[Surat Tanya Jawab No. 275, 25 Desember 2018, No. 2]
*Kisah Guru Cabul dan Perempuan yang berbuat asusila*

Tanya: 20 Desember 2018, setelah Roh saya kembali ke alam manusia dari neraka tali hitam, di sore hari ketika sedang beristirahat sejenak di rumah, saya menerima pesan pikiran dari Bodhisattva Pelindung Dharma bahwa Raja Neraka meminta saya untuk turun ke dunia alam bawah untuk mendengar sebuah kasus.

Di depan istana Raja Neraka, petugas neraka menangkap 2 roh berdosa yang sedang bersujud di lantai.

Roh berdosa pria adalah kasus di tanggal 10 Desember 2018 sebagai kepala sekolah cabul dan roh berdosa wanita adalah kasus di tanggal 14 Desember 2018 sebagai perempuan muda yang melanggar karma asusila dan mengaborsi anak.

Raja Neraka Besar: “Sebagai seorang guru, sudah sepatutnya mengerti tentang tata krama dan kejujuran, tetapi masih melakukan perbuatan yang tak patut dilakukan, benar-benar menghina dunia pendidikan. XXX, ceritakan hukuman yang kamu terima di neraka pilar, agar para manusia di dunia memahami agar tidak melakukan perbuatan asusila, tidak berhubungan suami istri dengan orang di bawah umur (Tidak peduli apakah itu pria ataupun perempuan), dunia alam bawah mencatatnya sebagai perbuatan dosa asusila. Sebagai orang dewasa yang tidak bermoral, sembarangan melukai tubuh orang lain mengikuti hawa nafsunya, berbuat asusila dengan banyak orang, orang yang melakukan perbuatan seperti ini setelah meninggal akan jatuh ke neraka dan menerima hukuman atas perbuatannya.”

“10 November 2018, setelah penulis selesai melakukan perjalanan ke dunia alam bawah dan mendengarkan kasus, petugas neraka membawa saya ke neraka pilar. Saya berjalan mengikuti petugas neraka dan tiba di sebuah lembah di dataran tinggi, melihat ke bawah ada banyak sekali pilar tembaga, sama sekali tidak bisa menghitung ada berapa banyak roh berdosa di neraka, pria dan perempuan, anak muda, orang dewasa, bahkan yang sudah berumur pun ada semua disana.”

“Di samping lembah di dataran tinggi ini ada sebuah jalan kecil yang mengarah ke neraka ini, petugas neraka yang membawa saya lalu menyerahkan saya ke petugas neraka yang menjaga di neraka pilar, kemudian dia pergi. Petugas neraka memaksa membuka semua baju yang saya kenakan hingga tak tersisa satu helai pun, tinggi tubuh petugas neraka adalah 1.5x tinggi badan manusia, dia memaksa saya untuk berjalan di lumpur dengan suhu tinggi, sangat panas.”

“Disaat berjalan masuk ke dalam neraka, saya mulai tak bisa mengontrol pikiran cabul saya. Saya terus membayangkan semua adegan perbuatan asusila dan orangnya. Ketika saya menghayal pikiran kotor, ternyata seluruh tubuh saya sudah diikat oleh petugas hantu dan saya memeluk sebuah pilar tembaga besar yang sangat panas, seluruh tubuh kepanasan dan saya berteriak menangis keras, dalam sekejap saya pun terbangun dari ilusi. Kulit saya yang menempel ke pilar tembaga panas itu sampai mengeluarkan bunyi tsi tsi tsi, saya menangis karena sakitnya tidak tertahankan.”

Setelah seluruh pikiran nafsu saya hilang, disaat itulah pilar tembaga menjadi beku, seluruh tubuh saya menjadi lunak dan terjatuh dari pilar tembaga, air mata mengalir, sudah terlambat untuk menyesali semuanya, tak lama kesadaran saya hilang dan saya pingsan.”

