Wenda20141212 06:02
*[Iman yang kuat adalah kunci dalam mempelajari Dharma; Bagaimana cara meningkatkan iman]*

Telp: Shifu, Apakah iman yang kuat adalah kunci dalam mempelajari Dharma? Apakah dengan kekuatan iman bisa mengikis lebih banyak karma dan mendapatkan pencerahan? Darimana sumbernya iman? Bagaimana cara meningkatkan iman diri sendiri?

Master: Pertama-tama, pertanyaan kamu yang pertama itu adalah benar, iman sangat penting.

Iman yang kuat bisa mengatasi segala rintangan apapun dan juga bisa mengatasi rintangan pikiran seseorang. Iman adalah sebuah energi tubuh yang besar.

Kamu bertanya, darimana sumbernya iman? Berasal dari welas asih. Seseorang yang welas asih kepada seluruh makhluk, memahami untuk bisa menjalani kehidupan duniawi ini dengan welas asih, maka akan timbul keimanan seseorang.

Karena dengan mengasihi orang lain, barulah akan timbul perasaan bahwa saya harus pergi membantu orang lain, bisa merasakan penderitaan seluruh ibu di dunia ini, dan dari sana lah iman kamu akan muncul.

“Saya harus mencari uang, agar saya bisa menghidupi mama. Mama sangat kasihan, tidak ada uang, sepanjang hari dia terus merawat keluarga, dan dia telah mengalami begitu banyak penderitaan”,

Inilah sumber iman, saya pasti akan merawat mama dengan baik, saya ingin mama bahagia, saya ingin mama bisa menikmati nikmatnya duniawi ini.

Bukankah tekad kamu akan muncul?

Telp: Benar.

Master: Lalu, Darimana asal tekad Bodhisattva? Bodhisattva melihat duniawi begitu menderita, setiap orang menangis memohon di hadapan Bodhisattva, dalam hati-Nya beliau pun sangat sedih, inilah alasan mengapa Bodhisattva mengasihi dan berwelas asih, dan timbul lah iman-Nya.

Sumber iman berasal dari welas asih.

Maka dari itu, seseorang yang sepanjang hari mengasih orang lain, maka akan timbul tekad yang kuat, Apa tekadnya?

Dia akan berkata “Saya pasti akan berhasil, saya pasti akan melakukan hal ini…”

Karena dia juga merasakan penderitaan!

Coba perhatikan, Pendiri perusahaan mana yang bukan karena pernah merasakan penderitaan, lalu dia berpikir, ingin melakukan hal yang lebih dan timbul tekad yang kuat?

Awalnya Li Jia Cheng (Pengusaha Taiwan) juga seorang salesman, dia menawarkan produk kesana kemari.

Telp: Benar.

Master: Akhirnya setelah dia melihat kebahagiaan yang orang lain miliki, lalu dia berpikir, “Mengapa saya tidak bisa melakukannya?

Tetapi, dia pun berpikir, Masih banyak orang yang lebih menderita, banyak penggangguran, “Saya masih lebih baik dari mereka, di masa depan, saya akan menghidupkan lebih banyak orang lagi”,

Ini adalah sebuah hati welas asih, setidaknya adalah sebuah tekad, dan kamu tidak mengatakan bahwa tingkat pemikiran dia tinggi, tetapi dia juga ada tekad, itulah yang membuat dia sukses.

Akhir kata, Iman adalah kunci dasar keberhasilan seseorang.

Wenda20141212 06:02 愿力是学佛的关键;如何增强愿力

听众:师父,愿力是不是学佛的关键?用愿力来念经和修心是不是更能消业悟道?愿力是从哪里来的?如何增强自己的愿力?

台 长:首先你第一个问题是对的,没有话讲,愿力是最重要的。愿力可以克服无穷无尽的阻碍力和人家心里的障碍力。实际上愿力是一种强大的能量体。你想问愿力是 哪里来的?愿力是从悲心当中来的。当一个人很悲悯众生,懂得应该有慈悲心在这个社会上活的时候,他就会有一种愿力出来。因为可怜别人,你才会觉得我应该更 好地去帮助别人,因为你觉得世界上妈妈很可怜,所以你会产生一种愿力,“我一定要赚钱,以后养妈妈。妈妈很可怜,妈妈没钱,整天地在照顾我们,而且吃了这么多的苦”,所以愿力出来了——我 一定要把妈妈养得好,我要让妈妈享福,我要让妈妈能够更多地享受人间的快乐。是不是愿力出来了?(是)那么菩萨的愿力怎么会来的?菩萨看见人间这么苦,每 个人都在菩萨面前哭着求,菩萨心里难过,所以菩萨悲愍心、愿力就出来了。所以当一个人有慈悲心的时候,他就会有愿力。慈悲愿力——愿力靠着慈悲心,慈悲心才会带来愿力。所以当一个人整天很慈悲别人的时候,他就会有一种愿力产生,这种愿力是什么呢?就是说“我一定要成功,我一定要怎么样……”因为觉得自己苦呀!你去看哪一个企业家不是因为苦了,他才想更多地拥有,所以他才会产生一种愿力啊?李嘉诚过去也是去跑的,就是做sales,做推销的(对)他后来愿力就是看人家怎么会这么好,“为什么我不行啊?”再看看大家这么多人这么苦,没工作,“我好一点,我以后会养更多人”,这也是一种悲心啊,那至少说是一种愿力吧,你不能说他境界这么高,但是他有愿力啊,所以他成功了。所以愿力是一个人成功的基础啊。