Gan En Da Ci Da Bei Jiu Ku Jiu Nan Guang Da Ling Gan Guan Shi Yin Pu Sa!

Gan En Bodhisattva Hidup dunia manusia Master Lu!

Gan En sx men dan semua makhluk!

Kalian semua telah memberikan saya kekuatan dan keberanian untuk bisa memberikan kesaksian atas apa yang telah saya alami, akhirnya, saya telah menemukan tujuan hidup dan jalan menuju pulang ke rumah.

Sebelum saya membina diri di XLFM, saya selalu mengeluh, “Kenapa sih perjalanan hidup saya tidak lancar?”

Saya adalah seorang perempuan yang menikah diusia 23 tahun dan melahirkan seorang anak, dan bercerai di usia 25 tahun.

Saya pernah bekerja sebagai seorang penanggung jawab disebuah perusahaan, seorang perempuan kuat dan tidak mau mengalah.

Saya merasa malu berstatus Janda, hal ini membuat saya memilih untuk hidup dengan topeng.

Sakit hati dan kekecewaan atas kegagalan pernikahan, membuat saya single selama 10 tahun, tetapi, di usia 35 tahun, saya kembali menikah dan melahirkan anak kedua.

Awalnya saya mengira kalau dia adalah cinta sejati saya, alhasil, kehidupan rumah tangga saya tetap tidak berakhir indah.

Tahun 2003, saya berumur 38 tahun, kehidupan kelam saya dimulai, suami kedua saya tak lagi mempedulikan saya dan anak-anak karena dia hobi berjudi, bahkan, dia juga sering berbohong akan pergi kerja.

Akhirnya kami berdua pun bertengkar dan suami mulai memukuli saya.

Saat itu saya merasa sangat sakit hati, kecewa dan menyesal karena menikah lagi, kemudian, Suami saya mengatakan kata kasar ke saya, *”Lebih baik kamu cepat mati!”*

Kata-kata itu sungguh menyakitkan, membuat saya kaget dan kehilangan kendali. Tanpa pikir panjang, *saya lompat dari lantai 5 sebuah gedung.*

Saya merasa saya seperti sedang berjalan di lorong yang panjang nan gelap, tidak tahu berapa lama saya terus berjalan dan berjalan hingga akhirnya melihat sebuah pintu besar.

Saya berusaha mendobrak pintu itu terus menerus, kemudian saya mendengarkan ada *suara nenek yang berteriak:* “Hentikan, Jangan dobrak pintu lagi! Cepat kembali, hidup masih panjang, masih ada anak yang perlu kamu besarkan!”

Kemudian, *saya membalas suara itu:* “Tidak ada jalan lagi di belakang saya, terlalu gelap, saya takut.”

*Nenek itu berkata:* “Tidak perlu takut, tutup mata kamu dan jalan ke belakang hingga kamu melihat ada sinar terang.”

Akhirnya saya sadar dan terbangun, ternyata, saya sudah 4 hari koma.

Tulang dada, tulang pinggang, tulang ekor, tulang belakang, tulang kaki dan tumit saya retak dan patah, saya perlu menjalani operasi selama 9 jam dan menghabiskan uang sebanyak 120.000 RMB (Setara dengan 240juta rupiah). Tulang pinggang dan tulang ekor saya dipasang 4 pen, tulang tumit dipasang pen permanen.

Setelah dioperasi, saya masih memiliki kesadaran tetapi tubuh saya kaku dan tidak bisa digerakkan, saya tidak perlu menjelaskan seberapa sakitnya yang saya rasakan kan.

Saya tidak bisa membuka mata, dan saya mendengarkan ucapan dokter, *”Memang dia masih bernyawa, tetapi dia sudah setengah lumpuh.”* Ucapan dokter membuat hati saya hancur, stress, depresi dan saya tidak mau kooperatif menjalani perawatan medis dan dokter.

