[Diperbarui per tanggal 21 Juli 2010]

Berikut adalah wawancara Sekretariat DFT dengan Ibu Peng.

*Sekretariat DFT:* Maaf, Siapa nama Anda?

*Ibu Peng:* Marga saya Peng. Pada pertengahan Oktober 2007, saya divonis kanker paru-paru. Saya merasakan Guan Shi Yin Pu Sa telah memberkati dan melindungi saya, karena saya tidak merasakan gejala penyakit apapun. Saya bisa menjalani hidup dengan baik dan orang-orang di sekitar tidak menyadari saya sakit.

Tetapi, Master Lu malah memprediksi kalau saya memiliki penyakit paru-paru.

*Sekretariat DFT:* Lalu, Bagaimana Anda menyadarinya?

*Ibu Peng:* Semasa saya tinggal di Tiongkok, saya bekerja sebagai perawat medis. Jadi sekembalinya saya ke Tiongkok, pihak rumah sakit akan mengharuskan saya untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh. Alhasil, saya baru mengetahui saya terkena kanker paru-paru.

Saya tidak batuk, muntah darah, demam maupun kekurangan darah. Saya tidak mengalami gejala apapun, tetapi saya malah bingung mengapa hasil tes pemeriksaan menunjukkan saya terkena kanker.

Bahkan, sudah terdeteksi kanker paru-paru stadium menengah dan sel kankernya telah menyebar.

*Sekretariat DFT:* Ibu Peng, Kapan Anda mengenal Master Lu?

*Ibu Peng:* Sekitar tahun 2005-an saya telah mengenal Master Lu dan saya terus membaca paritta Da Bei Zhou.

Tetapi semasa itu, *saya terus membantu membacakan paritta untuk orang lain. Saya telah menyeberangkan lebih dari 10 Almarhum ke atas langit, seperti: Kedua Almarhum orangtua saya, Mertua pria dan perempuan, dan lain-lain sebagainya. Saya telah menyeberangkan mereka semua ke atas sana.*

Saya juga masih memberikan XFZ untuk menyeberangkan arwah di tubuh kerabat-kerabat saya.

*Inilah alasan mengapa saya tidak mementingkan pembacaan untuk diri sendiri.*

Master Lu selalu mengatakan saya adalah orang baik dan berhati nurani. Beliau meminta saya untuk membaca paritta untuk diri sendiri dan jangan membantu membacakan paritta untuk orang lain, karena kesehatan saya memburuk.

Master telah mengatakan kesehatan saya memburuk sebelum saya menyadari saya terkena kanker paru-paru, padahal saya mengira saya perlu menyeberangkan arwah di tubuh paman dan sepupu lelaki saya.

*Sekretariat DFT:* Bukankah apa yang Anda lakukan itu sama saja dengan membantu mereka membayar hutang karma!

*Ibu Peng:* 1 November saya kembali ke Australia dan langsung pergi ke DFT menemui Master Lu.

Master Lu sangat welas asih. Beliau langsung membantu saya melihat Totem, padahal saya tidak membuat janji apapun.

Malam itu, setelah Master Lu selesai siaran radio di DFT, beliau langsung membantu saya memohon kepada Guan Shi Yin Pu Sa untuk menyelamatkan nyawa saya.

Kemudian Master Lu berkata ke saya bahwa Guan Shi Yin Pu Sa bersedia membantu saya, Guan Shi Yin Pu Sa bersedia menyelamatkan saya, semoga kamu bisa memperbanyak membaca paritta yah.

Ucapan Master membuat saya percaya diri dan menenangkan saya.

Pada tanggal 13 November, operasi paru-paru saya berjalan lancar. Saya tidak merasakan takut sama sekali, saya juga bisa tidur nyenyak, juga tidak takut sakitnya dioperasi, saya terus fokus membaca paritta.

Master Lu mengingatkan saya untuk terus membaca paritta Da Bei Zhou setelah sadar dari obat bius.

Saat Dokter menyuntikkan obat bius, saya terus membaca “Da Ci Da Bei Guan Shi Yin Pu Sa, Da Ci Da Bei Guan Shi Yin Pu Sa.”

Sepertinya, saya benar-benar melihat Guan Shi Yin Pu Sa di GYT berdiri dan tersenyum di hadapan saya.

Proses tindakan operasi berjalan lancar. Saya tidak demam, radang dan efek samping. Seminggu setelah dioperasi, saya keluar dari rumah sakit dan pemulihan saya berjalan lancar.

Setelah dioperasi, saya masih perlu melakukan kemoterapi dan suntikan.

Orang-orang mengatakan suntikan sangat sakit dan merusak tubuh, pengobatan kemoterapi membuat rambut rontok, muntah-muntah, tubuh menjadi kurus dan lain-lain sebagainya.

Saya tahu semua ini, tetapi saya tidak takut sama sekali.

