Wenda20120907 31:15
*[Bagaimana cara menghadapi suami yang memiliki selingkuhan]*

Telp Wanita: Master, sekarang saya sedang menghadapi masalah keluarga yang sangar besar: Ada orang ketiga dirumah tangga kami, sejak pertengahan april, suami saya tidak pulang lagi ke rumah.

Master: Setelah dia tidak pulang ke rumah pada pertengahan april, Apakah kamu ada membacakan paritta untuk dia?

Telp: saya sedang membacanya, tetapi saya adalah seorang pemula, besok tanggal 12 september, itu adalah bulan kedua saya membaca paritta.

Suami saya pun tidak mengetahui bahwa saya sedang membacakan paritta dan membakar XFZ untuknya, Apakah semua hal yang sedang saya lakukan ini ada khasiatnya?

Master: Sudah pasti ada, apakah tidak ada gunanya bagi orang yang sedang membantu mendoakan orang lain?

Kamu sedang mendoakan seseorang dari kejauhan, Apakah ini tidak ada gunanya?

Telp: Ada, ada.

Master: Aih, Saya beritahu kamu yah, semua masalah ini bisa terjadi karena kesalahan kamu sendiri, kamu sering bertengkar dengan dia.

Telp: Tidak, saya tidak membuat masalah dengan suami.

Master: Jangan bilang tidak, seseorang yang tidak mau mengakui kekurangannya, maka dia selamanya tidak akan pernah mendapat bantuan dari orang lain.

Telp: Shifu, saya benar-benar tidak bertengkar dengan dia.

Master: Jangan jelaskan alasan itu kepada saya, saya beritahu kamu, Saya bisa melihatnya dengan jelas.

Disaat bercanda dengan suami, kamu bahkan masih mengatakan ada pria yang sedang mengejar-ngejar kamu.

Telp: Tidak ada, tidak ada. Kami sudah menikah lebih 8 tahun, mau 9 tahun.

Master: Aih, Jika pernikahan kalian sudah berlangsung 8-9 tahun dan kamu terus setia kepada suami, tetapi suami akan meninggalkan kamu?

Apakah kamu tidak malu mengatakan alasan ini kepada saya?

Apakah kamu tidak pernah bertengkar dengan dia selama ini? Coba jelaskan!

Telp: Saya tidak pernah bertengkar dengan dia.

Master: Kamu masih tidak mau mengakuinya! Karena disaat bertengkar kamu selalu menganggap orang lain lah yang salah dan kamu selalu merasa benar kan?

Pu Sa pernah menjelaskan ini, Pu Sa memiliki dua macam anak:
Yang pertama adalah anak yang tidak pernah berbuat kesalahan.

Sedangkan anak yang satunya lagi adalah seseorang yang mengerti untuk bertobat setelah dia tahu kesalahannya, ini baru anak Pu Sa.

Telp: Shifu, selama ini saya terus bertobat.

Master: Kamu terus bertobat, tetapi perkataan kamu terlalu tajam? Tidak perlu menjadi seseorang yang keras kepala.

Sangat normal bagi sepasang suami istri jika sering bertengkar.

Tetapi seseorang yang tidak mau mengakui kesalahannya, Apakah pria akan menyukai kamu?

Suami kamu telah pergi meninggalkan kamu begitu lama

Disini saya sedang menjelaskan sifat buruk kamu, tetapi kamu masih belum mau mengakui kesalahan yang telah kamu perbuat, Apakah suami masih ingin kembali ke sisi kamu lagi?

Coba jawab! Kamu selalu menganggap orang lain salah dan kamu tidak pernah melakukan kesalahan!

Telp: Tidak tidak, bukan seperti itu.

Master: Masih menjawab tidak.
Coba kamu dengarkan kembali rekaman ini dan dengar sendiri apa jawabanmu tadi kepada saya?

Saya kasih tahu yah, sebaiknya kamu mempelajari Dharma dan bina-lah diri dengan baik, perbaiki sifat buruk kamu, dengan begitu, dia baru akan kembali ke sisi kamu.

Semua ini adalah balasan karma, Jika kamu perlakukan dia dengan baik, Apakah dia masih akan pergi dari rumah?

