Hari ini Murid menerima perintah dari Guan Ping Pu Sa bahwa Raja Neraka mencari saya untuk suatu hal dan meminta saya pergi ke dunia alam bawah, sekalian membawa gulungan kertas untuk diberikan ke dunia alam bawah. Ketika dirumah, saat menutup mata dan beristirahat, roh saya dibawa sinar emas ke dunia alam bawah.

Raja Neraka membuka gulungan dan membaca sekali lagi, dia menggunakan stempel dan memberi cap di gulungan itu, lalu memberikan gulungan itu kepada murid untuk diberikan kepada pelindung dharma Bodhisattva XLFM.

Tidak lama, Raja Neraka memberitahukan saya, hari ini dunia alam bawah menerima 1 roh yang baru saja meninggal. Semasa hidupnya dia adalah kerabat seorang murid XLFM, karena sanak saudara roh tersebut belajar XLFM dan berbuat pahala besar, setelah meninggal dia diselamatkan oleh Guan Shi Yin Pu Sa.

Kamu akan menemuinya dan dia akan menjelaskan secara detail. Gunakanlah kasus ini untuk disebarluaskan kepada para umat yang belajar XLFM di dunia manusia, bahwa jika semasa hidup mencari nama, keuntungan, kedudukan semua itu akan berubah menjadi kosong. Sedangkan belajar Dharma, mengumpulkan pahala, mengajarkan moral kepada para anak cucu, melakukan perbuatan baik, barulah itu berada di jalan yang benar.

Setelah meninggal memberikan warisan kepada anak cucu malah akan memberikan mereka bencana, demi keuntungan pribadi membuat sesama saudara saling menyakiti, bertengkar tanpa henti, tidak berhenti terus menjalin ikatan karma dengan para kerabat, bahkan setelah meninggal pun di depan saya (Raja Neraka), dia masih mengeluh tentang penderitaan. Saya sebagai Raja Neraka juga tidak berdaya, jika masih terus saling membalas dendam kapan akan berakhir?

Di dunia manusia, para manusia hanya melihat balasan datang ketika sedang menderita, tapi kapan mereka akan sadar bahwa mendapatkan pembalasan yang kamu terima adalah karena karma yang kamu perbuat di kehidupan masa lalu? Ketika waktu sebab jodoh sudah tiba, diri sendirilah yang akan menerima balasan karma atas semua perbuatan yang kamu lakukan itu.

Tidak lama kemudian, roh yang meninggal dibawa oleh petugas hantu ke depan pengadilan, seorang roh berumur setengah baya bercerita :

Semasa hidup saya bersama saudara kandung membuka usaha bersama, saya tidak mengetahui bahwa saudara kandung ini serakah. Dia ingin menguasai properti rumah dan bisnis lebih banyak. Semasa hidup saya buta huruf, dia lah yang mengatur semua urusan bisnis, bahkan dia masih menghina saya yang buta huruf dan memalsukan dokumen.

Kemudian, demi kepentingan pribadi mereka memalingkan wajah. Memang untuk masalah ini saya mengakui saya juga berbuat salah. Dari belakang, keluarga kami mengambil keuntungan perusahaan. Saya berdiskusi dengan dia agar kita mundur selangkah dan membagi perusahaan ini menjadi saham, kemudian kita semua berpisah dan jalan masing-masing, tapi dia malah memaksa dan melaporkan saya ke pengadilan. Prosedur hukumnya rumit, saya pun tidak mengerti, keadaan ini membuat saya tidak dalam posisi yang menguntungkan.

Dalam keadaan tidak berdaya, saya mencari dia, memohon kepada dia untuk melihat anak, istri dan keturunan saya, memohon untuk memberikan satu jalan keluar buat kami, memberikan saya jalan untuk bisa menafkahi keluarga.

Dia malah berbalik menyakiti saya dengan kata-katanya, berkata uang dan uang saja. Saya sakit hati, saya pun mendengar nasihat salah dari teman jahat, mengatakan dia tidak ada hati nurani, saya diperlakukan tidak adil, itu sama saja dengan membunuh orang.