Tahun 2003 adalah masa *penyakit Sars*, anggota keluarga perlu disinfektasi sebelum menjenguk saya. Saya tidak bersedia menemui siapapun termasuk anak.

Yang saya pikirkan hanyalah, bagaimana saya mengakhiri hidup, siapa yang bisa membantu saya membeli obat tidur agar saya lebih cepat mengakhiri kehidupan di dunia ini.

Saya sudah beberapa kali mencoba mengambil pisau buah yang diletakkan di atas meja, tetapi, kata-kata nenek itu terus terngiang di telinga saya.

Suami saya melepaskan tanggung jawab untuk merawat saya, dia malah beralasan pergi keluar kota untuk bekerja, malangnya, dia malah mengalami kecelakaan mobil dan perlu membayar 200.000 RMB (Setara dengan 400juta rupiah).

Saya merasa semua ini adalah pembalasan karma, memang hukum sebab akibat itu ada dan nyata.

Itu adalah masa terburuk di dalam kehidupan saya, saya seperti hidup di dalam *neraka-nya dunia manusia*, kemudian, musibah datang lagi, mama saya meninggal karena sakit. Suami juga menggunakan kesempatan ini untuk bercerai dengan saya.

Semua kemalangan yang menimpa saya ini membuat saya frustasi dan berteriak kepada langit dan bumi *”Mengapa hidup saya seperti ini?”* Kehilangan kedua orangtua membuat saya tidak berdaya.

Kehidupan saya seperti sebuah perahu kecil di lautan luas yang kehilangan arah. Saya sungguh tidak berdaya dan tidak ada satu orangpun yang bisa menasihati saya.

Saya sudah tidak bersemangat lagi untuk meneruskan hidup ini, tetapi, langit membantu menyadarkan saya kalau masih ada 2 anak yang perlu saya urus, kedua anak ini lah yang membangkitkan semangat dan keberanian agar saya bisa meneruskan hidup.

Hari itu, putra saya yang masih berusia 2 tahun datang dan berkata, *”Mama, peluk saya.”*

Saya hanya bisa menatap ke dinding dan menangis, karena tidak bisa memeluk anak yang saya sayangi.

Saat itu, perkataan putra pertama juga menyadarkan dan membangkitkan cinta ibu yang tertanam di dalam hati yang sekarat ini, putra saya berkata: *”Ma, saya adalah seorang pria sejati, saya akan melindungi Mama.”*

Ya, saya perlu meneruskan hidup demi kedua putra saya. Suara nenek itu kembali terdengar di telingaku.

Sudah 2 bulan saya dirawat di rumah sakit, tetapi, karena penanganan bekas sayatan operasi yang tidak tepat dan kegagalan operasi, luka sayatan saya bernanah dan bengkak, membuat saya kesakitan dan tidak bisa tidur walaupun sudah diberi obat pereda sakit, akhirnya tulang punggung saya dijahit lagi sebanyak 3 jahitan.

Mengenang kembali rasa sakit yang saya rasakan itu membuat saya ketakutan.

*Penderitaan saya masih belum berakhir,* tak sampai 6 bulan saya keluar dari rumah sakit, pen yang tertanam keluar, saya pun meminta penjelasan pihak rumah sakit, dan rumah sakit mengatakan, *”Kelalaian operasi”* , saya diberikan ganti rugi sebesar 30.000 RMB (Setara dengan 60juta).

Uang ganti rugi itu saya gunakan untuk kehidupan sehari-hari dan sisanya untuk membeli uang kertas-kertasan yang dibakar ditempat kecelakaan saya terjadi.

Kemalangan saya masih terus berlanjut, saya perlu menjalani operasi lagi.

Saya menatap ke cermin dan membayangkan kalau saya perlu merasakan sakitnya dioperasi lagi, Ya Tuhan! Saya takut! Saya tidak mau dioperasi lagi! Saya tidak mau!