Jika sejak awal suami tidak mencintai kamu, Apakah dia mau menikahi kamu?

Apakah suami akan berpikir untuk keluar dari rumah?

Tidak perlu memikirkan orang ketiga, yang terpenting adalah suasana keluarga, kamu sering ribut dan cemberut kepadanya.

Walaupun kamu tidak bertengkar dengan suami, tetapi kamu cemberut, melakukan sesuatu yang negatif, tidak memberikan dia sesuatu dan mengatakan perkataan yang tajam kepadanya.

Perlahan-lahan, sudah pasti dia akan mencari seseorang diluar sana.

Jika kamu tidak mencari akar penyebab atas masalah ini dari sifat buruk kamu dan hanya mencari kesalahan orang lain, Apakah masalah ini bisa diselesaikan?

Cari lah kesalahan yang telah kamu perbuat, kamu telah banyak melakukan kesalahan.

Telp: Iya, benar benar benar.

Master: Sampai hari ini kamu masih belum mengakui kesalahan kamu, Apakah mungkin suami akan kembali?

Suami kamu juga memiliki perasaan, saya jelaskan kepada kamu yah, kamu harus lebih banyak memikirkan orang lain, Karena kamu terus menjelek-jelekan orang lain.

Telp: Tidak tidak, saya paham bahwa saya telah berhutang karma kepada suami.

Master: Kamu mengatakan, “Kamu berhutang kepada dia”, Kamu tidak boleh mengeluarkan perkataan seperti ini. Jika kamu terus berpikiran berhutang kepada dia, teruskan saja membayar semua hutang kamu ke dia, lalu untuk apa memohon agar dia kembali?

Perkataan kamu begitu tajam, tidak pernah mau mengalah.

Orang dengan sifat kamu seperti ini, jika kamu tidak pernah merasakan penderitaan, maka kamu tidak akan pernah tahu seberapa tingginya gunung, seberapa dalamnya bumi.

Banyak perempuan yang seperti ini, selalu mengira dirinya yang terbaik.

Saya beritahu kamu yah, Saya bisa melihat semuanya dengan jelas, kamu berparas cantik, imut dan mungil, pendek.

Telp: Benar Shifu.

Master: “Benar Shifu”! Saya peringatkan kepada kamu yah, dalam menghadapi setiap masalah kamu harus mempunyai persiapan.

Telp: Benar.

Master: Siapa yang disaat menikah akan berpikir suatu hari dia akan bercerai? Jika dia berpikir akan bercerai, Apakah dia masih mau menikah kah? Memang dunia manusia ini seperti itu, kamu harus memahami bahwa setiap hal selalu ada dua sisi yang bertolak belakang.

Jadi, disaat jodoh buruk kamu matang, maka jodoh ini akan “meledak”. Jika kamu terus bersikap baik kepada dia, maka disaat jodoh buruk ini tiba, kamu masih memiliki harapan untuk bisa menariknya kembali, dan semua ini bisa terjadi karena semasa pernikahan kalian, kamu tidak menghargai jodoh ini!

Telp: Sudah mengerti Shifu.

Master: Tidak ada seorangpun yang berani menasehati kamu hingga se detail ini, hanya Shifu yang mau menjelaskannya kepada kamu.

Telp: Saya mengerti Shifu melakukan ini semua demi kami….

Master: Bayangkan jika kamu harus hidup sendiri, kasihan kan? Dan kamu masih keras kepala, untuk apa sifat keras kepala kamu. Karena Sekarang telah mempelajari XLFM, jadi bacalah paritta dengan baik, jika kamu memiliki kemampuan, baca paritta itu terus hingga dia kembali, kemudian rubah sikap dan diri kamu.

Jangan lagi kamu terus memikirkan suami, jika suatu hari suami kembali… kamu jangan membuat keributan karena suami kamu memiliki hubungan dengan wanita ini.

Telp: Saya tidak pernah menyalahkan suami.

Master: Jangan sampai suami pergi dari rumah, lalu kamu baru berpikir: “Mengapa suami meninggalkan saya?” Semua ini terjadi pasti ada penyebabnya. Jadi, apa yang harus kamu lakukan?
Telp: Iya, seharusnya saya mempelajari Dharma sejak awal.

