Zongshu090317
*[Penulisan untuk Anak keguguran]*

*Telp:* Saya bisa dengan cepat dan berhasil menyebrangkan kedua orang tua saya.

Tetapi, saya sudah membaca lebih dari 10 lembar XFZ dan kedua anak keguguran saya masih tidak pergi juga.

Mohon Master membantu saya melihat, Apa alasannya?

*Master:* Bagaimana cara penulisan nama penerimanya?

*Telp:* Saya menulis XXX Calon anak saya yang masih belum dilahirkan.

*Master:* Aduh! Kenapa kamu sembarangan menulis nama penerima seenak kamu, kamu sungguh pintar yah!

Anak keguguran itu bukan “Calon anak yang belum dilahirkan”, mereka sudah menjadi arwah.

Tidak akan ada siapapun yang bisa menerima jika kamu menulis nama penerimanya seperti itu di XFZ.

*Telp:* Lalu, Bagaimana cara penulisannya?

*Master:* Tulis: “Wo XXX De Hai Zi”

*Telp:* Oh begitu yah.

*Catatan Mr. Liang Xiao*
Sebenarnya, apa yang dituliskan oleh penelepon juga tidak salah, karena itulah cara pemikiran manusia, memang janin adalah adalah calob anak yang belum dilahirkan ke duniawi.

Tetapi, jika kita memperluas pandangan kita, dan memahami bahwa setelah seorang manusia meninggal dunia, dia akan kembali menjadi roh.

Sedangkan, sebelum manusia dilahirkan, roh sudah terlebih dahulu masuk ke dalam janin, maka dari itu, cara penulisan “Calon anak yang belum dilahirkan” itu kurang pantas.

问:我超度爸爸妈妈很快就把他们超到天上去了,可我两个打胎的孩子,我超了十几张了,今天请台长看,仍然在老地方,这怎么回事?

答:你是怎么写的(敬赠我某某某的未出世的孩子)哎呀,你怎么自己随意发挥呀,真聪明!打胎的孩子不是“未出世的”,而是已经有灵性了呀,你这样字写等于没有这个人了,当然它收不到了(那要怎么写)就写“敬赠我某某某的孩子”(噢,这样啊)(良宵注:按人间常理,这听众也没有写错,胎儿确实未出世。但是当我们把视野放宽,认识到人死后照样还有灵魂在,那么人出生之前,只要受孕的一瞬间,灵性就有了,再写“未出世的孩子”就不妥当了)