[Surat Tanya Jawab No. 299, 30 Maret 2019, No. 1]
*Mengenai Ikrar*

*Tanya:* 22 Maret 2019, Roh saya dibawa ke istana Guan Di, di depan gerbang istana ada Dewa Pelindung Dharma memegang sebuah surat gulungan bersinar emas sedang menunggu kedatangan saya.

*Dewa Pelindung Dharma:* “Di acara radio Xuan Yi Zong Shu 16 Maret 2019 (Acara melihat totem), di menit 13:42, setelah diperiksa oleh Dewa Pelindung Dharma dan atas perintah dari Guan Di Pu Sa dan Tai Sui Pu Sa, kami memanggil penulis untuk menyebarkan wejangan Pu Sa ini :

Bagi para umat Buddha yang keluarganya masih belum memiliki jodoh yang cukup dengan Buddha (Orang yang tidak percaya Buddha atau orang yang melarang memasang altar), kalian harus lebih banyak melakukan pahala untuk mengikis karma buruk, kemudian membacakan paritta Xin Jing bagi keluarga yang tidak percaya Buddha. Mereka yang di kehidupan ini bisa menjadi keluarga kamu, itu karena kamu memiliki ikatan ikatan karma dengan mereka dari kehidupan lampau.

Jodoh dan berkah setiap orang berbeda-beda, tidak bisa menyetarakannya. Para umat XLFM harus memperbanyak membaca PR, kamu bisa mencari referensi dari para teman sedharma yang situasinya mirip dengan kamu untuk melatih diri.

Tahun ini (2019) waktu langit sangat ketat, jika para umat Buddha mengalami kesulitan, bisa di depan altar lebih banyak memohon kepada Guan Shi Yin Pu Sa untuk mengasihi kalian, semua para Buddha Bodhisattva dan naga Pelindung Dharma akan menjaga dan melancarkan kalian menyebarkan Dharma.

Masih berharap kalian lebih banyak untuk berdana Dharma, perbanyak menyebarkan Dharma, perbanyak melakukan perbuatan baik di dunia manusia dan tidak melakukan segala perbuatan jahat. Karena segala perbuatan baik akan mendapat balasan baik, dan perbuatan buruk akan mendapatkan balasan buruk.”

Setelah Dewa Pelindung Dharma selesai mengumumkannya, di tangannya terdapat satu lagi gulungan kertas, “Di acara Xuan Yi Zong Shu 16 Maret 2019 (Acara melihat totem), di menit 5:17, karena dia (Penelpon) berikrar ingin full vegetarian, menghentikan segala pembunuhan dan melepaskan makhluk hidup, sekarang akan memberikan dia waktu 5 tahun agar dia bisa membaca paritta, melakukan perbuatan baik, berdana, melepaskan makhluk hidup untuk membayar hutang atas dosa-dosanya di dunia manusia.

Berharap setelah penyakit sembuh, dia akan melakukan lebih banyak perbuatan baik, berterima kasih dan membalas budi kepada Buddha Bodhisattva yang telah berwelas asih.

Bagi para umat Buddha yang setelah diselamatkan dan diberikan kesembuhan oleh Buddha, untuk selalu mengingat jangan melanggar apa yang telah kamu ikrar di hadapan Buddha, juga tidak boleh membuat karma ucapan memfitnah aliran Dharma.

Sudah terlalu banyak umat Buddha yang melanggar ikrarnya, para Dewa Pelindung Dharma di alam langit akan menghukum mereka satu per satu, berharap kalian semua bisa baik-baik bersikap.

*Harus berpikir 3 kali sebelum membuat ikrar di depan Buddha, tidak boleh berbohong di hadapan Buddha.”*

Terima kasih Shifu, Terima kasih Guan Shi Yin Pu Sa.

Murid Malaysia 22 Maret 2019

*Master:* Kalian semua lihat kan, waktu yang dia sebutkan itu adalah ketika Shifu sedang menjawab pertanyaan di acara tanya jawab.

Harap kalian semua jangan bermain-main ketika berikrar di hadapan Bodhisattva, seperti: “Pu Sa, Saya berikrar ini dan ini”. Tapi setelah masalah kamu selesai, kamu diberikan kesembuhan, lalu melupakannya. Ini yang disebut sedang berbohong, kebohongan yang besar.

问:22-03-2019,魂体被带到关帝殿,殿门前护法天神手持金光卷轴正在等候弟子。

护法天神:“在2019年3月16日的玄艺综述(看图腾),节目时长13:42,护法天神观察后得关帝菩萨和太岁菩萨旨意现调童子灵体给予以下开示:

如若佛子家里佛缘不具足者(不信佛或反对设佛台),诸佛子应多做功德消自身业障,自己念心经给不信佛的家人。也是你们自己前世的冤结果报(不信佛的家人)。

每个人因缘福报不相同,不可一概而论,心灵法门广大佛友应自己多做功课,可寻求与你们境遇相似的心灵法门佛友案列作为修行参考。今年天时甚紧,一些佛子如若遇到困境,可在佛台前多多祈求观世音菩萨慈悲你们,诸佛菩萨龙天护法会护佑佛子弘法顺利。还望你们多做法布施、多度人、在人间多行善道,切莫行恶事。善有善报,恶有恶报。”
护法天神宣告完毕后,手上又出现另一副卷轴,“2019年3月16日的玄艺综述(看图腾),节目时长5:17,因汝许愿茹素戒杀放生,现豁免你五年时间让你在阳间念经、行善、布施、放生偿还罪孽。望汝病愈之后能在阳间多行佛道以答谢佛菩萨慈悲救度之恩。诸佛子一旦蒙佛救度病愈康复或得偿所愿后,切记不可违愿于佛前,也不可恶口诽谤法门道场。现阳间太多佛子违愿,天界诸护法天神会一个一个惩戒,望你们好自为之。佛前许愿需三思,不可佛前打妄语。”

感恩师父,感恩观世音菩萨。

弟子 马来西亚 22-03-2019

答:你们去看,他讲的这个时间就是师父在回答问题。很多人不要开玩笑,求菩萨的时候“菩萨,我许愿怎样怎样”,什么都讲,等到事情办好了、身体好了,什么都忘记了。这是妄语,大妄语。