Saya telah berbaring di ranjang selama 2 tahun, membuat otot-otot lemas dan tidak bisa mengangkat segelas air, tetapi, entah darimana saya merasakan ada sebuah Energi yang masuk ke dalam tubuh, saya bisa menarik keluar sebuah selang berukuran 3cm dari punggung yang penuh darah dan nanah. Saya senang hingga lupa akan rasa sakitnya untuk sejenak, saya merasa ini adalah energi yang luar biasa yang Pu Sa berikan untuk saya.

Di tahun yang sama, ada seorang teman perempuan yang memberikan saya buku tentang hukum karma, dia memberitahukan saya untuk memohon kepada Pu Sa. Saya langsung mendirikan Altar Guan Shi Yin Pu Sa di rumah, ini adalah awal jodoh saya dengan Buddha.

Tetapi, saya berpikir sembahyang saja tidak akan menyelesaikan masalah kan, saya tidak bisa terus berbaring di ranjang, tiba-tiba terdengar sebuah suara, *”Jangan berbaring terus, kamu bisa berdiri kok.”*

Ha?! Saya bisa berdiri? Apakah benar saya bisa berdiri? Saya merasa itu adalah berkat dari Pu Sa agar saya bisa bangun.

Semenjak itu, saya rutin latihan setiap hari, dan ada suatu kali saya bisa berdiri hingga 3-4 detik, wah saya sangat senang hingga menangis.

Gan En Da Ci Da Bei Guan Shi Yin Pu yang telah memberikan saya kekuatan dan meningkatkan kepercayaan diri, memberikan saya keinginan kuat agar bisa berdiri lagi.

Saya terus menerus latihan berdiri seperti seorang balita, perlahan-lahan, saya bisa berdiri lebih lama, dan lebih lama lagi.

Setelah latihan selama 6 bulan, akhirnya saya membuang tongkat dan berjalan bebas. Welas asih Pu Sa-lah yang membuat saya bisa berdiri kembali.

Sayangnya, saya masih tetap tidak menghargai kebahagiaan kehidupan karena sudah tidak lumpuh lagi, *saya masih tetap bersiteru dengan suami, kami berdua saling mencari-cari kesalahan dan bertengkar.*

Di tahun 2010, saya marah dengan suami dan pergi ke Gunung Jiuhua hingga 26 hari lamanya. Saya mempunyai firasat yang mengatakan kalau Pu Sa ingin saya pergi ke sini, ternyata setelah mendengarkan *pencerahan dari Biksu aliran Vajrayana* yang sangat menyentuh dan membuat saya merasa bersalah, saya pulang lagi ke rumah.

Tapi, Aduh! Lagi-lagi saya masih tetap tersesat dan kehilangan jalan untuk pulang ke rumah, yang membuat saya pergi ke Gunung Putuo dan membina diri di aliran lain. Dalam 10 tahun terakhir, saya telah mengembara membina diri di berbagai aliran Buddha.

Perselisihan saya dengan suami masih terus berlanjut setiap hari.

Setiap kali saya pulang sembahyang Che It dan Cap Go, suami terus mencari gara-gara agar kami bertengkar.

Parahnya, dia pernah membuat saya tidak tidur dan menyuruh saya tidur di ruang Altar.

Saya pun bersujud dan menangis di depan Guan Shi Yin Pu Sa dan berkata, *”Guan Shi Yin Pu Sa, Anda telah melihat sendiri perjalanan kehidupan saya kan, saya sangat percaya dan menyembah Anda, Pu Sa, Anda harus menyelamatkan saya yah. Tragedi kemarin tidak membuat saya meninggal dunia, tetapi mengapa saya perlu menjalani penderitaan seperti ini? Pu Sa, bukankah Anda selalu mengabulkan setiap doa dan permohonan kami? Apa sih kesalahan yang telah saya lakukan?”*

Saya sering menangis dari malam hingga subuh, terus menangis hingga lelah dan air mata kering.

