[Surat Tanya Jawab No. 297, 24 Maret 2019, No. 1]
*Reinkarnasi menjadi ikan baung, kepiting kucing dan kura-kura*

*Tanya:* 15 Maret 2019, Setelah saya selesai sembahyang dan duduk untuk membaca paritta, terdengar alunan suara nama besar Buddha A Mi To Fo di udara. Tak lama, kesadaran menurun dan mulai mengantuk, roh saya dibawa cahaya sinar emas ke dunia roh, hakim pengadilan membawa 4 roh dari alam binatang ke istana Raja Neraka.

*Hakim pengadilan:* “Penulis, ini adalah roh ikan baung, kura-kura, kepiting dan kucing.”

*Roh ikan baung:* “Saya adalah seorang nelayan, tinggal di desa kecil X dekat sungai Tamsui. Pekerjaan penduduk desa disini adalah menangkap ikan di sungai dan menjualnya. Semasa hidup saya sering menangkap ikan baung dan membawanya ke pasar untuk dijual.

Setelah meninggal, saya jatuh ke neraka, di dalam sebuah gua gunung, petugas neraka mengambil pisau pembersih sisik ikan dan membelah perut saya, menghukum saya atas perbuatan telah menangkap ikan dalam jumlah besar, ini adalah balasan atas karma pembunuhan. Setelah keluar dari gua gunung, saya menghadap seseorang bermuka hitam dan garang (Raja Neraka), orang itu berkata bahwa aura gelap dari dosa roh saya masih ada 48%, oleh karena itu saya akan reinkarnasi menjadi ikan baung untuk beberapa ratus kali kehidupan.”

*Roh kepiting:* “Saya adalah seorang mafia. Penduduk di kabupaten X memanggil saya dengan sebutan “Macan besar”. Saya terjatuh ke neraka karena semasa hidup saya telah melakukan banyak kejahatan (menyelundupkan narkoba, membuka tempat perjudian, membuka tempat pijat gelap), dan tewas ditembak mati oleh sesama mafia (perkelahian Gang).

(Neraka kolam tinja, hukuman atas perbuatan saya membuka usaha asusila yaitu tempat pijit ilegal;
Neraka mata listrik, hukuman atas perbuatan saya telah berbuat asusila dengan wanita pijit;
Neraka api panas, hukuman atas perbuatan dosa narkoba, perjudian dan menggelapkan uang).

Saya kembali disidang setelah selesai menjalani hukuman neraka. Raja Neraka berkata semasa hidup, saya saya memukuli orang sampai babak belur. Raja Neraka menghukum saya menjadi kepiting. Menghukum saya  karena semasa menjadi manusia saya sangat kasar, melakukan perbuatan jahat, berbicara tanpa alasan yang jelas, menggunakan kekerasan dan kekuatan dalam bertindak dan melakukan banyak perbuatan buruk lainnya.”

*Roh kucing:* “Ketika saya berusia 18 tahun, saya menikah dengan seorang pria dari desa yang sama, umurnya hampir sama dengan saya. Pernikahan kami dikaruniai 5 orang anak. Suami saya tidak berpendidikan tinggi, saya pun tidak begitu bisa membaca. Kehidupan kami sangat susah.

Saya iri dengan kakak dan adik perempuan yang menikah dengan keluarga lebih mampu dibandingkan saya, saya membenci diri sendiri karena tidak menikah ke keluarga yang lebih mapan.

Kemudian, istri paman paling besar melihat saya berparas cantik, mengenalkan saya ke pedagang kaya untuk menjadi istri muda, saya menyetujuinya karena saya ingin terlepas dari kemiskinan dan tinggal di rumah yang lebih besar.

Awalnya saya mengirimkan uang untuk membiayai kehidupan anak dan suami dan menganggapnya masalah ini sudah beres, lama kelamaan saya tak lagi mengurus anak saya, saya pun juga tidak pergi ke pengadilan untuk mengurus perceraian.

Saya meninggal di usia 60 tahun, kemudian petugas neraka membawa saya ke neraka ranjang besi untuk berbaring di atas ranjang besi dan membakar punggung saya dengan api. Ini adalah hukuman karena saya telah menelantarkan suami dan anak demi kekayaan, ini adalah perbuatan yang dilarang oleh agama yang saya yakini, tetapi saya tidak baik-baik menaatinya.

Setelah keluar dari neraka, saya pun reinkarnasi menjadi kucing, karena kebiasaan dan karakter kucing adalah diberi makan dan untuk dimainkan oleh manusia — ini adalah balasan karena telah menjadi istri muda yang dipiara.”

*Roh kura-kura:* “Saya adalah seorang biksu agama Buddha. Semasa hidup saya tinggal di Guan Yin An untuk bersih-bersih, beberapa tahun kemudian, Guru melihat saya jujur dan saya dipercayakan untuk mengurus kuil ini. Setelah guru saya meninggal, saya mulai tidak jujur, saya mencuri uang dan barang yang dipersembahkan dari para umat.