Karena masalah ini saya menjadi depresi dan berencana melakukan pembunuhan. Saya berencana pergi ke rumah saudara saya dengan mobil dan jika dia tidak memberikan saya jalan untuk menafkahi keluarga, kita berdua akan mati bersama. Ketika melakukan percobaan pembunuhan itu, saya malah membunuh keponakan, sedangkan saudara saya selamat.

Kemudian saya pun ditangkap polisi, sebelum meninggal saya merasa sangat berdosa. Di dalam hati saya sering menangis dan ingin bertobat, tetapi saya sudah melakukan kesalahan ini, sudah terlambat untuk bertobat.

Keponakan saya yang meninggal, menceritakan kejadiannya kepada Raja Neraka, meminta beliau untuk menjemput saya dari dunia manusia agar saya juga merasakan penderitaan.

Setelah meninggal, saya dibawa ke neraka untuk menjalani hukuman, merasakan sakit karena dipotong tangan dan kaki. (Hukuman bagi para pembunuh adalah merasakan sakit dipotong tangan dan kakinya).

Saya berkabung di neraka, tetapi saya juga rela menerima hukuman ini.

Nasib baik karena ada kerabat saya yang belajar XLFM. Demi masalah ini dia sedih dan menangis, memohon kepada Bodhisattva untuk menolong roh saya ini. Bodhisattva berwelas asih kepada saya, membawa kasus permasalahan saya ini untuk disebarkan di dunia manusia, jangan memberikan warisan kepada anak cucu, yang membuat mereka bertengkar demi uang, membunuh saudaranya sendiri, setelah meninggal saya pun harus menderita menerima hukuman. Semua kekayaan itu adalah kosong, tidak bisa dibawa pergi, yang bisa dibawa hanyalah karma di tubuh kita. Berharap welas asih Bodhisattva bisa menggunakan pahala ini untuk mengikis karma buruk saya di neraka.

Raja Neraka menghela napas, Guan Shi Yin Pu Sa begitu welas asih, setelah kematiannya, dia membujuk roh ini agar dia mengerti balasan karma yang dia perbuat, semua terjadi karena ikatan karma buruk di masa lalu.

Sebenarnya dunia alam bawah sudah memeriksa catatan saudara kandung roh ini, kejadian ini disebabkan karena serakah, tidak jujur dalam berbisnis dan saat tua nanti dia akan mendapatkan balasan buruk.

Kebaikan akan dapat balasan baik, keburukan akan dapat balasan buruk. Semasa hidupnya roh tersebut pernah menghadiri seminar dharma XXX guru kalian Master Lu Jun Hong, dia berjodoh dengan Buddha tapi tidak mengerti untuk menghargainya. Jika semasa hidup roh ini dan saudaranya bersama-sama melatih diri belajar XLFM, maka tidak akan terjadi perbuatan bodoh seperti ini dan malah berbuat karma buruk seperti ini. Aih…..

Setelah selesai berbicara, Raja Neraka memberitahu saya untuk kembali, saya membawa gulungan kertas dan pergi meninggalkan dunia alam bawah.

Master: Di dunia manusia, kekayaan hanyalah bersifat sementara dan setelah itu semuanya akan turun dan merasakan penderitaan.

Para Praktisi Buddhis tidak akan berbuat karma, tidak akan ribut dengan orang lain. Jika sekarang kalian mengambilnya, maka selanjutnya hal yang terjadi kepada kalian hanyalah penderitaan.

Kebaikan akan dibalas kebaikan, kejahatan akan dibalas kejahatan, bukan tidak dibalas tapi waktunya belum sampai.

Ada kejadian kecelakaan pesawat dari Indonesia, 189 penumpang pesawat itu semuanya meninggal, tetapi ada seorang suami teman sedharma kita tidak menaiki pesawat ini.

Membaca paritta sungguh sangat baik. Di dalam mimpi dikejar dipukul dan dihukum, apakah kalian tidak takut? Apakah itu tidak terlihat seperti nyata? Setelah meninggal begitulah perasaannya, badan tidak bergerak, tapi tidak akan berhenti menderita, oleh karena itu janganlah berbuat jahat.

