Wenda20131101 05:20
*[Sangat penting mendirikan Altar, harus memiliki tekad untuk menyelesaikan masalah]*

Tanya: Saya ingin bertanya bagaimana kualitas pembacaan paritta saya? Anak saya mengidap autisme, sekarang saya masih belum mendirikan Altar karena itu sangat merepotkan.

Saya sudah membakar 1500 lembar XFZ.

Master: Pu Sa tidak akan datang ke rumah jika tidak ada altar.

Tanya: Lalu, Apa yang harus saya lakukan?

Master: Kamu sendiri kerepotan mengurusi permasalahan duniawi, menurut kamu, apa yang bisa dilakukan?

Bahkan, sekarang pun kamu bisa mengatakan, “Saya tidak bisa lagi membaca paritta.” Kamu harus bisa mengatasi setiap kesulitan untuk mendapatkan kemenangan.

Kamu bahkan tidak mempunyai hak untuk mendirikan Altar, Apakah menurut kamu, kesehatan anak kamu akan membaik?

Tanya: Saya sudah pernah mendirikan Altar, tetapi karena kondisinya memburuk, saya terpaksa menurunkan Altarnya.

Master: Itu pertanda bahwa jodoh kamu tidak cukup, tidak ada cara lain lagi.

Untuk kondisi kamu, itu berarti ada rintangan setan di keluarga, semua ini adalah jodoh buruk kamu, kalau begitu, terus bacakan paritta Xin Jing untuk dia, baca terus sampai dia percaya.

Tanya: Saya akan terus membacanya.

Master: Untuk penyakit Autisme anak kamu, sudah begitu banyak XFZ yang kamu bakar tetapi tidak sampai setengahnya diterima oleh dia (Arwah).

Tanya: Oh begitu yah?

Master: Karena tidak ada altar dirumah kamu. Ini lah perbedaannya.

Apakah hasilnya akan sama, jika kamu bersembah sujud dengan adanya Buddha di dalam hati dan tidak ada Buddha di dalam hati?

Sudah pasti kualitas sembah sujudnya berbeda kan. Dan kamu sendiri pun tidak tahu ke arah mana kamu bersembah sujud.

Tanya: Benar. Setiap hari saya hanya memasang dupa hati.

Master: Itu karena ada ikatan karma di keluarga kamu.

Tanya: Saya tidak ada cara lain lagi untuk mendirikan Altar di rumah.

Master: Segala cara bisa terpikirkan oleh setiap manusia.

Untuk kondisi kamu, jika kamu memiliki sebuah tekad yang besar, maka kamu pasti bisa mendirikan Altar. Tapi kamu sendirilah yang tidak memiliki tekad itu, Bagaimana anak kamu bisa membaik?

Tanya: Putra saya tidak menginjinkan saya mendirikan Altar.

Master: *Putra kamu tidak mengijinkan kamu mendirikan Altar adalah karena ada Arwah di tubuh dia.*

Tanya: Benar. Beberapa hari itu penyakitnya kambuh, sangat parah, kami ketakutan melihat dia.

Master: Itu karena dia marah dan tidak mau pergi.

Mana yang akan kamu pilih, Apakah kamu akan membuat dia sakit sedikit karena dioperasi atau selamanya membiarkan dia sakit seperti itu?

Kamu adalah seseorang yang tidak memiliki kebijaksanaan, Bagaimana kamu belajar Dharma?

Seorang anak kecil yang sakit karena demam, lalu disaat dokter ingin menyuntikkan obat ke dia, Sudah pasti anak akan berteriak, “Saya tidak mau disuntik, saya tidak mau disuntik.”

Lalu, Apa kamu akan menuruti keinginan anak? Apakah penyakitnya akan sembuh jika tidak disuntik? Kamu tidak akan bisa menang melawan arwah.

Jika kamu memiliki kemampuan, maka memohonlah kepada Pu Sa, dengan tekad besar kamu, maka kamu pasti bisa mengalahkan dia!

Bukankah ada banyak orang diluar sana yang mengalami kejadian seperti kamu? Sang anak menderita sakit jiwa dan ia memukuli ibu-nya, kemudian sang ibu hanya bisa terus membaca paritta hingga setannya pergi, dan selamanya anak itu akan kembali seperti sedia kala.

Tapi jika kamu tidak bisa untuk sesaat membuatnya menderita, bukankah kamu malah akan membuatnya menderita untuk seumur hidupnya?

Penderitaan jangka pendek lebih baik daripada penderitaan jangka panjang.

Jika penyakit jiwa anak kamu kambuh, biarkan saja untuk sementara waktu, lagipula, dia sudah seperti itu untuk beberapa tahun kan.

