Mengapa ada pepatah “Ayah berhutang anak yang bayar, Suami berhutang istri yang bayar”

Wenda20130519A 07:26
*[Mengapa ada pepatah “Ayah berhutang anak yang bayar, Suami berhutang istri yang bayar”]*

Telp Wanita: Ada pepatah “Ayah berhutang anak yang bayar, Suami berhutang istri yang bayar”, tetapi menurut perkataan Shifu, Jika ada jodoh baru akan mencari kamu, Dia yang menanam sebab dia sendiri lah yang akan membayar hutangnya, Kenapa lalu dikatakan “Ayah yang berhutang, tetapi anak yang membayarnya”?

Master: Bisa menjadi sepasang suami istri, bukankah sebuah jodoh? Apakah anak kamu tidak berjodoh dengan kamu?

Jika tidak berjodoh, mengapa bisa menjadi anak kamu?

Telp: Sudah mengerti, begitu Shifu menjelaskannya sedikit, saya sudah paham apa maksudnya, Terima kasih Shifu.

wenda20130519A 07:26
为什么说“父债子还、夫债妻还”
女听众:“父债子还、夫债妻还”,但我听师父讲的应该是有缘的才找你,这样他自己造的因应该他自己还,为什么又说是父债子还?

台长答:夫妻是不是有缘?孩子跟你有没有缘分?没有缘分他做你孩子啊?(明白了,师父一点就清楚了,钻在里头出不来了,谢谢师父)

https://xlch.org/index.php?a=shows&catid=105&id=7186&t=1587802127194


 

Wenda20150802A 40:54
*[Pertanyaan mengenai Hutang suami dibayar oleh istri]*

Telp Wanita: Yang dimaksud dengan “Hutang suami dibayar oleh istri”, Jika suami adalah datang untuk membayar hutang kepada istri, maka sebagian karma yang suami perbuat, apakah masih akan ditanggung oleh istri?

Master: “Ayah berhutang anak yang bayar, Suami berhutang istri yang bayar”, Sebenarnya ini adalah membicarakan mengenai hal-hal duniawi.

Jodoh antara sesama manusia, membayar hutang hanyalah salah satu bagian dari jodoh, dan tidak ada hal yang seperti ini.

wenda20150802A 40:54
有关夫债妻还的问题
女听众:正所谓“夫债妻还”,如果丈夫是来还妻子的债,那么丈夫所造的一部分的业障,还会由妻子来还吗?

台长答:“夫债妻还”、“父债子还”,像这种实际上都是说人间的东西。其实人跟人的缘分,还债只不过是一种缘分,根本不存在这些事情的。

https://xlch.org/index.php?a=shows&catid=105&id=19452&t=1587802797201


 

Wenda20180720 24:12
*[Dari sudut pandang Dharma, Apakah transmissibility adalah karena karma dari leluhur]*

Telp Pria: Shifu, dari sudut pandang metafisika, dari sudut pandang Dharma, apakah bisa dikatakan bahwa transmissibility berasal dari karma buruk leluhur?

Master: Saya jelaskan dari dua sudut pandang. Dari segi “Genetika”, adalah karena faktor genetik orang tua yang mengalami perubahan, sehingga anak-anak dapat mewarisi berbagai macam faktor dari orang tuanya. Berbagai macam faktor ini bisa membuat kulit sensitif, masalah pencernaan, Cholecystitis…. Lalu kenapa penyakit ini bisa diturunkan ke keturunannya? Alasannya adalah ini semacam beberapa faktor mengapa bisa terjangkit penyakit ini.

Kemudian, jika dilihat dari sudut pandang lain, sebenarnya adalah karena karma dari kedua orang tuanya. Jika pembalasannya masih belum selesai maka sang anak akan ikut terlibat.

Telp: Pembalasan ini akan kena ke anak? Sudah paham sekarang.

Master: Iya, makanya ada pepatah “Ayah berhutang anak yang bayar, Suami berhutang istri yang bayar”, memang seperti itu.

Telp: Baik. Shifu, Bagaimana dengan “Istri berhutang dan suami yang membayarnya”?

Master: Jika istri berhutang, suami juga akan membayarnya. Ketika sang istri mengalami suatu masalah, menurut kamu bukankah suami tidak perlu membayarnya?