Masa-masa itu seperti sedang menjalani hukuman neraka di dunia manusia dan saya tidak berdaya.

29 Agustus 2011, saya melihat sebuah CD bersinar emas yang terletak di dinding timur sebuah Kuil besar, firasat saya mengatakan ini adalah pusaka yang diberikan oleh Pu Sa untuk saya, CD ini pasti bisa menyelamatkan saya.

Sesampainya di rumah, saya langsung menonton habis CD Master Lu. *Master Lu berulang-ulang kali menjelaskan penyebab ketidakharmonisan rumah tangga adalah karena Arwah, dan Paritta Jie Jie Zhou bisa membantu menguraikannya.*

Sehabis menonton CD Master, saya langsung berkata kepada Pu Sa: *”Terima kasih Pu Sa telah memberikan saya pusaka ini, tetapi, darimana saya bisa mendapatkan paritta Jie Jie Zhou? Jika Jie Jie Zhou bisa membantu menguraikan perselisihan pernikahan saya, saya akan meninggalkan semua pembinaan diri di aliran sebelumnya dan fokus mendalami XLFM, membantu menyebarkan XLFM, dan menyelamatkan semua orang yang berjodoh di sekitar saya.”*

Setiap hari saya rutin menonton CD Master, dan 15 hari kemudian saya pergi lagi ke kuil.

Tak disangka, saya bertemu *sx Wang*, seorang teman pasien selama saya dirawat di rumah sakit, sudah 7 tahun saya tidak bertemu dengan dia.

Saya sangat bahagia melihat sx Wang sedang memegang 10 paritta pendek, mungkin ini semua adalah pengaturan dari Guan Shi Yin Pu Sa.

Sesampainya di rumah, saya langsung mengikuti arahan Master untuk mengambil sebuah benang merah dan membuat simpul hingga 21x, lalu saya berterima kasih kepada Buddha, Dewa Pelindung Dharma, dan Da Ci Da Bei Guan Shi Yin Pu Sa yang telah membantu saya.

Saya berkata: *”Guan Shi Yin Pu Sa, Anda benar-benar mendengarkan dan mengabulkan doa saya, mulai dari sekarang, saya akan mengikuti petunjuk dan arahan Master. Saya akan memulai dari paritta Jie Jie Zhou, jika ini berhasil, saya bersedia mengikuti Master sepenuhnya.”*

Kemudian, saya membaca 1x paritta Jie Jie Zhou, lalu, melepaskan simpul benang merah. Saya menatap Guan Shi Yin Pu Sa dan tanpa terasa air mata saya mengalir turun, tetapi, saya merasakan adanya kehangatan dan pembebasan jiwa, saya tidak bisa mengungkap perasaan ini dengan kata-kata belaka.

Hanya dalam 3 hari setelah saya membaca paritta Jie Jie Zhou, saya langsung bisa merasakan khasiatnya.

Hari itu, tiba-tiba suami marah tanpa alasan yang jelas, dia memaki dan mencari gara-gara.

Di dalam hati saya berpikir, *”Kamu menyakiti saya yang sudah yatim piatu ini, kamu pikir tidak ada orang yang menyayangi saya? Sekarang, saya ada Guan Shi Yin Pu Sa, saya tidak takut terhadap apapun. Kamu tidak bisa melihat Guan Shi Yin Pu Sa yang berada di dalam hati saya ini.”*

Dulu, jantung saya berdetak kencang dan panik saat bertengkar dengan dia. Tetapi, pertengkaran kali ini, bisa saya hadapi dengan tenang dan percaya diri.

Dulu, saya sering berpikir ingin mengambil pisau dan menikam dia, tetapi, setelah mendengarkan pencerahan dari CD Master, saya mengerti kalau ini adalah ikatan karma buruk saya sendiri, saya lah yang salah! Tidak seharusnya saya berpikiran buruk terhadap suami.