Master: Benar, memang seharusnya kamu mempelajari Dharma dari dulu, tetapi masih banyak orang diluar sana yang belum mempelajari Dharma dan mereka masih menderita.

Telp: Benar Shifu, sejak saya mempelajari Dharma, saya baru menyadari betapa menyedihkannya orang yang tidak belajar Dharma.

Shifu, suami saya sekarang ingin bercerai, menurut Anda apakah saya masih ada kesempatan untuk membaca paritta dan membuatnya kembali?

Master: Jika suami ingin bercerai, kamu tolak, jangan bercerai dengan dia. Seperti itu.

Telp: Iya, memang saya terus memundurkan perceraikan ini. Sejak suami mengenal wanita itu sebulan, dia langsung ingin bercerai dengan saya, hubungan mereka sudah berjalan 6 bulan.

Master: Masih ada harapan untuk bisa membuatnya pulang, jika hubungan ini masih dibawah 2 tahun.

Telp: Tapi suami saya bersikeras ingin bercerai.

Master: Jika dia bersikeras, kamu lebih keras lagi, jangan pedulikan dia, jangan bercerai, lalu setiap hari kamu terus membacakan paritta untuk dia. Dan jika kamu terus tidak ingin bercerai, maka suami dan perempuan ini akan marah, kemudian suami kamu akan pusing menghadapi perempuan itu dan mereka berdua akan bertengkar.

Akan lebih sulit jika hubungan mereka sudah diatas 2 tahun, tapi masih ada harapan jika masih dibawah 2 tahun.

Telp: Suami saya sudah tidak pulang lagi ke rumah.

Master: Aih, tidak masalah jika dia tidak pulang ke rumah, mereka yang sudah tinggal serumah akan lebih mudah bertengkar, banyak cekcok.

Aih, Master hanya mengajarkan kalian untuk mempelajari Dharma dengan baik, dan saya tidak akan mengajarkan kalian hal di luar Dharma. Hubungan suami kamu dengan perempuan itu hanya hubungan sesaat, sekarang hubungan ini sedang baik, ini ibarat seperti api, perlahan-lahan mereka juga akan mulai bertengkar, mereka masing-masing akan mulai menunjukkan sifat buruk, mengerti?

Perempuan itu akan terus memaksa suami untuk menceraikan kamu, jika suami masih tidak bercerai, perempuan itu akan hilang kesabaran, dan akan mulai membuat keributan dengan suami.

Dan dengan sifat suami kamu yang seperti itu, pada akhirnya mereka berdua akan bertengkar.

Sekarang yang terpenting adalah kamu terus membaca paritta dengan baik. Dan jika suatu hari nanti suami kamu kembali, kamu harus benar-benar merubah semua sifat buruk kamu, jangan pernah lagi menjelek-jelekan suami kamu, perkataan seperti: “Memang sepantasnya kamu mati, sukurin, sekarang kamu ingin kembali ke saya yah?”

Jika kamu bersikap seperti itu, suami kamu akan pergi lagi.

Telp: Tidak, saya tidak akan seperti itu. Shifu, ini bukan pertama kalinya suami saya melakukan ini.

Master: Jika ini bukan yang pertama kalinya, maka suami kamu lah yang bermasalah, itu berarti dia bukan lelaki sejati.

Telp: Benar, saya melakukan ini demi anak, anak saya masih belum genap 7 tahun.

Master: Lakukan yang terbaik dan persiapkan untuk hal yang terburuk.

Telp: Saya sudah tidak mau mencari-cari pria lain lagi, sudah saya katakan ke putra saya: Ke depannya nanti, Kita hidup berdua saja yah.

Master: Itu adalah hal yang biasa, sudah ada puluhan juta single parent, ini normal. Bahkan para biksu hidup sendirian di atas gunung. Yang terbaik adalah Sui Yuan.

Telp: Baik, Shifu menurut Anda bagaimana kualitas pembacaan paritta saya?

