Kutipan BHFF 5, Bab 23, Menetapkan pikiran

*Kutipan BHFF 5, Bab 23, Menetapkan Pikiran*

Harus bisa menenangkan pikiran yang sedang kacau, harus bisa melepaskan tujuan awal diri sendiri. Apa yang dimaksud dengan “Pramada”? Artinya adalah kesenangan, sangat bebas. Mengapa harus ber-Pramada?

Setiap orang pasti memiliki sifat malas, setiap orang berharap untuk tidur lebih lama, benar tidak? Misalnya semalam kamu tidur jam 3 pagi dan terbangun jam 11 siang, seharusnya cukup kan untuk tidur selama 8 jam.

Yang Shifu maksud disini adalah, karena kamu memiliki sebuah pemikiran “Ai ya, semalam saya sangat lelah, saya ingin tidur lebih lama”, ini artinya kamu sedang Pramada, kamu ingin membuat diri kamu nyaman, ingin mengurangi penderitaan kamu. Mengerti? Ini juga tidak baik.

Apa yang dimaksud dengan belajar Dharma? Apa yang dimaksud dengan melatih diri dalam penderitaan?

Jika kalian hidup di dalam kuil, harus bisa bangun pagi. Bangun pagi sampai malam, membaca paritta lah, membina hati lah, menyapu lah, memotong kayu lah, menimba air dan lain-lain sebagainya, dan peraturannya pun sangat ketat.

Apakah kalian sanggup melakukannya? Tidak sanggup.

Begitu bertemu bantal, langsung tidak ingin bangun, melihat makanan enak, tidak bisa berhenti makan, melihat sesuatu yang indah dipandang tidak bisa menenangkan hati.

Coba kalian perhatikan, orang yang matanya selalu melihat ke kanan ke kiri, pasti dia ingin mencuri. Sebagai praktisi Buddhis harus berpandangan lurus, pikiran benar, perbuatan benar. Apakah kalian bisa melakukannya?

Misalnya, ada seorang yang berpenampilan menarik datang, jika dia seorang perempuan, para pria akan melihatnya; Jika pria, maka para perempuan akan melihatnya. Ini adalah orang yang pelatihan dirinya tidak baik.

Kemudian, sebagai seorang perempuan tidak boleh mengumbar senyuman, yaitu sebelum berbicara sepatah kata, tersenyum terlebih dahulu. Yang saya maksud adalah kepada orang yang tidak dikenal. Perempuan semacam ini termasuk sudah berbuat asusila. Apakah kalian pernah mendengarnya?

Jika melihat seorang pria yang tidak dikenal, lalu kamu tersenyum “Hehe”, kemudian berbicara, ini yang dimaksud dengan Mengumbar senyuman.

Harus bisa menahan semua sifat buruk yang telah terkumpul beberapa kehidupan. Karena orang yang sifatnya buruk itu berasal dari kehidupan sekarang maupun dari kehidupan lampau.

Misalnya, anak kecil yang emosinya tidak bisa dikontrol, begitu ada hal yang tidak dia sukai, langsung berteriak, menangis tak ada henti-hentinya; Atau anak kecil yang menendang atau membanting barang jika dia tidak mendapatkan apa yang dia inginkan, menangis dan berteriak, berbaring di lantai, emosinya besar, ini adalah sifat bawaan dari kehidupan lampau, harus bisa merubahnya. Belajar Dharma dan membina hati adalah untuk merubah sifat buruk kamu.

Tadi Shifu menjelaskan mengenai “Pramada”. Yaitu, jangan merasa karena saya lelah, lalu tidak ingin bangun, ini yang disebut Pramada.

Misalnya, malam sangat dingin, walaupun ingin buang air kecil, tapi dia tetap tidak ingin bangun, dan akhirnya terkena penyakit uremia;

Pada waktu jam kerja tiba, seharusnya dia sudah bangun, tetapi “Ai Ya, tidak ingin bangun, tidur lagi”, inilah yang disebut Pramada;

Memang waktunya untuk membaca paritta, “Ai Yah, nanti malaman saja baru baca”, Pramada.

