Shuohua20130809 23:55
*[Teruskan pembacaan paritta hingga mencapai kondisi membacanya secara alamiah, hanya setelah mencapai tingkat ini baru bisa membaca paritta di dalam mimpi]*

Telp: Sebelumnya Master mengatakan untuk menggunakan kepalsuan (Duniawi) untuk membina diri dengan baik, setiap saat membaca paritta hingga sampai ke tingkat membaca paritta di dalam mimpi.

Saya merasa agak aneh mendengar pernyataan ini, karena saya pun juga terus membaca paritta di kehidupan nyata, tetapi tidak sampai terbawa mimpi.

Apakah ini disebabkan karena saya tidak membina diri dengan sungguh-sungguh?

Master: Karena tingkat kesadaran kamu belum sepenuhnya memasuki sebuah tingkat secara alamiah, dan jika kamu bisa mencapai tingkatan ini…..

Saya berikan contoh, Kamu pernah menonton pertunjukkan sirkus kan, para pemain sirkus bisa mencapai tingkat dimana mereka tidak perlu lagi berpikir dan tangannya bisa langsung secara otomatis menerima lemparan piring.

Dulu ada sebuah pertunjukkan “Lempar Piring”, pemain sirkus itu melemparkan piring satu per satu, dan mereka terus melatih diri mereka hingga tak perlu lagi berpikir, hanya perlu melebarkan tangan dan bisa menangkap piring dengan sempurna, ini adalah sebuah tingkatan yang dicapai secara alamiah.

Jika kamu bisa mencapai tingkatan dimana bisa membaca paritta terus menerus hingga di alam mimpi, maka ini adalah sebuah proses alami.

Jika masih belum bisa mencapai tingkatan ini, berarti, pembacaannya masih belum sampai, masih belum alami.

Saya berikan contoh tingkatan alamiah, misalnya Di dalam mimpi kamu dikejar-kejar pembunuh, kemudian langsung terbesit sebuah pemikiran untuk memanggil “Guan Shi Yin Pu Sa”, dan Pu Sa pun datang.

Alam mimpi adalah sesuatu yang paling alamiah.

Jika di dalam mimpi kamu mengalami masalah, ada pembunuh yang mengejar kamu, tapi tidak bisa mengingat Guan Shi Yin Pu Sa. Yang kamu lakukan hanya berlari dan berlari di dalam mimpi, ini berarti Bodhisattva masih belum sepenuhnya memasuki hati kamu.

Kamu tidak memiliki sebuah kesadaran untuk bisa memanggil Guan Shi Yin Pu Sa.

Bisa kamu perhatikan orang barat di Australia, ketika mereka sedang berada di atas pesawat, dan jika terjadi sesuatu, kata pertama yang mereka katakan adalah “My God”, dia memanggil Tuhan, ini adalah alami, memanggil My God ketika mendapat masalah.

Sama dengan kita, ketika mendapatkan terjadi sesuatu, langsung memanggil “Guan Shi Yin Pu Sa tolonglah saya”, itu berarti kamu sudah berhasil.

Jika terjadi sesuatu di dunia manusia dan kamu tidak bisa berpikiran untuk memanggil nama “Guan Shi Yin Pu Sa”, Lalu dimanakah kamu menempatkan Bodhisattva?

Shuohua20130809 23:55 念经念到自然状态,梦中才会想到念经

听众:因为之前也听到台长说要幻中修真,在做梦的时候都在修、都在念经。我觉得很奇怪,因为自己明明现实生活中一直在念经的,可是梦里一直想不到要念经。是不是我自己没有真修啊?

台长:这是你的意识当中还没有完全进入到一种自然的状态,因为在你的意识当中如果完全进入了一种自然的状态……你看过杂技演员吗,杂技演员有时候用不着去想他的手就会接盆子。过去看过一个杂技“扔盆子”,他一个个扔过来,到最后他已经练到了用不着想,手只要拿出去就能拿到,那是一种自然的。你如果念经能够念到在梦中不停地念的话,那你已经是自然了。说明你现在念经念得还不到位,还不是自然的,真的自然的话,在梦中比方说有人来追杀了,马上脑子里“观世音菩萨”一叫,菩萨就来了。在梦中这是最自然的东西了。你在梦中碰到灾难来了,碰到人家追杀你了,你想不到观世音菩萨,拼命在逃,说明菩萨没有进入你的心田,你没有这种下意识的能够叫观世音菩萨。你看我们在澳大利亚西方人,他们坐飞机,碰到什么事情马上就“My God”,他就叫上帝,他是自然的,碰到事情就叫。就像我们一样,碰到事情叫“观世音菩萨救我”,那你就成功了。在阳间比方说白天碰到事情你还想不到叫“观世音菩萨”,那你说你这个人把菩萨放在哪里?