[Surat Tanya Jawab No. 289, 26 Febuari 2019, No. 2]
*Reinkarnasi ikan arwana*

*Tanya:* 17 Febuari 2019, subuh jam 2 pagi, saya dibawa ke Istana Raja Neraka di dunia roh. Raja Neraka Besar sedang duduk melihat gulungan kertas yang berkilau keemasan, di atas gulungan kertas itu ada cap Dharma Guan Shi Yin Pu Sa. Di Zang Wang Pu Sa menampakkan dirinya di tengah udara, tubuh beliau mengeluarkan cahaya emas yang besar dan berkilau, sangat welas asih.

*Raja Neraka Besar:* “Hari ini telah menerima perintah Dharma dari Guan Shi Yin Pu Sa, telah memilih 3 ekor roh ikan arwana dari Li XX, Kuil XXX. Mereka akan menceritakan mengapa bisa terjatuh dan mendapat balasan karma menjadi ikan arwana emas sepanjang 166cm.”

*Roh ikan arwana emas A:* “Saya adalah seorang biksu (Dari suatu aliran), setelah meninggal saya menjadi seorang Dewa Pelindung Dharma kuil X di alam langit. Setelah saya naik ke alam langit, saya diajarkan oleh seorang Guru Tao, beliau mengajarkan saya mantra untuk membantu para umat kuil ini.

Sayangnya, setelah saya naik ke alam langit saya tidak mengikuti peraturan langit aliran Tao, saya lupa atas pesan yang disampaikan Guru saya untuk tidak boleh sembarangan menggunakan ilmu kebatinan dan merubah hukum sebab akibat manusia. Saya menggunakan ilmu kebatinan untuk membantu para umat yang menyumbang uang dengan jumlah besar agar mereka terhindar dari bencana dan merubah hukum sebab akibat mereka.

Ada beberapa manusia yang seharusnya mendapat hukuman di dunia manusia, mendapatkan balasan karma buruk, tetapi saya menggunakan ilmu kebatinan untuk memeriksa catatan orang tersebut dan membantu mereka agar terhindar dari rintangan.

Pelindung Dharma dunia roh memeriksa buku catatan manusia ini dan mereka mengetahui bahwa saya telah melanggar hukum langit dan mereka melaporkannya ke Istana alam langit Yu Jie. Istana Langit memerintahkan para Dewa Pelindung Dharma untuk menangkap saya, mereka menghancurkan roh saya, menghilangkan semua kekuatan Dharma saya dan mengirim saya ke alam bawah dunia roh untuk reinkarnasi menjadi makhluk air.

Karena kehidupan masa lampau saya pernah melakukan perbuatan kebaikan dan pahala, saya pun dipelihara di kolam ikan vihara XXX, saya terhindar dari para manusia yang ingin mencelakai saya. Ada sebuah rupang batu Guan Shi Yun Pu Sa yang terletak di depan kuil, disaat tengah malam tiba dan pintu kuil sudah ditutup, roh saya keluar dari tubuh ikan arwana dan saya terus menerus bersembah sujud di depan rupang Guan Shi Yin Pu Sa dan bertobat setiap malam.”

*Di Zang Wang Pu Sa:* “Dia terlalu menjunjung tinggi nama kedudukan dan persembahan di kehidupan sebelumnya. Inilah yang membuat dia tidak bisa menghilangkan kebiasaan buruk walaupun telah menjadi seorang Pelindung Dharma di Alam langit. Dia tidak mengikuti peraturan langit, bahkan telah melakukan kesalahan besar dan jatuh reinkarnasi menjadi ikan.

Penulis, tuliskan kisah dia agar para manusia di dunia manusia bisa menggunakan kasus dia sebagai contoh untuk menjaga sila, inilah akibat jika sembarangan menggunakan ilmu kebatinan. Setelah masa hukuman kamu berakhir sebagai ikan, kamu bisa kembali mendapatkan tubuh manusia.”

*Roh ikan arwana emas B:* “Di tahun 1970, saya adalah seorang biksu yang berkeliling ke seluruh penjuru untuk mendalami ilmu Zen. Suatu hari, saya berjodoh dan tiba di suatu tempat terpencil di gunung dan tinggal di sebuah kuil. Tidak ada yang mengurus kuil ini, hanya ada beberapa umat perempuan yang melatih diri membantu merapikan dan membersihkannya.

