[IKRAR] Bag 2.1 Penjelasan Mengenai Berikrar

1. Wenda20111209 26:36
*[Perbedaan antara berikrar dan memohon]*

Telp: Apa yang dimaksud dengan berikrar? Misalnya jika saya mengatakan “Memohon agar keluarga saya sehat, diberikan keselamatan, bisa bertemu dengan orang baik”, Apakah ini termasuk berikrar? Kemudian permohonan kedua, mengenai karir…

Master: Itu bukan “Berikrar”, tapi disebut “Memohon” (Qiu Yuan/求愿), karena itu sama saja memohon kepada Bodhisattva untuk memberkati saya apa.

Apa yang dimaksud dengan berikrar?

Misalnya, “Saya bertekad agar berapa banyak orang bisa belajar Dharma”,

“Saya bertekad ingin menyelamatkan berapa banyak makhluk”,

“Saya bertekad melepaskan berapa banyak ekor ikan”,

“Saya bertekad untuk tidak memakan makanan hidangan laut yang masih bernyawa lagi, bervegetarian”…

Inilah yang disebut dengan kekuatan ikrar.

Telp: Oh, ikrar itu tidak ada batasannya, dan semakin banyak berarti semakin baik?

Master: Benar benar.

Telp: Baik, lalu, jika ingin memohon kepada Bodhisattva, boleh memohon berapa banyak permintaan?

Master: Biasanya tidak lebih dari 3 permohonan.

Telp: Seperti yang saya katakan tadi….

Master: Terlalu banyak! Tidak bisa jika terlalu banyak.

Telp: Saya hanya memohon dengan membaginya per sektor, yaitu satu untuk kesehatan, satu untuk karir, Apakah ini dihitung satu atau dua permohonan?

Master: Biasanya, itu termasuk dua permohonan.

Banyak orang yang sembahyang ke klenteng dan memohon seperti ini, “Semoga saya diberikan kesehatan! Agar Cucu saya si A sehat! Putra saya si B sehat! Keponakan saya si C sehat….”

Tidak ada gunanya!

Telp: Terlalu banyak?

Master: Saya berikan contoh, misalnya ada orang yang meminta kamu untuk mengerjakan sesuatu untuk dia, tapi permintaannya sangat banyak, Lalu, berapa banyak permintaan dia yang akan kamu kerjakan?

Kamu sendiri pun harus memiliki pahala, jika tidak pahala, apa gunanya memohon semua itu?

Itu tergantung kepada seberapa besar pahala yang dimiliki untuk berapa banyak dan besar permohonan kamu itu.

Telp: Master, saya setiap hari sedang menjalankan ikrar yang telah saya buat, Apakah boleh menyebut ikrar ini setiap hari? Misalnya, mencetak buku paritta, melepaskan makhluk hidup, bervegetarian.

Master: Sangat boleh.

Wenda20111209 26:36 许愿和求愿要区分

听众:许愿的时候怎么样算一个许愿?比方说我“求我全家身体健康,出入平安,出门遇贵人遇好人”,这样可以算一个吗?然后第二个愿求工作……

台长:你这个不叫“许愿”,叫“求愿”,你这个就等于求菩萨保佑我怎么这么。什么叫许愿呢?许愿就比方说“我愿意让多少人能够学佛”、“我愿意救度多少众生”、“我愿意放多少条鱼”、“我愿意不吃活的海鲜了,吃素了”…… 这种才叫愿力啊(哦,许愿是没有限制的,当然是越多越好?)对了对了(好的,那么求菩萨的时候,求事情可以求几件呢?)一般不要超过三件(像我刚才讲 的……)太多了!越多越不行的(我就这么区分,比方说一个求身体,一个求事业,我在想这算一个还是两个?)一般来说,一个人的事业和身体就算两个啦。很多 人天天到庙里去求“保佑我身体好!我的孙子谁谁好!我的儿子谁谁好!我的侄子谁谁好……”没用的!(太多了?)举个简单例子,人家来求你办事,求很多事情的话,你会帮他做哪件啊?你要有自己功德的,没有功德的话,你求这么多有什么用啊?你要根据自己的功德有多少多大,来求多大的事情(台长,许愿我也是天天在做的,这个可以每天讲的哦?比方说印经书,放生,吃素)完全可以。


 

2. Wenda20141214A 00:57
*[Apa perbedaan antara berikrar dan bersumpah]*

Telp: Ingin bertanya Shifu, mana yang lebih besar antara ikrar atau sumpah? Apa perbedaan keduanya, mohon penjelasan Shifu.