Telp: Harus membayarnya.

Master: Saling membayar satu sama lain.

Telp: Sudah mengerti.

Wenda20180720 24:12
遗传性从佛法角度讲是祖上的业障吗
男听众:师父,从玄学角度、从佛法角度讲,遗传性实际上就是祖上业障,可以这样理解吗?

台长答:从两个观点讲“遗传性”。从遗传学上来讲,就是父母亲的遗传因子起到变化,所以让自己的孩子能够遗传父母亲的各种因子。这种因子包括对皮肤的敏感,肠胃的不好,胆囊炎……那为什么有些病都可以遗传的呢?就是一种遗传的病因。

从另外一个角度上来讲,实际上就是爸爸妈妈的业障,这是报不完留给孩子报(报到孩子身上?明白了)嗯,所以说“父债子还”“夫债妻还”,就这个道理

(是的。师父,那“妻债夫还”吗?)妻债,夫也要还的。老婆闯祸,你说老公要不要还啊?(要还)相互的啊(明白了)

https://xlch.org/index.php?a=shows&catid=105&id=19452&t=1587802797201


 

妻子会替丈夫承担多少业债(2012年12月14日《玄艺问答》)
听众:请问台长,夫债妻还,如果是仅仅老公造业,妻子为丈夫承担多少比例的债务呢,会不会把妻子所有的功德都消耗掉呢?

Penelepon : Saya ingin bertanya, Suami berhutang istri membayar. Jikalau suami berbuat karma, berapa persen karma yang akan istri tanggung demi hutang suami ? Apakah mungkin mengambil semua pahala istri ?

台长:消耗一半!因为夫妻夫妻,夫和妻本身就是五十五十结合的,所以消债的话也是替他消50%。所以很多男人以为老婆一直对他很好,打打骂骂,随便讲讲、闹闹,等到她50%差不多还完了,老婆一脚把他蹬了,走了!

Master : Setengah ! Karena suami-istri. Suami dan istri sebenarnya adalah 50 50, jadi akan membantu untuk menanggung karma sebanyak 50%. Banyak lelaki yang mengira istri sangat baik terhadap dia, marah-marah, pukul-pukul, seenaknya dia berbicara, berbuat onar, lalu tunggu sampai istri sudah bayar kurang lebih 50%, istri tiba-tiba akan angkat kaki dan pergi !

听众:就是说这个老婆有一百分的功德,五十分都会还给丈夫了。

Penelepon : Jadi maksudnya jika istri ada 100% pahala, 50% itu akan untuk suami ?

台长:还掉他了,没办法了,因为你们前世有冤结,你肯定欠他的呀!所以父债子还、夫债妻还,就这个道理。因为实际上夫妻是有缘分的,缘分里边一定有恶缘,肯定你欠他的,或者他欠你的咯!夫妻嘛都这样了!

Master : Untuk bayar hutang ke suami, tidak ada cara lain, karena mereka berdua di masa lalu adalah ikatan karma, kamu pasti berhutang sama dia. Ayah berhutang, anak membayar; suami berhutang istri membayar, ini adalah hukumnya. Karena sepasang suami istri itu pasti ada jodohnya. Di dalam jodoh itu pasti ada yang tidak baik, pasti kamu berhutang sama dia atau dia berhutang sama kamu. Suami istri ya pasti begitu !

听众:那还了好多,台长。

Penelepon : Bagaimana jika berlebihan bayar hutang itu?

台长:还过头了他下辈子再还你!你如果跟菩萨说“菩萨我已经都还了他一半以上了,真的不想再还了”。如果菩萨同意的话,可能接下来这个男的继续欺负你的话,他一定倒霉,欺负你一次倒霉一次,腿摔断、被单位赶出来、被人家打,什么情况都会发生的。生肝癌、生病,什么都会有,那个时候你心里又痛了吧?又替他求了吧?接下来你继续把你的功德还他!就这么简单!你敢讲吗?你敢讲,如果他50%还完了,接下来他只要骂你一次、打你一次,他就报应一次!你敢讲吗?你看他可怜了你又不舍得他了。

