[Surat Tanya Jawab No. 317, 26 Juni 2019, No. 3]
*Reinkarnasi belut*

*Tanya:* 23 Juni 2019, Roh saya dibawa oleh naga emas ke Istana Guan Di, melewati pintu langit dan sampai di pintu masuk barat daya tanah suci Xin Ling.

Tubuh Dharma Guan Ping Pu Sa berkilau cahaya sinar emas mengantarkan saya pergi ke lapangan desa Guan Yin di sebuah gunung besar. Guan Shi Yin Pu Sa, Shifu, Nan Jing Pu Sa sedang membabarkan Dharma kepada orang-orang di paviliun desa Guan Yin.

Shifu tersenyum melihat kedatangan saya, ada sebuah cahaya emasnya menyala lalu sebuah layar besar muncul di tengah udara. Layar itu menampilkan seseorang sedang berada di supermarket S, negara M berdiri di depan toko melihat-lihat harga belut, ada 10 lebih belut sedang berenang-renang di kolam itu.

*Guan Shi Yin Pu Sa:* “Orang-orang terus mengejar ketenaran dan keuntungan, mereka rakus, serakah dan menikmati kehidupannya, mereka tidak percaya kepada hukum sebab akibat, tidak takut akan pembalasan yang akan diterima, sungguh kasihan. Saya akan memperlihatkan kepada kamu sebab akibat para belut ini. Apa yang mereka lakukan di kehidupan masa lalunya, kemudian tuliskan kisah mereka untuk memperingati para manusia.

Hukum sebab akibat adalah nyata, hawa nafsu keinginan adalah buah pahit neraka, bagaimana bisa para umat Buddha memanjakan diri sendiri dalam kenikmatan duniawi dan tidak memikirkan akan penderitaan perputaran reinkarnasi?”

Tidak lama kemudian, dari kepala para belut ini mengeluarkan sinar terang tipis, para belut berhenti berenang, dari dalam lingkaran sinar kecil ini menampilkan sepotong memori kehidupan masa lalu para belut.

*Belut A:* “Saya adalah Geisha dari zaman edo perfektur Ishikawa. Ketika usia 12 tahun, saya dijual ke tempat Geisha di jalan Xi Chun. Setelah saya selesai merayakan perayaan usia dewasa saya, saya mulai untuk menerima para tamu.

Di umur 31 tahun, saya terkena penyakit sifilis,  saya dirawat oleh pembantu dan tinggal di samping rumah, meninggal di usia 35 tahun.

Setelah meninggal, roh saya dibawah ke istana dewa, She Zhu (Raja Neraka di negara Jepang dipanggil dengan sebutan She Zhu) meminta saya untuk berdiri di depan cermin perak.

Cermin itu menampilkan adegan yang saya lakukan semasa hidup tidak peduli apakah itu baik atau buruk, semua kehormatan dan aib bisa terlihat dari cermin itu.

She Zhu kasihan kepada saya, kemudian memeriksa catatan riwayat saya di kehidupan sebelumnya. She Zhu berkata bahwa saya di kehidupan ini bisa dilahirkan menjadi perempuan di keluarga miskin dan menjual tubuh sebagai penghibur wanita malam adalah karena di kehidupan sebelumnya lagi, Saya bertugas sebagai petugas militer dan menyuruh bawahan untuk menghina perempuan, menyiksa perempuan desa.

Di kehidupan itu, 3 kakak beradik perempuan saya itu adalah para bawahan saya di kehidupan masa lampau. Balasan atas karma buruk ini masih belum berakhir, di kehidupan selanjutnya, saya akan reinkarnasi menjadi belut untuk disembelih.

Ketika saya menjadi belut, saya berenang-renang di lautan, ketika bertemu para nelayan yang sedang melaut, saya berlari berusaha menyelamatkan diri, ini seperti adegan sedih dimana para perempuan yang saya siksa itu sedang saya tangkap untuk dibawa ke kota, ini adalah balasan atas perbuatan saya. Saya tidak tahu sudah berapa kali saya reinkarnasi menjadi belut. Hai para manusia, janganlah berbuat salah. Kalian tidak akan bisa terhindar akan perbuatan yang telah dilakukan.”