Master: Hampir sama. Ikrar itu seperti mengatakan apa yang akan saya lakukan hari ini, tapi saya berikrar sebelum saya melakukannya;

Bersumpah itu keluar dari dalam hati.

Jika harus memilih mana diantara kedua ini yang lebih besar, seharusnya bersumpah, karena sumpah adalah sesuatu keinginan yang timbul dari dalam hati.

Sedangkan ikrar itu seperti, saya ingin melakukan hal ini;

Dan sumpah itu sesuatu kewelasasihan yang timbul dari dalam hati.

Wenda20141214A 00:57 许愿和发愿的区别

听众:请问师父,许愿和发愿哪个发心比较大?两者的区别,请师父开示一下。

台 长:许愿和发愿实际上从字面上来讲应该差不多的。许愿就是说我今天要去做这件事情,还没做我先许愿;发愿就是说从心里、内心发出来。如果硬要从这两个字上 来区别哪一个更厉害一点,应该是发愿,发愿是从心里面发出来的,许愿一般的说是我愿意去这么做,许愿的话就是说我愿意去做这个事情;一个是我发心,我从里 边发出来的,我从内心发出来的一种慈悲心。


 

3. Wenda20120513B 02:12
*[Apa yang dimaksud dengan ikrar besar? Bagaimana cara memperkenalkan ajaran Dharma ke orang lain]*

Telp: Bagaimana cara berikrar besar bagi kami yang membina diri dari rumah?

Master: Misalnya, boleh mencetak buku lah, “Saya ingin agar lebih banyak orang lagi yang mengetahui Dharma, mengenal aliran ini, saya ingin menyebarkan Aliran XLFM Guan Shi Yin Pu Sa, saya ingin lebih banyak orang lagi yang membaca paritta”, tapi membuat ikrar seperti ini harus dijalankan, dan menyebutkan angkanya, itu lebih berkhasiat.

Jika tidak menyebutkan angka dan hanya mengatakan sekedarnya, tidak begitu berkhasiat.

Misalnya: Di dalam setahun saya bersiap-siap akan memperkenalkan aliran ini kepada berapa banyak orang, atau saya bersiap-siap akan mencetak berapa buku untuk dibagikan secara gratis.

Telp: Tetapi, saya agak khawatir jika mengatakan, “Saya ingin memperkenalkan berapa banyak orang”, bagaimana jika mereka tidak mau mengikuti aliran ini?

Master: Hanya seperti memperkenalkan kepada teman saja, Apakah mereka benar-benar mengikuti aliran ini atau tidak, maka itu sudah beda hal lagi, yang terpenting adalah Apakah kamu sudah mencoba untuk memperkenalkannya atau tidak?

Itu berarti sudah terhitung, misalnya, kamu mengatakan kepada seseorang, “Saya ingin menceritakan kamu suatu hal (Mengenai Aliran XLFM)”

Jika orang itu setidaknya sudah mengetahuinya, itu sudah cukup, dan setelah dia mengetahuinya lalu apakah dia benar-benar menjalaninya atau tidak, itu sudah bukan kuasa kamu lagi.

Ini yang disebut dengan memperkenalkan dharma.

Master sendiri pun dalam memperkenalkan Dharma, masih ada orang yang tidak mau mendengar bahkan tidak mempercayainya.

Telp: Saya mengira mereka harus benar-benar membaca paritta dan membina diri.

Master: Apakah jika kamu menjadi mak comblang, itu berarti kamu harus membuat orang itu menikah dan mempunyai anak yah? Mana ada seperti itu?

Kamu hanya memperkenalkannya saja, setelah itu tergantung kepada jodoh dia dengan aliran XLFM.

Telp: Benar, Terima kasih Master.

Wenda20120513B 02:12 什么是许大愿?怎样是度人

听众:像我们这种在家修行的人,什么叫大愿?

台长:比方说印书啦,“我要让更多的人看到、知道这个法门,我要弘扬观世音菩萨的心灵法门,我要让更多的人念经”,这种都是大愿,然后“我要出去度人”,但是不是开玩笑,要讲的,如果讲出数字来,就灵,如果不讲出数字来,泛泛地讲,不灵的。比方说:一年我准备度多少个人,或者我准备印多少书去结缘(但是有点怕如果说“我度多少多少人”,到时候度不了这么多人怎么办呢?)就像介绍朋友一样,介绍了,人家成功不成功是另外一回事,你介绍了没有啊?你度人了,跟人家说“我给你讲过这事情了,你知道了”,知道后他修不修那你没办法了。这就叫度人了呀。那台长天天在度人,也有的人不听、不相信(我以为度人一定要让他念经、修行)你介绍朋友一定要让人家生宝宝啊?哪有这个事情啊?度人是这么度的,但是他有没有这个缘呢?(对,谢谢台长)


 

4. Wenda20131108 21:21
*[Bagaimana cara berikrar besar]*

Telp: Saya sudah berikrar 800 lembar XFZ. Anda meminta agar saya berikrar besar kan, sekarang sudah sebulan penuh bervegetarian, mengambil sebulan gaji untuk mencetak buku, memperkenalkan ajaran Dharma kepada 200 orang.

