Wenda20131006
*[Master memberikan penjelasan, Sebagai praktisi Buddhis yang membuka restoran vegetarian maupun toko peralatan sembahyang, tidak boleh mengambil keuntungan dengan meminjam Dharma]*

Tanya: Sebagai seorang praktisi Buddhis harus berhati-hati dalam membuka usaha, misalnya seperti membuka toko peralatan sembahyang, restoran vegetarian.

Sebenarnya membuka usaha seperti ini, sedang mengambil keuntungan dari Dharma dan orang yang baik kan?

Sebenarnya, tujuan awal dari orang yang membuka restoran vegetarian atau kelas pelatihan nasional adalah baik, yaitu ingin menggunakan platform ini untuk menyebar luaskan Ajaran Dharma, tetapi dia harus menerima uang dan mengambil keuntungan karena harus membayar pengeluaran sehari-sehari.

Jadi menyebarkan ajaran Dharma tidak bisa sepenuhnya terlepas dari bisnis, Apakah ini berarti pahalanya ada kebocoran?

Master: Jika orang ini benar-benar sepenuh hati bertujuan menyebarkan Dharma, maka boleh mengambil uang ini.

Alasannya adalah, karena kamu telah mengeluarkan seluruh genap hati mu untuk menyebarkan Dharma, belajar Dharma dan menyelamatkan semua makhluk, maka, Bagi orang yang membuka usaha ini, pasti akan mendapatkan perlindungan dari Pu Sa.

Tapi, Harus diingat, jika memiliki sedikit saja keegoisan, mengambil keuntungan dari Pu Sa, “Melukai tubuh Buddha terluka dan mengambil darahnya…”,

Jika kamu memiliki niat untuk mengambil keuntungan dari Dharma, Apakah kamu tahu, seberapa banyak Dewa Pelindung Dharma yang menjaga Dharma ini?

Mengambil sedikit saja keuntungan, memiliki keserakan hati, mengambil keuntungan dari orang berhati baik, mengambil keuntungan dari Praktisi Buddhis, maka, Balasan akibat dari melakukan hal ini akan datang sangat cepat, yaitu terkena kanker.

Tanya: Sebenarnya sangat sulit membedakannya.

Master: Ada beberapa orang yang ketika memulai usaha bisnis restoran vegetarian tujuannya baik dan jujur, tetapi pada akhirnya, karena sifat manusia bisa berubah, pada akhirnya dia melakukan ini demi keuntungan.

Perlahan-lahan dia akan melakukan perbuatan “Lian Cai”, terus menerus mengambil keuntungan dari orang-orang.

Seperti toko sayur, yang menerima uang banyak tapi jumlah sayurnya sedikit, siapa yang akan makan?

Tak bisakah mereka menjual makanan vegetarian dengan harga murah, agar orang-orang bisa memakan vegetarian dirumah?

Seperti harga dupa yang semakin lama semakin mahal, harga Rupang Pu Sa semakin lama semakin mahal, Apakah tidak ada balasan untuk mereka di kemudian hari?

Mereka sedang mengambil keuntungan dari Dharma, dan sudah tidak lagi bertujuan untuk menyebarkan Dharma.

Jadi orang-orang yang melakukan ini pasti akan kena sial.

台长开示学佛人开素餐馆、佛具店不能仗着佛卖钱(2013年10月6日玄艺问答)

听众:学佛人要在钱财方面特别谨慎,像开佛具店、素餐馆,其实也是在赚菩萨的钱还有好人的钱吧?而且有的人开素餐店,还有国学培训班这样的,他的发心是好的,还想借助这个平台弘扬佛法,但是为了生存他也要收费和盈利,像这种与弘法度人无法完全分开的生意,他的功德会有漏吗?

台长:如果这个人的心完全扑在弘法当中,真的是实实在在的,这点钱完全可以得的,因为你已经把所有的身心全部扑在弘法、学佛、救度众生方面了,这个人开个店菩萨会保佑的。但是要记住,只要有一点点私心,只要赚菩萨的钱,出佛身上的血……因为想靠菩萨赚钱的话,你知道有多少护法神管着?出一点点事情的话,只要有私心,赚了很善良人的钱,赚了学佛人的钱,接下来的报应是很快就走人的,很快就会生癌症。

听众:那其实不是很好区分的。

台长:有些人在刚刚开始开素餐馆的时候,很热情很虔诚,到后来唯利是图了,因为人会变的。钱赚得多了,他就慢慢开始敛财了,就开始不停地想赚人家钱了。就像有些素菜馆一样的,钱收得这么高,菜这么少,谁去吃?人家在家里不能花点钱买买自己做个素菜吃吃?还有香价格卖得越来越高,菩萨像越卖越贵,这种人他以后没有报应吗?他是仗着佛卖钱了,他不是在弘扬佛法了。所以他一定会有事情,一定会倒霉的。