3、弟子今天接到关平菩萨旨意,阎王爷有事找我下地府一趟,顺带把一个心灵法门卷轴交给地府处理。在家中闭目休息时,魂体被一道金光带入地府。

阎王爷打开卷轴看了一遍,用官印在上面盖了章,把卷轴交回弟子吩咐弟子交回心灵法门护法菩萨。不久,阎王爷告诉我,今天地府有一个新收的亡灵,生前是一个心灵法门弟子的亲眷,由于家中有人修习心灵法门,做了大功德,死后蒙观世音菩萨救度,让他与你见面告知详情,特将此案例分享于阳世告知心灵法门修道者莫贪世间名利,荣华富贵转眼成空,子孙积德行善学佛才是正道,死后留遗产与子孙只会留祸,让他们为自身利益亲眷相残,纷争不断,亲人之间冤结不断,乃至死后还在我阎王面前互诉苦情。我阎王也是万般无奈,冤冤相报何时了啊。世间阳人只看到果报来临之苦,可曾想到此乃你前世所种之果?因缘会遇时,果报还自受。

不多时,亡灵被鬼差带到殿前。一个中年亡灵开口,我生前与兄弟合作生意,不料这个兄弟贪心至极,家中财产生意想自己多瓜分,我在世不识字,在外生意交由他打理,他却欺我不识字,文件上做了手脚。后来,大家为了各自利益翻脸,这事我承认我也有错,我们家背着他也拿了公司利益,我向他商议大家各退一步把公司分了股份,各走各路,他却步步紧逼,用法律把我告上法庭,法律程序繁复,我又不懂,情况对我极为不利。无奈之下我找他,求兄弟看我家上下妻儿子女孙辈多人,放我们一家一条活路,留我一口饭吃。他却放言讽刺,说让我钱财两空。我气急攻心,在外误听损友,说他不仁,我不义,干脆杀人。我长久为这事忧郁成疾,一时想不通自己准备凶物,驾车去兄弟家打算你不留我一口饭,大家一起抱着死,在行凶中,侄儿被我杀死,我兄弟躲过一劫。我被制服送进警局,死前也觉得内疚,常常自己内心痛哭忏悔,可是错误已造成,悔之已晚。我侄儿死后下地府向阎王告状,上来阳间取我性命报冤死之苦。我死后转天就被带入地狱惩戒,被折断手脚受苦(杀人罪业是断手断脚之苦),我在地狱哀嚎,但也甘愿受惩戒。幸好我在世有修习心灵法门的亲眷,为我之事伤心落泪,祈求菩萨救度我亡灵,菩萨怜悯我,让我把我的案例公告阳世,不要留遗产给子女,让兄弟姐妹以后为利益相争,亲眷残杀,我死后还要入地狱受刑苦,荣华富贵是转眼成空,带不下去,唯有恶业随身。望菩萨慈悲以此功德消我地狱罪业。

阎王爷叹了口气,观世音菩萨甚是慈悲,在他死后曾劝导这位亡灵让他明白自己的因缘果报,都是前世冤结所为。其实他这位兄弟,我们地府查了,为人贪婪,做生意没有诚信,以后晚年会得恶果。善有善报,恶有恶报,这位亡灵生前曾经参加你师父卢军宏台长马XXX法会,有此佛缘却不懂珍惜。若这位亡灵在世和他亲眷一样修习心灵法门也不会如此愚痴,乃至造下恶果。唉……

语毕,阎王爷示意我离开,我拿了卷轴就离开地府了。

答:在人间可以暂时得到利益,但是下去之后全部要受苦。学佛人不造业,不和别人争,你现在拿了,以后就吃苦。善有善报恶有恶报,不是不报时候未到。印尼一家飞机失事,189人全部遇难,我们佛友的先生就上不了这架飞机。念经真的很好。梦里被追打被惩罚,你们害怕不害怕?像不像真的?死了就是这种感觉,身体不动,但不停的痛苦。所以不要去作恶。