Setelah meninggal, saya dihukum ke neraka api membara, membakar kedua tangan saya (Menggelapkan dana Dharma). Setelah selesai menjalani hukuman di neraka, Raja Neraka berkata saya tidak tahu terima kasih atas kebajikan Buddha Bodhisattva, saya serakah mengambil uang kuil Buddha, saya dijatuhi hukuman reinkarnasi menjadi kura-kura, seekor binatang yang selalu merayap di tanah dan tidak bisa mendongakkan kepala untuk melihat orang.”

*Hakim pengadilan:* “Penulis, kamu sudah boleh kembali.”

Setelah selesai berbicara, roh saya pun dibawa oleh cahaya sinar emas ke dunia manusia.

Terima Kasih Shifu, Terima Kasih Guan Shi Yin Pu Sa.

Murid Malaysia 16 Maret 2019.

*Master*: Penulis ini sungguh hebat. Mereka menyebut penulis ini dengan sebutan “Anak neraka”, sekarang ada orang yang khusus untuk pergi ke alam bawah untuk mendengarkan Raja Neraka menceritakan orang yang menerima hukuman. Oleh karena itu, jangan melakukan perbuatan jahat di dunia manusia. Manusia tidak akan meninggal, roh tidak akan meninggal, roh masih bisa merasakan penderitaan.

Sama seperti ketika kalian tidur, jangan mengira ketika tertidur, kalian tidak mengetahui apapun. Kalian merasa takut ketika bermimpi buruk kan? Jangan melakukan perbuatan jahat, tidak ada gunanya.

问:15-03-19,弟子礼拜菩萨完毕坐下念经时,阿弥陀佛圣号不断在空中响起。不久,意识陷入昏睡,魂体被金光带到冥界,判官押了四个畜生道的灵体来到阎王殿。

判官:“童子,这是白须公鱼(BAUNG)、乌龟、螃蟹和猫的灵体。”

白须公鱼灵体:“我是一个渔夫,住在X市淡水河附近,是一个小村落。附近的居民都是靠捕捞河里活物贩卖养活一家几口人。我生前很常捕捞白须公鱼拿去菜市场贩卖。死后,跌落地狱,在一个山洞里,鬼差拿刮鳞刀刮我肚皮,惩戒我捕捉大量鱼类,这是杀业的果报。山洞出来后,来到一个很凶很黑的人面前(阎王爷),那个人说我灵体罪孽黑气还有48%,所以让我转投为白须公鱼X百世。”

螃蟹灵体:“我是黑道人物,以前在X县的居民都叫我大老虎,由于生前做太多坏事(走私白粉、开地下赌场、非法按摩院),被黑道人物枪杀后(帮派内斗)被带去很多地狱(粪池地狱,惩戒色情行业按摩院;电眼地狱,惩戒和按摩女郎淫乱;火烧地狱,惩戒毒品和赌场敛财罪业)。地狱出来后再次审判时,阎王说我在阳世常把人打到死去活来,把我灵体打散变成螃蟹,惩戒我做人横行霸道。”

猫灵体:“我年纪十八岁时嫁给同村的一个男子,年纪和我差不多。生了五个孩子,我老公文化不高,我识字也不多,生活很清苦。我羡慕身边姐妹嫁得比我好,怨自己没有嫁个好一点的家庭。后来,同村一个大舅婆见我漂亮,把我介绍给一个富商做小姨,我为了住大屋子摆脱贫困环境答应了。刚开始托人把一些生活费用交给孩子父亲就算了事,后来干脆不管孩子,也没有去注册局离婚。六十多岁寿终往生就被拉到铁床地狱躺铁床,天天后背被火烤,惩戒我为了虚荣抛弃孩子和丈夫,这个在我信奉的宗教中是绝对不允许的,可是我没有好好遵守。地狱出来后转投猫,因为猫的习性是被人供养戏耍——成为别人包养情妇的果报。”

乌龟灵体:“我是一个佛教居士。生前在观音庵里做打扫,几年过后庵里出家师父见我虔诚老实,让我帮忙处理庵中事物。出家法师往生后,我开始不老实,偷拿信众供养给观音庵的钱财物品。死掉过后,被带去火烧地狱惩戒,烧我双手(敛财)。地狱惩戒完后,阎王说我不知感恩佛菩萨恩德,贪取佛庙钱财,让我转投乌龟,趴在地上不能见人。”

判官:“童子可以回去了。”
说完,魂体被金光送回阳间。感恩师父,感恩观世音菩萨。

弟子 马来西亚  16-03-19

答:这个人很厉害,人家说“地狱童子”,现在专门下去听阎王爷给她讲这些受惩戒的事情。所以在人间不要做坏事,人不会死掉的,魂魄不死,有得受苦了。就像你睡着了,不要以为睡着了就什么都不知道了,做梦害怕吧?不要做坏事,没意思。