*Tanya:* 8 Februari 2019, Saat sedang bersembahyang di GYT, saya melihat rupang Guan Ping Pu Sa bergetar, Altar memancarkan cahaya sinar keemasan yang menyilaukan mata.

Setelah sinarnya menghilang, di bagian atas altar terlihat tubuh Dharma Guan Shi Yin Pu Sa dan Bodhisattva Pelindung Dharma sedang berada di atas gunung Meru, dari tengah udara terdengar suara Pelindung Dharma memberikan pesan pikiran berkata: ”Perintah dari Guan Shi Yin Pu Sa, malam ini kamu akan pergi ke alam bawah untuk mendengar proses persidangan.”

Malam itu setelah saya tertidur, roh saya diselimuti oleh cahaya sinar emas dan tiba di ke Istana Raja Neraka MaXXX. Raja Neraka MaXXX sedang duduk menunggu kedatangan saya (Pakaian yang dikenakan seperti seragam pejabat senior petugas penegak keadilan di negara saya).

*Raja Neraka:* ”Hari ini ada seorang arwah gentayangan yang masuk ke dalam gedung aliran kalian tanpa izin. Bodhisattva Pelindung Dharma melapor ke dunia alam bawah dan mengirim arwah gentayangan tersebut ke dunia alam bawah. Karena arwah gentayangan ini mati mendadak (Meninggal Penasaran), dia menangis tersedu-sedu memohon welas asih Guan Shi Yin Pu Sa untuk membantu dia di depan altar. Bodhisattva aliran kamu secara khusus mengutus roh kamu malam ini untuk datang ke dunia alam bawah agar kamu bisa menuliskan kisahnya.”

*Arwah gentayangan:* ”Beberapa hari sebelumnya, saya pergi keluar di malam hari. Karena pengaruh alkohol dan lelah, membuat saya tidak fokus mengemudi dan menabrak pagar pembatas. Bagian kepala terbentur dengan keras dan pingsan di dalam mobil, darahnya bercucuran keluar.

Roh saya terbang melayang keluar dari tubuh raga, tidak menyadari saya sudah meninggal. Saya baru menyadari saya meninggal dunia setelah melihat keluarga saya menangis tersedu-sedu dan roh saya mengikuti keluarga pulang ke rumah. Saya melihat keluarga saya mendirikan altar untuk saya, kerabat dan teman berdatangan, ternyata ada banyak arwah liar di sekeliling rumah saya, walaupun saya sudah meninggal, tapi saya masih merasa ketakutan.

Mama memanggil pendeta tao untuk membaca paritta dan menyeberangkan saya. Tiba-tiba ada sebuah kekuatan yang membuat saya setengah sadar mengantarkan saya ke pintu masuk dunia alam bawah dan lagi-lagi saya setengah sadar terbang melayang kembali ke dunia manusia.

Terlihat sebuah gedung yang bagian atasnya mengeluarkan cahaya yang sangat terang, terdengar suara orang membaca paritta. Saya ingin mencari orang untuk membantu menyeberangkan saya, kemudian saya mengikuti seorang manusia yang tubuhnya mengeluarkan cahaya emas dan melayang masuk ke dalam gedung.

Dewa Pelindung Dharma di vihara ini (Zhou Cang Pu Sa) sekejap menunjukkan dirinya untuk menghadang, tubuhnya sangat besar, tinggi dan mengeluarkan cahaya sinar emas. Tak lama, terdengar suara welas asih seorang wanita berkata: ”Jangan dihadang, ini adalah salah satu anak yang berjodoh, persilakan dia masuk.”

*Arwah gentayangan:* ”Saya bersembunyi di Aula membaca paritta, paritta yang keluar dari mulut orang ini mengeluarkan cahaya emas (Umat). Saya juga melihat ada orang yang masuk untuk membaca paritta, disaat membaca paritta tubuh mereka semua mengeluarkan cahaya sinar emas, yang membedakannya adalah kekuatan lingkarannya tidak sama (Grup besar cahaya emas dan lingkaran kecil cahaya emas).

Saya ingin memohon mereka untuk membantu menyeberangkan saya, Guan Shi Yin Pu Sa mengambil kekuatan paritta (Da Bei Zhou dan Xin Jing) orang ini (Umat) dan merubahnya menjadi sebuah cahaya besar, masuk ke dalam tubuh saya (Tubuh roh). Penderitaan dan kesedihan saya pun hilang, saya merasakan kedamaian. Setelah itu, saya pun dibawa pergi oleh Dewa Pelindung Dharma.”

