Wenda20121229B 50:09
*[Jika kita sedang berduka dan belum genap 100 hari, Apakah boleh pergi ke rumah orang lain?]*

Telp Wanita: Jika kita sedang berduka dan masih belum genap 100 hari, maka paling baik adalah tidak pergi ke rumah orang lain, karena bisa membawa aura sial kita ke orang lain.

Jika kita tidak mengetahui bahwa sebulan setelah kita pergi ke rumah orang lain, dan akhirnya pemilik rumah mengalami kejadian yang tidak baik, seperti hampir kehilangan nyawa-nya.

Lalu, setelah dijelaskan oleh orang lain dan baru mengerti bahwa jika kita sedang berduka dan berpergian ke rumah orang lain bisa membawa aura sial kepada mereka, kemudian kita merasa menyesal dan telah melakukan kesalahan, Bagaimana cara memperbaikinya?

Karena Mertua Papa saya meninggal, kemudian saya pun tak paham, sebelum 100 hari kematiannya, saya sudah pergi ke rumah orang lain dan akhirnya orang itu terkena sial.

Master: Untuk kejadian seperti ini harus dibagi menjadi 2.

Pertama, jika umur Almarhum Papa meninggal diatas 80 tahun, atau umurnya panjang, maka tidak ada masalah, karena orang-orang mengatakan itu adalah sebuah berkah bisa memiliki umur panjang.

Kedua, Kamu adalah seseorang yang membaca paritta, tidak masalah, tidak perlu khawatir.

Ketiga, Memang keluarga dia tidak membaca paritta, walaupun kamu tidak pergi ke rumah dia, mereka tetap akan mendapat masalah.

Jangan merasa bersalah akan hal ini, karena kamu adalah seseorang yang membaca paritta, kamu pergi mengunjungi rumah mereka malah membawa Sinar Buddha menyinari rumah itu!

Telp: Terima kasih Master.

家有丧事不满百天能否去别人家?

女听众:如果有家人过世了,还没到一百天最好不要到别人家,会把自己身上的霉气传给别人。万一不知道也不懂,到了某人家,过了一个月之后,某人就有不幸运的事情发生,差一点没命了。听别人说了才懂,自己觉得很内疚,觉得是自己的错,应该怎样补救?因为我丈夫的父亲过世了,还没到一百天,我不懂,就去别人的家里,过了一个月之后这个人就有不幸运的事情发生。

台长答:这个情况分两步的。第一,这个爸爸比方说是80岁以上了,或者活得很长的,那就没关系了,因为人家说这么晚走已经是福气了。

第二个问题,你自己是念经的人,一百天你怕什么。

第三,他们家里本来不念经的,你不去的话,他也会有事情的。你不要觉得自己内疚啊,你念经的人还给他带去菩萨的佛光呢!(谢谢台长)

wenda20131229B 50:09