法的人,要用自己的手,提一只灯笼,要用自己的手拿一个手电筒,只有这样,亮光才会一直跟随着我们,我们走到哪里,光芒就会照射到哪里。这就是为什么台长教你们学佛学法要遵照自性三宝,要求自己,心中有佛,而不要去求他人的法。

台长有一位听众,也是网友,他有一位非常好的老师。这位老师很爱护他的徒弟,只要看见徒弟身上有鬼,就帮徒弟抓,最后他自己很早就过世了,徒弟身上的鬼还是没有抓完。大家要明白一个道理,解铃还需系铃人。要去除你们身上的业障和灵性,要靠你们自己,而不是靠台长来帮你们抓这些灵性。只有你自己解决了这些问题,那才是真正地解决了这些问题,靠别人解决这些问题,是靠不住的。我们现在的每一个起心动念,都是制造以后在六道轮回的因缘。大家想想看,是不是这个道理?你今天做了一件善事,你就会很高兴。你做了一件恶事,你的心就会很痛苦。实际上,我们在人间已经有六道轮回了。关在监狱里的人,生不如死,没有自由,就已经在地狱道了。我们帮助别人的时候,就是在天上,人间的天堂。学习观世音菩萨救度众生,我们就在天上。台长天天帮助大家,台长天天活在天上。我们在帮助人家的时候,我们的境界已经提高了。只有真正地帮助人家、想到众生,我们的境界才会提高,学的才是菩萨道。我们要学习菩萨救度众生的慈悲心,只有当我们慈悲的时候,心灵才是安宁的、心态是平稳的、法喜是充满的。台长给大家讲这些,是为了帮助大家精进学佛,不要堕落六道轮回。

我们每天都在学佛,请千万不要再去贪,不要求名、求利、求做官。学佛就是让大家放下万缘,如果还拼命去追求名利钱财,这个人如何能够把佛学好。放下自己,救度众生,才是提高境界的唯一宗旨。大家要学习观世音菩萨救度众生的大慈大悲精神,我们大家都已经感受到了观世音菩萨的无缘大慈大悲,当我们为自己的孩子祈求、为自己的健康祈求,这些叫正求,没有关系的,因为身体好了,可以救度更多的众生,可以有更多的时间孝顺父母,可以弘法利生。如果求财、求名利,就是有偏了。台长给大家讲过,钱财都是前世修的,财来财去,人间也是来去匆匆的,今天有钱,明天也许就没钱了。钱财是身外之物,要放得下,不要去求。那么我们求什么呢?我们要求菩萨给我们智慧、灵感和慈悲心,求菩萨保佑我们身体好。因为有了身体和智慧,才能够克服所有的困难,才能够明白和证悟佛法。

刚才台长跟大家讲了如何学佛,应该带着什么样的喜悦来学佛,如何把自己的身心照亮,而不是借助外围的灯光。接下来,台长给大家讲讲吃素和放生方面要注意的问题。很多听众问台长,放生有什么善处?首先,放生是慈悲心的造化。当一个人放生的时候,就是在造就自己的慈悲心,同时会加快自己的因缘成熟。台长曾经告诉过大家,多给菩萨供水果,所求的果会来得快。有一位听众问台长,假如一个人有恶报来临的时候,敬献供果,恶报是不是也来得快呢?台长的回答是肯定的。这个恶报来快一点,也比以后受恶报要好。大家要明白,就算现在报了,例如:身体生病了,因为还年轻,身体会很快复原的。如果到了年龄大的时候受报,身体要复原就很困难了,而且那个时候人也快走了,各种罪孽加在一起算,没准会去地狱呢。所以说,早受报比晚受报要好,现世报报完了,就了结了。比方说,一个人在单位和领导关系不好,如果这个隔阂总是不解除,在工作中人总觉得不开心。而当你真正明白了道理,领导也找你谈过了,你心里会豁然开朗,会感觉很舒服。这就是台长为什么叫大家念礼佛大忏悔文,因为通过念经忏悔,可以大事化小,小事化无,让果报早来比晚来要好,可以免除内心对未来的忧虑和不安。台长希望大家多放生、多献供果。

很多听众已经在吃素,台长告诉大家,修心要身心合一地修,在好好念经的同时,也要好好地修身。修身养性就是这个意思。当身体修好了,心性也会养好。心性养好了,身体也会好。举个例子,整天爱发脾气的人,性情是不好的。当把心修好了,肯定也不爱发脾气了,血压也不会高,身体也会随之变好。请听众们注意:为什么吃素的人要忌五荤呢?因为洋葱、韭菜、大蒜等有刺激的味道,会使人在精神和肉体上产生微妙的变化,如刺激人的器官和感官。这就是为什么菩萨不让学佛修心的人和吃素的人吃这些东西。另外人的气味是很重要的,当一个人念经时,如果满嘴都是大蒜的味道,想想看,菩萨还会来吗?同时,大蒜、洋葱等也会刺激人体的荷尔蒙,身体有了反应,人的脑子就会动不好的念头,这对修心和养性是很不好的。这就是为什么吃素的人要忌五荤,像辣椒等刺激的食物也要少吃。我们修心的人,要经常修正自己的毛病和缺点,所以学佛、修心、吃素的人,凡事都要当心才行。今天时间关系所以就讲到这里。