*Belut B:* “Saya adalah kakak paling besar dari belut A. Ibu saya memiliki 3 anak perempuan, setelah adik lelaki paling kecil lahir, kondisi ekonomi keluarga saya jatuh hingga tidak bisa bertahan lagi, dengan terpaksa ayah menjual adik saya.

Di usia 18 tahun ketika saya merayakan perayaan kedewaaaan saya, ayah mencari pasangan untuk saya, menikah dengan keluarga Yokomura sebagai istri muda. Kepala keluarga Yokomura adalah seorang pria berusia 50 tahun memiliki watak kasar dan tidak memiliki keturunan.

Tidak mudah bagi saya hidup sebagai istri muda disana, ibu Yokomura bersikap kejam kepada para istri muda. Jika bukan demi keluarga saya agar mereka bisa mendapatkan beras, meminjam ladang padi kepada keluarga Yokomura, saya tidak akan menikah ke keluarga ini.

Sudah 5 tahun tinggal disini, tetapi juga tetap tidak melahirkan seorang anak, kepala keluarga Yokomura pun tidak lagi mempedulikan saya. Setelah itu, ibu Yokomura mencari-cara alasan agar saya dipukuli habis-habisan, kemudian menyuruh pembantu untuk mengantar saya pulang ke keluarga saya, tidak beberapa hari saya pun meninggal.

Setelah saya meninggal, saya sangat membenci ibu Yokomura, saya menempel di tubuhnya agar dia kehilangan kontrol atas diri dia sendiri. Setelah saya selesai membalas dendam, roh saya pun terbang ke istana dewa dan memohon kepada She Zhu agar saya bisa reinkarnasi.

She Zhu memeriksa 3 kehidupan masa lalu saya, berkata bahwa di kehidupan masa lalu saya adalah seorang bawahan dari adik perempuan saya (Belut A), saya melakukan kejahatan dengan belut A. Setelah saya selesai menerima pembalasan di kehidupan ini yang dimana saya dilahirkan sebagai perempuan di keluarga miskin, selanjutnya reinkarnasi menjadi belut.

Saya menangis di depan She Zhu, She Zhu yang melihat saya tidak percaya akan hal ini meminta saya untuk berdiri di depan cermin agar saya bisa melihat semua perbuatan yang telah saya lakukan di kehidupan masa lalu.

Setelah reinkarnasi menjadi belut, saya berlari menghindar dari jala nelayan setiap hari. Adegan menyedihkan ini sama seperti ketika saya membantu atasan saya menyiksa orang desa dan perempuan desa.

Inilah balasannya. Jangan membunuh saya. Saya salah. Di dalam laut saya melihat belut A dan C, menggunakan pikiran ikan untuk berkomunikasi, setelah itu, kami bertiga berenang bersama-sama. Sungguh kasihan, kami masih tetap tertangkap oleh manusia dan dikirim ke tempat ini.”

*Belut C:* “Saya adalah kakak perempuan kedua dari belut A. Setelah adik saya dijual, setiap bulan kami mendapatkan kiriman uang, umur adik lelaki masih kecil, sang ayah meminta saya untuk turun ke ladang padi dan bertani.

Karena pengalaman menyedihkan yang terjadi pada kakak perempuan saya, adik perempuan meminta ayah saya agar saya jangan di nikahkan.

Di desa ada seorang “Pria bajingan” yang tidak memiliki hati nurani, menggambil kesempatan membawa latar belakang keluarga militer, disaat tidak ada orang di rumah, dia masuk ke dalam rumah dan memperkosa saya.

Saya jujur menceritakan yang terjadi kepada saya bahwa di kehidupan ini saya tidak ingin menikah dan melihat wajah orang lain, menjalani nasib menderita sebagai perempuan, saya ingin sendirian sampai tua.

