*Bab 2. Makna dari berbakti*


*A. Tanya Jawab Pilihan*


1. Wenda20120525
*[Harus berbakti kepada orangtua tanpa mempedulikan apa yang terjadi di kehidupan lampau]*

*Telp:* Hubungan antara saya dengan mama agak sedikit….. saya agak sebal dengan mama saya, tetapi, saya juga menyayangi mama.

*Master:* Kamu tidak boleh sebal dengan mama kamu.

Apapun yang terjadi antara kamu dan mama di kehidupan lampau, tetapi, di kehidupan sekarang, dia adalah ibu kandung dan kamu perlu berbakti kepada orangtua.

Kamu perlu membenahi diri. Jika kamu masih berbuat sembarangan seperti di kehidupan lampau, maka, di kehidupan selanjutnya kamu akan terus kembali reinkarnasi dan saling membayar hutang karma.

Jika terus seperti itu, lalu, di kehidupan ke berapa semua ini akan berakhir? Kamu masih ingin merasakan pahitnya kehidupan di dalam reinkarnasi yah?

二、孝顺的意义

(一)精彩开示摘录

1、孝顺父母,不问前世因果(2012年5月25日《玄艺问答》)

听众:我跟我妈妈是不是有一点……我经常好像很讨厌她,但是我又挺心疼她。

台长:不能讨厌,不管前世什么关系,今世是你妈,你就得孝顺。自己懂点事情啦,很多前世的东西,今世再乱来的话,下辈子再还债,你哪辈子还得完啊?还要吃苦啊?


2. Wenda20130503
*[Apakah besarnya pahala yang didapat dari berbakti kepada orangtua yang dilakukan oleh anak penagih hutang dan anak membayar hutang itu sama?]*

*Telp:* Ada sebagian anak yang dilahirkan ke duniawi untuk *menagih* hutang karma kepada kedua orangtua-nya, dan sebagian lagi, untuk *membayar* hutang karma kepada kedua orangtua-nya.

Lalu, Jika anak penagih hutang karma sudah belajar Dharma dan mengubah diri untuk berbakti kepada orangtua,

Apakah besarnya pahala yang mereka berdua dapatkan dari berbakti kepada orangtua itu sama?

*Master:* Masih ada sedikit perbedaan.

Misalnya:
•> Jika dia adalah anak yang dilahirkan untuk *menagih* hutang karma ke kedua orangtua-nya, lalu, hutang yang perlu dibayar sangat banyak. Lalu, dia tidak mau menerima hutang dan malahan bersikap baik kepada kedua orangtua-nya, maka, pahala yang dia dapatkan akan sangat besar.

•> Sedangkan, jika anak ini adalah anak yang dilahirkan untuk *membayar* hutang karma ke kedua orangtua, artinya, hutang dia terhadap orang tua sangat banyak kan.

Jika dia masih tidak membina diri dengan baik dan menghambur-hamburkan uang orangtua-nya, itu berarti, dosa dia malah semakin banyak.

2、还债和讨债的孩子都对父母好,功德是否一样(2013年5月3日《玄艺问答》)

听众:有的孩子是讨债的,有的是还债的。现在讨债的孩子学佛了,克制业力来孝顺父母,和本身来还债的孩子对父母好,这个功德是一样的吗?

台长:还是有点区别的。比方说这个孩子本来是来讨债的,爸爸妈妈还欠他很多,他非但不要爸爸妈妈还,还继续对爸爸妈妈好,还在还债,那这个孩子的功德是很大的。一个本来就是来还债的,已经欠爸爸妈妈了,还不好好学佛修心,还要继续让爸爸妈妈花钱,那你就是罪上加罪了。


*B. Kutipan BHFF*


1. Ingat yah. Jika kamu bersikap sopan santun, berbakti kepada orangtua dan menyayangi semua orang, kelak nanti, keturunan kamu juga akan berbakti kepada kamu. Ini yang disebut dengan balasan duniawi.

Banyak orang yang mengira mereka akan mendapat balasan karma setelah mereka meninggal. Tetapi, yang sebenarnya terjadi adalah, mereka sudah mulai menerima balasan karma selagi mereka masih hidup di duniawi.

—— Mempelajari kebijaksanaan dan keharmonisan Dharma

(二)白话佛法精选

1.要记住,不论是对孩子也好,对长辈也好,如果你孝顺长辈、敬老爱幼,将来你的孩子也会孝顺你,这就叫报应,这叫人间报应。很多人以为报应是死了以后才有的,其实活着的时候就已经开始现世报了。

——《学习佛法圆融的智慧》


2. Shifu akan menceritakan sebuah kisah kepada kalian.

Ada seorang putra yang sangat tidak berbakti kepada Mama-nya, mama-nya sangat takut kepada anaknya hingga gemetaran saat menghadapi dia. Tetapi, anak ini sangat percaya kepada Buddha.