Saya merubah pola pikir dan membayangkan betapa susahnya suami bekerja diluar rumah yang tertekan oleh pekerjaan dan mendapat cacian dari orang lain.

Suami hanya bisa meluapkan kekesalan dia di dalam rumah, saya perlu bersabar dan memaafkan dia.

Berpikiran positif seperti ini menenangkan saya, di dalam hati saya langsung membaca *Jie Jie Zhou* dan memohon Pu Sa berwelasih kepada saya, mohon agar diberikan mukjizat.

Hari itu, suami malah memasak makanan untuk kami, sambil berkata: *”Tidak tahu di kehidupan mana saya berhutang dengan kalian!”*

Suami langsung keluar rumah setelah selesai memasak tanpa memakannya.

Padahal, dulunya suami akan memecahkan barang atau memaki tanpa henti.

Setelah suami keluar rumah, saya memohon kepada Pu Sa agar dia bisa cepat pulang, sambil meneruskan pembacaan Jie Jie Zhou, dan tak sampai 2 jam, dia pulang ke rumah dan berteriak keluar jendela sambil mengatakan sesuatu yang tidak jelas, lalu, ketika suaranya habis, dia naik ke ranjang dan tidur.

Saya merasa sangat bahagia melihat semua ini, Pu Sa sungguh sangat welas asih. Jie Jie Zhou sungguh hebat.

Kejadian ini membuat saya semakin rajin membaca paritta, membaca buku dan Blog Master, dan mendengarkan Audio Master.

Keesokan paginya, saya mengucapkan syukur dan terima kasih kepada Pu Sa, saya juga bertekad akan serius membina diri untuk belajar Dharma.

•> Saya juga mencetak 300 keping CD Master dan bertekad, *”Di kehidupan ini saya akan terus mengikuti Guan Shi Yin Pu Sa, menyebarkan Aliran Guan Shi Yin Pu Sa XLFM untuk menyelamatkan semua makhluk yang berjodoh.”*

•> Saya juga sudah rutin fangsheng 2x sebulan

•> Bervegetarian setiap Che It dan Cap Go.

•> Selamanya tidak akan pernah memakan makanan dari binatang yang masih hidup.

• Selamanya tidak akan menyakiti arwah.

Saya memohon kepada Guan Shi Yin Pu Sa untuk memberkati *Li Qingchun* agar perjalanan pembinaan diri ini berjalan lancar.

*Sudah cukup saya merasakan penderitaan duniawi,* semua ini disebabkan karena dosa dan karma buruk saya yang berat.

Master berkata, Karakter manusia-lah yang menentukan nasibnya.

Perkataan Master memang benar, sebagai seorang perempuan saya terlalu kuat, keras, dan tidak bisa bersikap lemah lembut. Semua ini karena tingkat pembinaan dan kesadaran saya yang tidak tinggi, membuat saya merasakan semua kesengsaraan duniawi!

Saya berterima kasih atas welas asih Pu Sa! Yang telah memberikan semua kesengsaraan hidup ini.

Guan Shi Yin Pu Sa-lah yang memberikan saya kesempatan untuk bisa berjodoh dengan XLFM *setelah saya lulus dari ujian hidup yang ringan, sedang maupun berat.* Saya bertekad untuk menjadikan penyebaran Dharma dan membantu orang yang berjodoh sebagai misi kehidupan saya.

Sekarang ini, sudah ada begitu banyak orang yang mengenal XLFM, saya pun mencetak 700 keping CD Master, mencetak buku Master, di akhir tahun saya bertekad untuk membaca 300 lembar XFZ, dan ingin menjadi Murid Master! Menjadi salah satu dari seribu tangan dan seribu mata Guan Shi Yin Pu Sa!

Guan Shi Yin Pu Sa, saya tahu persyaratan dasar untuk bisa pulang dan menemui Anda adalah memiliki moral, tabungan pahala, XFZ dan rutin membaca PR.