Master: Kualitasnya cukup baik. Saya rasa pembacaan paritta kamu telah membuat suami kamu ada memiliki pikiran ingin kembali ke kamu. Walaupun suami kamu baik dengan perempuan di luar, tapi dia masih tidak rela meninggalkan kamu.

Telp: Memang benar begitu.

Master: Kamu hidup hemat demi keluarga. Cuman sifat buruk kamu adalah tidak begitu suka melakukan hubungan suami istri, ini adalah alasan terbesar kenapa suami kamu pergi.

Telp: Shifu, suami saya yang tidak mau.

Master: Sudah saya jelaskan dari awal, jangan memikirkan hal ini, jangan ceritakan hal ini kepada saya, saya tidak mau mendengarnya. Suami kamu tidak mau karena kamu terus cemberut kepada dia. Aduh! Baik-baiklah kamu belajar Dharma, membina diri dan membaca paritta. Hilangkan semua pikiran ini.

Telp: Baik, baik, sekarang saya belajar Dharma, saya sudah paham sekarang, Mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh. Saya sudah berikrar kepada Guan Shi Yin Pu Sa: Selamanya saya akan terus mengikuti Master untuk membina diri dan hati. Saya ingin membersihkan semua karma buruk saya dan menjadi seseorang yang baru.

Master: Kamu pandai bicara yah. Baik-baik merubah diri! Jangan sampai terkena masalah baru berubah.

Telp: Saya sudah mengerti Shifu.