Saya tahu ada Guan Shi Yin Pu Sa yang memberkati dan melindungi saya. Saya pasti bisa bertahan dan saya tidak merasakan sakitnya disuntik.

Sekembalinya ke rumah, saya masih memiliki nafsu makan dan mengalami sedikit kerontokan rambut, tidak perlu mengenakan Wig rambut seperti yang dilakukan oleh pasien kanker lainnya. Ini adalah rambut asli saya sendiri. Saya juga bisa melewati semua efek samping dari kemoterapi.

Selanjutnya adalah radioterapi.
Radioterapi adalah terapi radiasi yang bersumber dari energi radioaktif.

Pengobatan Radioterapi juga menyakitkan karena bisa membuat manusia tidak bisa menelan makanan, luka dimulut, badan sakit dan mudah lelah.

Tetapi, setiap kali saya memasuki ruangan untuk melakukan Radioterapi, saya terus membaca “Da Ci Da Bei Guan Shi Yin Pu Sa, Da Ci Da Bei Guan Shi Yin Pu Sa” selama pengobatan Radioterapi berlangsung untuk 15 menit lamanya.

Saya juga masih terus menerus membaca Da Bei Zhou setiap kali pergi ke rumah sakit, hingga saya tidak mempunyai waktu berbicara dengan putri saya yang menemani saya ke rumah sakit.

Saya hanya fokus membaca paritta.

Jumlah PR Da Bei Zhou sehari-hari saya adalah 27x, tetapi semasa pengobatan, saya terus menerus membaca Da Bei Zhou.

Hingga saat ini, saya telah menjalani pengobatan Radioterapi selama 6 minggu, dan saya perlu melakukan pengobatan Radioterapi sebanyak 5x per minggu.

Semasa menjalani pengobatan itu, tidak ada luka dimulut dan saya masih bisa makan dengan baik, pemulihan kesehatan saya juga berjalan lancar.

Hari ini adalah hari pertama dimana saya bisa keluar rumah setelah menjalani semua pengobatan tersebut.

*Sekretariat DFT:* Ibu Peng, bagaimana hasil pemeriksaan Anda saat ini?

*Ibu Peng:* Saya belum melakukan pemeriksaan ulang.
Karena hasil gambar foto paru-paru baik, hasil tes pemeriksaan darah saya juga jauh membaik, berat badan saya naik 3 kilo dari 45 kilo. Semuanya menunjukkan ke arah yang baik.

*Saya berpikir seperti ini:*
Walaupun ada Pu Sa yang memberkati dan melindungi saya, tetapi saya juga masih perlu melakukan pengobatan medis.

Karena, orang-orang yang dilindungi oleh Pu Sa akan bertemu dengan petugas medis yang baik, mendapatkan obat baik dan mendapatkan hasil yang baik. Ini adalah hal yang saya yakini.

Sisa kehidupan saya setelah ini adalah nyawa yang telah diselamatkan oleh Pu Sa, Master Lu lah yang telah menyelamatkan saya. Saya akan fokus patuh mendengarkan nasihat, membina diri, membaca paritta, dan dengan kemampuan saya, saya akan berdana Dharma dan tenaga.

Saat Master Lu membantu saya memohon kepada Guan Shi Yin Pu Sa untuk menyembuhkan penyakit saya, saya sudah memutuskan untuk:
• Mendengarkan arahan dan petunjuk Guan Shi Yin Pu Sa.
• Mendengarkan semua nasihat Master Lu.
• Berusaha sebisa mungkin untuk menyebarkan Dharma ke orang-orang yang berjodoh.
• Saya akan membantu semua urusan Dharma sesuai kemampuan saya.

Rabu minggu lalu, saat saya bertemu dengan seorang teman yang mengidap penyakit seperti saya, saya masih menegaskan satu hal, *Letakkan urusan hidup dan mati di belakang. Jangan terlalu memikirkan urusan hidup dan mati, dengan begitu kepercayaan diri kamu akan tumbuh untuk mengobati penyakit ini.*

Hanya dengan memiliki keyakinan terhadap agama baru bisa untuk tidak memikirkan urusan hidup dan mati.

Saya memberitahukan kepada mereka kalau saya meyakini Agama Buddha, saya sembahyang ke Guan Shi Yin Pu Sa. Inilah yang meningkatkan rasa percaya diri saya: Jika mengalami masalah dan kesulitan, Pu Sa pasti akan memberkati dan melindungi kamu.

*Sekretariat DFT:* Apakah saat itu Master Lu sendiri yang memohon kepada Guan Shi Yin Pu Sa untuk membantu kamu?

*Ibu Peng:* Benar. Saat itu waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam dan Master masih melakukan siaran radio.

Saya sangat ketakutan karena saya akan menghadapi operasi besar. Dan ketika Master Lu mengatakan saya bisa diselamatkan, Guan Shi Yin Pu Sa pasti akan menyelamatkan saya, hati saya langsung tenang.