Master : Jika kamu berlebihan bayar hutang ke dia, di kehidupan selanjutnya giliran dia yang berhutang sama kamu. Kecuali jika kamu bicara dengan Bodhisattva “Bodhisattva saya sudah cukup bayar hutang ini ke dia sudah lebih dari setengah, benar-benar tidak ingin untuk dibayar lagi”. Jika Bodhisattva setuju, ada kemungkinan jika lelaki ini terus menerus masih bully kamu, dia pasti akan kena masalah. Bully kamu sekali, dia akan kena masalah sekali, kaki patah, dikeluarkan dari perusahaan, dipukul orang lain, kejadian apapun bisa terjadi. Sakit kanker, jatuh sakit, apapun bisa terjadi. Jika saat itu terjadi, hati kamu juga pasti akan sedih kan? Lalu kamu akan pergi memohon lagi untuk sang suami. Selanjutnya km akan menggunakan pahala kamu untuk dia. Semudah itu! Apakah kamu berani bilang ? Jika kamu berani bilang, setelah kamu bayar lunas hutang kamu ke dia 50%, lalu jika dia memarahi kamu sekali, pukul kamu sekali, dia langsung akan kena karma ! Kamu berani bicara begitu ke Bodhisattva ? Kamu lihat dia sangat kasihan juga tidak rela melihat dia kesakitan.


 

*44. Hutang Karma Suami Dibayar oleh Istri*

Tanya [44]: Master Lu, anda pernah mengatakan “anak membayar hutang karma ayah; istri membayar hutang karma suami”. Jika mantan suami saya berperilaku tidak pantas, dan kami sudah bercerai, apakah saya masih harus menanggung karma buruk dia?

Jawab [44]:

 Dua orang yang berjodoh baru bisa menjadi suami istri, jika suami berhutang karma perasaan dengan orang lain di luar, maka istrinya yang harus membayarnya.

 Jika anda sudah bercerai, harus benar-benar berpisah, setelah berpisah, biasanya dengan waktu 3 tahun sebagai batasnya, setelah 3 tahun barulah karma suami anda tidak lagi mempengaruhi anda.

 Walaupun sudah cerai, namun dalam 3 tahun itu, karma buruk suami anda masih akan mempengaruhi anda. Suami istri berpisah sebenarnya selain karena hukum karma (hukum sebab akibat), juga dikarenakan karma buruk yang diperbuat bersama, maka juga harus ditanggung bersama.

 Jika salah satu pihak melafalkan paritta dengan baik, menghilangkan karma buruk, melunasi hutang karma, mengurai tuntas hubungan karma buruk keduanya dan tidak lagi berhutang karma pada yang lainnya, maka pihak yang satunya sudah tidak akan menanggung karma buruk pihak yang lain.


 

Asalkan bisa menjadi satu keluarga yang hubungannya dekat, misalnya hubungan Orang tua dengan anak, bisa menjadi satu keluarga karena jodoh.

Bisa menjadi satu keluarga karena ada masing-masing memiliki sebab dan kekuatan karma dari kehidupan lampau, dan sudah pasti ini termasuk baik dan buruk.

Kemudian menurut jodoh dan kekuatan karma inilah lalu Bodhisattva menentukan dikeluarga mana kita akan dilahirkan.

Sudah pasti, keluarga ini ada hubungannya dengan kita yang terbentuk dari kumpulan kehidupan lampau. Maka dari itu, Ajaran Dharma menyebutnya dengan “Karma bersama”.

“Karma bersama” lingkup kecil adalah keluarga.
“Karma bersama” lingkup besar adalah masyarakat dan negaranya.

Kecuali, kita mempelajari Dharma dan membaca paritta, maka bisa menguraikan akibat buruk dari karma bersama ini, masalah besar menjadi kecil, masalah kecil menjadi hilang.

只要是可以成为一家人尤其是至亲,就是父母和孩子的关系,是因为缘分而在一起的。那会成为一家人也是彼此前世的因,和业力导致,当然里面包括善和恶,而菩萨因为这些缘分和业力的比例为准则,而分配我们投胎去哪一个家庭。当然这些家庭肯定跟我们累世有关。所以佛法说这就是共业。小则家庭,大则社会国家。除非本身有学佛念经就可以化解共业带来的危害,大事化小 小事化无