*Raja Neraka:* ”Setelah memeriksa catatan kamu, kematian kamu masih belum melewati 49 hari. Untuk sementara waktu kamu akan ikut petugas neraka untuk berdiam di tempat X, tidak boleh sembarangan kembali ke dunia manusia dan berbuat sembarangan, selain pergi ke rumah kamu.

Setelah melewati 49 hari, saya akan memeriksa kembali catatan dosa kamu. Jika tidak ada dosa yang besar, tunggu sampai jodoh untuk reinkarnasi tiba, kemudian saya akan memberitahu kamu untuk pergi reinkarnasi. Disini adalah dunia alam bawah MaXXX, kamu harus mengikuti semua aturan yang berlaku disini. Sekarang kamu ikuti dia.”

Setelah itu, arwah gentayangan dibawa pergi oleh petugas neraka (Etnis Chinese).

*Raja Neraka menunjuk kepada roh kura-kura dan labi-labi yang berada di depan meja:* ”Ini adalah para roh jenis kura-kura yang aliran kalian lepaskan ketika hari Imlek Chinese tanggal 5 Februari 2019. Disaat kalian membaca paritta mengikuti tata cara pelepasan makhluk hidup, Guan Shi Yin Pu Sa menampakkan dirinya, kekuatan sinar emas masuk ke dalam roh jenis kura-kura ini. Perlu diketahui bahwa kehidupan masa lampau kura-kura ini adalah Biksu dan pendeta Tao.

Guan Shi Yin Pu Sa berwelas asih untuk membawa para kura-kura ini yang telah melakukan kesalahan dan terjatuh ke alam binatang ke Istana Raja Neraka, memberikan mereka kesempatan untuk berbuat pahala dengan menceritakan perbuatan yang mereka pernah lakukan semasa hidup. Pahala yang di dapatkan akan membuat mereka reinkarnasi kembali ke tubuh manusia.”

*Roh labi-labi A:* ”Sebelum saya reinkarnasi menjadi labi-labi, saya adalah seorang Bhikuni sejak 196X.

Setelah mendengar bahwa melafalkan nama besar Buddha bisa terbebas dari perputaran reinkarnasi, ditambah jodoh saya sudah matang, Akhirnya saya memutuskan untuk menjadi seorang Bhikuni dan menetap di daerah XX Kuil XX untuk membina diri. Setelah menjadi Bhikuni, Kelompok Buddhis setempat melihat kemampuan yang saya miliki dan membuat saya menjadi ketua.

Setelah itu saya menjadi serakah, saya korupsi uang kuil, lalu menerima persembahan barang dari umat yang dilarang oleh agama (Barang mewah, Peraturan Agama Buddha melarang seorang biksu untuk terlena dalam kemewahan). Saya meninggal di umur 86 tahun, setelah membina diri selama 30 tahun. Petugas neraka memborgol dan membawa saya ke neraka api. Saya dihukum karena serakah mengambil Dana Dharma, setelah selesai menjalani hukuman, saya reinkarnasi menjadi labi-labi.

Karena pernah membina diri dan atas bantuan Praktisi Buddhis yang menyelamatkan semua makhluk, cahaya sinar emas Bodhisattva memberkati saya agar bisa mengingat dosa yang telah saya lakukan. Saya menundukkan kepala dan bertobat di tempat pelepasan makhluk hidup.

Guan Shi Yin Pu Sa menggunakan kekuatan batinnya agar saya mengetahui saya pernah menjadi seorang Bhikuni, beliau meminta saya membuat kesaksian agar saya bisa reinkarnasi kembali ke dunia manusia.  Saya bertobat atas keserakahan saya, kesalahan yang membuat saya terjatuh.”

*Raja Neraka:* ”Sekarang kamu boleh pergi mengikuti petugas neraka untuk kembali ke tubuh labi-labi.”

Setelah rohnya dikeluarkan dari tubuh raga-nya, labi-labi dan kura-kura ini akan tertidur dan setelah rohnya dikembalikan ke tubuh asalnya, mereka akan kembali mendapatkan kesadaran.

