*Kutipan Video BHFF Episode 110, 25 Juli 2020*
*Kisah Sariputra dan Maudgalyayana yang nibbana mendahului Sang Buddha*

Baik, Di akhir acara, Saya akan menceritakan 2 kisah pendek untuk kalian.

Di hari tua Sang Buddha, ada satu kejadian yang membuat beliau sedih, ini tentang kedua Murid beliau yang bernama Sariputra dan Maudgalyayana.

Mereka berdua berniat untuk nibbana mendahului Sang Buddha, keinginan mereka ini membuat Sang Buddha sedih.

Murid mereka bernama Samanera Jun Tou sangat sedih membawa pulang kerangka tulang mereka dan menemui Sang Buddha.

*Sang Buddha memberikan pencerahan kepada samanera Jun Tou:* “Jun Tou, memang Guru kamu sudah nibbana, tetapi, Apakah pahala dan kebijaksanaan yang mereka miliki juga turut pudar?”

*Jun Tou sambil menangis dia menjawab:* “Tidak.”

*Sang Buddha:* “Jika seluruh penderitaan akan hidup dan mati telah hilang, tetapi, murninya pahala yang dia miliki tidak pudar, lalu, untuk apa kamu menangis?”

*Jun Tou berpikir:* “Benar juga, walaupun raga Guru telah menghilang, tetapi, pahala Guru tetap berada di dunia manusia dan membuat seluruh alam semesta berbahagia.” Dan dia langsung berhenti menangis.

Kisah ini memberitahukan kepada kita bahwa inilah makna hidup yang sebenarnya. Sudah seharusnya kita menciptakan keberlangsungan alam semesta.

Selama hidup di dunia manusia ini, kita semua harus benar-benar memahami bahwa betapa singkatnya kita hidup di dunia ini.

Tetapi, semua perbuatan dan konsep yang kita lakukan dalam menyelamatkan semua makhluk akan terus ada untuk selamanya.

Semua pencerahan Sang Buddha yang berasal dari 2500 tahun yang lalu, masih ada hingga saat ini, pencerahan beliau masih digunakan secara luas untuk para Praktisi Buddhis, pencerahan beliau menuntun kita untuk berjalan maju ke depan.

白话佛法200725C – 第110集(文字)

好,今天最后跟大家讲两个短的故事。

佛陀晚年,有一个非常令他悲痛和伤心的事情,莫过于他的首座弟子(大家知道什么叫首座弟子?就是佛陀过去,佛陀在开示的时候坐在当中,升座,然后边上有首座,就是坐在他边上的弟子),叫舍利弗、目犍连(这个师父都跟你们讲过了,其实对这两位佛我们都很熟悉)。因为他们都相继先佛陀而入涅槃(就是先走了),当舍利弗回到家乡进入涅槃之后,佛陀其实也很难过。他的弟子叫均头沙弥,非常伤心地捧着灵骨回来去见佛陀。

佛陀就开示均头沙弥说:“均头,你的老师入灭了,他的无漏戒定功德和深广的智慧也随之消灭了吗?”

均头哭着回答:“没有。”

“既然一切生死的痛苦灭去了,而一切清净功德都没有失去,那你又何必哭泣呢?”

均头一想:“是啊,老师的肉身虽然幻灭了,但是老师的功德却长留人间,法喜充满宇宙。”当下领悟而止泪。

这就是告诉我们,人生真正的意义,应该是创造宇宙继起的生命。我们人在这个世界上,要懂得生命是短暂的,但是我们所做出来的救度众生的这种事业和理念,那是永存的。2500年前佛陀示现了佛光普照,到今天还照耀着我们广大学佛的众生,指引着我们前进的道路。