Saya tahu, perjalanan pulang menemui Guan Shi Yin Pu Sa perlu menyempurnakan pahala dan jodoh baik yang dikumpulkan sedikit demi sedikit. Saya bertekad kalau saya akan sanggup menjalankan semua ini, Saya pasti bisa.

Hal yang paling menggembirakan adalah, beberapa hari ini lampu minyak saya berbentuk bunga lotus sebanyak 2x, saya sangat bahagia!

Kesehatan mental saya juga semakin membaik!

Saya akan menggunakan kehidupan duniawi yang palsu ini untuk sungguh-sungguh membina diri, bertobat dan belajar!

Saya akan menjadi seorang Pembabar Dharma Sejati!

Gan En Da Ci Da Bei Guan Shi Yin Pu Sa!
Gan En Da Ci Da Bei Master Lu!

Li Qingchun, dari provinsi Shandong.

2.观世音菩萨救了我的生命心灵法门救了我的慧命

感恩大慈大悲救苦救难广大灵感观世音菩萨!感恩人世间救苦救难的活菩萨卢台长!感恩给予我恩赐的所有的同修及众生们;让我有勇气站在这里讲诉我的亲身经历,我终于找到了我人生的坐标,找到了回家的路。

在未结缘心灵法门之前,我总是在抱怨我的人生为什么这样磨难?身为女人,23岁结婚当年生子,25岁离婚。曾经是单位的办公室主任,个性刚强的我从不服输,离婚总感觉太丢人,每天都带着假面具生活,整整十年单身,对于婚姻我很是受伤害,我不相信还有婚姻,可是没想到35岁那年又再婚,并有第二个儿子,我以为找到了真爱,结果并不太美满。就在2003年38岁那年,噩梦降临在我的头上,因老公在外赌博,对我和孩子不闻不问,还撒谎说出车干活,导致我俩吵架,老公动手打了我,当时我特别委屈,并后悔再婚,他当时骂我你快去死吧!这句话刺激了我,我脑子一片空白,没有多想,一怒之下纵身从5楼阳台跳下,就感觉进入了一个漆黑的通道很长很长,不知过了多长时间,看见一个很大的门,我拼命的砸门,又过了很久,只听见门里有位苍老的老奶奶声音喊到:不要砸门了,赶快回去吧,还有福没享哪,还有孩子要照顾呀!我说后面没有路,太黑我害怕,她告诉我不用怕,闭着眼睛一直走,走到头就见到光明了—.当我醒来时,谁知道这一醒已是经历了四天了,胸椎,腰椎,尾椎,压缩性骨折,脚后跟粉碎性骨折,手术进行了9个多小时,结果花了12万,腰椎,尾椎装了4块特质的钢板,脚后跟也用钢钉固定,做完手术因全身麻醉,意识有,肉体的疼痛不用提了,但眼睛睁不开,只听主治医生说,人保住了生命,(我从鬼门关逃了一劫)但是保不住自理,【高位截瘫】,我听到这个结论,犹如天崩地裂,五雷轰顶,从此我得了忧郁症,心里受到严重的打击,精神世界垮了,接下来我不配合治理,也不配合医生,当时又处在非典时期,家里的人去探望病人,进出都要消毒,我也不想见到任何人,(包括孩子)满脑子想着怎样能了断自己的生命,心想谁来帮我买瓶安眠药,早点结束生命,好几次去尝试去抓桌子上的水果刀——-但是耳边总是响起了老奶奶的话,老公也逃避照顾我,并借机去外地出差,结果是祸不单行,出了严重的车祸,整整陪了20多万,这样的打击现在想想就是报应,一切有因就有果。这段时间简直度日如年,仿佛人间地狱,我母亲又突然有病离开了人世。老公也趁机和我闹离婚,遭受如此沉重的打击,父母不在了,无奈真是叫天天不灵,叫地地不灵。整个人犹如大海中的一叶小舟,没有了方向。我无奈更是无助,谁也说不通我。