Setelah terbangun, labi-labi dan kura-kura akan melupakan bahwa mereka pernah datang ke Istana Raja Neraka, tetapi pahala mereka akan secara otomatis tersimpan di dalam kesadaran Alaya mereka (Tingkat kesadaran roh). Setelah mereka selesai menjalani semua hukumannya, maka mereka baru bisa reinkarnasi dan mendapatkan kembali tubuh manusia.

*Roh kura-kura B:* ”Sebelum saya menjadi kura-kura, saya adalah seorang pendeta Tao di zaman akhir Dinasti Qing. Saya mengejar ilmu kebatinan, disebuah kuil beraliran Tao menyembah San Jun, menggunakan ilmu batin untuk membantu mereka.

Sebagai seorang aliran Tao ada banyak peraturan yang harus saya taati, terutama ketika mengadakan acara Dharma, saya harus menjaga hawa nafsu dengan memakan makanan yang bersih agar tubuh saya bersih. Belajar ilmu batin pun juga ada banyak pantangannya, tetapi saya sombong. Setelah memiliki kemampuan khusus saya tidak mendengar arahan dan nasihat guru, timbul pikiran jorok ketika saya melihat umat wanita cantik, saya menggunakan mantra spiritual untuk membohongi dia, masuk ke dalam kamar dan melakukan perbuatan yang memalukan. Saya telah melanggar aturan langit dan bumi. (*Hukum langit* : Sembarangan menggunakan ilmu spiritual, *Hukum bumi* : Berbuat asusila).

Setelah meninggal saya dihukum ke neraka avici. Setelah selesai menjalani hukuman di neraka saya pun reinkarnasi menjadi labi-labi. Setelah meninggal di tubuh labi-labi, saya reinkarnasi lagi menjadi jenis kura-kura. Tidak tahu sudah berapa kali kehidupan dan reinkarnasi di tubuh jenis kura-kura baru bisa bertemu Guan Shi Yin Pu Sa yang welas asih menolong saya keluar dari alam binatang.

Ketika di tempat pelepasan makhluk hidup, saya melihat cahaya sinar emas di langit, kekuatan sinar emas Bodhisattva masuk ke dalam tubuh roh saya, teringat kembali semua dosa yang telah saya lakukan, saya menangis dan bertobat. Kehidupan di tubuh binatang ini adalah untuk yang terakhir kalinya, Terima kasih Guan Shi Yin Pu Sa yang telah menyelamatkan saya.”

*Roh kura-kura C:* ”Sebelum saya terjatuh ke alam buruk dan menjadi kura-kura, saya adalah seorang perampok gunung di zaman Dinasti Qing tahun XX. Di gunung X, Negara Z saya melakukan perampokan terhadap wisatawan yang lewat. Kemudian saya diburu oleh prajurit kerajaan. Demi menyelamatkan diri, saya bersembunyi di provinsi Qing X, bersembunyi di sebuah kuil dan berpura-pura menjadi biksu.

Beberapa tahun membina diri sebagai seorang biksu, saya mengikuti semua aturan, mendengar ajaran Dharma, saya pun bertobat setulus hati dan tidak ingin berbuat kejahatan. Sayangnya, akar asusila saya sangat berat. Di kuil tercampur pria dan wanita, hati saya goyah melihat wanita cantik. Saya tidak bisa menahan hawa nafsu lagi.

Ketika para umat sedang tertidur pulas di malam hari, saya menyelinap masuk ke dalam kamar umat perempuan, membuatnya pingsan dengan menggunakan obat bius dan memperkosanya.

Suatu malam, tanpa sadar, saya pergi ke hutan lalu melompat dari gunung dan tewas. Setelah meninggal, saya dihukum ke neraka avici. Setelah selesai menjalani hukuman, saya reinkarnasi menjadi kura-kura dan terus menerus berputar-putar di alam binatang. Entah sudah berapa puluh kali saya dibunuh, hingga hari ini akhirnya saya mendapatkan pertolongan.

Di tempat acara pelepasan makhluk hidup, sinar emas Bodhisattva membuat saya bisa mengingat semua perbuatan dosa yang pernah saya lakukan. Di pinggiran sungai, saya terus menundukkan kepala, bertobat dan tidak ingin pergi. Saya terus memohon kepada Guan Shi Yin Pu Sa yang welas asih, Saya tahu saya salah, saya sudah menerima hukuman dibunuh hampir 200 tahun lamanya.”