Di hari kedua, langit terang, tubuh roh saya kembali seperti semula seperti ketika saya masuk ke neraka untuk pertama kalinya, petugas neraka melihat saya terbangun, lalu membawa saya lagi memeluk pilar tembaga, pikiran cabul saya pun muncul lagi, seluruh tubuh saya dipanaskan, sungguh sakit. Beginilah hukuman setiap hari dipenjara di dalam neraka.” (Suara tangisan)

Raja Neraka Besar: “XXX (Roh berdosa perempuan), sebelum belajar Dharma, kamu sudah sembarangan berhubungan dengan banyak pria, setelah belajar Dharma, kamu juga telah berikrar untuk tidak melakukan perbuatan asusila lagi, berikrar untuk Qing Xiu. Tetapi, kamu bertemu jodoh di kehidupan ini, tidak bisa menahan perasaan dan melanggar sila, bahkan masih mengugurkan kandungan.

Maka dari itu, saya menjatuhi hukuman Neraka Gunung Es (Asusila) dan Neraka Gunung Besi (Aborsi). Sekarang kamu akan melakukan kesaksian di dunia alam bawah agar para manusia mengetahui apa balasan dari mengugurkan kandungan dan berbuat asusila, memperingatkan mereka untuk tidak berbuat asusila. Perbuatan asusila adalah akar dari segala perbuatan buruk. Tidak peduli apakah kamu percaya atau tidak percaya, keberadaan neraka adalah nyata.”

Roh berdosa perempuan: “Saya adalah seseorang yang penulis ceritakan di tanggal 14 Desember 2018, setelah penulis menemui saya, saya dibawa oleh petugas neraka ke neraka gunung es. Saya tak ingat bagaimana saya bisa berjalan dan tiba di pintu masuk neraka gunung es, saya hanya merasa, saya telah berjalan cukup lama.

Disaat memasuki gunung salju, petugas hantu memaksa mengambil semua baju saya dan memberikannya kepada petugas neraka wanita disampingnya untuk disimpan, agar nanti setelah saya keluar dari neraka saya bisa mengambilnya kembali. Saya masuk mengikuti petugas neraka ke dalam gunung salju, besarnya neraka ini seperti gunung Himalaya.

Udara yang dingin menusuk ke dalam tulang, suhunya dingin hampir minus 30 derajat celcius, disini terdapat banyak roh berdosa dari seluruh negara. Pria asia berkulit kuning, orang luar negeri berambut pirang, orang berkulit hitam…. pria dan wanita, anak muda, orang dewasa, dan sedikit orang yang berumur.

Saya diikat dengan rantai besi dengan para roh berdosa lainnya, di depan ada petugas neraka menggiring kami (Petugas neraka mengenakan baju) dan berjalan di gunung salju. Saya mengira setelah meninggal tidak akan merasakan apapun, ternyata masih bisa merasakan kedinginan sama seperti masih hidup.

“Gunung salju begitu besar, terkadang bisa berangin. Disaat angin dingin berhembus mengenai wajah, kami kebekuan dan kesakitan, rasanya seperti goresan pisau di wajah. Salju sangat tebal, kami para roh berdosa berjalan begitu lambat, sangat menderita, perlahan-lahan kulit menjadi beku dan sakit, kulit menjadi pecah-pecah, bibir pun juga pecah. Kami terus menerus berjalan seperti ini, terus berjalan, walaupun lelah, tetapi petugas neraka tidak membiarkan kami beristirahat.”

“Tak tahu sudah berapa lama saya berjalan, apakah itu sehari atau seminggu, lalu kembali lagi ke pintu masuk. Petugas neraka mengabsensi dan masa hukuman saya di neraka gunung salju sudah berakhir dan diijinkan keluar. Ada petugas neraka wanita mengembalikan baju dan saya mengenakannya kembali, setelah itu saya lalu dibawa lagi ke neraka gunung besi.”