Suatu hari, dia pergi ke sebuah kuil untuk meminta perlindungan dari Pu Sa. Akhirnya, Guan Shi Yin Pu Sa benar-benar menunjukkan dirinya dan membisiki dia:

“Sebenarnya, Guan Shi Yin Pu Sa itu berada di rumah kamu. Dia sedang menggunakan sendal dan pakaian yang terbalik.”

Mendengarkan hal itu, dia bergegas pulang ke rumah. Sesampainya di rumah, dengan suara keras dia berteriak dan mengetuk pintu dengan sangat kencang.

Mendengar suara putranya kembali, Mama-nya sangat kaget dan terburu-buru hingga mengenakan pakaian dan sendal terbalik, dan, bergegas membuka pintu.

Begitu membuka pintu, Putra-nya bengong, dan akhirnya dia menyadari bahwa Guan Shi Yin Pu Sa sedang memberikan dia petunjuk bahwa:

Dia perlu terlebih dahulu berbakti kepada orangtua baru sembahyang kepada Buddha dan Bodhisattva.

Kondisi dia yang saat ini tidak berbakti kepada mama-nya itu berarti dia tidak memenuhi persyaratan untuk sembahyang kepada Pu Sa.

—— Penggunaan sifat keBuddhaan

2.师父给你们讲一故事,有一个儿子非常不孝自己的母亲,母亲只要看见儿子就会害怕发抖。但这个儿子信佛,有一天去求菩萨保佑显灵,结果观世音菩萨真的显灵了,在他耳边说:其实观世音菩萨就在你家里,是反穿鞋子反穿衣的。他就急忙赶回家去看,到家门口,就大声呼喊,狠命敲门。妈妈一听到儿子这声音,吓得一紧张把衣服和鞋都穿反了,赶快去开门,门一开儿子吓呆了,知道了,也明白了是观世音菩萨在点化他,要他先把自己的母亲孝顺好再来拜菩萨,你现在连拜菩萨的资格都没有。你们要明白其中的道理。

——《佛性的妙用》


3. “Berbakti” adalah sebuah moral yang bisa membangkitkan sifat dasar manusia.

Menghormati Ajaran Buddha perlu didasari oleh berbakti kepada orangtua.

Jika kamu tidak bisa sanggup menjalankan tugas sebagai seorang anak untuk berbakti kepada orangtua, maka, tidak perlu jauh-jauh membicarakan topik menghormati Ajaran Buddha.

Setiap manusia perlu bisa menghormati Ajaran Buddha, karena itulah satu-satunya cara agar berhasil membina diri.

—— Mempelajari kebijaksanaan dan keharmonisan Dharma

3.“孝敬”是性德,唯有性德才能开启我们的自性。“师道”是佛陀的教育,“师道”是建立在“孝道”基础上的。没有“孝道”就谈不上“师道”。人人必须做到尊师重道,唯有尊师重道才能成就道业。

——《学习佛法圆融的智慧》


*C. Kesaksian*


*1. XLFM membuat saya memahami arti berbakti dan bersyukur*

Kepada Master Lu, Para Seketariat DFT dan para sx men  sekalian YTH,

Hari ini, saya merasa sangat bahagia sekaligus malu bisa berdiri di hadapan kalian semua untuk menceritakan hal-hal yang terjadi kepada saya selama membina diri ini.

Atas dorongan dari mama saya, mulai Agustus 2011 hingga hari ini, hanya dalam waktu setahun ini, saya sangat beruntung masih memiliki berkah untuk bisa berjodoh dan mengenal aliran Dharma Master Lu.

Hari ini, saya juga bisa dengan lancar mengikuti proses penerimaan murid di Singapura. Saya sangat berterima kasih kepada welas asih Guan Shi Yin Pu Sa dan Mama saya.

Terlahir sebagai seorang putri tunggal di tahun 80an yang sekarang sudah lulus kuliah, saya sangat berharap bisa memiliki kemampuan untuk hidup mandiri dengan pergi dari Shanghai dan bekerja di Singapura.

Tahun pertama disini, ada begitu banyak masalah yang perlu saya hadapi hingga saya memiliki keinginan untuk pulang ke Shanghai. Saat itu, Mama sudah mulai membina diri di XLFM. Dibawah bimbingan mama, saya juga mengenal XLFM.