Sungguh menyedihkan, jika terlahir sebagai perempuan miskin dan berparas cantik di zaman ini, maka pasti akan memiliki nasib menyedihkan. Saya masih dipaksa untuk menikah dengan pria jahat, dan saya melahirkan seorang putra dari pernikahan ini.

Ibu pria jahat ini memiliki seorang putra, tetapi dia lumpuh. Sang ibu tidak senang atas sikap saya, dia membawa pergi putra saya ke kota Obu untuk dibesarkan dan menjadi penerus keluarga.

Sedangkan saya di isolasi di halaman belakang rumah.  Suatu hari ketika keluar rumah, saya bertemu dengan perampok, saya ditangkap dan disekap di sebuah rumah di gunung, saya tidak tahan akan siksaan ini. Disaat mereka lengah, saya mengambil pisau dan memotong leher saya, saya ingin mengakhiri kehidupan menyedihkan ini.

Setelah meninggal, roh saya dibawa ke istana Dewa, She Zhu mencari tahu sebab akibat saya. Beliau berkata bahwa saya masih harus terlahir sebagai makhluk air. Di kehidupan lampau, adik perempuan saya adalah seorang jendral dan saya adalah bawahannya. Di dalam cermin saya bisa melihat kehidupan masa lalu antara saya dan adik perempuan saya (Belut A).

Setelah reinkarnasi menjadi ikan, setiap hari harus berenang di laut, bersembunyi dari kapal nelayan, setiap hari merasa takut dan panik.

Ini adalah balasannya, ini sama seperti adegan di dalam cermin yang dimana para perempuan menyedihkan itu ketakutan dan panik, mereka bersembunyi dari kejaran saya dan adik perempuan saya.

Sebagai seorang pria tidak seharusnya menyakiti perempuan, karena di kehidupan selanjutnya jika terlahir sebagai perempuan, mereka akan merasakan penderitaan terlahir sebagai seorang perempuan.”

*Guan Shi Yin Pu Sa:* “Sisa belut ini adalah para bawahan dari belut A ini, karena telah melakukan sebab buruk ini, semuanya harus jatuh ke alam buruk dan reinkarnasi menjadi belut. Kasihan. Sungguh kasihan.”

*Shifu:* “Sudah, kamu boleh pergi dan catatlah kisah ini. Kamu boleh pulang.”

Terbangun dari mimpi, subuh jam 3 pagi.

Murid Malaysia 24 Juni 2019

*Master:* Jangan pernah menyakiti orang lain. She Zhu yang dimaksud disini adalah raja neraka di pengadilan alam bawah Jepang, setiap tempat memiliki yurisdiksi alam bawahnya masing-masing.

Jangan lagi melakukan perbuatan salah, setelah melakukan keburukan, maka hati tidak akan merasa tenang, ini adalah karma yang harus kalian terima setelah kalian jatuh ke bawah. Oleh karena itu, menjadi manusia jangan bertengkar sana sini, sembarangan melakukan ini dan itu.

问:23-06-19,魂体被金龙带到天界关帝殿,转过天门来到心灵净土西北方向入口。

关平菩萨显化金光法身引领弟子魂体到山中巨大的观音村道场。观世音菩萨、师父、南京菩萨在观音村的楼阁内给几位童子说法。

师父看着弟子笑笑,金光闪过,一个巨大银幕出现在空中。有人在M国S超市卖鱼的摊位前停留观察鳗鱼价格,数十条鳗鱼在鱼缸里游动。

观世音菩萨:“娑婆国土众生只为追求名利,贪图淫欲享受,不信因果,不怕报应,将来恶业感召,实在可怜。为师让你看看这些鳗鱼前世的因缘果报,你回去书写出来让大家警惕。因果报应是真实不虚,感官欲乐实为地狱之苦果,天下佛子岂能放纵自己堕落享乐而无视轮回之苦?”
不久,这些鳗鱼头上出现一个非常细小的光亮,鳗鱼停止游动,小光圈里面显化鳗鱼前世的零碎记忆片段。