整日不想活下去,老天有眼让我生了两个好儿子,就在这时是儿子让我有活下去的勇气,那天无意中2岁的小儿子来到我面前用稚嫩的声音说;妈妈,你抱抱我。我面朝着墙,眼泪哗哗地流,心里无比的心疼,可是我却无法抱抱亲爱的儿子,那一瞬间是强烈的母爱唤醒我垂死的心呀,大儿子也对我说;妈啊,你放心,我是男子汉,我会保护你的。是啊,为了两个孩子我也要硬撑着活下去。老奶奶的声音又在耳边响起。整整住院2两个月,由于刀口处理不当,手术不是很成功,刀口处发炎,流脓,疼的我无法入睡,安眠药也不管用,彻夜难眠,后背又缝合3次,那个滋味现在想想都后怕。这还没完哪,我的苦还在继续,万万没想到出院不到半年,刀口处又露出了一节管子头,到了医院讨了个说法,叫‘术后体内遗留物’事故,赔了3万,结果除了打点人情,剩下的钱全部去买了黄纸,在我出事的地方烧了,事情还没有解决掉,我还要遭受皮肉之苦,将再次通过手术把遗留物取出来,苍天啊,我对着镜子望着自己的脸,我突然感觉我又要去遭罪,心里害怕,特恐惧,我不想去!不想去!我突然意识当中有股常人无法想象的能量,躺在床上2年了,肌肉萎缩,连拿杯水都无力,我竟然用手捏着使劲地去拔后背的管子,竟然拔出一尺多长的带着血,带着脓的管子,天哪,我特兴奋,一瞬间忘记了疼痛——我现在感觉那是一种超能量,是菩萨给我的能量。也在那年一位大姐给我一本关于因果的书,告诉我求菩萨,于是我就请了一尊观音菩萨在家里供奉,这是最早的佛缘。可是这不是个办法呀,我不能老躺着,突然耳边就有一种很威严的声音说:别躺着了,你能站起来。我还能站起来,啊!这是真的吗?我感觉那是菩萨的加持,我要起来,就这样,我每天锻炼,有一天,竟然站了起来3、4秒钟,我兴奋地哭了,感恩大慈大悲观世音菩萨给我力量,增强了信心,让我有一种强烈站起来的愿望,无数次的跌倒爬起——又重温一遍婴儿蹒跚学步,经过锻炼,慢慢站立时间越来越长,又经历了半年,终于有一天我扔掉了双拐,自由行走了—–菩萨慈悲我让我站立。

可是我仍然没有珍惜这得来不易——没有瘫痪的幸福,和老公之间矛盾没有减少,横竖找茬吵架,2010年,我一气之下去了九华山,整整呆了26天,冥冥之中我有一种感应,好像菩萨让我去的,有缘听了密宗上师的开示,上师话触动了我的心,让我有了一丝的悔恨,我又一次回家了,哎!我还是迷茫,找不到回家的路,曾经去拜普陀山,修过别的法门,这十年在茫茫佛海中徘徊,彷徨。

我和老公也是三天一小吵,五天一大吵。每到初一,十五去庙里拜佛回家后,他就会找事打架,最可气的是有两次不让我睡觉,并让我去佛堂睡,我跪在佛堂看着观世音菩萨哭诉说,菩萨娘,您看到了一切,我是非常的相信您,跪拜您,您一定要救救我,我死不了,可啥时候是个头呀?这不是活受罪吗?菩萨您不是有求必应吗?我到底犯了什么错呀?每次我都哭到凌晨,累了打个盹,哭到没有眼泪,这种日子简直就是人间地狱,我走投无路。