Terima kasih atas welas asih Guan Shi Yin Pu Sa, dengan cepat saya bisa mulai belajar membaca paritta.

Saya juga mengalami semua yang para sx men juga alami. Demi mengharmoniskan hubungan dengan rekan kerja, saya terus menerus membaca paritta Jie Jie Zhou, dan akhirnya mukjizat terjadi, seorang rekan kerja yang tidak cocok dengan saya, akhirnya, dia mulai berbicara dengan saya.

Setiap kali saya bersungguh-sungguh membaca Da Bei Zhou dan Li Fo Da Chan Hui Wen, punggung saya terasa panas, kemudian, mama menjelaskan kalau itu berarti Pu Sa telah memberkati saya.

Saat saya ingin mencoba-coba untuk pindah kerja, saya rutin membaca paritta Zhun Ti Shen Zhou, berikrar akan bervegetarian setiap Che it dan Cap Go, dan Mama yang berada di Shanghai membantu saya melepaskan ikan, tak butuh waktu dan tenaga yang terkuras, saya bisa lancar pindah kerja.

Saya juga menggunakan kesempatan pulang ke Shanghai ini untuk bertemu kembali dengan para kerabat dan belajar.

Saya terus membaca Xin Jing untuk membantu membukakan kebijaksanaan saya. Saya merasa Aliran XLFM sangat hebat!

Saat pindah kerja ke tempat baru, saya juga mendapatkan banyak cobaan dan ujian.

Kala itu, saya sedang dalam proses menunggu persetujuan izin, dan harus pindah tempat tinggal. Malamnya, saya baru merasakan betapa sulitnya hidup seorang diri. Tiba-tiba saya teringat kedua orangtua di rumah, saya merasa menyesal atas perlakuan saya kepada mereka dan menangis kencang.

*Teringat semua sikap dan perilaku buruk saya yang tidak menghormati kedua orangtua, saya sering melawan, membangkang dan bertengkar dengan mereka.*

Mengingat semua kenangan buruk itu membuat saya merasa bersalah dan menyesal atas semuanya.

Teringat semua budi baik orangtua yang telah membesarkan saya, budi yang tak saya bisa balas. Mengapa saya malah membalas budi dengan bersikap buruk kepada kedua orangtua saya?

Malam itu, saya langsung mengirimkan pesan singkat ke mama dan mengatakan *Maaf, saya telah melakukan banyak kesalahan.* Saya menangis sepanjang malam.

Keesokan harinya, saya merasa lebih lega. Mama berkata, itu adalah berkat dari Guan Shi Yin Pu Sa untuk mencerahkan saya.

Terima kasih atas welas asih Guan Shi Yin Pu Sa!

Setelah itu saya merasa ujian dan cobaan hidup dari Pu Sa terhadap saya semakin berat. Saat masa pelatihan kerja, saya juga mendapatkan banyak cobaan.

Memang saya tidak begitu menyukai anak-anak, tetapi, pekerjaan saya yang sekarang ini mengharuskan saya untuk berurusan dengan anak-anak prasekolah. Saya selalu meragukan diri saya, Apakah saya mempunyai kemampuan yang cukup untuk melanjutkan pekerjaan ini?

Saat itu, Mama terus menyemangati saya dan berkata kalau ini adalah kesempatan yang diberikan oleh Pu Sa agar saya bisa lebih memahami anak-anak, dan menumbuhkan sifat lembut saya. Dan, memang seperti apa yang mama jelaskan, ada begitu banyak pelajaran yang saya dapatkan dari pekerjaan ini.

Akhirnya saya memahami konsep akan “Mengasihi semua ibu di dunia”.

Saat kecil, orangtua lah yang terus mengajari dan menyemangati anak-anaknya untuk berbicara dan kita malah menggunakan mulut ini untuk berbalik menyakiti perasaan papa dan mama.

Saat kita kecil, orangtua lah yang terus mengajari kita untuk membalikkan badan dan berjalan, tetapi, setelah kita dewasa, kita malah pergi dan jarang mengunjungi mereka.

Saat kecil, orangtua berusaha sebisa mungkin untuk memenuhi semua kebutuhan kita, dan, setelah dewasa, kita malah mencari berbagai macam alasan untuk tidak membantu mereka.

Setiap kali saya melihat anak-anak kecil yang menangis memeluk mamanya dan tidak mau masuk ke dalam kelas, saya membayangkan ada begitu banyak pria yang setelah menikah hanya memperhatikan istrinya, dan melupakan ketergantungan dia semasa kecil, pemandangan ini sungguh menyakitkan.