Ada seorang perempuan umat bermarga Wang yang sangat tertarik kepada ajaran Dharma, dia sering datang ke kuil untuk bertanya Dharma kepada saya. Karena kami sering bertemu, hubungan kami berdua semakin dekat. Saya pun tidak lagi menjaga sila, beberapa kali saya melanggar sila asusila di dalam kuil. Suatu malam saya tersadar, saya pergi meninggalkan kuil dan pergi ke tempat lain untuk bertobat.

Saya meninggal di usia 48 tahun, lalu di rantai oleh petugas neraka dan dihukum ke neraka kolam tinja selama 10 tahun, setelah itu reinkarnasi menjadi ikan, saya dipelihara di kolam, tidak ada sehelai baju untuk menutupi saya, saya di pertontonkan kepada orang-orang.

Malam hari, ketika pengunjung sudah bubar, roh saya keluar dari tubuh ikan, kembali menjadi manusia, saya bersujud di depan rupang baru Guan Shi Yin Pu Sa untuk bertobat atas kesalahan yang pernah saya lakukan, disaat hari terang saya kembali ke tubuh ikan untuk menerima hukuman.”

*Roh ikan arwana C:* “Saya adalah umat perempuan bermarga Wang yang telah bersama-sama melanggar sila dengan dia (Roh Ikan arwana B). Pernikahan saya tidak baik, suami saya adalah seorang yang tidak berpendidikan, saat emosinya tidak baik dia akan memukuli saya. Ketika ada waktu luang, saya sering pergi ke kuil ini untuk sembahyang dan membantu membersihkan kuil.

Setiap kali saya mendengarkan dia berceramah Dharma, Dharma yang dia sampaikan telah membuka hati saya yang selama bertahun-tahun telah menerima penyiksaan. Saya sangat menghormati biksu XX, karena ajaran Dharmanya telah memberikan saya ketenangan dan melupakan semua permasalahan duniawi. Saya tidak bisa menahan diri akan kesukaan saya kepada biksu XX, saya tergila-gila kepada dia lalu saya membeli obat dan mencampurkannya di minuman untuk dipersembahkan kepada Biksu.

Saya mengira jika dia sudah melanggar sila, dia akan kembali ke duniawi dan hidup bersama saya, ternyata saya salah. Setelah dia pergi, saya hamil, tetapi saya sudah memiliki rumah tangga, saya tidak bisa melahirkan anak ini dan dengan terpaksa saya melakukan aborsi. Beberapa bulan setelah aborsi, kewarasan saya menurun, saya menjadi gila.

1,5 tahun setelahnya, saya gantung diri di rumah. Setelah meninggal saya ditarik untuk masuk ke neraka kolam tinja dan neraka avicci. Setelah hukuman di neraka selesai saya jalani, saya reinkarnasi menjadi ikan. Setiap hari saya melihat dia (Kesadaran Alaye), saya merasa malu dan membenci dia, saya benci dia pergi meninggalkan saya.

Di tengah malam, ketika roh dia keluar dan pergi untuk bersembah sujud, saya pun mengikuti dia dari belakang. Di tempat yang agak jauh, saya menghadap rupang batu Guan Shi Yin Pu Sa bersembah sujud dan bertobat. Berharap Buddha mengasihani saya atas kesalahan yang pernah saya lakukan.”

*Di Zang Wang Pu Sa:* “Di jaman Dinasti Qing, dia (Roh ikan Arwana B) adalah seorang raja, dia sangat mempelajari Dharma dan menghormati semua orang suci. Dan perempuan ini adalah kekasih dia di masa lampau.

Balasan berkah dan sebab jodoh matang membuat dia bisa belajar Dharma dan membina diri. Sayangnya, setelah dia melakukan satu kali kesalahan melanggar sila, dia masih belum bisa dengan baik memegang sila Dharma dengan baik. Setelah hukuman dia menjadi ikan di kehidupan ini sudah berakhir, dia akan kembali reinkarnasi menjadi manusia lagi.”

*Di Zang Wang Pu Sa:* “Dia tidak bisa menahan diri ketika bertemu jodohnya (Roh Ikan arwana C), dia telah mencelakai dan membuat seorang biksu melanggar silanya, setelah dia selesai menjalani hukuman menjadi ikan, dia akan terlahir lagi menjadi manusia.”