Keadaan di sini sangat berbeda dengan neraka gunung salju, neraka gunung besi berada di bawah tanah sebuah gunung besar, udaranya panas dan lembab. Disini juga adalah tempat dimana para roh berdosa dari berbagai negara berkumpul untuk dihukum. Kami diteriaki oleh petugas neraka untuk memanjat gunung besi, ada banyak duri yang menancap di tanah. Di sekeliling ada banyak arwah anak ambar sedang menangis dan mereka melihat kami dengan penuh amarah. Mereka (Arwah anak ambar) mengetahui kami adalah para ayah dan ibu yang berdosa karena telah mengugurkan kandungan.

Saya ketakutan, takut bertemu dengan anak yang saya gugurkan, seluruh tubuh saya mengigil, saya menahan kesakitan karena kaki saya tertusuk duri dan darah pun mengalir, selangkah demi selangkah saya memanjat gunung besi.

“Ada roh berdosa yang terjatuh ke bawah, roh para anak ambar yang berada di sekitar akan datang mengerumuni, mengambil kesempatan untuk mengigit kami, mereka mengeluh karena telah dibunuh ketika mereka masih hidup, mereka (para arwah anak ambar) tidak peduli apakah kami adalah ibu atau ayah kandungnya atau bukan.

Petugas neraka pun tak mempedulikan apa yang para roh anak ambar lakukan kepada kami. Kami pun terus menerus memanjat naik ke atas gunung, setelah sampai ke puncak gunung, petugas neraka memerintahkan kami untuk turun ke bawah gunung besi. Penderitaan yang saya rasakan tak bisa dijelaskan dengan kata-kata, neraka.

Janganlah aborsi, jangan berbuat asusila! Lihat apa akibat yang saya terima, apakah kalian masih tidak percaya akan keberadaan bahwa neraka itu nyata?” (Roh berdosa perempuan menangis keras)

Raja Neraka Besar: “Karena melihat kamu ada perubahan setelah belajar Dharma, hanya saja kamu tidak bisa menahan diri ketika bertemu dengan jodoh dari kehidupan lampau, dibohongi oleh sang pria dan melakukan aborsi yang lalu akhirnya mendapatkan balasan buruk ini, selama kamu berada di neraka pun, juga memiliki pikiran untuk bertobat, sekarang kamu sudah boleh keluar dari neraka dan reinkarnasi menjadi manusia lagi.

Di dunia manusia akan ada Bodhisattva yang akan menuntun kamu agar kamu bisa masuk ke ajaran Buddha dan melatih diri. Sekarang ikut petugas neraka pergi.”

Mohon Shifu mengkonfirmasi apakah kejadian di atas adalah nyata. Terima Kasih Shifu.

Murid 21 Desember 2018

Master: Melihat semua ini sungguh mengejutkan, sungguh.

问:20-12-2018,弟子魂体刚从黑绳地狱返回阳世,下午在家小憩时接到护法菩萨意念,阎王殿有听审案让我游地府一趟。

阎王殿前,鬼差押了两个罪灵跪在地上,男罪灵是10-12-2018听审案中为人好色的师长,女罪灵是14-12-2018听审案中犯邪淫打胎的年轻女子。

大阎王爷:“你为人师表理当知晓礼义廉耻,做出如此丑事,实在有辱圣贤教育。XXX,自己说一说在抱柱地狱的刑罚,让后世之人明白不能随意淫荡,与未成年者(不管男女)苟且,地府是记录为淫乱之罪。成年之人不守道德底线,随意纵欲伤身,与多人淫乱,将来死后也是要下地狱惩戒。”

“10-11-2018童子游地府听审完后,鬼差就把我押去抱柱地狱。我跟着鬼差走了许久,到了一个山谷高地上,看到下面有很多铜柱,完全不能计算这个地狱有多少罪灵在里面,男男女女,青年、中年、老年都有。

“山谷高地旁边有一条羊肠小道是通向这个地狱,押送鬼差把我交给抱柱地狱的鬼差就离开了。我被鬼差强硬地把身上的衣服脱个精光,鬼差身高是我一个半人这么高大,拖着我走,脚下的泥土是温热的,很烫。

