Telp pria: Shifu, Tahun 2015 ketika acara seminar dharma di Hong Kong pada saat acara “Kai Guang” ada wejangan sedikit seperti ini : “Bodhisattva masih terus menunggu untuk memanen bunga lotus, setiap kali Guan Shi Yin Pu Sa memanen bunga lotus sangat senang. Kalian percaya kepada saya, Guan Shi Yin Pu Sa sangat senang sekali, kalian harus baik-baik sampai menjadi bunga lotus, semakin lama semakin besar, harus sebesar ban mobil!”

Shifu di acara seminar dharma ini berkata seperti ini : “Orang yang melatih diri dengan baik, Guan Shi Yin Pu Sa pasti akan memanen bunga lotus”. Ingin bertanya Shifu apa yang dimaksud dengan “Memanen bunga lotus”?

Master: “Memanen bunga lotus” artinya sudah menanam bunga lotus ke atas, dengan kata lain sudah diterima. Bunga lotus terlebih dahulu ditanam, ini yang disebut “Panen Keras”, jika tidak baik-baik melatih diri, maka akan jatuh ;

Jika masih terus berada di atas, orang yang baik-baik melatih diri di dunia manusia, Bodhisattva akan menahannya di atas langit, bunga lotus seperti ini sama saja dengan di panen, yang dengan kata lain saya menerimanya di rumah saya, di “Xi Fang” disebut disimpan di negara langit.

Panen (收/Shou) artinya rumah Bodhisattva, beliau memanen bunga lotus kamu di rumah Bodhisattva, bukankah itu sama saja dengan dipanen?

Bunga lotus di atas langit, pada kenyataannya sebelum manusia memasuki alam nirwana, bunga lotus itu melambangkan jiwa murni kamu.

Karena jiwa seseorang berada di tiga alam yaitu alam langit, alam bawah dan alam manusia, dan jiwa seseorang yang berada di 3 alam ini sangatlah penting bagi mereka. Jika jiwa orang ini tidak ada di alam langit, orang ini tidak memiliki kebijaksanaan.

Oleh karena itu banyak orang mengatakan, dia hidup di dunia ini hanya sebatas bekerja, mencari uang, melahirkan anak, dan pada akhirnya meninggal, ketika meninggal dia tidak mengerti apa tujuannya datang ke dunia manusia, itu sama saja seperti tidak pernah hidup di dunia. Orang seperti ini tidak memiliki kebijaksanaan, tidak ada kebijaksanaan berarti tidak ada moral langit, orang yang tidak memiliki moral langit, sebenarnya di atas langit tidak tertanam bunga lotusnya, maka dia tidak ada kebijaksanaan, seumur hidup dia hanya seperti binatang, seperti seekor sapi yang bekerja membajak sawah, orang yang tidak memiliki kebijaksanaan tidak akan bisa mengerjakan apapun, dan pada akhirnya dia akan begitu saja meninggal;

Di alam bawah juga seperti itu, ada beberapa orang yang melakukan perbuatan yang tidak baik, kemudian akan merasa “Ai ya, alam bawah sedang komplain kepada saya” , “Ai yah, sepertinya saya akan terkena sial”, “Ai ya, kenapa belakangan ini hidup saya tidak lancar… …” Sebenarnya ini adalah moral alam bawah, jiwa kita juga ada di alam bawah, alam bawah sudah memberitahu dia “Kamu tidak boleh berbuat seperti ini, jika kamu masih terus melakukannya, kamu akan mengalami kecelakaan mobil”, oleh karena itu kita sebagai orang yang belajar dharma sebelum terjadi kecelakaan mobil, kita akan menjadi sensitif, sama seperti Shifu yang tidak perlu dijelaskan lebih lanjut, jika saya ada masalah kecil, Bodhisattva akan memberitahukannya kepada saya. Seperti ini konsepnya.

wenda20160529A  36:29
修到什么程度,菩萨会收莲花;莲花象征纯洁的灵魂;人的灵魂有“天地人”三界
男听众:师父,您在2015年香港开光小开示说:“菩萨还等着收莲花呢,观世音菩萨每一次收莲花特别法喜。你们相信我,观世音菩萨可开心了,你们一定要好好地成为莲花,越来越大,要大如车轮啊!”您在法会上这样说:“修得好的,观世音菩萨会收莲花。”请问师父,“收莲花”是什么概念呢?修到什么程度,菩萨会收莲花呢?
台长答:“收莲花”就是把莲花栽上去,就是已经收了。莲花先帮你们栽上去,那叫硬收,修得不好的,全部掉下来;能够一直留在天上的,在人间好好修的人,菩萨把他常住在天上了,这朵莲花就等于收起来了,就等于我收藏在我们家了,西方讲叫收藏在天国。收,就是菩萨的家,他把你莲花收在菩萨的家,不就是等于收起来了吗?天上的莲花,实际上人还没有涅槃之前,它象征着你的一个纯洁的灵魂。因为一个人的灵魂有天、地、人三界的,天、地、人三界的灵魂都对一个人很重要。一个人如果天上的魂没有,这个人会没智慧。所以很多人说,他在人间一辈子稀里糊涂过日子,打工、挣钱、生孩子,最后死掉了,死的时候都不知道来到人间干什么,好像从来没活过一样。这种人就是没有智慧,没有智慧他没有天德,没有天德的人,实际上天上没有种下他这个莲花,所以他没有智慧,他一辈子就像动物一样,像一头牛耕地,没有智慧的人什么都做不了,最后就这么死了;地下也是的,有些人做了一些不好的事情,会感觉到“哎哟,地府对我有意见了”“哎呀,我好像要倒霉了”“哎呀,我最近怎么这么不顺利啊……”实际这就是地府的地德,地府也有自己的灵魂的,地府已经告诉他“你不能再这样了,你再这样,你要撞车了”,所以我们学佛的人要有车祸之前,全部有很大的敏感的,像师父就更不谈了,我一点点小事情,菩萨就给我很大很大的感觉。是这个概念。