*Raja Neraka:* ”Penulis, kamu sudah boleh kembali. Jika ada keperluan lainnya, saya akan mengirim petugas neraka untuk menghubungi Bodhisattva Pelindung Dharma aliran kamu.”

Terbangun dari mimpi, subuh jam 4 lewat. Mohon Shifu mengkonfirmasi. Terima kasih Shifu, Terima kasih Guan Shi Yin Pu Sa

Murid Malaysia, 9 Februari 2019.

*Master:*: Kalian harus mengetahui bahwa Bodhisattva mengetahui apapun yang kalian perbuat.

*Untuk ketiga kalinya saya memberitahu kalian, tidak mudah mendapatkan tubuh manusia.*

Mengapa melepaskan labi-labi dan kura-kura lebih mempunyai kekuatan? Karena di kehidupan lampau mereka adalah seorang Praktisi Buddhis yang melakukan kesalahan, inilah alasan mengapa mereka memiliki kemungkinan untuk bisa reinkarnasi ke tubuh binatang yang berumur panjang.

Harus terus berhati-hati atas tindakan yang kita perbuat. Roh manusia bisa meninggalkan tubuhnya, melihat tubuh raga-nya, selama 49 hari sejak kematiannya, dia bisa pulang ke rumah melihat keluarga menyembahyanginya dan menangis…. tetapi anggota keluarga tidak bisa mendengar apa yang roh tersebut katakan. Anggota keluarga tidak bisa melihat dia, tetapi roh tersebut bisa melihat keadaan keluarganya.

问:08-02-2019,在观音堂上香磕头跪拜佛菩萨时,眼见关平菩萨圣像晃动,佛台前面不时发出耀眼金光。金光消失后,佛台上方观世音菩萨及护法菩萨身影显现在佛山上,半空中传来护法意念:“汝领观音旨意,今晚地府听审。”

当晚入睡时,魂体被金光包围送入冥界,来到马XXX阎王殿。马XXX阎王坐在案前等候(衣着打扮好像我们国家执法部门的高级官员)。

阎王爷:“今天有一孤魂擅闯你法门道场,护法菩萨通知地府,遣送孤魂下来冥界。因孤魂冤死,在佛台前苦苦哀求观世音菩萨慈悲救度,你法门菩萨特安排你灵体今晚下来地府告知阳世一些事情。”

孤魂:“我几日前夜游,因喝酒困倦,驾车时分心导致自己撞向路中间的护栏,头部猛烈撞击后出血昏迷在车内。我灵体飘荡在外,不知自己已死,眼见家人悲伤哭泣才得知自己死亡,跟随家人回家。见家人布置灵堂,亲人朋友陆续到来,家中周围非常多野鬼,我虽已死,可是还是害怕。妈妈请来道士念诵超度,突然,一股力量让我迷迷糊糊飘到冥界入口,又迷迷糊糊飘回阳间,见到一处建筑物楼上大放光明,有佛经念经声,我想找人超度,跟着一个全身发金光的阳人飘入建筑物里。这家庙的护法神(周仓菩萨)立刻显现阻挡,非常高大,金光闪闪,不久,一个很慈悲的女音传来:“莫阻挡,是与童子有缘之众,请他进来。”
孤魂:“我逗留在念经堂里,这个人(童子)从口中流转出来的经文阵阵金光,也看到有人进来念经,在念经时都有金光,分别只是光圈能量不一样(大团金光和小圈金光)。我请求她们超度,观世音菩萨把这个人(童子)的经文能量(大悲咒,心经)转换成一团团的大光团,注入我的身体里(灵体),我心中痛苦悲伤之情消失,感觉平静安宁。过后,就被护法神送走了。”

阎王爷:“查了你的记录,还未过七七四十九天,你暂时跟鬼差呆在X处,不可随意回阳间乱闯,除了自己家中。七七四十九天过后,我再查你罪孽记录,如果无大过错,等投胎缘分到,再通知你投胎。我这里是马XXX冥界,要守这里的规矩。你跟他走吧。”
说完,孤魂被冥界鬼差(华族)带走。