Apakah semua ini termasuk ikrar besar?

Master: Ini tidak termasuk ikrar besar. Ikrar besar bukan seperti mengambil uang tetapi memperkenalkan ajaran Dharma.

Telp: Saya berikrar sebanyak 200 orang.

Master: Masih perlu melepaskan makhluk hidup, misalnya diatas 10.000 ekor, ini termasuk ikrar yang sangat besar.

Jika kamu mengatakan, “Hari ini saya berikrar akan memperkenalkan ajaran Dharma untuk berapa orang, dan akan selesai dalam waktu ini”, ikrar seperti ini termasuk besar.

Telp: Saya hanya mengatakan 200 orang, tapi tidak menyebutkan batas waktunya.

Master: Jika tidak menyebutkan batas waktunya, itu berarti tidak ada khasiatnya!

Itu hanya tidak mau memberikan tekanan kepada diri sendiri, menyebarkan Dharma harus ada sebuah dorongan kuat! Saya akan pergi menyebarkan Dharma, saya akan pergi…

Telp: Saya khawatir tidak bisa menyelesaikannya.

Master: Itu karena tidak mau ada tekanan hidup.

Di Zang Wang Pu Sa mengatakan, “Jika neraka tidak kosong, maka saya bersumpah tidak akan menjadi Buddha”, Apakah disaat itu Di Zang Wang Pu Sa khawatir tidak akan sanggup menjalakannya?

Apakah sekarang neraka kosong?

Telp: Belum kosong.

Master: Tapi Di Zang Wang Pu Sa jadi Buddha kan.

Jika beliau sama dengan kamu yang mengatakan, “Saya khawatir bagaimana jika neraka tidak kosong yah?”

Apakah menurut kamu dia bisa menjadi Buddha? Tidak berguna kamu ini!

Telp: Bagaimana jika berikrar melakukan kebaikan? Apakah itu termasuk ikrar besar kah?

Master: Jika kamu setiap hari melakukan kebaikan dengan membersihkan rumah orang lain, Apakah itu termasuk ikrar besar?

Misalnya jika kamu pergi ke rumah sakit dan membantu membuang air seni para pasien, Apakah ini ikrar besar?

Yang kamu harus tolong adalah jiwa mereka, dan bukan membantu setelah mereka tersakiti.

Melakukan kebaikan itu seperti mereka yang menderita di duniawi, lalu kamu melakukan sedikit kebaikan membantu mereka, Apakah ini ikrar besar?

Ikrar besar adalah mencerahkan pikiran mereka, disaat ada seseorang yang putus asa ingin bunuh diri, dan kamu datang menyelamatkan jiwanya. Mereka yang sedang kebingungan, tidak pernah mengenal Dharma dan membaca paritta, lalu kamu datang menyelamatkan mereka untuk belajar Dharma dan membaca paritta.

Mereka yang setelah mengenal Dharma dan membaca paritta, lalu mengalami perubahan akan kesehatan, karir, pendidikan mereka, inilah yang disebut ikrar besar

Lebih baik kamu pikirkan diri sendiri, karena menurut saya, kamu masih belum ada kemampuan untuk membantu diri sendiri, tapi masih ingin menyelamatkan orang lain.

Tidak tahu apakah kamu sedang menyelamatkan mereka, atau mereka yang menyelamatkan kamu?

Orang dengan sifat seperti kamu dan masih memiliki keinginan untuk memperkenalkan Dharma kepada orang-orang.

Telp: Memang pembinaan diri saya belum baik.

Master: Masih tidak baik membina diri, mereka akan kabur melihat kamu.

Telp: Benar, sekarang pembinaan diri saya kurang baik, maka dari itu, saya tidak begitu memiliki kekuatan untuk memperkenalkan ajaran Dharma kepada orang lain.

Master: Jika masih belum ada kemampuan, terlebih dahulu perbaiki diri sendiri, baru menolong orang lain.

Misalnya, pendengaran kamu bermasalah, kemudian mencari Dokter spesialis THT, kamu bertanya kepada dokter, “Pak dokter, pendengaran saya terganggu.”