Saat masih kecil, kita selalu mengeluh dan menyalahkan mama yang disiplin dan tegas saat mendidik kita. Setelah dewasa, saya baru menyadari kalau semua didikan keras itu agar kita bisa tumbuh sebagai seorang wanita yang bermoral dan bermartabat.

Terima kasih Guan Shi Yin Pu Sa yang telah mencerahkan saya untuk semua ini.

Terima kasih kepada kedua orangtua yang telah membesarkan saya.

Saya berharap akan ada lebih banyak anak muda yang menyadari betapa sulitnya orangtua membesarkan kita.

Saat saya kembali bekerja ke Singapura, Guan Shi Yin Pu Sa berwelas asih kepada saya. Saya bisa bertemu dengan banyak sx dan membuat saya bisa lebih mendalami Dharma.

Saya merasa sangat malu saat melihat anak-anak yang lebih kecil dari saya sudah mulai membina diri. Saya tahu, ini adalah karma buruk saya dan saya perlu bekerja lebih keras lagi.

Sebelum belajar Dharma, temperamen dan emosi saya sangat buruk. Saya mudah tersinggung dan marah. Sayangnya, sampai saat ini, saya masih belum bisa sepenuhnya berubah.

Setidaknya, emosi saya sudah jauh lebih baik daripada sebelumnya. Setiap kali saya selesai marah-marah, saya selalu merasa menyesal dan bertobat karena telah marah-marah.

Saat bertemu dengan orang yang tidak cocok dengan saya, saya selalu berpikir ini disebabkan oleh jalinan jodoh buruk di kehidupan lampau dan perlu diuraikan di kehidupan ini dengan rutin membaca Jie Jie Zhou.

Saat bertemu dengan orang-orang yang merendahkan saya, saya hanya akan menganggap mereka sebagai guru yang sedang memberikan cobaan hidup untuk meningkatkan kualitas diri.

Saya juga pernah bermimpi Master Lu sedang menasihati saya untuk mengikuti mama membina diri.

Saya juga sering mendapatkan banyak mimpi petunjuk.

Terima kasih atas welas asih Master Lu!
Terima kasih atas welas asih Guan Shi Yin Pu Sa!

Mama saya sekarang sudah berhenti bekerja dan fokus membaca paritta dan membina diri di rumah. Mama juga berusaha sebisa mungkin untuk menyebarkan Dharma ke orang-orang.

Dulu, kedua orangtua saya sering bertengkar dan mama juga mudah marah, tetapi, frekuensi pertengkaran mereka berdua sudah jauh berkurang dan malah lebih harmonis dari sebelumnya. Perubahan ini membuat saya tenang tinggal diluar negeri.

Sungguh sangat berterima kepada Aliran XLFM!

Hingga saat ini, papa masih belum mulai membina diri. Tetapi, saya melihat papa sangat berbakti kepada kedua orangtua dan papa mama mertua. Papa adalah seorang tauladan yang saya perlu teladani.

Semoga atas berkat dari Guan Shi Yin Pu Sa dan Master Lu bisa mempercepat jodoh papa untuk belajar Dharma dan kami sekeluarga bisa bersama-sama membina diri.

Saya mengetahui pembinaan diri saya masih kurang, kadang kala saya masih suka bermalas-malasan. Saya juga mengetahui kalau ini adalah jaman akhir Dharma dan perlu membina diri agar bisa menyebarkan Dharma kepada orang yang lebih banyak.

Terima kasih Master Lu yang telah berwelas asih menerima saya sebagai Murid. Semoga Guan Shi Yin Pu Sa bisa mengasihi dan memberkati saya, Liu Jie, bisa menjadi salah satu dari seribu tangan dan seribu mata Guan Shi Yin Pu Sa. Saya akan berusaha sebisa mungkin untuk menyebarkan Dharma.

Akhir kata, saya ingin sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada mama yang telah membimbing saya untuk belajar Dharma.

Terima kasih kepada semua orang yang pernah membantu saya selama 2 tahun ini di Singapura.

Terima kasih kepada sx Singapura yang mengirimkan formulir pendaftaran murid saya seminggu sebelum acara seminar Dharma dilangsungkan!

Terima kasih kepada Seketariat DFT yang begitu cepat menyetujui permohonan formulir pendaftaran murid saya!

Terima kasih!

Saya akan lebih banyak berikrar, melepaskan makhluk hidup, membaca paritta dan menyebarkan Dharma!

Na Mo A Mi Tuo Fo!

Gan En Guan Shi Yin Pu Sa!
Gan En Master Lu!
Gan En Seketariat DFT!

Liu Jie, Anjali