Sekarang kamu ingin menyembuhkan akar penyakit ini, bukankah terlebih dahulu dia akan kambuh untuk beberapa saat?

Tanya: Beberapa hari itu, penyakitnya kambuh sangat parah, membuat kami ketakutan setengah mati.

Master: Biarkan saja penyakitnya kambuh, jika memang ingin menyembuhkan penyakit hingga ke akarnya, sudah pasti akan membuatnya kambuh.

Penyakitnya kambuh karena tidak ada ketekadan besar dan Pu Sa tidak datang ke rumah.

Jika Pu Sa hadir di rumah, apakah penyakit dia akan kambuh?

Jika kamu memang benar ada sedikit kekuatan, penyakit dia tidak akan kambuh, Tetapi, pertanyaannya, Apakah kamu memiliki kekuatan ini?

Memang sejak awal kamu mempelajari Dharma masih setengah curiga dan setengah percaya, Kamu membaca begitu banyak XFZ agar anak kamu sembuh kan? Apa tekad yang kamu miliki? Apakah kamu berani keluar menyelamatkan orang, menyebarkan Dharma?

Banyak orang yang memiliki anak penderita sakit jiwa dan dia sambil keluar rumah menyebarkan Dharma, dan setelah sang mama pulang ke rumah, anaknya malah bersikap baik ke sang mama, bahkan sang anak berkata “Mama sudah melakukan pahala, sudah melakukan pahala.”

Anaknya pun mengetahui sang mama melakukan pahala.

Apa kamu sanggup melakukannya? Bahkan arwah pun bisa sampai mengakui dia telah melakukan pahala, Mama itu meninggalkan anaknya di rumah demi keluar menyebarkan Dharma?

Untuk apa dia berbuat begitu?? Karena menyelamatkan orang lain itu berarti sedang menyelamatkan diri sendiri!

Dan kamu begitu egois yang hanya terus memikirkan diri sendiri, maka terimalah akibat atas perbuatan kamu.

Orang yang sangat egois tidak bisa menyelamatkan diri sendiri! Seumur hidup, kamu sangat egois, sungguh!

Tanya: Benar, saya akan berubah.

Master: Ini adalah balasan atas perbuatan kamu, kamu harus berubah, berubah total.

Tanya: Baik, saya berubah.

Master: Tidak ada satupun yang bisa dibanggakan di dunia ini, yang ada hanya mendapatkan atau kehilangan sesuatu.

Jika kondisi membaik, kamu khawatir, kehilangan juga adalah sebagian dari kekhawatiran.

Tapi jika kamu tidak mau rugi ini, rugi itu, pada akhirnya kamu malah akan rugi besar.

Belajarlah Dharma dengan baik, kamu akan lebih menderita jika tidak belajar Dharma.

Jangan terus curiga, kamu harus bertahan.

Tanya: Saya percaya.

Master: Berikrarlah besar. Harus memiliki tekad yang kuat, dengan begitu setan pun akan pergi;

Jika tekad kamu tidak kuat, maka setan akan terus berada di tubuh kamu.

Hanya dengan membaca paritta, maka arwah tidak akan begitu menggangu anak kamu, dan kamu bisa mendirikan Altar, setelah Altar selesai, semakin lama dia akan semakin baik, ini adalah siklus kebaikan.

Jika tidak, hanya ada lingkaran setan (Terus berputar-putar dalam masalah).

Tanya: Kesehatan putra saya sudah jauh membaik dari sebelumnya.

Master: Jika sudah membaik, maka dirikan lah Altar.

Tanya: Tetapi….

Master: Jangan kamu katakan “Tapi…” dengan saya, karena memang kamu adalah orang yang tidak memiliki keyakinan, Takut susah.

Kamu adalah seseorang yang memang tidak mempercayai orang.

Dan seseorang yang tidak memiliki tekad dan keyakinan, maka masalah apapun yang ia lakukan tidak akan berhasil!

Kesehatan anak kamu sudah mengalami perubahan, dan sekarang saya meminta kamu mendirikan altar dan kamu masih tidak mau. Apalagi yang saya bisa katakan untuk kamu?

Sepanjang hari kamu hanya mengandalkan bantuan orang lain, mengandalkan kemampuan saya untuk memberkati kamu, Apakah bisa seperti itu terus?

Tanya: Maaf.

Master: Kamu sangat egois! Sampai tidak mau mendirikan Altar Buddha, tekad apa yang kamu miliki?

Itu seperti seorang dokter yang mengoperasi seseorang untuk pertama kalinya dan ia gagal, tetapi kenapa dia masih mau terus operasi? Karena ia tahu, bahwa suatu saat nanti dia akan berhasil.