阎王爷再指向桌前的乌龟和甲鱼灵体:“这是05/02/19大年初一你法门道场放生的龟类灵体,在你们念经做放生仪式时,观世音菩萨显化,金光能量注入龟族灵体,得知这几只龟族前世都是法师、道士。观世音菩萨慈悲,把这些犯错被打入畜生道的龟类灵体今晚调到阎王殿,让它们说自己前世所造之孽以警阳世修道人,也以此功德让这些众生下世得回人身。”

甲鱼灵体A:“我还未堕落成为甲鱼时,196X年出家为尼。听人说念佛可解脱生死,就在昔XX区XX佛寺念佛,缘分成熟剃度出家。出家后,当地佛教团体见我谨守本分,处理法务井井有条,就推举我成为住持。过后起贪念,拿取寺庙钱财,还有接受信众非法供养之物(奢侈品,在佛律中是不如法,出家人不能侈华享受)。修行三十余年,86岁寿终,地府鬼差拿手铐带我下去冥界,先入火烧地狱惩戒我贪取佛门财物,地狱刑满出狱后转投甲鱼。因过往念佛业力,蒙念佛人救度,菩萨金光加持让我想起自己所造罪孽,低缩头在放生现场忏悔。观世音菩萨天眼观察得知我前世是个出家人,让我现身说法,下世投人道。我忏悔贪念一起,堕入万劫不复之地。”
阎王爷:“你随这位鬼差回去你现在的龟体吧。”

灵体被抽出体外后,甲鱼和乌龟会陷入沉睡状态,等魂体归身又会恢复神智。清醒后,甲鱼和乌龟会忘记自己来过阎王殿,可是功德已经自动记录在甲鱼和乌龟的阿赖耶识中(灵魂意识),等它们龟身受报完毕后再次投胎就可得人身。

乌龟灵体B:“我还没投乌龟时,在清末年代是个道士。我追求神通学,在一间道教庙宇拜三君,用神通异能帮助信众窥阴阳两界。身为道士有许多规矩条列要遵守,尤其是在起坛作法事时更要禁欲,清食保持灵体干净。对于神通也有许多限制,可我贡高我慢,有了异能后不守祖师爷师训,我见色起意,看中貌美女信徒,用神力施法诱骗进去暗室行苟且之事。我犯了天律地律(天律:乱用神通邪术,地律:邪淫),死后被打入无间地狱惩戒,地狱惩戒刑满出狱后投鳖,鳖身亡又投龟类,如此不知投生龟类多少世才遇观世音菩萨慈悲救度我出畜生道。我于放生现场见天空金光万丈,菩萨金光能量入我灵体,忆起前世许多罪孽,泪流忏悔,如今受报完毕,感谢观世音菩萨救度。”

乌龟灵体C:“我未堕落恶道成为乌龟时,在清朝XX年是个山林强盗。在山X,Z国打劫过路游众。后来,被官兵追捕四处逃命藏在青X省,躲入一间寺庙假意剃度出家成为和尚。出家几年,规规矩矩,受佛法熏陶也是发心忏悔不做恶事。可惜,我淫根太重,寺庙男女善信很多,我看到女子貌美娇弱,夜晚心魔一直侵扰。过后,没能克制自己淫欲,我于夜晚众僧入睡之时,潜入女善信房间用迷药晕倒,迷奸妇女。一天夜里,不知怎么跑到寺庙外的山林,自己跳入山崖死亡。死后,进入无间地狱惩戒,惩戒刑满出狱转投龟族,一直轮回投生,被杀害不知有几十世了,直到今天方得救度。我在放生现场,菩萨金光笼罩,让我想起自己所造之孽,一直在岸边低头忏悔不肯离开,求观世音菩萨慈悲怜悯,我知错了,受畜生业报被杀害已有两百余年。”

阎王爷:“童子,可以离开了。有什么事,我会派冥界鬼差通知你法门护法菩萨。”

梦醒,早上四时多。

请师父确认。感恩师父,感恩观世音菩萨。

弟子 马来西亚  09-02-2019

答:大家要知道,天网恢恢,你做的事情菩萨都知道。我再三和你们说,投人不容易。为什么放生放乌龟甲鱼比较厉害一点?因为很多有修的人,但是做错事情了,他可能就会投那些长寿的动物。真的要好好懂事情。人的灵体可以离开肉身,看到自己,七七四十九天可以看到家人在拜你、哭泣……但是和家人讲话,家人听不见;家人看不见他,但他能看见家人的情况。

287