Saya tidak bohong sedikit pun mengenai kejadian ini. Ini semua adalah apa yang telah saya alami.

Saya sangat berterima kasih kepada para teman-teman dari Sekretariat DFT, kalian selalu bersikap ramah setiap kali saya datang berkunjung.

Bisa dibilang, saya berjodoh dengan Master Lu, karena saya sudah sejak lama mendengarkan Acara Master Lu dari beliau masih bekerja di stasiun radio lama. Hingga saat ini, sudah hampir 10 tahun saya mengikutinya.

Terima Kasih Master Lu, terima kasih DFT.

*Sekretariat DFT:* Apakah Anda bisa menceritakan bagaimana Master Lu menolong Anda di dalam mimpi?

*Ibu Peng:* Saya sudah beberapa kali mimpi Master Lu. Saya juga sering membacakan Da Bei Zhou untuk Master Lu.

*Suatu kali saya pernah bermimpi Master Lu datang ke rumah saya dan berkata:* “Pembacaan paritta kamu lumayan. Jika ada masalah dengan kesehatan kamu, telepon ke DFT yah, sampaikan ke resepsionis untuk mentransfer telepon kamu ke saya.”

Ini adalah mimpi untuk menyemangati saya kan!

Saya tahu, Master Lu selalu memperhatikan saya. Master Lu sangat bersedia mengatakan semua sifat buruk saya. Beliau adalah Buddha Hidup yang datang untuk menyelamatkan manusia.

Beliau mengatakan sifat buruk saya adalah suka ikut campur urusan orang.

Semenjak Master Lu mengatakan sifat buruk saya, itu seperti hari dimana saya terbangun dari mimpi untuk pertama kalinya, dan saya langsung memulai membaca paritta untuk diri sendiri.

Memang 6 – 7 bulan sebelumnya, saya selalu membantu membacakan paritta dan XFZ untuk orang lain. Entah mengapa, saya selalu memikirkan keluarga saya.

*Sekretariat DFT:* Alasan mengapa Anda sering memikirkan keluarga itu karena Anda berhutang karma ke mereka. Tetapi, Anda tidak bisa hanya membantu orang lain tanpa memperhatikan diri sendiri.

*Ibu Peng:* Sekarang saya baru memahami konsep ini.
Jika kanker paru-paru ini tidak lebih cepat terdeteksi, mungkin saya sudah meninggal dunia. Pu Sa berwelas asih menyadarkan saya atas penyakit ini lebih dini.

*Sekretariat DFT:* Semua itu berkat Anda terus rutin membaca PR, rutin membina diri mengikuti Master Lu hingga bisa mendapatkan jodoh baik ini.

*Ibu Peng:* Master Lu membantu melihat totem saya. Beliau berkata kalau sudah tidak ada lagi arwah di tubuh saya, bahkan tubuh saya sangat bersih. Master meminta saya untuk lebih giat membaca paritta.

Ucapan Master membuat saya bersemangat. Memang langit tidak akan mengecewakan orang-orang yang baik, asalkan kita terus berusaha, semuanya pasti akan baik.

Saya akan menjalani sisa kehidupan saya dengan penuh percaya diri.

*Sekretariat DFT:* Kami sangat berterima kasih atas sharing dari Ibu Peng. Kesaksian ini bisa meningkatkan kepercayaan dan keyakinan orang lain, agar mereka bisa membaca paritta dan membina diri lebih baik lagi!

Gan En Guan Shi Yin Pu Sa yang telah bersedia menyinari semua makhluk dan menyirami welas asih ke dunia manusia! Semoga akan ada lebih banyak manusia yang berkesempatan untuk membina diri dan berhasil!


*Netizen memberikan umpan balik untuk artikel “Guan Shi Yin Pu Sa menyinari semua makhluk dan menyebarkan welas asih ke dunia manusia” per tanggal 18 Juli 2010, Jam 08:49:48*

Halo Master Lu, saat saya sedang mencari artikel bagaimana membaca paritta, secara tidak sengaja saya melihat Blog Anda dan saya menyimpannya. Saya mendapatkan banyak manfaat dari Blog ini.

Desember tahun lalu, saya mulai membakar 3 batang dupa setiap pagi dan membaca paritta di depan Altar.

Sikap putri saya juga berubah, dia tidak lagi melawan, rajin, pikirannya jernih, bahkan dia juga mengatakan ingin mengambil jurusan yang dia sukai di sekolah ternama.

Saya memutuskan untuk memulai membaca paritta karena masa-masa pemberontakan putri saya ini. Awalnya saya mengira membaca paritta adalah untuk para pensiunan, dan saya sudah membaca puluhan tahun sebelum saya pensiun.

Membaca paritta benar-benar adalah sebuah kebahagiaan. Setelah membaca paritta, saya menyadari bahwa menjalani kehidupan duniawi itu seperti berada di musim semi.