Lalu dokter menjawab: “Ha? Apa yang kamu bilang?”

Dokter ini pun juga tuli, apakah kamu percaya dokter seperti ini?

Lebih baik, perbaiki diri sendiri terlebih dahulu, seperti ada peramal yang meramal di jalanan, bukannya lebih baik meramal diri sendiri terlebih dahulu.

Wenda20131108 21:21 何为大愿

听众:我已经许愿念800张小房子。您说让我许大愿嘛,我现在许一个月吃全素,然后把一个月的工资都拿出来放生或者是去印书,还有就是度200个人。这个算大愿吗?

台长:这个不算大愿,大愿不是说拿钱,大愿要度人(我许愿度200个人)放生需要的,比方说你放一万条以上,基本上这个愿就很大了。如果你说“我今天要度人,度几个人,在什么时间当中一定度”,那么这个愿力就比较大了(我就说度200个人,但是没有说期限)没期限就是这个事情没有效果啊!就是不会给自己压力,度人要有压力的!我要去度我要去度……(我怕做不到)那就是没有压力。地藏王菩萨说“地狱不空,誓不成佛”的时候,地藏王菩萨会担心自己做不到吗?现在地狱空了没有?(没空)地藏王菩萨成佛了。如果他跟你一样说“我怕万一地狱不会空怎么办呢?”那 你说他能成佛吗?没出息啊,你这叫没出息!(那许愿做善事呢?算大愿吗?)你说你每天去帮人家扫地好了,这算大愿吗?你说你到医院里去帮人家倒尿桶,这算 大愿吗?要救人家的心,而不是人家已经在人间造成伤害你来弥补。善事是属于大家在人间已经吃苦了,做一点善事帮助别人,你 说这是大愿吗?大愿是让一个人想通,一个人要自杀想不通,你把他救下来了。这个人本来迷茫的,本来不知道学佛念经的,你把他救下来让他学佛念经了,他现在 身体好、工作好、学习好了,那才叫大愿。先提点气吧,我看你有气无力还想救人,不知道人家救你还是你救人家呢,就你这种样子跑去跟人家讲(我真的修得不 好)修得不好,人家看见你那样子,吓得都跑了(是啊,我现在修得不好,所以也不是特别有能量去度人家)没有能量先把自己能量充足了再去度人家。比方说你耳 朵听不见,去找耳鼻喉专家,跟医生说“医生啊,我的耳朵听不见”,这个医生冲着你说:“啊?你说什么?”这个医生也听不见,你说你会相信他吗?先把你自己看看好,就像马路上算命的人,先把自己的命算算好。


 

*78. Berikrar (Xu Yuan) & Mewujudkan Janji (Huan Yuan)*

Tanya [78]:
Master Lu yang terhormat, mohon Anda menjelaskan, apa perbedaan dari Xu Yuan (berikrar) dengan Huan Yuan (mewujudkan janji)? Apa yang seharusnya kami lakukan?

Jawab [78]:
 Nian Jing (melafalkan paritta), Xu Yuan (berikrar), Fang Sheng (melepaskan makhluk hidup) adalah tiga pusaka utama yang diberikan Guan Shi Yin Pu Sa kepada kita, kalian harus menggunakannya dengan baik, salah satunya tekad orang-orang yang melatih diri sangat penting.

 Xu Yuan – berikrar adalah memohon di dalam hati atau dengan pelan di depan Guan Shi Yin Pu Sa berwelas asih memberkati anda dan membantu anda menyelesaikan suatu masalah, kebingungan, depresi, bencana besar dan kecil, bersama dengan itu anda berjanji akan:

1. Dimulai dari hari ini akan bervegetarian setiap tanggal 1 dan 15 kalender lunar.

2. Dari detik ini tidak akan makan binatang laut segar (fresh seafood) atau binatang lainnya yang langsung dibunuh.

3. Dari detik ini tidak akan membunuh makhluk hidup.

4. Berjanji akan melakukan beberapa kebaikan setiap hari.

5. Melapisi patung Buddha dengan emas.

6. Dalam jangka waktu tertentu membabarkan ajaran Dharma pada berapa orang, membantu mereka terbebas dari penderitaan.

7. Melakukan jasa kebajikan, berdana untuk mencetak buku-buku Buddhis, dan lain – lain.

 Di antaranya, kekuatan ikrar untuk membabarkan ajaran Dharma kepada orang lain sangatlah besar.