Mohon Shifu mengkonfirmasi apakah kejadian diatas adalah nyata? Terima Kasih Shifu, Terima Kasih Guan Shi Yin Pu Sa

Murid Malaysia 17 Febuari 2019

17-02-2019,凌晨2时魂体被送进冥界阎王殿。大阎王爷坐在案上,看着手上一个金光闪闪的卷轴,上面有观世音菩萨的法印。地藏王菩萨显化在冥界上空,大放金光,非常慈悲。

大阎王爷:“今天接到观世音菩萨法旨,从利XX,XXX庙调来三只金龙鱼的灵体,现在让它们自己讲述堕落为五尺金龙巨鱼的果报。”

金龙巨鱼灵体A:“我本为一个得道的修道人(某派道士),死后得升天界为X处宫庙护法神。我升天后得道主真君教导,教我许多神咒帮助宫庙信众。可惜我得升天道后没有信守道教天规,忘记真君嘱咐不能乱用神通动在世人因果。我用自己修道所得神术帮助大量捐赠给X处宫庙的信众消灾解难,妄动在世人因果。一些阳人本该在阳间惩戒,受恶报,它用神通探查后,帮助这些阳人躲掉劫难。冥界护法查看阳人记录,得知我犯天律,书写罪业呈报欲界天庭。天庭遣派大护法神捉拿我灵体,在天上打散我灵体,消掉我所有法力再送进冥界地府转投鱼族。我因前世所修善德,被养在XXX宫庙的鱼池里,免去在世人杀害。庙前一尊石造观世音菩萨雕像,在半夜宫庙关门后,我灵体飞出金龙鱼外,跪在观世音菩萨前面一直磕头。每个夜晚都在磕头跪拜忏悔。”
地藏王菩萨:“前世为道时太重名利供养,所以得升天界成为护法时,人间习气未消尽才如此不依天规地律,乃至犯下大错堕落鱼胎。现童子书写出来让阳世众生引以为戒,乱用神通果报的下场。你今世鱼胎受报完毕就可得人身。”

金龙巨鱼灵体B:“1970年代,我本是出家和尚,云游四方修学禅道。一天,化缘到一处比较偏僻的山区,在一间庙观挂单住下。庙观里没有住持,只有数位当地的修行女居士帮忙打理,整洁。我日日钻研佛法广深奥义,闲来也给女居士讲法。一位王姓女居士对佛法非常感兴趣,常来庙观找我询问。如此几次交谈,两个互有好感。我没能守住戒律,在庙观房内多次和她违反佛门戒律淫乱。一日夜里醒悟,毅然离开庙观到别处修行忏悔。四十八岁寿终被冥界鬼神锁上铁链带入粪池地狱惩戒十数年,过后转投鱼身,养在这四方之池无衣蔽体,供人观赏戏耍。每日夜里游客散去,我魂体出窍,恢复人身,跪在石造观世音菩萨像前磕头跪拜忏悔往昔过错,天明再返回金龙鱼身受报。”

金龙巨鱼灵体C:“我是与他(金龙巨鱼灵体B)犯下大戒律的王姓女居士。我婚姻不好,丈夫是个老粗,心情不好常暴打妻子。我闲暇时常来这间庙观参拜及帮忙打理庙中事物。我每日听他讲佛法,解开心中多年冤屈。我对XX法师非常敬仰,因为佛法让我心中拥有片刻安宁,忘记俗世烦恼。我对法师的爱慕没办法克制,鬼迷心窍我竟然跑去买药混在饮料喂养法师。我以为破戒后他会还俗和我在尘世结合,我错了。他离开后,我怀孕,可是已有家室,无脸生下就跑去诊所打胎。打胎不过数月就神智不清,疯疯癫癫。一年半后吊死在家中,死后就被强拉去粪池地狱还有熔浆地狱。地狱惩戒完后再投鱼族,每一日见到他(阿赖耶识)就觉得羞愧又怨恨,怨恨他离开。半夜,他魂体出窍出去跪拜时我也跟在身后距离比较远的地方,向着石造观世音菩萨像磕头忏悔。望我佛怜悯我所犯过错。”

地藏王菩萨:“明清朝时期,汝(金龙巨鱼灵体B)乃一国之君,非常推崇佛学文化,礼敬诸圣贤。此女是你前世情缘。因福报因缘具足,汝才得以入佛门修行,可惜犯戒一次后还未能好好守住佛门清净戒律。等今世鱼身受报完毕即可投人。”

地藏王菩萨:“汝遇尘缘未能克制(金龙巨鱼灵体C),害僧众破佛门戒律,鱼身受报完毕再转投人道吧。”

请师父确认以上场景对话是否属实?感恩师父,感恩观世音菩萨。

弟子 马来西亚  17-02-2019