Ketika Shifu melakukan acara Totem selama 2 jam, apakah saya tidak merasa lelah? Terkadang saya sangat lelah, tapi saya mencubit tangan saya, memukul diri sendiri, mencekik leher sendiri. Apakah kalian tahu? Saya tidur larut malam, sangat menderita, tapi saya tidak bisa tidur ketika acara berlangsung, tidak boleh tidur selama 2 jam ini.

Menahan diri baru bisa berhasil menjadi Buddha. Mana ada Bodhisattva yang ber-Pramada dan dia berhasil menjadi seorang Bodhisattva? Jangan memikirkan banyak hal. Apa yang dimaksud dengan menetapkan pikiran? Artinya tetapkan pikiran di sebuah titik, dengan kata lain, mempelajari Dharma dan menjadi orang baik, harus bisa memfokuskan pikiran.

要制服散乱的心,要制服自己放逸的初心。什么叫放逸?就是放纵,非常逍遥自在的。为什么要制服自己放逸的初心?因为每个人都有惰心,每个人都希望睡觉多睡一会,对不对?。比如你昨天晚上 3 点钟睡觉,睡到第二天中午 11 点钟,八个小时的睡眠应该差不多了吧。师父的意思是说,因为你心里有一个“哎呀,晚上很累了,早上我一定要多睡一会儿”,这个就是你的放逸,想让自己多舒服一点,想让自己少受一点痛苦。知道吗?这个也是不好的。

什么叫学佛?什么叫苦修行啊?如果你们在庙里的话,晨钟暮鼓啊。早晨一起来就开始做到晚上,念经啊、修心啊、扫地啊、劈柴啊、担水啊等等,而且平时非常非常地严格。你们做得到吗?做不到的。你们是碰到被子就不想起来,碰到吃的嘴就停不下来,碰到好看的眼睛就定不下来。

你去看好了,眼睛左转右转的人他一定会拿人家东西的。学佛的人目不斜视,心无邪念,行无邪为。你们做得到吗?比如今天来一个稍微打扮漂亮一点的人,如果是女的进来,男的都看;男的进来,女的都看。那是修不好的。而且女人不能未语先笑,就是还没有说话之前先笑。我指的是不认识的人。这种未语先笑的女人都是属于犯淫的。你们听到过没有啊?如果看见一个不认识的男士,你先“嘿嘿”地笑,然后再讲话,就叫未语先笑。

所以要制服一切累世的习气。因为有的人的习性是这辈子来的,而有的人的习性是上辈子带来的。比如一个小孩生出来脾气大得不得了,一不顺心奶吃不到了,马上“哇哇”哭个不停;还有些小孩子想要什么东西得不到时就踢板凳砸东西,哭啊叫啊,躺在地板上,脾气大得不得了,这就是累世积累的东西,一定要改正。学佛修心就是改掉你过去不好的习气。

师父刚才给大家讲了放逸。就是不要觉得我好累我就不起来,这就是放逸。比如到晚上太冷了,明明想小便了他不愿意起来,好了,得尿毒症了;明明上班的时间到了,应该起床了,“哎呀,不想起,再睡一会”,好了,这就叫做放逸;该念经了,“哎呀,我晚一点再念吧”,放逸了。

师父在做节目看图腾的时候,两个小时我累不累啊?我有时候累得不得了,就自己拿手掐自己的肉、打我自己、掐脖子。你们知道吗?晚上太晚睡,太辛苦,但做节目我不能睡觉啊,这两个小时我不能睡啊。咬咬牙才能修成佛啊。哪一个菩萨是放逸自己而修成的?要不去想,要住心一处,什么事情不要去想得太多。住心一处什么意思?就是把心放在一个地方,就是学佛做好人要住心一处。

📕节选于白话佛法五,23、要住心,看破念头