*Tanya:* 23 Oktober 2020, Alam Sukhavati:

*Shi Jia Mou Ni Fo:* “Segala kebaikan dan keburukan yang terjadi di alam duniawi, itu disebabkan dari sebab jodoh kehidupan masa lampau. Ada beberapa orang yang menghina orang lain di kehidupan lampau dan di kehidupan ini, mereka akan saling bertemu lagi, dan balasan akibat sebab jodoh atas reinkarnasi mereka berdua ini akan mulai berputar lagi.”

*Shi Jia Mou Ni Fo:* “Mengenai makna kekosongan di dalam ajaran Dharma, sebab jodoh kebaikan dan keburukan, pada akhirnya akan tetap kosong. Perjalanan kehidupan manusia pun juga seperti itu. Adalah sesuatu hal yang mustahil untuk mengejar keindahan yang abadi di dunia ilusi ini.”

*Shifu:* “Senikmat apapun kehidupan kalian di dunia manusia ini, memiliki ketenaran, kekayaan, karir yang sukses dan hidup bergelimangan harta hingga membuat semua orang iri kepada kehidupan kamu, tetapi ke alam mana kamu akan pergi setelah meninggal nanti? Naik atau turun?

Sebaliknya, setelah kalian belajar Dharma dan membaca paritta, lalu kalian merelakan waktu kesibukan mengurusi pekerjaan dan keluarga dan menggunakan waktunya untuk menyebarkan Dharma dan menjadi seorang sukarelawan, maka itulah makna sebenarnya dari kehidupan ini.

Di dunia manusia, walaupun kalian membuat segala sesuatu sesempurna mungkin, tetapi berapa orang yang masih mengingat hasil kerja kamu setelah ratusan tahun nanti?

Memang kehidupan manusia seperti itu, melewati kehidupan di dunia ilusi. Dan setelah sibuk dengan semua urusan duniawinya, akhirnya berakhir pada kekosongan.”

*Guan Shi Yin Pu Sa:* “Kong Zhong Wu Se, Wu Shou Xiang Xing Shi, Wu Yan Er Bi She Shen Yi. (Bait paritta Xin Jing). Semua nama, ketenaran, kekayaan, pria dan wanita, semuanya hanyalah ilusi.

Lingkungan duniawi lah yang menyesatkan pikiran, hati dan perbuatan semua makhluk. Dan, di dalam ketersesatan ini, membuat lebih banyak berbagai macam kekosongan.

Para umat Buddha sekalian, jika bisa mengosongkan hati, menyingkirkan semua kesadaran duniawi ini, menghilangkan keakuan, menghilangkan pria dan perempuan, maka itu seperti kamu yang tidak pernah datang dan terlahir ke dunia ini.

Lalu, semua penderitaan, kebahagiaan, permasalahan, kesedihan yang pernah kalian rasakan itu pun juga tidak ada. Ini adalah arti (di dalam kutipan paritta Xin Jing) Wu Yan Er Bi She Shen Yi. Siapa kah kamu? Siapa kah saya?

Para umat Buddha sekalian, kalian semua harus ingat, kehidupan manusia hanyalah sekedar bertamu saja. Datang tidak membawa apapun, pergi juga tidak membawa apa-apa.

Yang terpenting bagi seorang manusia menjalani hidup di dunia ilusi ini hanyalah Mengumpulkan pahala dan mempraktikkan ajaran Dharma. Relakanlah semua, tercerahkanlah.”

Murid Malaysia, 23 Oktober 2020.

23-10-2020,西方极乐世界:

释迦牟尼佛:“娑婆世界一切的善恶皆是前世因缘。有些人前世羞辱人,今世冤家聚头,轮回的果报在因缘际会时就开始转动了。”

释迦牟尼佛:“诸法空相,善恶因缘到最后也是空。人生就是如此。在这个虚幻的世界去追求永恒的美好,那是不可能的。”

师父:“在人间,你们活得再好再享受,拥有再多的名利钱财、事业地位,被世间人羡慕,死掉的时候最后是归于哪个道?是上去还是下去?相反,你们学佛念经后为众生,舍下赚钱的时间,舍下为自己家庭事业忙碌的时间去度人、做义工,这才是人生最有意义的事情。在人间,做得再完美,百年过后,还有几个人会记得你们?人啊,在虚空中虚度年华。到最后是空忙碌,一切皆空啊。”

观世音菩萨:“空中无色,无受想行识,无眼耳鼻舌身意。娑婆世界一切的名闻利养、钱财名色、男相意识、女相意识都是娑婆幻影啊。人间的环境造就众生迷惑颠倒的意识心行,在迷惑颠倒中又生出种种法界空相。众弟子们,若把心清空,把这些意识抛开,在虚空中没有你自己,无男无女,就好像你从未来过这个世界。那么,你们在这个世界当中所感受到的一切痛苦、快乐、烦恼、忧伤都不存在,这就是心经里面的无眼耳鼻舌身意。我是谁,谁是我?弟子们,你们要记住了,人只不过是人间过路客罢了。什么也没带来,什么也没带走。人最重要的是在虚空当中积累功德,行菩提大道啊。放下吧,看破吧。”

弟子马来西亚23-10-2020