Telp Pria: Ada orang yang suka menyakiti dirinya sendiri. Ada anak yang ketika melihat barang yang disukainya maka barang itu harus dibeli, jika orang tua tidak bisa menyanggupinya, maka sang anak akan menyakiti dirinya sendiri;

Kemudian, ketika pasangan kekasih sedang bertengkar, salah satu dari mereka akan menyakiti dirinya sendiri. Ingin bertanya Shifu, apakah prilaku menyakiti dirinya sendiri adalah salah satu macam penyakit dari tidak waras? Bagaimana merubah prilaku menyakiti dirinya sendiri?

Master: Prilaku menyakiti diri sendiri adalah salah satu macam penyakit tidak waras.

Dalam segi psikologi ini adalah suatu penyakit saraf, Neuropati somatik.

Ketika dia tidak bisa mendapatkan barang yang diinginkan, maka di dalam tubuhnya akan timbul hormon perangsang diri, yang artinya hormon perangsang diri itu akan membuat dia melukai dirinya sendiri untuk mengabulkan keinginan yang sesuai dengan harapannya.

Dalam ajaran Dharma dikatakan *”心术不正 [xīn shù bù zhèng]”* (Cara berpikirnya tidak sesuai dengan norma yang berlaku).

Secara psikologis “Ada kekurangan di dalam hati dan jiwanya”

Telp: Kalau begitu bagaimana menyelesaikan masalah ini?

Master: Caranya adalah dengan mendidiknya, mendidiknya sejak kecil.

Jika sejak kecil anak ini tidak bisa mendapatkan apa yang dia mau, kemudian anak ini akan lalu menyakiti dirinya sendiri, kemudian dia akan berkata kepada Papa Mama “Oh, berikan kepada saya, berikan kepada saya.”

Selesailah sudah, itu akan menjadi sebuah kebiasaan, asalkan dia tidak bisa mendapatkan sesuatu, maka dia akan menyakiti dirinya sendiri, dan papa mama akan langsung memberikannya.

Telp: Benar.

Master: Bukankah itu berarti kedua orang tuanya lah yang merusak dia.

Jika kedua orang tua berkata: “Jika kamu terus seperti ini, semakin saya tidak akan memberikannya kepada kamu, jika kamu berhenti, baru akan saya berikan.”

Dengan begitu sang anak akan merasa tidak ada gunanya menyakiti dirinya sendiri, selanjutnya dia tidak akan lagi melakukannya.

Siapapun seperti ini, setelah tidak mendapatkan apapun, siapa lagi yang akan melakukan hal seperti itu? .

Telp: Mengerti. Terima kasih atas wejangan welas asih Shifu.

Shuohua20171013 22:45
关于自虐倾向
男听众:有的人有自虐倾向。有的孩子看到喜欢的东西就必须要买,如果父母满足不了,孩子就自虐;还有的情侣吵架时,其中一个就有自虐倾向。请问师父,自虐是精神病的一种吗?如何改变这种自虐倾向?

台长答:自虐倾向实际上是精神病的一种,就是自残。在心理学上是一种反射,神经性的反射。当他得不到某一样东西,他在精神上形成一种自我的刺激素,是自我的刺激素造成他要用自己伤害自己来满足某一个愿望。佛法界讲“心术不正”,心理学上就是“心灵残缺不齐”(那如何解决这个问题?)解决这个问题就是教育,从小培养教育的问题。从小孩子一得不到,孩子一种自然反应就是自虐,然后接下来,爸爸妈妈说“哦,给你给你给你。”好了,养成了他的习惯,只要要不到,他一自虐,爸爸妈妈马上就给了(是啊)那不就是爸爸妈妈害的。如果爸爸妈妈说:“你再这样的话,我更不给,你停掉,我就给你。”那么小孩子下次就觉得自虐是没有效果的,下次就不干了。谁都这样的,没有效果的事情谁去干?(明白,谢谢师父的慈悲开示)

https://xlch.org/index.php?a=shows&catid=105&id=28496&t=1572559178447