Apa yang kamu takuti? Apa ada yang perlu kamu takuti kah? Karena memang kamu tidak percaya Pu Sa.

Tanya: Saya percaya, saya percaya.

Wenda20131101 05:20设佛台很重要,解决问题要有愿力

听众:我想问一下我念经的效果怎么样?我儿子有自闭症,现在还设不了佛台,这个很麻烦。我已经烧了小房子一千五百多张了。

台长:家里没有佛台菩萨不来(那怎么办?)人间的事情自己做不了,你说怎么办?你现在甚至可以说“我念经念不了”, 排除万难争取胜利。你现在连家里设个佛台的权力都没有,你说孩子怎么好得了(我已经设过了,设了以后情况很不好,后来没办法,拿下来了)这个就是缘分不 够,没办法的。像这种情况你家里都有魔障,这些都是你的恶缘,你就给他不停地念心经,念到他相信为止(我一直在念)自闭症,这么多小房子念下去效果一半都 不到(这样子的?)你没有佛台啊,这不一样的。你心中有佛和心中无佛,磕头一样吗?当然心中有佛磕头好了。家里有佛台和没佛台,磕头当然不一样,你都不知 道从哪里磕(是的。我天天上心香)你这种都是家里的冤结(没办法设)办法都是人自己求出来的。像这种事情,自己愿力大你照样可以设。你自己本身就没有这种 愿力,孩子怎么好?(我儿子不让我设)你儿子不让你设,就是因为他身上的灵性(是的。那几天很反常、很厉害的,我们看到都觉得很吓人的)那就是他生气不肯走。你情愿给他开刀的时候痛一痛呢,还是永远让他这么痛?你这种智慧都没有的人,怎么学佛?一个孩子在发高烧的时候一直痛啊痛,浑身不舒服。那时候医生给他打针,孩子肯定说“我不要打、我不要打”, 你说你给他打不打?不打病怎么会好?你斗不过灵性啊,你现在有本事求菩萨、你愿力大照样斗过他!有多少人不就是这样的?孩子还打母亲,也是精神病患者,她 就念经,念到最后魔被她念走了,那孩子永远就好了。你现在为了这一时的不得罪他,你现在不是一直在受苦?长痛不如短痛,你儿子发几天神经让他发好了,他发 了几年了,你现在要给他根治哪有不发的?(他那几天就发得很厉害,我们吓也吓死了)那么现在继续神经病啊,要根治哪有不发的?愿力不够,菩萨不来,所以他 就会发。如果真的有菩萨在的话,他会发吗?你真的有点功力的话,他发都发不起来,你有功力吗?自己开始的时候都是半信半疑的,你念这么多小房子不就是为了 一个目的让儿子好吗?你有什么愿力?你肯不肯出去救人、度人?人家一边家里孩子是精神病患者,一边在外边度人,度到最后回到家里儿子对妈妈好得不得了,还 跟她说“妈妈功德,妈妈功德”, 嘴巴里还这么讲呢。你做得到吗?那个灵性都感觉到她的功德了,人家不是孩子扔在家里出去度人?这是什么?救人就是救自己!你这种人自私自利一辈子了,自己 自作自受。太自私的人救不了自己的,救不了人家、不肯救人家的人永远救不了自己!你这一生太自私了,真的(是的,我会改的)这是报应啊,要改了,要下决心 改(是的,我改)这个世界有什么了不起的,就是患得患失,好了也忧患,损失也第一部分忧 患,这里不肯吃亏那里不肯吃亏的,你最后吃大亏。还好学佛,不学佛你更糟糕。不要有怀疑,要坚持(我相信的)好好许大愿。愿力强,照样魔就走开;你愿力不 强,魔照样在你身上。你儿子只有你念经念到灵性跟他搞得少了,不跟他搞了,你就可以开始设佛台了,设了佛台他越好,这就是良性循坏,否则现在是恶性循环 (他现在已经好多了)好多了再设啊(但是……)你不要跟我说“但是”, 你这个人就是没有信心的人、怕事的人,你这个人就是不相信人家的人,没有愿力的人什么事情都做不成!已经有起色了、已经好多了,我现在叫你再设佛台,你就 是不肯设,你跟我说什么?有什么好说的?一天到晚就想靠人家,靠台长用我的功力来给你加持,一口气能吃成个胖子的?(对不起)自私得不得了啊!连菩萨的佛 台都不肯设,你有愿力啊?就像医生给这个人做手术,第一次不成功,人家为什么还要再做?总归做到成功为止。你怕什么?有什么好怕的?你就不相信菩萨(我相 信,我相信)。