 Ada orang yang berikrar untuk bervegetarian setiap tanggal 1 dan 15 kalender lunar, lalu lupa, atau ada halangan tertentu tidak bisa menjalankannya, boleh mengatakannya sebelumnya pada Guan Shi Yin Pu Sa, bisa bervegetarian lebih awal atau lebih telat. Boleh juga saat berikrar tidak mengatakan bervegetarian setiap tanggal 1 dan 15 kalender lunar, tetapi mengatakan bervegetarian 2 hari setiap bulan, dengan demikian akan lebih fleksibel.

 Jika sudah berikrar harus dijalankan, jika karena alasan pribadi tidak bisa menjalankan ikrar pasti akan mendapatkan hukuman.

 Bila tidak mendalami Xin Ling Fa Men, biasanya untuk Huan Yuan – mewujudkan janji (setelah permohonan anda terkabul), anda harus kembali ke kuil atau tempat di mana anda memohon atau mengucapkan janji, di hadapan Pu Sa memasang dupa, bersembah sujud, berdana, melakukan kebajikan dan sebagainya; sekarang setelah anda mempelajari Xin Ling Fa Men, dan sudah berlindung pada Buddha, Dharma dan Sangha, melatih diri dan pikiran pada Guan Shi Yin Pu Sa, maka di kuil atau vihara mana pun anda dulu berikrar, sekarang bisa bersembah sujud di hadapan Pu Sa di altar di rumah atau altar teman se-Dharma (bila tidak memiliki altar di rumah), berterima kasih pada Pu Sa di kuil tempat kita berikrar dan memohon dulu, dan cukup dilanjutkan dengan mewujudkan janji yang diucapkan dulu.


 

*41. Ketidaksanggupan Menjalankan Ikrar*

Tanya [41]:
Master Lu, jika seseorang sudah berikrar namun tidak bisa menjalankannya, apakah akan menerima hukuman? Apa yang bisa dilakukan untuk memperbaikinya?

Jawab [41]:
 Jika seseorang tidak bisa menjalankan ikrar yang sudah diucapkan, pertama-tama harus dilihat alasannya, tidak semua orang akan menerima hukuman jika tidak bisa menjalankan ikrar. Para Buddha, Bodhisattva dan Pelindung Dharma bisa mengerti dan memaafkan kita semua.

 Jika anda tidak bisa menjalankan ikrar karena faktor alam, maka anda akan menerima lebih banyak keringanan.

 Jika anda tidak bisa menjalankan ikrar karena alasan pribadi atau faktor manusia, maka anda pasti akan menerima hukuman.

 Jika tahu akan ada hukuman, cara untuk mengurai hukuman tersebut adalah hanya dengan melafalkan {Li Fo Da Chan Hui Wen}.

 Anda harus bersujud di hadapan Buddha dan Bodhisattva, meminta maaf dan menyesali perbuatan anda untuk mengurai bencana yang akan datang.

 Pada hari anda melanggar ikrar (24 jam setelahnya), melafalkan {Li Fo Da Chan Hui Wen} yang ditujukan untuk pelanggaran ini, lebih banyak lebih bagus, seperti melafalkan 49x dan diselesaikan di hari itu juga.

 Jika sudah lebih dari 24 jam, maka tidak bisa melafalkan sekaligus dalam jumlah yang banyak, hanya bisa dibagi menjadi beberapa kali, dan jumlah pelafalan {Li Fo Da Chan Hui Wen} setiap hari tidak boleh lebih dari 7x, karena bila buah karma buruk muncul akan menjadi masalah besar. Oleh karena itu, sebaiknya dilafalkan sebagian setiap hari, sampai diselesaikan dalam beberapa hari. Juga bisa menghentikan pelafalan {Li Fo Da Chan Hui Wen} untuk PR harian, khusus melafalkan 7x {Li Fo Da Chan Hui Wen} untuk pelanggaran ini, terus dilafalkan dalam 1 minggu barus bisa mengurai bencana yang akan datang.

 Pada saat yang sama, anda harus berikrar besar dan melafalkan {Xin Jing} sebanyak 21x setiap hari.

 Dengan demikian, anda menata kembali hati dan pikiran, membantu membersihkan diri anda. Dengan cara ini, para Bodhisattva dan Pelindung Dharma akan memaafkan anda, membuat bencana besar akan menjadi masalah kecil, dan masalah kecil akan menghilang.

 Ketika anda berikrar, anda harus berhati-hati, sebaiknya disesuaikan dengan jodoh dan kemampuan anda.

 Gagal dalam melewati ujian mimpi juga termasuk melanggar ikrar, untuk keterangan lebih lanjut silahkan membaca {Tanya-Jawab Seputar Dharma} No. 90, mengenai ujian mimpi.