鳗鱼A:“我是日本江户时代石川县的艺妓。12岁就被卖到西村街的艺坊。成人礼过后就开始接受贵族供养。31岁染上梅毒被管家关押在偏院,35岁死亡。死掉过后,魂体被带到神殿,社祝叫我站到银镜前。一生不管好坏、荣辱都在镜中显现。社祝同情我,查了我的记录,说我今世堕落贫苦女身卖身为妓实是前世为武官时带领家仆四处欺凌女子,强抢民女。我今世家里的三个姐妹就是我前世的家仆。我的恶报还未结束,下世转投鳗鱼任人宰杀。我为鳗鱼时,游走在海中,遇到渔民追捕,仓皇逃命就好像女子被我强抓回府中的可怜情景,这是轮回的报应。我不知道投鳗鱼几世了。人啊,不要做错事情。果报是无法挽回呢。”

鳗鱼B:“我是鳗鱼A的大姐。母亲大人生养三个女儿,最小的弟弟出生后,家里穷得快要过不下去,父亲大人没办法才把妹妹卖掉。我18岁成人礼后,父亲大人给我寻了一门亲事,嫁入横村家为小妾。横村家主是个50余岁的粗暴男人,膝下无子。我为小妾的日子不好过,横村家母对我们这些小妾极为刻薄。如果不是家里的米谷、稻田是向横村家租借,我也不想嫁进去。我进门五年,没有生下一个孩子,横村家主就对我不理不睬。过后,家母寻事把我打个半死再派家仆送回娘家,没几天就过世了。我死掉过后非常怨恨,附在家母身上让她精神失常。大冤得报后,我魂体飞到神殿请求社祝让我投胎。社祝翻查我的三世因缘,说我前世实为我家妹妹家仆,和武官四处作恶。如今贫困女身受报结束,要转投鳗鱼。我在神殿前哭泣,社祝见我不信就让我站到银镜前让我知道我前世所造之业。转投鳗鱼后,每天在海里躲避渔民追捕。这个情景就好像我帮助武官欺压百姓、民女时的悲惨模样。报应啊。不要杀我。我错了。我在海里见到鳗鱼A及C,以鱼的意念进行沟通,过后相伴游行。可惜,还是被人类捕捞送来这里。”

鳗鱼C:“我是鳗鱼A的二姐。妹妹卖身后每月都有寄钱回家,弟弟年纪还小,父亲大人就让我下田农作。因为姐姐凄惨的遭遇,妹妹让父亲大人不要把我嫁掉。村中有一无良恶少,仗着家里武将背景,一日趁家人不在,上门羞辱。我向家人坦诚自己已经被羞辱,这辈子不想嫁人看人脸色,为女子命苦,只想一个人终老。可惜,这个时代,贫困却美貌的女子多数面临可悲的命运。我还是被逼嫁给恶少,后来生下一子。恶少有一个长子,堕马残废。家母嫌弃我出生卑微,把我儿子送去大府抚养继承家业。我被冷落在后院,一日出门遇到一伙强盗,把我捉到山中小屋。我不堪欺辱,趁他们离开,拿了大刀自己割颈,结束悲惨的一生。死掉过后,魂体飘到神殿,社祝翻查我的因果,说我还要转投水族,我的妹妹前世是个武将,我是他的家仆。我在银镜里看到我的前世和妹妹的前世。投生鳗鱼后,每日在大海游走,躲避渔船,整日惊慌失措。这是报应,就好像我在银镜里看到那些可怜女子惊慌失措躲避妹妹和家仆的情景一样。男人不应该欺负女人,下世为女身时方知苦。”
观世音菩萨:“其余鳗鱼就是这个鳗鱼A的家仆,因恶业感召,全部堕落恶道转投鳗鱼。可悲。可悲。”

师父,“好了,回去记得写出来。回去吧。”
梦醒,夜里3点。

弟子 马来西亚 24-06-19

答:千万不要去欺负别人。里面讲的社祝就是日本地府的阎王爷,每个地方有每个地方的管辖。千万不要做错事情,做错事情会心中不安,这就是你们以后下去被审判的罪孽。所以做人不要斗来斗去,搞来搞去。