https://xlch.org/index.php?a=shows&catid=105&id=10826&t=1599904064976

wenda20120907 31:15
如何面对及解决老公有外遇的情况
女听众:台长,我现在家里遇到很大的问题:我老公有第三者,他4月中旬就不回家了。
台长答:4月中旬不回家之后,你给他念经没念经啊?(我在念,但是我才刚刚开始没多久,到9月12号才两个月。他也不知道我在给他念经、烧小房子,这种会有用吗?)当然有用了,你帮人家祈祷会没用的?你在远方给人家的祝福你说有没有用啊?(有用有用)诶,我告诉你呀,你自己活该呀,那个时候你经常跟他吵啊、闹啊(没有,我不跟他闹)你不要跟我讲,不肯承认自己缺点的人永远得不到人家帮助的(师父,我真的是)你不要跟我讲,我告诉你,我看都看得出来的,你跟他开玩笑的时候还说有男人追你呢(没有没有。我们结婚快八年了,就九年了)诶,八九年里边,你说说看你对他百依百顺的,他离开你的?你自己讲这话脸红不脸红,你跟他从来不争吵的对不对?你讲呀!(我跟他不是从来不争吵)好了,讲什么!争吵全是人家错,你永远是对的?菩萨说过的,菩萨有两个孩子:一个是从来不犯错的孩子;一个孩子是知道错了能够忏悔的,才叫菩萨的孩子(师父我一直在忏悔)一直忏悔,嘴巴倔什么?有什么好倔的?夫妻之间吵吵架很正常的呀。不肯承认自己错误的人,男人会喜欢你的?老公都离开你这么长时间了,我说你有缺点,你到现在还不肯承认,你说人家会要你的?你讲给我听呀!全是人家的错,你从来没有错过!(没有没有,不是的)不是的。你刚刚怎么讲的?我告诉你好好的学佛修心啊,改正自己的毛病人家才会回来呀。这都是报应啊,你好好的对人家,人家会跑掉的?开始的时候如果人家不爱你的话,怎么跟你结婚呢?他会想到他要跑掉的?第三者么,家庭环境很重要的呀,你老跟他闹啊,跟他不开心啊。就算不跟他吵架,你老憋着气,弄一点什么东西呀,不给他怎么样啊,再讲几句话刺刺他,人家时间长了当然在外面找啊。不从自己内因找毛病,专门从外因去找根据,找得到吗?自己找毛病的,自己也做了很多错事啊(嗯,对对对)你到今天还不承认自己的错,老公会回来的?他会有感应的,我跟你讲,要多为人家想啊,一开口都是人家不好(没有没有,我知道是我欠他的)这种话不应该你讲。欠他的,你继续欠下去么好了,把他求回来干吗?嘴巴么倔的不得了,不肯饶人的。你这种人啊不让你吃点苦头,你也不知道山有多高地有多厚。很多女孩子就是这样,以为自己好的不得了了。我可以告诉你,台长都看得出啊,你长的很漂亮啊,小巧玲珑的,个子不高的(是的师父)是的师父!我早就警告你了,永远要知道啊,要未雨绸缪啊(对)谁结婚的时候就想到要离婚的?想到要离婚谁还结婚呢?这个世界就是这样的,要懂得很多事情都是双方的,就算他这个恶缘来了,也要这个恶缘的缘要熟,他才会爆发的。如果你真的对他好的不得了,百依百顺的话,恶缘来了你照样可以拉住他,也就是因为你自己也没好到哪里去呀!(听得懂师父)现在没人讲你们的,只有师父讲讲你们(我知道师父是为我们好的,呜……)想想自己一个人,可怜不啦?自己还要倔,有什么好倔的,只有现在学心灵法门了,把自己的经念好,有本事么把他念回来,彻底改变自己。你不要去管他了,以后他能够回来的话,你管他跟那个女人搞过没搞过啊(我一点都没有责备他)不要等到人家跑了才觉得:“哎呀,他怎么会离开我的?”你早点干什么的?(嗯,我早就该学佛了)你早学佛早就好了,现在还有很多人没学佛呢,他们还在受苦呢(对呀师父,学了佛之后才知道不学佛多可怜呢。师父,现在是他坚决要离婚,您说我还有没有机会把他念回来?)他要离婚,你不跟他离婚好了(嗯,我都是一直拖。他跟那个认识一个多月就跟我提离婚,现在他们有半年了)还念得回来的,两年之内都有希望(可是他很坚决呀)很坚决,你就给他点颜色看看,你就不要去理他,就不离,你给他每天念经,你看看,到时候不离的话,那个女的会不会跟他闹,闹到最后他烦得不得了,两个人矛盾就出来了。两年之上就比较麻烦了,两年之内都没问题的(他现在也不回家住)诶,不回家就不回家有什么关系呀,住在一起更容易争吵,矛盾更多。诶,台长教你们要好好的学佛,其他的东西不教你们了,他跟她两个人我告诉你就这点感情,现在好起来,似火一样的,两个人在一起时间长了,慢慢矛盾都会出来,而且两个人毛病都会暴露出来,听得懂吗?再说她会逼着他离婚,他不离婚的话,这女的就憋不住了嘛,慢慢就会跟他闹了嘛,像你这种老公的话,闹到后来吃不消的话他也对她有矛盾了嘛。你自己好好念经好了,他如果回来你要彻底的改变自己,不许讲他:啊呀你这个该死的,你活该了,你现在想到回来找我了?人家又跑出去了(我不会,不会,师父,他也不是第一次了)那你老公也有问题的,说明你这个老公也不是东西(就是啊,我是为了孩子,儿子还不到7岁)做最好的努力,做最坏的打算(我也不想再找了,我就跟我儿子说:大不了你就跟妈妈我们两个人)那有什么稀奇的,一个妈妈带着孩子的不知道有多少,全世界有几百万呢,有什么稀奇的?人家和尚尼姑还跑到山上一个人生活呢。随缘么好了(好,师父您觉得我念经念的怎么样?)念的蛮好的。诶,我觉得你已经把你老公念的回心转意一点了。你老公现在虽然对外面的人很好,但是还是有点不舍得你的(真的呀)诶,你为家里很节约。你的毛病么,就是男女这种事情你不大喜欢的,这个也是造成他出去的很大的原因(师父,也是他不愿意碰我)我早就跟你说了,你少烦,这种事情不要跟我讲,我不想听。他不想碰你,就是因为你每一次都烦。哎呀!好好的学佛,修心,念经了,把这种杂念去掉(嗯,好,我现在学佛,我知道了,哪些事情该做,哪些事情不能做。我跟观世音菩萨许愿:我会永远跟着台长修心修行。我要洗去孽障重新做人)嘴巴蛮会讲的嘛。好好改了!不要碰到事情就改不过来了(我知道师父)