就在2011年农历八月初一,在一个很大的寺庙大雄宝殿的东墙结缘处,我看到一张光盘发着金光,我当时脑子里就闪现出菩萨赐给自己的宝贝,她一定会救我,回到家我一口气看完了台长的碟片,并反复听台长讲两口子吵架是因为灵性的原因,念解结咒可以化解,我急忙给菩萨讲;感谢菩萨给我这个宝贝,但解结咒从哪里请呢,如果解结咒让我灵验,我将以前所修的所有功课全部放下,专修心灵法门,并弘扬心灵法门,随缘救度身边有缘的众生。我天天看这张光盘,又到了十五去庙里,没想到7年没见的病友王师兄,手拿十小咒出现在眼前,我兴奋之极,想到这一切都是观世音菩萨的安排,回到家在佛堂就按台长讲的取一根红绳,先结21个结,感恩所有佛祖,护法神,大慈大悲观世音菩萨对我的呵护,菩萨您显灵验,我会认认真真地按照台长的要求去做,先从解结咒开始,只要灵验,我会按照所发的愿去做,接着念一遍解结咒,解一个结,眼睛看着观世音菩萨,眼泪像喷泉一样哗哗的流,但是心里的感觉却是从来没有的透爽,那种感觉是一种释放,没有语言替代。只有3天,菩萨真的显灵了,有一天,老公突然发无名火,连吵带骂,无事生非,我当时心里就想你欺负我没爹没娘的孩子,你以为我没人疼爱,我有观世音菩萨撑腰,我什么都不怕,菩萨娘在我心里,你是看不见的,以往吵架,我心脏不好,胸闷气慌。可是这次却是非常的坦然,镇定和自信。以前我心里想一气之下能用一把刀捅死他,这次却一反常态,听了台长的碟片,明白都是自己的冤结,都是我的不对,不应该有这样的想法,想到他也不容易,在外打拼也难免有不顺心的,他向外人发火,人家不买他的账,只有在家里发泄,我要慈悲他,体谅他,这样想真的就不生气了,在心里念解结咒,求菩萨慈悲我,奇迹真的出现了,他当天给我们做饭,口中讲:我不知哪辈子欠你们的!饭没吃就出去了。要是换做以前,不是摔碗,就是叫骂,彻夜不归。他走后我求菩萨让他早点回来,便一直念解结咒,没过2小时他果然回来了,朝着窗外大喊两声,嘴里不知道嘟囔什么,一会上床不出声就睡着了。我心里别提多高兴了,菩萨太慈悲了。解结咒太灵验了。接下来,我更加好好念经,看台长的书,听台长的博客。

第二天一大早,我就感恩菩萨,并坚定信心,好好学习,好好修行,将宝贝碟片复制了300张,并发心发愿,今生今世跟着观世音菩萨永远不变心,随时随刻弘扬感观世音菩萨心灵法门,救度有缘众生,每月至少放生一次,初一,十五吃素,永不吃活海鲜,永不伤害灵性,请菩萨娘保佑女儿李青春在修行的路上一切顺利,女儿我已尝尽人间的苦,一切都是我孽障太深,业障太大,台长说性格决定命运,作为女人,我太刚烈了,说一不二,不懂得温柔,都是自己境界不够,才导致了我这些磨难呀!我感恩菩萨的慈悲!让我经历了这一切一切的磨难,都是菩萨娘对我的小考,中考,大考,合格后才赐给我法宝,心灵法门起死回生是因,传法普度有缘众生是我今生的使命。现已度有缘众生多人,发心印光盘700张,已助印心灵法门,年后念小房子300张,我誓愿成为台长的弟子!做观世音菩萨的千手千眼!菩萨娘:女儿知道,通往见娘的路的基础是要具备德行和功德的能量,小房子,功课是路基,女儿坚信归途是需要点点滴滴的每时每刻的善缘功德的完美,我发愿我能做到,我一定能做到。最高兴的是,这几天,油灯两次结了大大的莲花,法喜充满!身体精神越来越好!我要借假修真,好好忏悔,好好学习!运命改命,做一名真正的弘法人!

感恩大慈大悲观世音菩萨!感恩大慈大悲的卢台长!

山东李青春