[Fahui Tanya Jawab Acara Seminar Dharma Taiwan, 2013] No. 5
*[Melepaskan makhluk hidup harus berusaha sebisa mungkin untuk menjamin keberlangsungan hidup binatang ini]*

Tanya: Sebelumnya Master pernah memberikan penjelasan bahwa yang terbaik adalah melepaskan ikan gabus. Tetapi Ikan gabus termasuk ikan air tawar, sedangkan kota yang kami tinggali hanya ada air asin.

Apakah ini sesuai aturan jika sebelum melepaskan makhluk hidup, kami menjelaskan tentang kondisi keadaan yang kami tinggal, kemudian memohon kepada Guan Shi Yin Pu Sa berwelas asih memberkati kami untuk melepaskan ikan sesuai habitatnya? Apakah dengan kondisi ini kami boleh terus melepaskan ikan gabus?

Master: Melepaskan makhluk hidup adalah menyelamatkan nyawanya, Utamanya adalah ketulusan hati, tetapi disaat yang bersamaan juga harus menjamin keberlangsungan hidup binatang itu, jika sudah tahu bahwa binatang itu tidak bisa hidup, maka ini malah akan kehilangan makna sebenarnya dari melepaskan makhluk hidup, bahkan malah bisa membuat karma.

Perlu membacakan Wang Sheng Zhou untuk menyebrangkan ikan ini, kemudian membaca paritta Li Fo Da Chan Hui Wen untuk bertobat atas kesalahan yang telah dilakukan, selanjutnya kalian boleh melepaskan ikan sesuai dengan habitatnya. Melepaskan ikan air tawar di air tawar, dan lepaskan ikan laut di air asin.

放生也要尽量保证物命的存活(2013年台湾法会台长答佛友问)
同修:台长曾经开示放生放黑鱼最好。但是黑鱼属淡水鱼种,在我们四周环海没有淡水的地方可以放黑鱼,每次我们放生之前也向观世音菩萨讲明我们居住的环境,并祈求观世音菩萨慈悲保佑我们所放的鱼去它该去的地方。请问卢台长我们这样做如理如法吗?我们以后还可以在这样的环境下继续放黑鱼吗?
台长:放生是救命,发心很重要,但同时也要尽量保证命物的存活,如果明知放下去不能活,那就失去了放生的意义,甚至可能因此造业。需要念往生咒超度这
些鱼,并且念礼佛大忏悔文忏悔自己的过错,以后可以买其他适合你们所在地环境的鱼类来放生。淡水鱼就放淡水里,只有海就放海鱼。