“踏入抱柱地狱没一会儿我就不能控制自己的淫念。脑子不断浮现自己犯邪淫的场景及对象,就在我起心动念,想入非非时,整个人已经被鬼差拉去环抱一根热得通红的大铜柱,浑身通体被烫得哭爹喊娘,立即从幻念清醒过来。我的皮肤黏在铜柱上被烫得滋滋响,忍不住嚎啕大哭。等我头脑欲念消失,铜柱立刻变得冰冷,整个人从铜柱上软瘫倒地,泪流不止,后悔莫及,不久就意识昏死过去。第二天,天明亮,魂体恢复成初进地狱时的形态,鬼差见我醒来,又把我拉去抱铜柱,我头脑又起淫念,浑身通体被烫得叫苦连天。每一天都是这样关在地狱里惩戒。”(哭泣声)

大阎王爷:“XXX(女罪灵),你未学佛前和多名男子淫乱,学佛后又在佛前许愿不犯邪淫,清修。奈何你遇到今世缘分,克制不住自己情感犯淫欲戒律,又打胎害命。所以本王判你入寒冰地狱(邪淫)及铁山地狱(打胎)惩戒。你现在阴间现身说法让阳世众生知道邪淫及打胎果报,以警世人莫犯邪淫。万恶淫为首。不管你相不相信,地狱是真实存在的。”

女罪灵:“我也是童子14-12-2018听审案后被鬼差先带去寒冰地狱。我不记得是怎么走到雪山入口处,只知道走了很久。在要进雪山前,衣服被鬼差强硬脱下来交给旁边的女鬼差掌管,让我将来出地狱穿回。我跟随鬼差进入雪山地狱,这个地狱好像喜马拉雅山脉这么大。空气冰冷刺骨,是零下接近三十多度,这里什么国家的罪灵都有。黄皮肤的亚裔人、金发碧眼的外国人、肤色黯黑的黑种人……男男女女,有年轻人、中年人、少数老者。我和其它罪灵被拷上铁链,前头一个鬼差领着我们(鬼差有穿衣服)在雪山走。以为死后什么感觉都没有,原来和在世一样会觉得寒冷。

“雪山太大,时不时会刮风,风迎面扑来是冰冷刺疼,像刀割在脸上。脚下的积雪很厚,我们这些罪灵走得很缓慢,很痛苦,皮肤慢慢被冻伤,裂开口子,嘴唇也一样。就这样一直走,一直走,精神疲乏,可是鬼差根本不让我们休息。

“我不懂走了多长时间,是几天几夜还是一个星期,又回到入口处。鬼差点名,我雪山地狱刑罚已满,可以出去了。有女鬼差把衣服拿回给我穿上,过后又被带去铁山地狱。和雪山地狱不一样,铁山地狱是阴暗的地底高山,空气闷热潮湿。这里也是来自世界各地不同人种的男女罪灵一起聚集惩戒。我们被鬼差呼喝赶上铁山,脚下是一根根从地底冒出的尖刺。很多被打胎,血淋淋的婴灵在周围嚎哭,怨气十足看着我们。它们(婴灵)知道我们都是在阳世犯打胎罪的父母亲。我很害怕,害怕被自己打胎的孩子找到,全身发抖,忍着脚下被刺得鲜血淋漓的痛楚,一步步走上铁山。

“有罪灵跌倒在地,在四周游荡的婴灵会趁机扑咬我们,发泄它们在世时被杀掉的怨气,它们(婴灵)根本不管谁是它们的亲生父母亲。鬼差也不理这些婴灵,我们就这样一步步爬上山,到了山顶又被鬼差呼喝叫我们下铁山。苦不堪言啊,地狱。不要打胎啊,不要邪淫啊!看看我的果报,你们还不相信地狱的存在吗?”(女罪灵大声嚎哭)

大阎王爷:“念你学佛后确实改过,只是遇到前世缘分克制不住,被男子诱骗造下打胎害命之恶果,在地狱被惩戒时又有悔改之意,你现在可出狱投人了。在人道会有佛菩萨再次点化你入佛门修行。你随鬼差去吧。”

请师父确认以上场景对话。感恩师父。

弟子 21-12-2018

答:触目惊心,真的。